cover
Contact Name
Asep Amam
Contact Email
jurnalwahanapendidikan@gmail.com
Phone
+6285220520401
Journal Mail Official
jurnalwahanapendidikan@gmail.com
Editorial Address
Jln. R.E. Martadinata No. 150 Tlp. (0265) 772192
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Wahana Pendidikan
Published by Universitas Galuh
ISSN : 23552425     EISSN : 27156796     DOI : 10.25157
Core Subject : Education,
Jurnal Wahana Pendidikan merupakan Jurnal Ilmiah Nasional yang memuat artikel penelitian (research article) di bidang pengembangan proses pembelajaran, praktikum, pengembangan bahan ajar, peningkatan kompetensi guru, dan pengembangan manajemen sekolah. Jurnal Wahana Pendidikan diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun (Januari dan Agustus). P-ISSN: 2355-2425 dan E-ISSN : 2715-6796 Wahana Pendidikan is a high-quality open access peer-reviewed research journal published by the Teaching and Education Faculty of Galuh University (UNIGAL). Wahana Pendidikan provides a platform that welcomes and recognizes high-quality original empirical research articles on education written by researchers, academics, professionals and practitioners from around the world.
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2021): Januari" : 11 Documents clear
MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU DALAM PENYUSUNAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MELALUI SUPERVISI KELOMPOK Sriyanto Sriyanto
Wahana Pendidikan Vol 8, No 1 (2021): Januari
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/wa.v8i1.4988

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini untuk mendapatkan gambaran tentang peningkatakan kompetensi guru dalam pembuatan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) di SMK Negeri 1 Salatiga pada semester gasal tahun pelajaran 2020/ 2021. Metode pendekatan penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) yaitu penelitian yang dilakukan oleh Kepala Sekolah di sekolah tempat bertugas. Penelitian ini menggunakan 2 siklus. Dalam setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Obyek sekaligus subyek penelitian  adalah  guru  SMK Negeri 1 Salatiga Kota Salatiga tahun pelajaran 2020/2021 berjumlah 78. Teknik analisis data digunakan analisis perbandingan, artinya data awal sebelum mulai penelitian menjadi dasar, dibandingkan dengan hasil siklus I kemudian disempurnakan pada siklus II. Dari seluruh siklus yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa supervise kelompok  dapat dijelaskan bahwa: 1) Nilai rata-rata pra-siklus adalah 62. 2) Nilai rata-rata RPP pada siklus I mencapai 93. Pada siklus ke II nilai rata-rata RPP meningkat menjadi 97. Kompetensi guru dalam pembuatan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dapat meningkat melalui kegiatan supervise kelompok di SMK Negeri 1 Salatiga Kota Salatiga Tahun Pelajaran 2020/2021.Kata Kunci : supervisi kelompok, kompetensi guru, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)ABSTRACTThis study aims to determine the effect of group supervision on increasing teacher competence in the preparation of a Learning Implementation Plan (RPP) at SMK Negeri 1 Salatiga, Salatiga City, 2020/2021 Academic Year. The research approach method used was School Action Research (PTS), namely research conducted by the principal at the school where he served. This study used 2 cycles. Each cycle consists of planning, implementing, observing, and reflecting. The object and subject of the research were 78 teachers of SMK Negeri 1 Salatiga, City of Salatiga in the academic year 2020/2021. The data analysis technique used comparative analysis, meaning that the initial data before starting the study became the basis, compared to the results of cycle I then refined in cycle II. From all the cycles that have been carried out, it can be concluded that the group supervision can be explained that: 1) The pre-cycle average value is 62. 2) The average value of the RPP in cycle I reaches 93. In the second cycle the average value of the RPP increased to 97. It turns out that group supervision can improve teacher competence in preparing lesson plans at SMK Negeri 1 Salatiga, Salatiga City, 2020/2021 academic year.Keywords: group supervision, teacher competence, lesson plan (RPP)
MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS SURAT RESMI SISWA MELALUI PENDEKATAN KONTEKSTUAL PADA KOMPONEN MASYARAKAT BELAJAR Momon Rahman
Wahana Pendidikan Vol 8, No 1 (2021): Januari
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/wa.v8i1.4678

Abstract

ABSTRACTThe skills in writing official letters of grade VI SD Negeri 2 Sukamaju, Indihiang District, Tasikmalaya City are still low. This happens because students lack practice so that students have difficulty writing official letters. This study aims to describe the improvement of formal letter writing skills and changes in student behavior after being given contextual learning from the components of the learning community. This research is a Classroom Action Research which is conducted in two cycles. The subjects in this study were all students of grade VI, totaling 30 people. The results showed that the students' skills in writing official letters had increased after learning with a contextual approach to the learning community components. The class average score on the pre-action test reached 67.63 and was in the moderate category. After the learning action was carried out in the first cycle, the students' average score increased to 77.1 and was included in the sufficient category. The average value in the first cycle has not met the determined assessment target, so it is necessary to carry out learning actions in cycle II. After the second cycle of learning action was carried out, the average score of the students' official letter writing test increased by 15.47. The class average score on the second cycle test reached 83.1 and had met the determined assessment target because it was in the good category. Based on these results the application of a contextual approach to the components of the learning society was able to improve students' official letter writing skills.Keywords: writing skills, official letter, contextual approach, component of the learning communityABSTRAKKeterampilan menulis surat resmi siswa kelas VI SD Negeri 2 Sukamaju Kecamatan Indihiang Kota Tasikmalaya masih rendah.Terjadinya hal ini karena kurangnya siswa dalam berlatih oleh sebab itu siswa mengalami kesulitan dalam kegiatan menulis surat resmi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsi peningkatan keterampilan menulis surat resmi dan perubahan tingkah laku siswa setelah diberikan pembelajaran kontekstual komponen masyarakat belajar. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek pada penelitian yakni seluruh siswa kelas VI dengan jumlahnya 30 orang. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan keterampilan menulis surat resmi siswa setelah dilaksanakan pembelajaran dengan pendekatan kontekstual komponen masyarakat belajar. Pencapaian nilai rata-rata kelas pada tes pratindakan yakni 67,63 dan tergolong  kategori cukup. Setelah dilaksanakan tindakan pembelajaran pada siklus I, nilai rata-rata siswa terjadi peningkatan yakni 77,1 dan tergolong kategori cukup. Nilai rata-rata pada siklus I belum mencapai ketentuan target penilaian oleh karenanya diperlukan tindakan pembelajaran siklus II. Setelah dilaksanakan tindakan pembelajaran siklus II, nilai rata-rata tes menulis surat resmi siswa terjadi peningkatan sebanyak 15,47. Pencapaian nilai rata-rata kelas pada tes siklus II yakni 83,1 dan sudah memenuhi ketentuan target penilaian sebab tergolong kategori baik. Berdasarkan hasil tersebut pendekatan kontekstual pada komponen masyarakat belajar yang diterapkan mampu menyebabkan meningkatnya keterampilan penulisan surat resmi siswa.Kata Kunci: keterampilan menulis, surat resmi, pendekatan kontekstual, komponen masyarakat belajar.
MENINGKATKAN KINERJA GURU DALAM PEMBELAJARAN MELALUI PEMBIMBINGAN INTENSIF SD NEGERI CIBANGBAY KOTA TASIKMALAYA Dede Maryati
Wahana Pendidikan Vol 8, No 1 (2021): Januari
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/wa.v8i1.4886

Abstract

ABSTRAKPendidikan di sekolah sangat dipengaruhi oleh kualitas tenaga pengajar dan pendidikannya. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan penerapan kegiatan bimbingan dan penataran secara intensif dalam meningkatkan kinerja mengajar guru sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya sebagai upaya mewujudkan visi dan misi yang telah dirumuskan oleh SD Negeri Cibangbay Kota. Tasikmalaya. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah. Data yang digunakan untuk mendukung penelitian ini adalah penyusunan RPP, pelaksanaan kegiatan belajar mengajar, hasil evaluasi belajar siswa, lembar observasi dan lembar supervisi pengajaran. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan penelitian tindakan sekolah dua siklus dengan empat tahapan pada setiap siklusnya yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil siklus I sebanyak 16 guru yang kinerja mengajarnya berada pada kategori kurang memuaskan. Ini tidak seperti yang diharapkan. Oleh karena itu tindakan dilakukan pada siklus II. Hasil siklus II sebanyak 11 guru, dengan kata lain 68,7% guru memiliki kemampuan mengajar sangat memuaskan dan 31,3% guru dalam kategori memuaskan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan pendampingan yang intensif dapat meningkatkan kinerja mengajar guru.Kata kunci: Kinerja guru, pembelajaran, bimbingan intensif. ABSTRAKPendidikan di sekolah sangat terbantu oleh kualitas tenaga pendidik dan kependidikannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan pembimbingan intensif dan kegiatan inservice-training dan upgrading dalam meningkatkan kinerja mengajar guru sesuai tugas pokok dan fungsinya sebagai upaya mewujudkan visi dan misi yang sudah dirumuskan SD Negeri Cibangbay Kota Tasikmalaya. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah. Data yang digunakan untuk mendukung penelitian ini adalah penyusunan Rencana Persiapan Pembelajaran, pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar, hasil evaluasi belajar siswa, lembar observasi dan lembar pengawasan. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan tindakan sekolah selama dua siklus dengan empat tahap dalam setiap siklusnya, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan (observasi), dan refleksi. Hasil siklus I dari 16 orang guru kinerja mengajarnya termasuk kategori kurang memuaskan. Hal ini belum seperti yang diharapkan. Oleh karena itu dilakukan tindakan dalam siklus II. Hasil siklus II sebanyak 11 orang guru dengan kata lain 68,7% guru memiliki kemampuan mengajar sangat memuaskan dan sebanyak 5 orang guru atau 31,3% mengajar dengan kategori yang memuaskan. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa kegiatan pembimbingan intensif dapat meningkatkan kinerja mengajar guru. Hasil siklus II sebanyak 11 orang guru dengan kata lain 68,7% guru memiliki kemampuan mengajar sangat memuaskan dan sebanyak 5 orang guru atau 31,3% mengajar dengan kategori yang memuaskan. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa kegiatan pembimbingan intensif dapat meningkatkan kinerja mengajar guru. Hasil siklus II sebanyak 11 orang guru dengan kata lain 68,7% guru memiliki kemampuan mengajar sangat memuaskan dan sebanyak 5 orang guru atau 31,3% mengajar dengan kategori yang memuaskan. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa kegiatan pembimbingan intensif dapat meningkatkan kinerja mengajar guru.Kata Kunci: Kinerja guru, pembelajaran, pembimbingan intersif    
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBICARA SISWA KELAS IV SD NEGERI 2 SUKAMAJU KOTA TASIKMALAYA MELALUI PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR Cucu Damanix
Wahana Pendidikan Vol 8, No 1 (2021): Januari
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/wa.v8i1.4601

Abstract

ABSTRACTThis study aims to determine the speaking ability of fourth grade students of SD Negeri 2 Sukamaju Kota Tasikmalaya through the use of image media in learning. This research was conducted in the 2019/2020 school year with a sample of 29 students. The research method is classroom action research. Data collection through interviews, observation sheets, and tests. Based on the results of the study, there were significant changes in the students' speaking ability in each cycle. In the pre-cycle observation, only 3 students or 10.34% were categorized as quite fluent and proficient, daring to speak. Furthermore, in cycle I, 6 students or 20.68% were categorized as almost fluent and almost brave with sufficient voices. In the second cycle, 34.48% of the 10 students were categorized as almost fluent and brave with loud enough voices. At the end of the third cycle there were 15 students or 51.72% in the good category, 10 students or 34.48% in the enough category and 4 students or 13.79% in the poor category. The results showed that learning using image media helped and attracted students to speak in Indonesian which was applied by storytelling so as to improve students speaking skills.Keywords: speaking skills, image media, IndonesianABSTRAKPenelitian ini bertujuan mengetahui kemampuan berbicara siswa kelas IV SD Negeri 2 Sukamaju Kota Tasikmalaya melalui penggunaan media gambar dalam pembelajaran. Penelitian ini dilaksanakan pada tahun pelajaran 2019/2020 dengan sampel sebanyak 29 orang siswa. Metode penelitian dengan penelitian tindakan kelas. Pengumpulan data melalui wawancara, lembar observasi, dan tes. Berdasarkan hasil penelitian terdapat perubahan signifikan kemampuan siswa dalam berbicara pada tiap siklus. Pada observasi prasiklus hanya 3 orang siswa atau 10,34% yang termasuk kategori cukup lancar dan cakap, berani untuk berbicara. Selanjutnya pada siklus I, 6 orang siswa atau 20,68% termasuk kategori hampir lancar dan hampir berani dengan suara cukup. Pada siklus II, 10 orang siswa 34,48% yang termasuk kategori hampir lancar dan berani dengan suara cukup keras. Diakhir siklus III mencapai 15 orang siswa atau 51,72% yang termasuk kategori baik, 10 orang siswa atau 34,48% kategori cukup dan 4 orang siswa atau 13,79% dalam kategori kurang. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran dengan penggunaan media gambar membantu dan menarik minat siswa untuk berbicara dalam Bahasa Indonesia yang diaplikasikan dengan bercerita sehingga dapat meningkatkan kemampuan berbicara siswa.Kata Kunci: berbicara, media gambar, Bahasa Indonesia
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA PADA MATERI BANGUN RUANG MELALUI PEMANFAATAN ALAT PERAGA Tatang Tatang
Wahana Pendidikan Vol 8, No 1 (2021): Januari
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/wa.v8i1.4896

Abstract

ABSTRACTOne of the efforts to increase students' motivation, activeness, and interest in mathematics is by using teaching aids during on-going learning. The use of teaching aids can improve the quality of learning and help students understand the concept of the material being studied which will have an impact on increasing student learning outcomes. This study ha a purpose was to describe the increase in mathematics learning outcomes of grade VI SD Negeri Tamansari Kota Tasikmalaya on geometry through the use of teaching aids. This research is a classroom action research conducted on 19 grade students. The research was conducted in two cycles. Each cycle consists of stages of planning, action, observation, and reflection. The instruments used were tests and student observation sheets. Based on the results of the study, it was obtained that the average value of mathematics increased in the first cycle of students who met the Minimum Completion Criteria (KKM) as many as 5 students or 25% while the other 75% were not yet complete so the study continued to cycle II. In the second cycle student learning outcomes experienced a significant increase, namely 100% of students had achieved completeness. The average score of students also increased in the first cycle of 58.5, while the average score in the second cycle was 80. These results have met the established success criteria so that it can be said that the use of teaching aids in learning materials for geometry can improve the results. student learning.Keywords:     Learning Outcomes, Geometry, Teaching AidsABSTRAKSalah satu upaya guna meningkatan motivasi, keaktifan, dan minat siswa pada matematika yakni dengan menggunakan alat peraga pada saat pembelajaran belangsung. Penggunaan alat peraga mampu meningkatkan kualitas pembelajaran dan membantu siswa dalam memahami konsep materi yang dipelajari yang akan berdampak pada meningkatnya hasil belajar siswa. Penelitian dilaksanakann bertujuan guna memberikan deskripsi peningkatan hasil belajar matematika siswa kelas VI SD Negeri Tamansari Kota Tasikmalaya pada materi bangun ruang dengan memanfaatkan alat peraga. Penelitian termasuk tindakan kelas dimana pelaksanaannya pada siswa kelas VI yang jumlahnya 19 orang. Pelaksanaan penelitian dilakukan dua siklus. Masing-masing siklus terdiri dari tahapan perencanaan (planning), tindakan (action), pengamatan (observation), dan refeleksi (reflection). Instrumen yang digunakan adalah tes dan lembar observasi siswa. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data nilai rata-rata matematika mengalami peningkatan pada siklus I siswa yang memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) adalah sebanyak 5 orang siswa atau sebesar 25% sedangkan 75% lainnya belum tuntas sehingga penelitian dilanjutkan ke siklus II. Pada siklus II hasil belajar siswa mengalami peningkatan yang signifikan yaitu 100% siswa sudah mencapai ketuntasan. Rata-rata nilai siswa juga mengalami peningkatan pada siklus I sebesar 58,5 sedangkan perolehan nilai rata-rata pada siklus II sebesar 80. Hasil tersebut sudah memenuhi kriteria keberhasilan yang ditetapkan sehingga dapat dikatakan bahwa penggunaan alat peraga pada pembelajaran materi bangun ruang dapat meningkatkan hasil belajar siswa.Kata Kunci:    Hasil Belajar, Materi Bangun Ruang, Alat Peraga
PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL STRATEGI REACT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS SISWA Aen Nurul Aen
Wahana Pendidikan Vol 8, No 1 (2021): Januari
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/wa.v8i1.4423

Abstract

ABSTRACTThe purpose of this study was to determine the application of contextual learning REACT strategy to improve student achievement in social studies subjects in class V SD Negeri Karangtengah, Kota Tasikmalaya. The method used in this research is Classroom Action Research. This rerearch procedures include determining the focus of the problem, planning actions, implementing actions, observation and interpretation, analysis and reflection. The instruments used in this study were the observation sheets and tests. The results of data analysis showed that in the first cycle the average student learning outcomes were 64.23 with learning completeness of 64.23% or as many as 16 students. In the application of cycle II the average student learning outcomes is 80.62 with student learning completeness of 88.46% or as many as 23 students. The increase in student learning outcomes is seen from the difference in the average value of the first cycle and the second cycle, namely 16.38, while the learning completeness increases by 26.92%. This means that contextual learning of the REACT strategy can be applied and can improve student social studies learning outcomes.Keywords:   contextual learning, REACT strategy, student achievementABSTRAKPenelitian ini bertujuan mengetahui penerapan pembelajaran kontekstual strategi REACT untuk meningkatkan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran IPS di kelas V SD Negeri Karangtengah Kota Tasikmalaya. Metode penelitian ini berupa Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Prosedur PTK mencakup penetapan fokus permasalahan, perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan diikuti dengan observasi dan interpretasi, analisis dan refleksi. Instrumen yang digunakan dalam PTK ini adalah lembar observasi dan tes. Hasil analisis data menunjukkan siklus I rata-rata hasil belajar siswa adalah 64,23 dengan ketuntasan belajar sebesar 64,23% atau sebanyak 16 orang siswa, sedangkan pada penerapan siklus II rata-rata hasil belajar siswa adalah 80,62 dengan ketuntasan belajar siswa sebesar 88,46% atau sebanyak 23 orang siswa. Peningkatan hasil belajar siswa dilihat dari selisih nilai rata-rata siklus I dan siklus II yaitu 16,38 sedangkan pada ketuntasan belajar meningkat sebesar 26,92%. Hal ini dapat diartikan bahwa pembelajaran kontekstual strategi REACT mampu diterapkan dan dapat meningkatkan hasil belajar IPS siswa.Kata Kunci: Pembelajaran Kontekstual, Strategi REACT, Prestasi Belajar
SNOWBALL THROWING BERBANTU MEDIA TEKA-TEKI SILANG PADA MATA PELAJARAN EKONOMI Heryati, Tati
Wahana Pendidikan Vol 8, No 1 (2021): Januari
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/wa.v8i1.4983

Abstract

ABSTRACTThe low learning outcomes is a very crucial problem in learning, because learning it is the benchmarks of success in achieving learning objectives. Low learning outcomes are motivated by various factors including the selection of learning models with the right type to be used by educators. The purposes of this study are to find out the differences: 1) learning outcomes who apply the Snowball Throwing assisted by the crossword puzzle media on initial measurements (pretest¬) and posttest; 2) learning outcomes of students who apply the lecture method on pretest and posttest; and 3) improvement of learning outcomes students who apply the Snowball Throwing cooperative learning by crossword media with who apply the lecture method at the final measurement (posttest). The research method used is the Quasi Experimental and data analysis using the t test. The conclusion of this study is learning outcomes of students who apply Snowball Throwing type assisted by crossword puzzles are higher than who apply the lecture method.keywords: crosswords, learning outcomes, snowball throwing.        ABSTRAKRendahnya hasil belajar merupakan permasalahan yang sangat krusial dalam pembelajaran, karena hal tersebut merupakan indikator keberhasilan kegiatan pembelajaran. Rendahnya hasil belajar dapat dipacu oleh berbagai faktor salah satunya penggunaan model pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mngidentifikasi perbedaan: 1) Hasil belajar siswa dengan menggunakan metode Snowball Throwing berbantu media teka teki silang pada saat pretest¬ dan posttest; 2) Hasil belajar siswa yang menerapkan metode ceramah pada saat pretest dan posttest; dan 3) Peningkatan hasil belajar siswa yang menerapkan cooperative learning tipe Snowball Throwing berbantu media teka teki silang dengan yang menerapkan metode ceramah pada saat posttest. Penelitian menggunakan metode eksperimen dan analisis data menggunakan Uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa dengan cooperative learning tipe Snowball Throwing berbantu media teka-teki silang lebih tinggi dibanding dengan yang menggunakan metode ceramah.Kata Kunci: hasil belajar, snowball throwing, Teka-Teki Silang    
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA MELALUI PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN DISCOVERY TERBIMBING DI KELAS VI SD NEGERI 2 TANJUNG KOTA TASIKMALAYA Rokayah, Rokayah
Wahana Pendidikan Vol 8, No 1 (2021): Januari
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/wa.v8i1.4424

Abstract

ABSTRACTBased on the results of observations to grade VI students of SD Negeri 2 Tanjung Kota Tasikmalaya, most of the students had scores that had not yet reached the KKM. Factors that are considered to be the trigger for the low learning outcomes of students' science learning include students who pay less attention to learning. This happens because students consider science learning in the classroom less challenging and boring so that students are less interested in paying attention to science lessons. Therefore it is necessary to make efforts to improve student learning outcomes through the application of appropriate learning methods. This study aims to improve the science learning outcomes of grade VI SD Negeri 2 Tanjung Kota Tasikmalaya using guided discovery learning methods. This type of research is a classroom action research  using the Kemmis and Taggart model. The subjects of this study were 41 students of grade VI. This research was conducted in two cycles of action. In each cycle, there are planning, implementation, observation and reflection activities. The instruments used were observation sheets and test. The results of the first cycle research showed that the percentage of students whose grades were above the KKM had only reached 70.73%, so they still could not reach the criteria for research success. In the second cycle, the percentage of learning completeness increased to 85.37%. The results of these studies indicate that the application of the guided discovey method can improve science learning outcomes.Keywords: learning methods, guided discovery, learning outcomesABSTRAKBerdasarkan hasil observasi kepada siswa kelas VI SD Negeri 2 Tanjung Kota Tasikmalaya, sebagaian besar siswa memiliki nilai masih belum mencapai KKM. Faktor yang dianggap menjadi pemicu rendahnya hasil belajar IPA siswa, diantaranya siswa kurang memerhatikan pembelajaran. Terjadinya hal ini dikarenakan siswa menganggap pembelajaran IPA di kelas kurang menantang dan membosankan sehingga siswa kurang menaruh minat untuk memperhatikan pelajaran. Oleh karena itu perlu adanya upaya untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan metode pembelajaran yang tepat. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas VI SD Negeri 2 Tanjung Kota Tasikmalaya menggunakan metode pembelajaran discovery terbimbing. Jenis penelitian ini berupa penelitian tindakan kelas (PTK) menggunakan model penelitian tindakan dari Kemmis dan Taggart. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VI yang berjumlah 41 orang siswa. Pelaksanaan penelitian ini dalam dua siklus tindakan. Pada masing-masing siklus ada kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Instrumen dengan menggunakan lembar observasi dan tes. Hasil penelitian siklus I memperlihatkan persentase siswa yang nilainya di atas KKM baru mencapai 70,73%, sehingga masih belum dapat mencapai kriteria keberhasilan penelitian. Pada siklus II persentase ketuntasan belajar meningkat menjadi 85,37%. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa penerapan metode discovery terbimbing mampu meningkatkan hasil belajar IPA.Kata Kunci: metode pembelajaran, discovery terbimbing, hasil belajar IPA
MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA MATERI OPERASI HITUNG BILANGAN BULAT MELALUI METODE DEMONSTRASI DENGAN MEDIA Risnayati, Cik
Wahana Pendidikan Vol 8, No 1 (2021): Januari
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/wa.v8i1.4710

Abstract

ABSTRACTBased on the results of daily tests of mathematics subjects on the operation of counting integers, it shows the students' low level of mastery of the material. The factor of this is the learning process which is dominated by the teacher, tends to be lecture and the teacher only provides examples of questions. One way to improve students' understanding of concepts is to use demonstration methods with media. The purpose of this study was to improve understanding of the mathematical concept of integer arithmetic operations involving negative numbers in grade VI elementary school students using demonstration methods with media. This research is a classroom action research consisting of two cycles. The subjects of this study were the sixth grade students of SD Negeri 1 Tanjung Raya, totaling 36 students. Data collection techniques, namely by observation and tests. The results showed that the learning outcomes had increased, namely the results of the pre-cycle test 47%, the first cycle 64% and the second cycle to 92%. In addition, the activeness of students in participating in learning activities also increases. Thus it can be concluded that the use of the demonstration method is proven to improve the understanding of the mathematical concepts of the integer arithmetic operation material in students.Key words: integers, demonstration method, conceptual understanding.ABSTRAKBerdasarkan hasil ulangan harian mata pelajaran matematika tentang operasi hitung bilangan bulat menunjukkan rendahnya tingkat penguasaan materi siswa. Faktor terjadinya hal tersebut adalah proses pembelajaran yang didominasi oleh guru, cendrung bersifat ceramah dan guru hanya memberikan contoh-contoh soal. Salah satu cara untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa adalah menggunakan metode demonstrasi dengan media. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman konsep matematika materi operasi hitung bilangan bulat yang melibatkan bilangan negatif pada siswa SD kelas VI menggunakan metode demonstrasi dengan media. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VI SD Negeri 1 Tanjung Raya yang berjumlah 36 orang siswa. Teknik pengumpulan data yaitu dengan observasi dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil pembelajaran mengalami peningkatan yaitu hasil tes prasiklus 47%, siklus pertama 64% dan siklus dua menjadi 92%. Selain itu keaktifan siswa dalam mengikuti kegitan belajar juga meningkat. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode demonstrasi terbukti dapat meningkatkan pemahaman konsep matematika materi operasi hitung bilangan bulat  pada siswa. Kata Kunci : bilangan bulat, metode demonstrasi, pemahaman konsep.
ANALISIS KONDISI FISIK PEMAIN SPARTAN BASKETBALL CLUB Rustiawan, Hendra; Taufik, Argian Rizki; Sudrazat, Adang
Wahana Pendidikan Vol 8, No 1 (2021): Januari
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/wa.v8i1.4565

Abstract

ABSTRACTThe purpose of this study was to determine the actual physical condition of all Spartan Basketball Cimahi Club players. This type of research was quantitative descriptive. The research method was a survey method used was test and measurement techniques. The population used was the Spartan Basketball Cimahi Club, amounting to 24 mens, age range between 16-19 years. The instrument test used were consisted of a vertical jump, a 20 meter run, an illinois agility run test, eye, hand and foot coordination, and a bleep test. The statistical analysis used was descriptive statistics with a percentage system. The results of this study that the average physical condition of basketball players who were members of the Spartan Basketball Cimahi Club was moderate, meaning that this research was the actual data that exists in basketball players. Suggestions in this study to achieve achievement at a higher level one of the supporters was a change in physical condition by providing training programs that could be improved the appearance of the players in each basketball game.Keywords: Basket ball, physical conditioning, spartan basketball club.ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keadaan kondisi fisik yang sebenarnya seluruh pemain bola basket Spartan Basketball Cimahi Club. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Metode penelitiannya adalah metode survey dengan menggunakan teknik tes dan pengukuran. Populasi yang digunakan adalah Spartan Basketball Cimahi Club yang berjumlah 24 orang laki-laki, rentang usia antara 16-19 tahun. Instrument test yang digunakan terdiri dari vertical jump, lari 20 meter, ilinois agility run test, koordinasi mata, tangan, dan kaki, serta bleep test. Analisis statistika yang digunakan adalah statistika deskriptif dengan sistem prosentase. Hasil dari penelitian ini bahwa rata-rata kondisi fisik pemain bola basket yang tergabung dalam Spartan Basketball Cimahi Club adalah sedang, artinya penelitian ini sebagai data sebenarnya yang ada pada diri pemain bola basket. Saran dalam penelitian ini untuk mencapai prestasi pada jenjang yang lebih tinggi salah satu pendukung adalah adanya perubahan dalam kondisi fisik dengan pemberian program latihan yang mampu meningkatkan penampilan para pemain di setiap pertandingan bola basket.Kata Kunci: Bola basket, Kondisi fisik, Spartan Basketball Club

Page 1 of 2 | Total Record : 11