cover
Contact Name
jurnal syntax admiration
Contact Email
syntaxadmiration@gmail.com
Phone
+6282320242017
Journal Mail Official
syntaxadmiration@gmail.com
Editorial Address
Greenland Sendang Residence No.H-1, Sendang, Kec. Sumber, Cirebon, Jawa Barat 45611
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
jurnal syntax admiration
ISSN : 27227782     EISSN : 27225356     DOI : https://doi.org/10.36418
Syntax Admiration. Jurnal Syntax Admiration adalah jurnal yang diterbitkan sebulan sekali oleh CV. Syntax Corporation Indonesia. Syntax Admiration akan menerbitkan artikel ilmiah dalam lingkup ilmu sosial teknik. Artikel yang diterbitkan adalah artikel dari penelitian, studi atau studi ilmiah kritis dan komprehensif tentang isu-isu penting dan terkini atau ulasan buku-buku ilmiah.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 10 (2021): Jurnal Syntax Admiration" : 15 Documents clear
Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Financial Distress pada Perusahaan Sub Sektor Bangunan Konstruksi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2017 – 2019 R Arthana Dharma Swara
Jurnal Syntax Admiration Vol. 2 No. 10 (2021): Jurnal Syntax Admiration
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jsa.v2i10.328

Abstract

Financial distress adalah kondisi dimana keuangan perusahaan mengalami keadaan yang tidak sehat, namun belum sampai pada mengalami kebangkrutan Hal ini menjadi salah satu acuan sebagai bahan evaluasi dan peringatan dini agar perusahaan bisa mengidentifikasi kondisi financial distress yang dalam terlebih dahulu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mendeskripsikan, dan menganalisis pengaruh Rasio Likuiditas (Current Rato), Rasio Solvabilitas (Debt to Equty Rato), Aktivitas (Total Asset Turn Over), Profitabilitas (Return On Assets) dan Rasio Sales Growth pada perusahaan sub sector bangunan konstruksi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017 sd 2019. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh perusahaan sub sector bangunan konstruksi yang listing dari 2017 sd 2019 sebanyak 17 perusahaan. Dalam penelitian ini teknik pengambilan sampel menggunakan purposve samplng, dimana penentuan pengambilan sample dengan pertimbangan tertentu, dan didapatkan sebanyak 13 perusahaan. Selanjutnya untuk metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan ROA berpengaruh positif signifikan dengan nilai koefisien regresi sebesar 10,20% dengan prob ROA (0,0093) < α (0,05)  Untuk CR berpengaruh positif signifikan dengan nilai koefsen regres sebesar 1,66% dengan prob CR (0,000) < α (0,05)  Untuk DER tidak berpengaruh dengan nila prob DER (0,4685) > α (0,05)  Untuk TATO berpengaruh positif signifikan dengan nila koefisen regres sebesar 1,46% dengan prob TATO (0,0307) < α (0,05)  Dan variabel yang terakhir SG berpengaruh negatif signifikan dengan nilai koefisien regresi sebesar -0,29% dengan prob SG (0,0325) < α (0,05)  Secara simultan kelima rasio tersebut berpengaruh signfikan terhadap financal dstress pada perusahaan dengan nila Nagelkerke R-Square sebesar 77,70%.
Arah Kebijakan Perlindungan Sosial Ke Depan untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Ahmad Nawawi
Jurnal Syntax Admiration Vol. 2 No. 10 (2021): Jurnal Syntax Admiration
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jsa.v2i10.329

Abstract

Beberapa tahun ke depan, kebijakan perlindungan sosial akan diwarnai oleh dampak pandemi Covid–19 yang terjadi saat ini, seperti jumlah pengangguran yang meningkat, kemiskinan bertambah, pendapatan per kapita dan tingkat indeks pembangunan manusia menurun. Sisi lain, kapasitas fiskal ke depan juga masih tertekan sebagai dampak pandemi Covid–19 saat ini. Oleh karena itu, ke depan diperlukan desain perencanaan, penyusunan dan pelaksanaan program perlindungan sosial yang lebih komprehensif, agar lebih optimal dampaknya. Bertolak hal tersebut, maka penelitian ini bertujuan melihat bagaimana desain kebijakan perlindungan sosial saat ini dan kebijakan perlindungan sosial saat pandemi Covid-19. Selanjutnya, desain kebijakan perlindungan sosial saat ini digunakan sebagai dasar untuk menganalisis bagaimana arah kebijakan perlindungan sosial yang efektif untuk kesejahteraan masyarakat ke depannya. Penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan menggunakan analisis makro–meso–mikro. Hasil penelitian menemukan bahwa kebijakan perlindungan sosial saat ini sudah mengarah ke perlindungan sosial untuk semua dan sepanjang hayat. Namun, masih terdapat beberapa tantangan yang harus diselesaikan demi optimalnya pelaksanaan program. Rekomendasi penelitian antara lain perbaikan DTKS yang bersifat bottom up dan aspiratif, kebijakan yang melibatkan peran aktif masyarakat/swasta/BUMN-D dan program perlindungan sosial ke depan sebaiknya diarahkan dalam bentuk bantuan yang bersyarat
Penerapan Metode Problem Based Learning pada Pembelajaran PPKn untuk Membangun Budaya Demokrasi Siswa Wahyudin Hadi
Jurnal Syntax Admiration Vol. 2 No. 10 (2021): Jurnal Syntax Admiration
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jsa.v2i10.330

Abstract

Penerapan metode  problem based learning diharapkan bisa menumbuhkan  budaya  demokrasi  yang  bisa  ditanamkan  dalam  setiap  proses belajar  mengajar. Pembelajaran yang diajarkan dengan metode problem based learning melatih siswa untuk berani bertanya saat guru menerangkan karena telah terbiasa mengemukakan pendapat.  Proses pemahaman memberikan kesempatan siswa mengembangkan  diri  dalam  metode   problem  based  learing  untuk menumbuhkan budaya demokrasi. Latar belakang penelitian ini adalah kondisi pembelajaran dimana siswa tidak dapat mengemukakan pendapatnya secara bebas saat pelajaran berlangsung; serta belum bisa  menerapkan sikap saling menghargai antar teman dan sikap acuh saat temannya berbicara. Metode yang sesuai dalam penelitian dalam rangka membangun budaya demokrasi  di  kelas  dalam  pembelajaran  PPKn  adalah  metode  Penelitian   Tindakan  Kelas   (Classroom  Action  Research). Tujuan penelitian adalah mengetahui penerapan  metode  problem  based  learning  (PBL) dalam  upaya membangun budaya demokrasi untuk pembelajara PPKn. Penelitian ini  ditempuh dalam tiga siklus perlakuan. Hasil penelitian diperoleh bahwa penerapan metode problem base learning dalam pembelajaran PPKn mampu membangun budaya demokrasi di kelas. Pada siklus I  dengan persentase sangat baik 4,5%,  baik  61,8%,  cukup  21%  dan  kurang  14%.  Maka  budaya  demokrasi terhadap siswa memiliki peningkatan didalam siklus II dengan persentase sengat baik 9,2%, baik 71,5%, cukup 17,6% dan kurang 2,9% sedangkan pada siklus III dengan persentase sangat baik 28,2%, baik 60,8%, cukup 10% dan kurang 0,6%. Siswa  sudah  mengetahui  dan  melaksanakan   tahapan   metode  PBL.  Penerapan metode PBL (Problem Based Learning) dalam pembelajaran PPKn menjadi lebih baik bila dipersiapkan oleh guru dengan maksimal sehingga  siswa  bisa  lebih  paham  dan  bisa menumbuhkan budaya demokrasi
Komposit Porous Material Berbahan Polylactic Acid (PLA) Tegar Aji Saputro; Syahbuddin Syahbuddin
Jurnal Syntax Admiration Vol. 2 No. 10 (2021): Jurnal Syntax Admiration
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jsa.v2i10.331

Abstract

3D Printing ialah evolusi dari teknologi cetak, yaitu sanggup menciptakan ataupun memproduksi serta merancang struktur yang mutahir dalam satu kesatuan. 3D Printing merupakan salah satu proses fabrikasi Fused Deposition Modelling (FDM) yaitu teknologi Additive Manufacturing (AM) yang sistem kerjanya, pembentukan benda dengan akumulasi bahan lapis demi lapis. Dari latar belakang masalah diatas, identifikasi permasalahan yang hendak dijadikan bahan riset merupakan dilakukannya pengujian filament 3D printer dengan material Polylactic Acid (PLA), khususnya dengan variasi kecepatan cetak poros material. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui hasil uji yang dilakukan pada filament jenis Polylactic Acid (PLA) dengan mengetahui kekuatan dan pengaruh yang akan diuji dengan membuat spesimen uji terhadap kekuatan uji tarik, struktur makro serta uji takik (impact)
Fungsi Psikologis Ruang Terbuka Hijau Mohamad Fakhri Mashar
Jurnal Syntax Admiration Vol. 2 No. 10 (2021): Jurnal Syntax Admiration
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jsa.v2i10.332

Abstract

Ruang terbuka hijau memiliki banyak sekali fungsi salah satunya adalah fungsi psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fungsi psikologis ruang terbuka hijau. Metode penelitian ini adalah studi literatur. Studi kepustakaan merupakan kegiatan yang diwajibkan dalam penelitian, khususnya penelitian akademik yang tujuan utamanya adalah mengembangkan aspek teoritis maupun aspek manfaat praktis. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa fungsi psikologis dari ruang terbuka hijau itu sendiri untuk meredam keramaian, kepadatan dan kesemrawutan yang secara psikologis dapat menimbulkan stres atau depresi. Ruang Terbuka Hijau, sesuai dengan namanya RTH adalah tempat terbuka di alam bebas yang penuh dengan taman hijau yang penuh dengan tatanan tanaman hias, tanaman peneduh yang memberikan kesejukan bagi pengunjung

Page 2 of 2 | Total Record : 15


Filter by Year

2021 2021


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Syntax Admiration Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Syntax Admiration Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Syntax Admiration Vol. 5 No. 12 (2024): Jurnal Syntax Admiration Vol. 5 No. 11 (2024): Jurnal Syntax Admiration Vol. 5 No. 10 (2024): Jurnal Syntax Admiration Vol. 5 No. 9 (2024): Jurnal Syntax Admiration Vol. 5 No. 8 (2024): Jurnal Syntax Admiration Vol. 5 No. 7 (2024): Jurnal Syntax Admiration Vol. 5 No. 6 (2024): Jurnal Syntax Admiration Vol. 5 No. 5 (2024): Jurnal Syntax Admiration Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Syntax Admiration Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Syntax Admiration Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Syntax Admiration Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Syntax Admiration Vol. 4 No. 12 (2023): Jurnal Syntax Admiration Vol. 4 No. 11 (2023): Jurnal Syntax Admiration Vol. 4 No. 10 (2023): Jurnal Syntax Admiration Vol. 4 No. 9 (2023): Jurnal Syntax Admiration Vol. 4 No. 8 (2023): Jurnal Syntax Admiration Vol. 4 No. 7 (2023): Jurnal Syntax Admiration Vol. 4 No. 6 (2023): Jurnal Syntax Admiration Vol. 4 No. 5 (2023): Jurnal Syntax Admiration Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Syntax Admiration Vol. 4 No. 3 (2023): Jurnal Syntax Admiration Vol. 4 No. 3 (2023): Syntax Admiration Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Syntax Admiration Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Syntax Admiration Vol. 3 No. 12 (2022): Jurnal Syntax Admiration Vol. 3 No. 11 (2022): Jurnal Syntax Admiration Vol. 3 No. 10 (2022): Jurnal Syntax Admiration Vol. 3 No. 9 (2022): Jurnal Syntax Admiration Vol. 3 No. 8 (2022): Jurnal Syntax Admiration Vol. 3 No. 7 (2022): Jurnal Syntax Admiration Vol. 3 No. 6 (2022): Jurnal Syntax Admiration Vol. 3 No. 5 (2022): Jurnal Syntax Admiration Vol. 3 No. 4 (2022): Jurnal Syntax Admiration Vol. 3 No. 3 (2022): Jurnal Syntax Admiration Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Syntax Admiration Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Syntax Admiration Vol. 2 No. 12 (2021): Jurnal Syntax Admiration Vol. 2 No. 11 (2021): Jurnal Syntax Admiration Vol. 2 No. 10 (2021): Jurnal Syntax Admiration Vol. 2 No. 9 (2021): Jurnal Syntax Admiration Vol. 2 No. 8 (2021): Jurnal Syntax Admiration Vol. 2 No. 7 (2021): Jurnal Syntax Admiration Vol. 2 No. 6 (2021): Jurnal Syntax Admiration Vol. 2 No. 5 (2021): Jurnal Syntax Admiration Vol. 2 No. 4 (2021): Jurnal Syntax Admiration Vol. 2 No. 3 (2021): Jurnal Syntax Admiration Vol. 2 No. 2 (2021): Jurnal Syntax Admiration Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Syntax Admiration Vol. 1 No. 8 (2020): Jurnal Syntax Admiration Vol. 1 No. 7 (2020): Jurnal Syntax Admiration Vol. 1 No. 6 (2020): Jurnal Syntax Admiration Vol. 1 No. 5 (2020): Jurnal Syntax Admiration Vol. 1 No. 4 (2020): Jurnal Syntax Admiration Vol. 1 No. 3 (2020): Jurnal Syntax Admiration Vol. 1 No. 2 (2020): Jurnal Syntax Admiration Vol. 1 No. 1 (2020): Jurnal Syntax Admiration More Issue