cover
Contact Name
Riza Faishol
Contact Email
riezha09@gmail.com
Phone
+6281358900484
Journal Mail Official
tarbiyatuna.iaiibrahimygenteng@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Hasyim Asy’ari No. 1 Genteng Banyuwangi 68465 Telp. (0333) 845654
Location
Kab. banyuwangi,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Tarbiyatuna : Kajian Pendidikan Islam
ISSN : 25974807     EISSN : 26221942     DOI : https://doi.org/10.29062/tarbiyatuna.v4i2
Jurnal Tarbiyatuna : Kajian Pendidikan Islam. Terbit dua kali dalam satu tahun yaitu bulan Februari dan September. Jurnal Tarbiyatuna menerima artikel ilmiah yang ditulis dalam Bahasa Indonesia/Bahasa Inggris. Cakupan dari artikel ilmiah yang dipublikasi dalam jurnal ini adalah semua hasil kajian, penelitian, dan studi literatur. Semua naskah yang masuk ke meja redaksi akan direview oleh mitra bestari dan pemilihan naskah didasarkan pada pertimbangan kekuatan kualitas tulisan, orisinalitas, dan kontribusinya pada ilmu pengetahuan.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 1 (2020): (Februari 2020)" : 7 Documents clear
PENGARUH LINGKUNGAN PESANTREN TERHADAP KEDISIPLINAN SISWA KELAS XII MADRASAH ALIYAH MIFATAHUL HUDA Isna Nurul Inayati; Melani Albar; Wiwit Suwargianto; Linda Yuli Astuti
Jurnal Tarbiyatuna : Kajian Pendidikan Islam Vol 4 No 1 (2020): (Februari 2020)
Publisher : LPPM Institut Agama Islam Ibrahimy Genteng Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (681.169 KB) | DOI: 10.29062/tarbiyatuna.v4i1.304

Abstract

Disiplin sekolah merupakan aturan-aturan yang diberlakukan untuk mengatur perilaku siswa di sekolah. Ada sebuah asumsi yang berkembang di masyarakat bahwa siswa yang tinggal di pesantren lebih cenderung melakukan pelanggaran terhadap kedisiplinan di sekolah dibandingkan dengan siswa yang tidak tinggal dipesantren. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa siswa yang tinggal dipesantren cenderung lebih sering terlambat sekolah, kerapian dalam penggunaan seragam sekolah tergolong rendah, serta sering tidak menggunakan artibut sekolah yang di wajibkan sekolah. Maka dari itu peneliti mempunyai pandangan bahwa lingkungan pesantren itu sangat berpengaruh terhadap kedisiplinan siswa kelas X Madrasah Aliyah Miftahul Huda. Untuk menguji adanya pengaruh lingkungan pesantren terhadap kedisiplinan siswa kelas X Madrasah Aliyah Miftahul Huda Kepanjen, maka penelitian ini hendak dilakukan. Penelitian ini dilaksanakan di Madrasah Aliyah Miftahul Huda Mojosari Kepanjen Malang pada tahun ajaran 2017/2018. Peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis korelasional, sampel penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X Madrasah Aliyah Miftahul Huda dengan jumlah 30 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket, sedangkan dokumentasi dan observasi adalah sebagai pendukung dalam penelitian ini . Data yang sudah terkumpulkan kemudian dianalisis menggunakan korelasi produk moment serta analisis regresi linear sederhana dan kemudian ditarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Uji Regresi Linear Sederhana diketahui nilai R square sebesar 0,22 menunjukkan bahwa pengaruh lingkungan pesantren terhadap kedisiplinan hanya sebesar 22% sedangkan 78% kedisiplinan siswa dipengaruhi oleh selain lingkungan pesantren. Jadi pengaruh pesantren masih sangat kecil. Sedangkan peneliti menggunakan Uji Korelasi Produk Momentnilai signifikansi sebesar 0,433, hal ini berarti bahwa nilai signifikansi lebih besar dari 0,05 kemudian dari sini dapat diketahui terdapat korelasi tidak signifikan antara variabel lingkungan pesantren (X) dengan kedisiplinan siswa (Y).Dari sini dapat ditarik kesimpulan bahwasanya lingkungan pesantren (X) sangat kecil pengaruhnya, dan tidak ada pengaruh yang signifikan dengan kedisiplinan siswa (Y) di Madrasah Aliyah Miftahul Huda
MENINGKATKAN PEMAHAMAN STATISTIK PENDIDIKAN MAHASISWA PAI DENGAN PENERAPAN TEORI APOS Nanik Ulfa; Siti Muawanatul Hasanah
Jurnal Tarbiyatuna : Kajian Pendidikan Islam Vol 4 No 1 (2020): (Februari 2020)
Publisher : LPPM Institut Agama Islam Ibrahimy Genteng Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (861.168 KB) | DOI: 10.29062/tarbiyatuna.v4i1.297

Abstract

Abstrak Pendidikan merupakan suatu usaha untuk membimbing seorang menjadi lebih baik dari aspek, pengetahuan, sikap maupun kepribadian. Pada jenjang perguruan tinggi proses pembimbingan yang dilakukan tentunya akan lebih banyak pada kegiatan yang bersifat mandiri, aktif dan produktif. Berdasarkan hal tersebut, maka perlu adanya rancangan pembelajaran yang dapat meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap materi yang dikaji. Pada aliran kontruktivisme pemahaman pengetahuan bukan saja yang diterima peserta didik dari pendidik, namun merupakan hasil dari kontruksi aktif dan kontruksi kognitif. Dalam penelitian ini peneliti mencoba merancang pembelajaran Statistik Pendidikan pada Program Studi PAI dengan penerapan teori APOS (Analisis, Proses, Objek, Skema). Hasil dari tes akhir dalam penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan sebesar 85% mahasiswa telah mencapai ketuntasan. Kata kunci: Pemahaman, Statistik, APOS. Abstract Education is an attempt to guide a person to be better in terms of aspects, knowledge, attitudes and personality. At the tertiary level, the guidance process carried out will certainly be more in activities that are independent, active and productive. Based on this, it is necessary to have a learning plan that can improve students' understanding of the material being studied. In the flow of constructivism understanding of knowledge is not only what students receive from educators, but is the result of active construction and cognitive construction. In this study, researchers tried to design learning Education Statistics in the PAI Study Program by applying APOS theory (Analysis, Processes, Objects, Schemes). The results of the final test in this study indicate that an increase of 85% of students has reached completion. Keywords: Understanding, Statistics, APOS.
EFEKTIVITAS METODE TWO STAY TWO STRAY TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PAI KELAS VIII DI SMP NEGERI 1 GENTENG TAHUN AJARAN 2018-2019 Ahmad Hasim Fauzan; Imam Mashuri
Jurnal Tarbiyatuna : Kajian Pendidikan Islam Vol 4 No 1 (2020): (Februari 2020)
Publisher : LPPM Institut Agama Islam Ibrahimy Genteng Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (872.094 KB) | DOI: 10.29062/tarbiyatuna.v4i1.303

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya efektivitas metode Two Stay Two Stray terhadap hasil belajar siswa, dan untuk mengetahui sejauh mana efektivitas metode Two Stay Two Stray terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan agama Islam (PAI). Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan quasi eksperimen dimana ada 2 kelas yang akan diteliti, 1 kelas sebagai kelas uji coba (eksperimen) dan 1 kelas akan menjadi kelas non uji coba (kontrol), dengan analisis siswa kelas VIII dan sample yang dilakukan penelitian ini adalah kelas VIII D sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII B sebagai kelas kontrol. Data penelitian ini diperoleh dari tes, wawancara, observasi, dokumentasi. Cara pengambilan data kelas dengan teknik cluster sampling. Data yang diperoleh kemudian dapat diolah dengan menggunakan analisis statistik. Selanjutnya dilakukan pengujian hipotesis dengan menggunakan analisis uji t dua sampel paired t-test dengan bantuan program SPSS For Windows Release 16.0. Diperoleh data bahwa rata-rata hasil belajar kelas kontrol dan eksperimen pada saat pretest yakni 71,9 dan 71,62 dengan selisih angka 0,28 dan rata-rata hasil belajar kelas kontrol dan eksperimen pada saat posttest yakni 74,38 dan 78,38 dengan selisih angka 4. Maka dapat dikatakan adanya penerapan metode Two Stay Two Stray berjalan dengan efektif dan baik dibuktikan dengan nilai hasil belajar antara kelas kontrol dan eksperimen. Angka ttabel dengan df sebesar 33 adalah 2,03452, sehingga thitung lebih besar dari ttabel , maka dapat dikatakan Ho ditolak dan hipotesis penelitian diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan diterapkannya metode kooperatif tipe Two Stay Two Stray hasil belajar siswa dapat efektif, metode kooperatif Two Stay Two Stray selain dapat memberikan keefektifan hasil belajar, dapat pula membuat siswa semakin kompak disetiap kelompoknya, sehingga siswa kelas eksperimen (VIII D) di SMP Negeri 1 Genteng dapat memenuhi nilai KKM.
TEKNIK PEMBELAJARAN PADA ASPEK-ASPEK PENDIDIKAN ISLAM DALAM SURAH LUQMAN AYAT 13-19 Rohiqi Mahtum; Ahmad Rijalul Fikri
Jurnal Tarbiyatuna : Kajian Pendidikan Islam Vol 4 No 1 (2020): (Februari 2020)
Publisher : LPPM Institut Agama Islam Ibrahimy Genteng Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (877.765 KB) | DOI: 10.29062/tarbiyatuna.v4i1.283

Abstract

Pendidikan adalah usaha sadar untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta ketrampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Pendidikan sangatlah dibutuhkan pada masa sekarang ini terutama pendidikan yang islami. Pendidikan yang islami maksudnya pendidikan islam yaitu pendidikan yang mengandung aspek-aspek yang ada pada agama Islam. Karena Islam adalah agama yang rahmah disebabkan karena diturunkan melalui nabi yang rahmah yaitu Nabi Muhammad saw. Aspek-aspek pendidikan Islam haruslah diterapkan pada setiap lembaga pendidikan utamanya pendidikan yang barbasic Islam sehingga nampak nyata prinsip pendidikan yang berlandaskan ajaran Islam.
BELAJAR BERDASAR REGULASI DIRI: DITINJAU DARI JENIS PENDIDIKAN Junaidi Junaidi
Jurnal Tarbiyatuna : Kajian Pendidikan Islam Vol 4 No 1 (2020): (Februari 2020)
Publisher : LPPM Institut Agama Islam Ibrahimy Genteng Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (793.412 KB) | DOI: 10.29062/tarbiyatuna.v4i1.282

Abstract

This study aims to determine whether there are differences in learning based on students' self regulation MI Miftahul Ulum who follow character education and SDN 1 Bangsring characters that follow the conventional education with the control of emotional intelligence. This study involve 100 subjects in fifth grade elementary school, eachs were 50 students who followed the character education and 50 students who followed the conventional education. This study is use the analysis of covariance. This study showed that: there are differences in learning based on self-regulation among students who follow the character education with students who follow a conventional education. This is evidenced by the acquisition of the F = 8.531 (p <0.05). the effective character education to enhance self-learning ability based regulation.
IMPLEMENTASI METODE SENTRA PERSIAPAN DALAM MENGEMBANGKAN KECERDASAN VERBAL LINGUISTIK ANAK USIA DINI ellyana ilsan eka putri; Rosdiana Dewi; Imam Wahyono
Jurnal Tarbiyatuna : Kajian Pendidikan Islam Vol 4 No 1 (2020): (Februari 2020)
Publisher : LPPM Institut Agama Islam Ibrahimy Genteng Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (784.388 KB) | DOI: 10.29062/tarbiyatuna.v4i1.298

Abstract

This study aims to describe: 1) the implementation of centers of preparation in developing verbal linguistic intelligence, 2) supporting factors and obstacles to the implementation of preparation centers in developing verbal linguistic intelligence. This type of research is a qualitative research method with the principal subject of research, teachers, students aged 5-6 years. Data collection is done using the method of observation, interviews and documentation. The results showed that: 1) the implementation of the method of preparation center in developing verbal linguistic intelligence was carried out with 3 stage, 2) supporting factors in the implementation of preparation centers, namely: a) the media provided varies or the availability of complete facilities and infrastructure, b) learning based on age classification c) programmed learning. while the inhibiting factors are: a) the condition of the guardian of the student who does not understand the method of preparation center, b) the mood of the changing child c) the media that do not support the difficult theme d) not all teachers graduate from PAUD.
PEMBELAJARAN Al-QUR’AN ANTI RADIKALISME DI KALANGAN PELAJAR SEKOLAH MENENGAH irfan afandi
Jurnal Tarbiyatuna : Kajian Pendidikan Islam Vol 4 No 1 (2020): (Februari 2020)
Publisher : LPPM Institut Agama Islam Ibrahimy Genteng Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (777.031 KB) | DOI: 10.29062/tarbiyatuna.v4i1.296

Abstract

Problem Radikalisme berbasis agama, di Indonesia menjadi problem serius yang memerlukan pemecahan secara tepat dan cepat. Doktrin radikal bukan hanya telah tersebar di kalangan dewasa tetapi sudah merayap secara senyap di lingkungan pelajar. Tahun 2011, Lembaga Kajian Islam dan Perdamaian (LaKIP) merilis hasil survey bahwa 48,9% siswa di Jakarta menyatakan kesediaan untuk ikut dalam aksi kekerasan yang berkaitan dengan masalah moral atau isu-isu keagamaan sedangn 63% di antara bersedia mengikuti penyegelan tempat Ibadah. Pada Tahun 2017, Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM), merilis survey bahwa generasi Z (anak yang lahir antara tahun 1995-2005), 37.71% di antaranya memandang jihad/qital atau perang itu adalah perang melawan non-Muslim. 23.35 % pelajar memandang bom bunuh diri itu bagian dari jihad Islam; 34.03 % di antaranya sepakat bahwa Muslim yang murtad harus dibunuh; sedang 33,34 % berpendapat bahwa intoleran terhadap minoritas adalah tindakan yang tidak menjadi masalah. Hasil survey ini memperlihatkan bahwa kalangan muda usia pelajar telah banyak yang terpapar radikalisme. Hal ini sangat mengkhawatirkan sebab pelajar adalah masa depan sebuah bangsa.

Page 1 of 1 | Total Record : 7