cover
Contact Name
Fajar Rizki Widiatmoko
Contact Email
semitan@itats.ac.id
Phone
+6281222333864
Journal Mail Official
semitan@itats.ac.id
Editorial Address
Jl. Arief Rachman Hakim, No. 100, Kota Surabaya, Jawa Timur 60117 » Tel / fax : (031)5945043 / (031)5994620
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan (SEMITAN
ISSN : -     EISSN : 26860651     DOI : -
Core Subject : Science,
Prosiding yang berisi hasil penelitian di bidang ilmu kebumian dan kelautan, diselenggarakan pada acara Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan (SEMITAN) yang dilaksanakan secara tahunan. Pemateri seminar merupakan akademisi dan praktisi yang bergerak di bidang Kebumian dan Kelautan. aim and scope: Earth Science Mining Engineering Marine Technology Environmental science
Articles 152 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2021)" : 152 Documents clear
ANALISA JALUR EVAKUASI PENUMPANG KAPAL FERRY RORO KM ATHAYA DENGAN METODE PENDEKATAN SIMULASI Saputra, Nofwan; Basuki, Minto
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2021.1955

Abstract

Penyebab utama tingginya jumlah korban jiwa dalam sebuah kecelakaan kapal di jalur pelayaran adalah dikarenakan kurangnya informasi mengenai jalur atau rute evakuasi yang harus dilalui penumpang bila terjadi kecelakaan kapal. Oleh sebab itu kajian mengenai jalur evakuasi utama didalam sebuah kapal saat terjadinya kecelakaan perlu dilakukan dengan cermat. Terutama untuk kapal yang mengangkut banyak penumpang seperti kapal ferry. Pada Skripsi ini akan dibahas simulasi evakuasi serta kajian waktu evakuasi penumpang di kapal dengan metode pendekatan simulasi. Untuk proses simulasi menggunakan software Pathfinder 2019. Data yang digunaan untuk pemodelan dan analisa pada penulisan skripsi ini adalah Kapal KM.Athaya yang dioperasikan oleh Jemla Ferry, sehingga setelah dilakukan pemodelan dan analisa diperoleh hasil perhitungan total waktu evakuasi untuk 798 penumpang yaitu 44 menit 10 detik dan ini memenuhi peraturan SOLAS yang mensyaratkan total waktu evakuasi penumpang pada kapal tidak lebih dari 60 menit.
OPTIMASI PANJANG KAPAL FERI RO-RO 1500 GT DENGAN FUNGSI TUJUAN BIAYA PENGADAAN MATERIAL DAN INSTALASI PENGGERAK Sistian, Abrian; Basuki, Minto; S., Pramudya I.
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2021.1989

Abstract

Kapal feri merupakan salah satu jenis kapal yang berlayar pada jarak dekat atau kapal yang berlayar dari pulau satu ke pulau yang lain, sehingga dikenal juga sebagai kapal penyeberangan. Optimisasi ialah suatu proses untuk mencapai atau mendapatkan suatu fungsi maksimal atau minimal dengan hasil yang optimum. Tujuan penelitian ini ialah melakukan optimasi panjang Kapal Feri Ro-Ro 1500 GT dengan fungsi tujuan biaya pengadaan material dan instalasi penggerak. Pada industri perkapalan di Indonesia, kendala yang dihadapi salah satunya ialah dalam pengadaan material. Baja merupakan komponen utama material kapal yang unrenewable dan ketersediannya saat ini semakin terbatas. Terlebih lagi persaingan pasar global yang begitu ketat, industri kapal nasional harus mempunyai strategi khusus. Salah satu contoh yang dapat dilakukan adalah dengan pengurangan biaya produksi. Dilihat dari sudut pandang desain, suatu pengurangan biaya produksi dapat dilakukan dengan mengoptimalkan bentuk badan kapal. Pengoptimalan bentuk badan kapal akan langsung terkait dengan biaya pengadaan material. Data penelitian yang digunakan sebagai objek penelitian adalah Kapal Feri Ro-Ro 1500 GT. Metode yang digunakan untuk menghitung besarnya hambatan kapal yaitu dengan metode Holtrop. Lalu metode Watson untuk menghitung estimasi berat baja. Penentuan model yang paling optimal dapat dilihat dari nilai objective function yang berasal dari hasil analisa data pada grafik. Hasil penelitian memperpanjang kapal akan berdampak pada kenaikan biaya baja yang dibutuhkan, tetapi terjadi pengurangan terhadap besarnya hambatan dan tenaga penggerak. Kapal varian tiga, merupakan kapal yang paling optimal. Selisih biaya terbesar adalah sekitar 2.206 milyar rupiah. Nilai ini ± 7% dari total biaya pengadaan yang termahal.
Pengolahan Lindi (Leachate) dengan Metode Koagulasi – Flokulasi dan Sedimentasi Menggunakan Koagulan Aluminium Sulfate (Al2SO4) dan Poly Alumunium Chloride (PAC) Oktaverina, Nia; Widianti, Atik
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2021.1980

Abstract

One of the TPSTs in Sidoarjo Regency is a place that is designated for the collection, sorting, reuse, recycling, processing and final processing of waste. These activities cause environmental problems that come from waste water called leachate. So that it is necessary to have a process that can reduce the contaminant content in leachate. This study aims to treat leachate from one of the TPSTs in Sidoarjo Regency with the coagulation - flocculation and sedimentation method using Aluminum Sulfate (Al2SO4) and Poly Aluminum Chloride (PAC) coagulants.  The coagulation - flocculation and sedimentation process uses a 1: 3 dilution with a value of one for leachate and a value of three for air. The stirring speed of the coagulation was 120 rpm for 10 minutes, the flocculation was 45 rpm for 20 minutes and the sedimentation process was 24 hours. From the results of parameter measurement for each coagulant variation, it can be concluded that the Al2SO4 coagulant with a dose of 16 g / L is added to the leachate sample, the smaller the pH, TDS, TSS, BOD5 and COD values of the leachate. Whereas the addition of PAC coagulant at a dose of 30 g / L, the smaller the NH4-N value in leachate
OPTIMALISASI PEMILIHAN MESIN LAS DALAM OPERASIONAL SEBUAH GALANGAN KAPAL BERBASIS MANAJEMEN RISIKO Wahfiuddin, Alif; Basuki, Minto; S., Pramudya I.
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2021.2012

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai Manajemen risiko operasional adalah hal yang sangat penting untuk dilakukan oleh semua perusahaan, baik perusahaan barang dan jasa. Hal ini dilakukan perusahaan untuk mengurangi bahkan menghilangkan risiko operasional tersebut, sehingga tidak menyebabkan kerugian bagi perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mengetahui risiko operasional mesin las pada tiap-tiap galangan kapal, khususnya yang mempunyai galangan di sekitar kawasan laut. Seperti yang kita ketahui, mesin las ada banyak sekali jenisnya. Mulai dari teknologi yang digunakan (baik travo maupun inverter), ataupun dari jenis mesin la situ sendiri (SMAW, FCAW, GMAW & GTAW) dan melakukan analisis data hasil survei guna mendapatkan alternatif solusi sebagai upaya optimalisasi menggunakan Analytic Hierarchy Process (AHP). Hasil dari analisis AHP untuk perbandingan kriteria yang diwakili oleh aspek Harga Mesin, Kualitas, Kecepatan, Biaya, Purna jual dan keawetan mempunyai vektor prioritas secara berurutan adalah 0.41, 0.069, 0,68, 0,068, 0,18. Sehingga dari hasil tersebut dapat dijelaskan bahwa aspek hukum merupakan aspek terpenting terhadap implementasi dilanjutkan Harga Mesin, Kualitas, Kecepatan, Biaya, Purna jual dan keawetan . Adapun hasil dari penentuan alternatif strategi Beredsarkan penentuan harga, yang utama adalah Mesin SMAW dengan nilai vektor prioritas 0.26962. Prioritas kedua yang mempunyai nilai vektor prioritas 0.2543 adalah Mesin GMAW, Prioritaas ketiga yang mempunyai nilai vektor prioritas 0.24192 adalah Mesin FCAW, dan yang terakhir adalah Mesin GTAW yang bernilai 0,2417.
PENILAIAN RISIKO K3 PADA PENYEBERANGAN KETAPANG-GILI MANUK MENGGUNAKAN BOW-TIE RISK ASSESMENT P. N., Nasrululah; Basuki, Minto; I. S., Pramudya
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2021.1971

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menciptakan lingkungan kerja pelayaran yang aman dan terkendali bagi seluruh awak kapal dan penumpang dengan mengidentifikasi serta memitigasi risiko yang ada. Penelitian ini dilakukan dengan metode Bow-Tie Analysis (BTA), sedangkan pengumpulan data berupa peralatan keselamatan di kapal, kondisi lingkungan kapal, dan hal-hal terkait dilakukan dengan metode observasi langsung dan wawancara di salah satu kapal penyeberangan Ketapang-Gilimanuk. Dengan terwujudnya fasilitas dan penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) yang baik di kapal, maka akan mengurangi risiko dan dampak dari risiko kecelakaan kapal tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KMP Nusa Makmur penyeberangan Gilimanuk-Ketapang masih belum memiliki alat-alat K3 sesuai dengan peraturan yang ada dan sesuai dengan jumlah kapasitas penumpang. Upaya serta keteraturan dalam menyediakan peralatan K3 harus dioptimalkan guna mengurangi dampak risiko K3 yang tidak pasti kapan akan terjadi.
ANALISA STRUKTUR GEOLOGI BALURAN BERDASARKAN DATA GRAVITASI DAN GEOMAGNETIK Maulana, Alfian; Hadi, Abu Anas; Thar, Ines Adnan; Mahmud, Daniel; Atawolo, Yuliano Eldianto; Hidayatulloh, Cahyadi Kamal; Widiatmoko, Fajar Rizki
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2021.2003

Abstract

Daerah penelitian berada pada wilayah Gunung Baluran Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Provinsi Jawa Timur. Metode yang digunakan adalah metode geofisika gravitasi, magnetik, dan fault fracture density (FFD). Metode gravitasi menghasilkan peta anomali gravitasi residual yang kemudian dibuat profil penampang untuk mengetahui struktur bawah permukaan bumi. Peta FFD dibuat berdasarkan kelurusan morfologi dikombinasikan dengan peta residual untuk mengetahui asosiasi struktur bawah permukaan dengan permukaan bumi dan arah trend struktur geologi. Metode magnetik menghasilkan peta anomali magnet yang berguna untuk menginterpretasi sumber panas. Dalam sepuluh tahun terakhir, metode analisis FFD telah digunakan secara luas, terutama dalam studi awal panas bumi yang dapat menunjukkan prospek daerah reservoir. Korelasi antara nilai FFD dengan nilai gravitasi residual, yang diasumsikan sebagai indikator magma di bawahnya. Korelasi antara nilai FFD dan nilai gravitasi residual berlaku untuk Pegunungan Baluran. Baluran diklasifikasikan sebagai badan vulkanik yang memiliki tipe batuan sedimen dengan pengaturan tektonik busur magmatik. Relevansi menunjukkan Nilai FFD berkaitan dengan nilai gravitasi residual, tetapi terutama yang tidak terpengaruh oleh aktivitas struktural memiliki nilai FFD yang lebih rendah.
STUDY PENERAPAN KEAMANAN INTERNATIONAL SHIP AND PORT FACILITY SECURITY (ISPS) CODE PADA PELABUHAN TENAU KUPANG Obe, Arkhilaus; Basuki, Minto
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2021.1960

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa penerapan International Ship And Port Facility Security (ISPS) Code yang menjadi panduan untuk mengurangi risiko-risiko terhadap keamanan dan keselamatan area pelabuhan. Data yang digunakan untuk analisis berdasarkan data data lapangan yang berkaitan dengan penerapan ISPS Code  pada pelabuhan Tenau Kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan FMEA (Failure Mode and Effect Analysis). Dari hasil analisis didapatkan penerapan keamanan masih minimum karena pengetahuan sumber daya manusia (SDM) yang masih kurang dalam menerapkan ISPS Code serta kekurangan tenaga dalam bidang keamanan. Oleh sebab itu perlu ditingkatkan pengetahuan sumber daya manusia dengan terus memberikan pelatihan dan menambah personil kemananan untuk benar-benar menjaga keamanan dan keselamatan para pengguna atau orang-orang maupun kapal-kapal yang berkunjung dan melakukan proses bongkar muat menggunakan fasilitas pelabuhan Tenau Kupang
KAJIAN PENGEMBANGAN INDUSTRI GALANGAN KAPAL DENGAN KONSEP 3E (ECONOMIES OF SCALE, ENERGI EFFICIENCY, ENVIRONMENTAL IMPROVEMENT) Muzaki, Muhamad; Basuki, Minto
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2021.1994

Abstract

Sektor skala ekonomis, efisiensi energi dan pemberdayaan lingkungan menjadi poin penting dalam mengembangkan industri galangan kapal di Indonesia. Kajian mengenai tiga hal tersebut diyakini mampu memberikan stimulus yang baik bagi tiap-tiap galangan kapal dalam meningkatkan kualitas perusahaannya. Galangan kapal akan berdampak besar terhadap upaya pemerintah dalam memberdayakan potensi industri maritim Indonesia. Pengembangan berkelanjutan sangat dibutuhkan agar proses industri dapat terus ditingkatkan. Masalah utama dan strategis dari ketiga poin penting di atas harus segera diselesaikan dengan rencana sistematis. Oleh sebab itu dibuatlah kajian mengenai pengembangan industri galangan kapal dengan konsep 3E, yang dalam hal ini merupakan kombinasi dari Economies of Scale (skala ekonomis), Energy Efficiency (efisiensi energi), dan Environmental Improvement (perbaikan lingkungan). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Analytical Hierarchy Process (AHP), yaitu metode pengambilan keputusan guna mengetahui alteratif terbaik dari banyak elemen pilihan. Data yang diambil adalah data lapangan dengan metode observasi dan kuesioner. Berdasarkan hasil pengolahan data, didapatkan kesimpulan bahwa alternatif tertinggi dari setiap bagian di dalam konsep 3E yaitu melakukan peningkatan mutu tenaga kerja dengan bobot 0,577; pemeliharaan mesin kerja dengan bobot 0,488; serta menyediakan dan memfungsikan sanitasi lingkungan yang baik dengan bobot 0,551.
KAJIAN KLASIFIKASI MASSA BATUAN ANDSIT DAN POTENSI JENIS LONGSORAN PADA LERENG PENAMBANGAN PT. HARMAK INDOSESIA DI KECAMATAN KOKAP, KABUPATEN KULON PROGO, YOGYAKARTA S, Ansyarullah; Koesnaryo, Koesnaryo; Tumalang, Isser Samuel; Tama, Arga Satria
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2021.2017

Abstract

Massa batuan terdiri dari banyaknya diskontinuitas, struktur geologi dan berbagai macam mineral yang terkandung di dalamnya menjadi hal yang perlu diperhitungkan terhadap kestabilan lereng penambangan. Bidang diskontinuitas yang merupakan bidang lemah dapat menjadi pemicu terjadinya longsoran sehingga sangat perlu untuk mengetahui klas massa batuan serta potensi jenis longsor yang memungkinkan untuk terjadi. metode empirik yang cukup diandalkan dalam pengklasifikasian massa batuan untuk kestabilan lereng yaitu Rock Mass Rating (RMR), Slope Mass Rating (SMR) dan analisis kinematika untuk mengetahui potensi jenis longsoran yang dapat terjadi. Pada lereng penelitian, berdasarkan klasifikasi massa batuan dengan menggunakan RMR, massa batuan berada pada klas II dengan nilai RMR=67 deskripsi batuan dalam kategori baik, hasil dari klasifikasi SMR, massa batuan berada pada klas III dengan nilai SMR=57 deskripsi massa batuan dalam kategori sedang dengan kondisi stabil Sebagian dan berpotensi longsoran toppling, sedangkan hasil analisis stereonet dengan metode kinematika dengan bantuan perangkat lunak DIPS diketahui kemungkinan tipe longsoran yang dapat terjadi adalah longsoran toppling dengan titik kritis 967, total perpotongan 3654 dan probabilitas 26,46%. 
RANCANGAN TEKNIS SISTEM PENYALIRAN TAMBANG PADA PENAMBANGAN NIKEL PT. XYZ KABUPATEN LUWU TIMUR, PROVINSI SULAWESI SELATAN Pradani, Diana Irnawati
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2021.1951

Abstract

Penggunaan system penambangan terbuka pada penambangan nikel akan mengakibatkan lokasi kerja (front penambangan) menjadi tidak teratur dan bentuk topografi yang bergelombang. Selain itu pada system penambangan terbuka akan membentuk cekungan-cekungan yang dapat menjadi tempat terakumulasinya air hujan pada lantai pit penambangan. Tujuan dari rancangan system penyaliran ini adalah untuk menentukan system penyaliran tambang sesuai dengan kondisi lapangan agar konsentrasi air permukaan yang berada di area tambang dapat dikendalikan. Solusi dari masalah air yang terkumpul di area tambang adalah dengan merencanakan mine drainage system untuk mengendalikan air yang berpotensi masuk ke dalam area tambang dengan perancangan saluran terbuka. Selain perencanaan mine drainage system, perlu dilakukan pula perencanaan mine dewatering system yang berfungsi memompakan air yang berada di area tambang untuk dikeluarkan menuju settling pond. Dalam pengendalian aliran air yang berada pada area tambang PT.XYZ, saluran terbuka berbentuk trapesium dibuat sekitar lokasi kerja dan settling pond yang dibuat berbentuk zigzag dengan memiliki dua kompartemen. 

Page 2 of 16 | Total Record : 152