cover
Contact Name
Muhammad Affan Ramadhana
Contact Email
madaniyapustaka@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
madaniyapustaka@gmail.com
Editorial Address
Divisi Jurnal Pusat Studi Bahasa & Publikasi Ilmiah Palopo, Sulawesi Selatan, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Madaniya
ISSN : -     EISSN : 27214834     DOI : -
Madaniya (ISSN 2721-4834) adalah jurnal ilmiah yang menerbitkan artikel tentang pengabdian kepada masyarakat dalam perspektif multidisiplin ilmu. Jurnal ini merupakan wadah untuk para akademisi, praktisi, dan masyarakat untuk mengeksplorasi isu-isu dan praktik yang berkaitan dengan penelitian, implementasi teknologi, dan kebijakan tentang pemberdayaan masyarakat.
Articles 21 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 4 (2021)" : 21 Documents clear
Pelatihan Pembuatan Boterkoektan dan Jampy di Desa Pakatto Sulastri Sulastri; Ihramsari Akidah
Madaniya Vol. 2 No. 4 (2021)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.111

Abstract

Desa Pakkatto adalah satu desa yang terletak di kecamatan Bontomarannu, yang terletak di bagian selatan Kabupaten Gowa dengan jarak + 11 km dari ibu kota Kabupaten Gowa, 23 km dari ibu kota propinsi (Makassar) dan 2 km dari ibu kota kecamatan, luas wilayah + 1.134 ha. Salah satu hasil pertanian yang sedang berkembang di desa Pakatto adalah buah rambutan dan berdasarkan hasil observasi menunjukkan bahwa sebagian besar kelompok ibu rumah tangga di lingkungan tersebut berprofesi seperti buruh, berkebun, hingga penjual buah rambutan, penghasilan para ibu rumah tangga hanya sebagai penjual buah rambutan namun wawasan pengetahuan dan keterampilan masih perlu diberikan pengayaan. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah 1) memberikan penyuluhan tentang manfaat terkandung pada rambutan dan jamur tiram dari efek kesehatan, 2) training pembuatan boterkoektan (Lekker Holland Rambutan) dan jampy (jamur crispy) sehingga diharapkan menjadi kreativitas ibu rumah tangga untuk menambah income keluarga, pada khalayak sasaran yang berjumlah 21 orang. Metode yang digunakan kepada mitra adalah ceramah dan demonstrasi. Pemberian materi disajikan face-to-face dan memberikan langsung praktik yang mana melibatkan mitra dalam kegiatan ini. Metode ini juga diharapkan dapat menggali potensi masyarakat atau sumber daya alam lingkungannya yang tidak termanfaatkan. Hasil yang diperoleh setelah pelatihan ini adalah mitra telah memahami dan mengetahui teknik pembuatan dan pengolahan kue boterkoektan dan jampy. Selain itu, mitra diberikan pelatihan, diskusi dan pendampingan manajemen usaha, diskusi pendampingan kemasan dan labeling yang menarik.
Pemberdayaan UMKM Kripik Jepun Bali di Dusun Medahan Blahbatuh Gianyar I Gusti Agung Oka Sudiadnyani; Ni Made Wirasyanti Dwi Pratiwi; Ni Luh Ayu Kartika Yuniastari Sarja
Madaniya Vol. 2 No. 4 (2021)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.112

Abstract

UMKM memiliki peran strategis dalam pemulihan ekonomi di saat pandemi Covid-19 ini. Mitra dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat ini adalah Jepun Bali yang berlokasi di Desa Medahan, Blahbatuh, Gianyar. Jepun Bali merupakan usaha kecil yang memproduksi keripik khas Bali seperti keripik usus, keripik kacang tanah dan keripik ayam. Beberapa kendala yang dihadapi mitra berupa keterbatasan alat bantu produksi, pengemasan produk, kurangnya manajemen keuangan serta keterbatasan dalam hal pemasaran. Berdasarkan permasalahan yang dihadapi, telah dilakukan kegiatan bertahap yaitu manajemen produksi sampai pemasaran. Kegiatan dimulai dengan sosialisasi, mitra diberikan peralatan produksi seperti kompor, wajan, mesin sealer, mesin penghancur bumbu, kemasan dan label kemasan, pelatihan pengemasan, pelatihan manajemen keuangan, pembuatan media sosial dan pelatihan penggunaan media sosial. Indikator capaian adalah peningkatan jumlah produksi hingga 50%, kemasan produk menjadi lebih menarik dan informatif, mitra mempunyai media sosial sebagai media pemasaran, 1 orang anggota usaha dapat mempunyai pembukuan dan pencatatan keuangan. Berdasarkan hasil evaluasi yang telah dilakukan dengan test terkait pengelolaan keuangan dan pemasaran disimpulkan bahwa pengetahuan mitra meningkat. Sedangkan untuk pengukuran indikator capaian luaran dilakukan dengan wawancara yang menghasilkan kesimpulan target luaran berupa peningkatan jumlah produksi, kemasan produk dan media sosial tercapai.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Melalui Pelatihan Bahasa Inggris dalam Rangka Meningkatkan Daya Jual Agrowisata di Desa Pakatto Muli Umiaty Noer; Andi Hudriati
Madaniya Vol. 2 No. 4 (2021)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.116

Abstract

Wilayah Desa Pakatto memiliki alam yang subur dan masih alami. Dengan kondisi seperti ini maka Desa Pakatto ini digadang-gadang untuk menjadi agrowisata dan memiliki potensi pariwisata yang masih bisa dikembangkan. Hal ini dibuktikan dengan kegiatan yang dilakoni oleh masyarakatnya masih dominan di bidang pertanian. Salah satu kesiapan yang harus dilakukan adalah melalui pelatihan bahasa Inggris bagi masyarakat, yang bertujuan meningkatkan keterampilan bahasa Inggris bagi mitra. Hal ini relevan dengan pengembangan agrowisata yang merupakan salah satu sektor pembangunan yang saat ini sedang digalakkan oleh pemerintah sehingga nantinya masyarakat dapat berkomunikasi dengan konsumen mancanegara. Program ini diaplikasikan dalam bentuk pelatihan dan pendampingan. Kegiatan ini dapat menggali potensi masyarakat maupun sumber daya alam lingkungannya yang belum termanfaatkan dengan baik, serta dapat merubah mindset mitra untuk berkomunikasi dalam bahasa Inggris karena telah mendapatkan materi secara komprehensif dan intensif. Diharapkan nantinya akan terwujud sarana promosi agrowisata melalui kemampuan bahasa Inggris yang dimiliki oleh mitra. Mitra sangat excited dan berpartisipasi aktif dalam memberikan respon selama pelatihan.
Pengembangan Produk Olahan Stroberi Bagi UKM di Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada Buleleng, Bali Ketut Vini Elfarosa; I Made Widiantara; Tri Tanami Sukraini; Made Ayu Jayanti Prita Utami
Madaniya Vol. 2 No. 4 (2021)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.117

Abstract

Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Buleleng merupakan desa utama penghasil buah stroberi di Bali. Buah stroberi dan olahannya menjadi ciri khas oleh-oleh daerah ini. Produk olahan stroberi yang sudah dihasilkan antara lain berupa dodol dan minuman fermentasi. Hasil panen yang berlebihan dan tidak terdistribusi dengan baik mengakibatkan terbuangnya buah stroberi yang akhirnya hanya dimanfaatkan sebagai pakan ternak dan pupuk. Maka perlu adanya pengembangan produk mulai dari variasi jenis produk olahan stroberi hingga ke pengemasan kualitas agar dapat dipasarkan lebih luas. Metode pelaksaan kegiatan ini diawali dengan observasi dan indentifikasi permasalahan, sosialisasi dan memberikan solusi yaitu berupa pelatihan yang dibutuhkan untuk Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di desa ini dalam pengembangan produk olahan stroberi. Pelatihan yang diberikan berupa pelatihan olahan produk yang menghasilkan variasi produk berbahan dasar stroberi yaitu nugget, marshmallow, selai dan candy. Pelatihan packaging menghasilkan beberapa pilihan packaging. Serta Pelatihan digital marketing dengan mendaftarakan UKM di marketplace Tokopedia. Peserta pelatihan ini melibatkan 28 UKM Desa Pancasari. Pada pelatihan yang diberikan menghasilkan variasi produk olahan stroberi dengan kemasan sesuai standar serta pemahaman digital bisnis. Pelatihan ini memberikan pemahaman baru kepada UKM dan petani Desa Pancasari dalam mengembangkan inovasi produk dan manajemen usaha agar tidak mengandalkan metode konvensional, sehingga dari segi pengelolaan, pemasaran, finansial dan bidang lainnya bisa lebih cepat dan meningkatkan perkembangan usaha.
Pelatihan Bahasa Inggris Islami Bagi Anak-Anak TPQ di Masjid Nurul Khalifah Samata Andi Hudriati; Rusdiah Rusdiah
Madaniya Vol. 2 No. 4 (2021)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.120

Abstract

Implementasi bahasa Inggris Islami bagi anak-anak di TPQ Masjid Nurul Khalifah sangat cocok diberikan karena mereka akan dibekali dengan materi autentik yang diambil dari kehidupan sehari-hari dan sesuai dengan kebutuhan anak-anak. Proses pembelajaran dilakukan dengan memperlihatkan gambar dan menggunakan audio visual. Target yang ingin dicapai yaitu siswa berpartisipasi aktif, antusias dan menciptakan insan Islami yang berakhlakul karimah dan dicintai oleh Allah SWT sehingga dapat mengembangkan potensinya. Pembelajaran bahasa Inggris Islami terlaksana dengan menarik serta sesuai untuk usia anak dengan menggunakan media pembelajaran yang kreatif serta beragam yang dapat memudahkan anak untuk memahami bahasa Inggris. Pelatihan bahasa Inggris Islami berlangsung secara intensif, tiap anak-anak diberi stimulasi dengan menggunakan metode ceramah, tanya jawab, role play, demonstrasi dan pemberian tugas. Anak-anak TPQ Masjid Nurul Khalifah diharapkan saling bersinergi secara positif dengan yang dapat dipraktikkan dalam kehidupan real untuk menyongsong kehidupan yang lebih cemerlang di masa yang akan datang.
Revitalisasi Desa Wisata Pohsanten Melalui Pengembangan Infrastruktur I Wayan Basi Arjana; Ni Made Ernawati; I Ketut Suarja
Madaniya Vol. 2 No. 4 (2021)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.121

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk merevitalisasi Desa Wisata Pohsansten untuk memenuhi kebutuhan wisatawan akan produk wisata dan layanan prima melalui program pengembangan infrastruktur desa wisata. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari serangkaian kegiatan pengembangan Desa Wisata Pohsanten yang telah dikembangkan sejak tahun 2017. Pada tahun 2020 program pengabdian di Desa Wisata Pohsanten diarahkan untuk mengembangkan produk berupa paket green living education tour disertai pengembangan program pemasaran di website dan berbagai format medsos seperti Instagram, Facebook, YouTube, Google My Business, serta pengembangan branding melalui pemasangan rambu dan atribut di berbagai atraksi wisata yang ada di Desa Wisata Pohsanten. Pokok permasalahan yang dihadapi oleh mitra adalah belum tersedianya fasilitas-fasilitas pendukung yang dibutuhkan wisatawan yang menginap terutama untuk wisatawan yang bergroup yang akan menempati kamar bersama. Solusi yang ditawarkan adalah revitalisasi dalam bentuk pengembangan infrastruktur dormitory di CBT Center Desa Wisata Pohsanten melalui pengadaan fasilitas dormitory berupa matras sebagai bagian penting untuk mendukung layanan prima terutama untuk produk unggulan saat ini yaitu green living education tour.
Pelatihan Membuat Video Pembelajaran Bahasa Indonesia Guru MA Wihdatul Ulum Nurfathana Mazhud; Rizkariani Sulaiman
Madaniya Vol. 2 No. 4 (2021)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.122

Abstract

Perkembangan teknologi yang semakin pesat berpotensi dalam menghadirkan suasana pembelajaran yang kondusif melalui penggunaan media. Penggunaan media dalam proses pembelajaran dapat berupa video yang dikreasikan dengan baik dan terorganisasi sehingga dapat memotivasi dan menarik perhatian peserta didik dalam mengikuti pembelajaran. Pentingnya penggunaan media pembelajaran seiring situasi dan kondisi serta perkembangan teknologi masa kini, maka hal tersebut mendorong pengabdi mengusulkan sebuah program kemitraan masyarakat mengenai “Pelatihan Membuat Video Pembelajaran Guru MA Wihdatul Ulum” yang berlokasi di Desa Bontokassi, Kabupaten Gowa. Keberhasilan guru dalam melaksanakan pembelajaran daring adalah kreativitas dalam meramu materi dan pemilihan media yang tepat. Berdasarkan hasil pelaksanaan pelatihan membuat video pembelajaran Bahasa Indonesia dalam kegiatan pengabdian kepada masayarakat dapat disimpulkan bahwa kegiatan yang dilaksanakan berjalan dengan lancar dan sesuai dengan harapan. Hal ini ditandai dengan jumlah peserta bukan hanya guru Bahasa Indonesia saja, tetapi hampir semua guru ikut berpartisipasi mengikuti pelatihan yang dilaksanakan. Kegiatan pelatihan yang dilaksanakan tentunya atas respon positif kepala MA Wihdatul Ulum yang memberikan izin dan membantu pengabdi menyosialisasikan kegiatan kepada semua guru MA sehingga berpartisipasi aktif mengikuti pelatihan.
Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif di Masa Pandemi pada Kelompok Kerja Guru Bahasa dan Sastra Indonesia MA Wihdatul Ulum Desa Bontokassi Gowa Ihramsari Akidah; Umar Mansyur; Rizkariani Sulaiman
Madaniya Vol. 2 No. 4 (2021)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.123

Abstract

Pada masa pandemi ini bidang ilmu pengetahuan dan teknologi sangat berdampak besar bagi sektor pendidikan. Dengan demikian, tim pengabdi berupaya memberikan pelatihan dan pendampingan media pembelajaran interaktif pada kelompok kerja guru guna terciptanya pembelajaran yang menarik di dalam kelas dan tidak membosankan bagi peserta didik, dan solusi yang diberikan salah satunya dengan penggunaan media Microsoft Power Point sebagai media pembelajaran interkatif. Mitra dalam pengabdian ini adalah kelompok kerja guru MA Wihdatul Ulum Kecamatan Parangloe Desa Bontokassi Gowa. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan sekaligus pelatihan dan pendampingan pembuatan media interaktif. Ini berdasarkan hasil observasi awal yang dilakukan bahwa masalah yang ditemukan ada kaitannya dengan pembuatan media pembelajaran yang berbasis multimedia interaktif pada proses pembelajaran. Untuk menjawab permasalahan tersebut diperlukan solusi yang ditawarkan pada guru-guru di MA Wihdatul Ulum, yakni memberikan pelatihan dan pendampingan dalam pembuatan media pembelajaran interaktif yang menggunakan aplikasi Camtasia dalam Microsoft Power Point. Agar tujuan tersebut tercapai maka tim pengabdi melakukan strategi dengan mengurutkan kronologis pelaksanaan yang dimulai dari diskusi, memberikan materi, melaksanakan praktik pendampingan dan pembuatan media pembelajaran interaktif menggunakan Camtasia dalam Microsoft Power Point, dan mengevaluasi hasil kegiatan. Oleh karena itu, hasil akhir dari pengabdian kepada masyarakat ini yakni dapat membantu kelompok kerja guru MA Wihdatul Ulum dalam membuat media pembelajaran interaktif, sehingga guru bisa membuat sendiri media pembelajaran interaktif dan dapat dipakai dalam proses pembelajaran baik dalam proses pembelajaran offline maupun pada proses pembelajaran online seperti saat ini.
Pelatihan Penerapan Model Snowball Throwing Pada Pembelajaran Matematika SMA Tetty Natalia Sipayung
Madaniya Vol. 2 No. 4 (2021)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.124

Abstract

Secara umum dikatakan belajar yang berhasil adalah belajar yang menghasilkan perubahan. Perubahan bisa dihasilkan dari segi afektif atau kognitif ataupun keduanya. Salah satu masalah dalam belajar matematika dari banyak masalah yang ada adalah pembelajaran yang masih cenderung monoton bahkan vakum. Siswa kurang dipacu dan dilibatkan dalam proses pengelolaan pengetahuan saat pembelajaran di kelas matematika. Oleh karena itu diperlukan kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan penerapan model snowball throwing pada pembelajaran matematika SMA. Secara umum pelatihan ini bertujuan untuk menambah referensi model pembelajaran yang dapat diterapkan guru dalam pembelajaran di kelas matematika. Sedangkan tujuan khusus pelatihan ini adalah mengukur pemahaman guru dan siswa serta mengetahui sikap siswa saat praktik penerapan model snowball throwing. Bentuk kegiatan meliputi pemberian makalah, praktik model pembelajaran snowball throwing, diskusi tanya-jawab antara peserta pelatihan dengan pelatih. Peserta kegiatan ini meliputi satu orang guru matematika dan 40 orang siswa. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dimonitoring oleh kepala sekolah. Berdasarkan instrumen lembar observasi yang diberikan kepada guru dan perwakilan siswa tiap kelompok diperoleh hasil bahwa model pembelajaran snowball throwing yang dilatih mampu dipahami oleh guru dan siswa. Terlihat sikap siswa baik, semangat dan antusias selama pelatihan berlangsung. Siswa saling bekerja sama melakukan persiapan jika sewaktu-waktu remasan kertas berbentuk bola yang berisi pertanyaan dilemparkan ke arah salah satu siswa perwakilan kelompoknya. Kegiatan pelatihan ini memotivasi siswa untuk aktif dalam pembelajaran. Selain itu membantu guru dalam mengevaluasi pemahaman siswa akan materi yang pelajari dan juga meningkatkan aktivitas siswa dalam kegiatan belajar di kelas matematika.
Pelatihan Keterampilan Berbicara Menggunakan Media Audio Visual Pada Siswa SDN 61 Batu Menteng Desa Marayoka Jeneponto Andi Puspitasari; Nia Kurniati; Rahmat Rahmat
Madaniya Vol. 2 No. 4 (2021)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.125

Abstract

Keterampilan berbicara adalah salah satu aspek keterampilan berbahasa yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari karena keterampilan berbicara merupakan media komunikasi yang efektif. Berbicara adalah kemampuan seseorang dalam mengungkapkan gagasan dan perasaan. Kegiatan berbicara adalah kegiatan berbahasa yang bersifat produktif, maka dari itu indikator kemampuan siswa yaitu: (1) siswa lancar dalam berbicara, (2) siswa dapat bercerita dengan pengucapan yang tepat, (3) siswa dapat memahami isi materi cerita, (4) siswa dapat bercerita dengan nada yang tepat, (5) siswa dapat bercerita dengan kosakata yang beragam. Penerapan media audio visual dalam proses pembelajaran memudahkan siswa dan guru. Dalam proses pembelajaran, guru mendapatkan pengalaman yang lebih banyak sedangkan bagi siswa semua indra siswa dapat diaktifkan sehingga membangkitkan dunia teori dengan realitanya. Oleh sebab itu, dengan menggunakan media audio visual, siswa di SDN 61 Batu Menteng Desa Marayoka, Kab. Jeneponto dapat memahami dan lebih tertarik dalam kegiatan pembelajaran. Metode menceritakan kembali merupakan metode yang mengungkapkan kembali hal-hal yang telah dibaca atau dilihat maupun yang telah didengar.

Page 2 of 3 | Total Record : 21