cover
Contact Name
Spektrum Sipil
Contact Email
spektrum_sipil@unram.ac.id
Phone
+62370-638436
Journal Mail Official
spektrum_sipil@unram.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram Jl. Majapahit No. 62 Mataram Nusa Tenggara Barat Kode Pos: 83125
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Spektrum Sipil
Published by Universitas Mataram
ISSN : 18584896     EISSN : 25812505     DOI : https://doi.org/10.29303/spektrum.v7i1
Core Subject : Engineering,
Spektrum Sipil merupakan Jurnal Teknik Sipil yang bertujuan menjadi wadah komunikasi ilmiah untuk menyebarluaskan informasi, hasil-hasil penelitian, hasil kajian pustaka dan teori, yang mencakup bidang Struktur, Transportasi, Hidro, Geoteknik, Manajemen Konstruksi, dan Lingkungan. Spektrum Sipil diterbitkan dua kali dalam setahun (Maret dan September), dipublikasikan secara online dan akses terbuka dengan Nomor Seri Standar Internasional elektronik e-ISSN 2581-2505.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 9 No 2 (2022): SPEKTRUM SIPIL" : 10 Documents clear
ANALISIS TINGKAT KONDISI JALAN MENGGUNAKAN METODE SURFACE DISTRESS INDEX DI KOTA PALANGKA RAYA (Studi Kasus: Jalan Rajawali): Analysis of Road Condition Level Using Surface Distress Index Method nn Palangka Raya City (Case Study: Rajawali Street) Prayudha, Muhammad Indra; Riani, Desi; Desriantomy, Desriantomy
Spektrum Sipil Vol 9 No 2 (2022): SPEKTRUM SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/spektrum.v9i2.218

Abstract

Jalan Rajawali merupakan jalan yang terletak di Kota Palangka Raya. Berdasarkan pengamatan secara visual, Jalan Rajawali pada bagian persimpangan Jalan Rajawali-Jalan Beliang sampai persimpangan Jalan Rajawali-Jalan Tingang  ditemukan beberapa kerusakan pada permukaan jalan yang mempengaruhi kenyamanan berkendara. Maka dalam penelitian ini dilakukan analisis untuk mengetahui tingkat kondisi jalan menggunakan metode Surface Distress Index (SDI). SDI merupakan metode perhitungan untuk mengetahui tingkat kondisi jalan yang diperoleh dari data survei kondisi jalan dengan pengamatan secara visual. Pada metode SDI dipengaruhi oleh lebar retak, persentase luas retak, bekas roda, dan jumlah lubang. Pada penelitian ini, Jalan Rajawali dibagi menjadi 15 segmen dengan jarak masing-masing 100 meter. Hasil perhitungan nilai SDI pada segmen I memiliki nilai SDI sebesar 0 (baik), segmen II 18 (baik), segmen III 23 (baik), segmen IV 98 (sedang), segmen V 20 (baik). Segmen VI 20 (baik), segmen VII 40 (baik) segmen VIII 115 (rusak ringan), segmen IX 75 (sedang), segmen X 80 (sedang), segmen XI 155 (rusak berat), segmen XII 80 (sedang), segmen XIII 80 (sedang), segmen XIV 95 (sedang), segmen XV 80 (sedang).
STABILISASI TANAH LEMPUNG MENGGUNAKAN SERBUK GYPSUM, ABU SEKAM PADI, DAN KAPUR: Stabilization of Clay Using Gypsum Powder, Rice Husk Ash, and Lime Yuliana, Lili; Sarie, Fatma; Gandi, Suradji
Spektrum Sipil Vol 9 No 2 (2022): SPEKTRUM SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/spektrum.v9i2.228

Abstract

Tanah adalah dasar dalam berbagai konstruksi yang sangat penting. Namun tidak semua tanah dapat digunakan untuk pembangunan konstruksi. Suatu konstruksi akan berdiri dengan tegak bila tanah dasar dibawahnya cukup kuat untuk mendukungnya. Ruas Jalan BPP, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah memiliki jenis tanah lempung dengan nilai daya dukung tanah yang rendah, sehingga dapat berpengaruh pada kerusakan bangunan yang berada di atasnya. Oleh karena itu perlu adanya perbaikan tanah dengan penambahan bahan campuran serbuk gypsum, abu sekam padi, dan kapur. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan serbuk gypsum, abu sekam padi, dan kapur terhadap nilai CBR pada tanah lempung melalui pengujian sifat-sifat fisik dan mekanik tanah asli. Berdasarkan klasifikasi AASHTO tanah tergolong kelompok A-7-6 (10) sedangkan berdasarkan USCS tanah tergolong kelompok CH, yaitu tanah lempung anorganik dengan plastisitas tinggi, lempung berpasir, lempung berlanau. Nilai presentasi kadar air (w) = 56,12%; berat isi (gd ) = 0,98 g/cm3; berat jenis (Gs) = 2,69; batas-batas Atterberg yaitu Batas Cair (LL) = 51,20%; Batas Plastis (PL) = 26,78%; Indeks Plastisitas (PI) = 24,42%; Batas Susut (SL) = 25,57%. Berdasarkan hasil analisis saringan persentase lolos saringan No.200 = 52,80%. Setelah dilakukan pengujian stabilisasi tanah didapat nilai pemadatan untuk sampel tanah asli OMC = 32,18% dan gdmax = 1,28 (g/cc). Hasil pengujian CBR menunjukkan persentase nilai CBR sampel tanah asli sebesar 2,20%. Tanah dengan campuran serbuk gypsum, abu sekam padi dan kapur variasi 2%, 5%, 7%, 9% dengan rendaman 0 hari nilai CBR  sebesar 3,05%, 3,80%, 4,51%.
ANALISIS TINGKAT KESELAMATAN LALU LINTAS PADA SIMPANG TAK BERSINYAL DENGAN METODE TRAFFIC CONFLICT TECHNIQUE (Studi Kasus: Persimpangan Jl. Raya Mataram-Sikur, Masbagik, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat): Analysis of Traffic Safety Level at Unsansed Intersection with Traffic Conflict Technique Method (Case Study: The Mataram-Sikur Highway Intersection, Masbagik, East Lombok Regency, West Nusa Tenggara Province) Saprollah, Muh. Ricki; Sideman, Ida Ayu Oka Suwati; Rohani, Rohani
Spektrum Sipil Vol 9 No 2 (2022): SPEKTRUM SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/spektrum.v9i2.233

Abstract

Kecelakaan lalu lintas di simpang tak bersinyal diperkirakan sebesar 0,60 kecelakaan per juta kendaraan. Hal ini menandakan tujuan dalam mewujudkan transportasi yang selamat dan aman masih belum 100% tercapai. Adapun perilaku-perilaku tidak teratur pengguna jalan ketika melakukan pergerakan di persimpangan memiliki kontribusi besar menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas tersebut. Oleh sebab itu, analisis dengan metode Traffic Conflict Technique digunakan untuk mengetahui tingkat keselamatan lalu lintas dan hubungan sebab-akibat antara perilaku tidak teratur dengan kecelakaan sehingga dapat menjadi referensi dalam mewujudkan zero accident di Persimpangan Jl. Raya Mataram – Sikur, Masbagik, Lombok Timur, NTB. Hasil analisis menunjukkan, tipe serious conflict dengan gerakan memotong (crossing) menjadi konflik dominan dan perilaku percepatan ketika crossing menuju jalan minor rentan menimbulkan konflik dan kecelakaan lalu lintas. Adapun konflik dengan TA < 0,15 detik sangat beresiko menimbulkan tabrakan tipe Rear-Angle. Dengan demikian, terdapat kerusakan interaksi di simpang tersebut karena ditemukan 12 konflik serius.
PENGARUH HUJAN TERHADAP STABILITAS LERENG DENGAN RETAKAN PADA TANAH KOHESIF : (STUDI KASUS : TANAH LONGSOR DI DESA GUNTUR MACAN, KECAMATAN GUNUNG SARI, KABUPATEN LOMBOK BARAT) Muchtaranda, Ismail Hoesain; Sulistyowati, Tri; Muhajirah, Muhajirah
Spektrum Sipil Vol 9 No 2 (2022): SPEKTRUM SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/spektrum.v9i2.239

Abstract

Banyak kejadian lereng longsor pada saat hujan lebat atau sesaat setelah hujan reda. Hal ini dikarenakan air hujan berinfiltrasi ke dalam tanah, sehingga tanah menjadi jenuh, tekanan air pori di dalam tanah meningkat dan terjadinya tekanan air lateral pada retakan. Sehingga kekuatan tanah berkurang, dan akibatnya terjadi peristiwa longsor. Salah satu penyebab air hujan cepat berinfiltrasi ke dalam tanah adalah adanya retakan (crack) pada permukaan tanah, baik pada permukaan tanah datar maupun pada bagian yang miring dari suatu lereng tanah. Retakan dapat terjadi karena sifat kembang susut tanah, kegiatan pembangunan oleh manusia, penurunan tanah tidak seragam dan masih banyak penyebab lainnya. Pada penelitian ini, lereng dimodelkan dengan retakan pada puncak lereng dengan jarak 5 m dan variasi kedalaman 5 m dan 10 m. Lereng juga dipengaruhi hujan dengan variasi intensitas sebesar 0,2 mm/jam pada intensitas yang sering terjadi; 4,2 mm/jam pada intensitas rata-rata dan 33,3 mm/jam pada intensitas maksimum dengan durasi hujan 1,2,3 dan 4 hari. Hasil analisis menunjukkan bahwa semakin tinggi intensitas hujan, semakin lama durasi hujan dan semakin dalam retakan, maka perubahan muka air tanah, tekanan air pori dan tekanan lateral air di retakan semakin besar, mengakibatkan semakin menurunnya angka faktor keamanan dari lereng.
PENGARUH VISKOSITAS ASPAL MODIFIKASI LIMBAH STYROFOAM DAN LIMBAH PVC TERHADAP SIFAT VOLUMETRIK CAMPURAN LASTON: Effect of Waste Styrofoam and Waste PVC Modified Asphalt Viscosity on Volumetric Properties of Asphalt Concrete Yuniarti, Ratna; Mahendra, Made; Karyawan, IDM Alit; Widianty, Desi; Hasyim, Hasyim
Spektrum Sipil Vol 9 No 2 (2022): SPEKTRUM SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/spektrum.v9i2.247

Abstract

Untuk meningkatkan keawetan lapis perkerasan jalan, dikembangkan aspal modifikasi polimer antara lain dengan limbah styrofoam dan limbah PVC yang memiliki nilai viskositas lebih tinggi dari aspal konvensional. Keawetan perkerasan jalan sangat ditentukan oleh sifat volumetrik campuran yang merupakan persyaratan agar lapis perkerasan jalan dapat berfungsi sesuai dengan umur yang telah direncanakan. Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara viskositas aspal modifikasi limbah styrofoam dan limbah PVC dengan sifat volumetrik campuran laston. Sifat volumetrik campuran laston yang dikaji adalah rongga di antara mineral agregat (VMA), rongga dalam campuran (VIM), rongga terselimuti aspal (VFB) dan berat jenis (bulk specific gravity). Untuk membuat aspal modifikasi, aspal penetrasi 60/70 dicampur dengan limbah styrofoam sebesar 0%, 2%, 4% dan 6% sedangkan limbah PVC digunakan sebesar 1%, 2%, 3% dan 4% terhadap berat aspal modifikasi tersebut. Berdasarkan analisa yang dilakukan disimpulkan bahwa penggunaan limbah styrofoam dan limbah PVC meningkatkan nilai viskositas aspal modifikasi. Peningkatan viskositas aspal modifikasi limbah styrofoam dan limbah PVC memperbesar nilai VMA dan VIM serta memperkecil nilai VFB dan berat jenis (bulk specific gravity). Secara umum viskositas aspal modifikasi limbah styrofoam dan limbah PVC berpengaruh sangat signifikan terhadap sifat volumetrik campuran laston.
PEMANFAATAN LIMBAH PLASTIK POLYETHYLENE TEREPHTHALATE (PET) DAN SERBUK BAMBU SEBAGAI BAHAN PENGISI PAPAN PARTIKEL: Utilization of Plastic Waste and Bamboo Powder as Particle Board Filling Materials Sugiartha, I Wayan; Rofaida, Aryani; Rawiana, Shofia; Pathurahman, Pathurahman; Suparjo, Suparjo
Spektrum Sipil Vol 9 No 2 (2022): SPEKTRUM SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/spektrum.v9i2.248

Abstract

Kebutuhan papan kayu terus meningkat sehingga menyebabkan ketersediaan kayu hutan semakin menipis. Salah satu bahan yang bisa digunakan sebagai pengganti kayu adalah bambu yaitu dengan memanfaatkan serbuknya untuk bahan pengisi papan partikel. Dalam pembuatan papan partikel dibutuhkan lem sebagai perekat dan salah satu alternatif untuk perekat ini dapat memanfaatkan plastik jenis Polyethlyne Terphtalate (PET). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh proporsi filler serbuk bambu dan plastik PET terhadap sifat fisik dan mekanis papan partikel.Pada penelitian ini di gunakan lima variasi proporsi berbeda antara filler serbuk bambu dan plastik PET yaitu 60:40, 50:50, 60:40, 70:30, dan 80:20. Pengujian sifat fisik meliputi uji kerapatan, uji kadar air, uji daya serap air, uji pengembangan tebal. Sedangkan pada pengujian sifat mekanis terdiri dari uji Modulus Of Repture (MOR), Modulus Of Elasticity (MOE), dan keteguhan rekat. Hasil pengujian menunjukkan bahwa semakin tinggi proporsi filler serbuk bambu yang digunakan maka semakin rendah nilai kerapatan, keteguhan patah (MOR), keteguhan lentur (MOE), dan keteguhan rekat. Sifat mekanik papan partikel dilihat dari nilai keteguhan lentur (MOE) tidak memenuhi standar sebagai papan partikel struktural berdasarkan SNI 03-2015-2006.
PEMANFAATAN ABU LIMBAH KAYU SEBAGAI BAHAN TAMBAH PADA CAMPURAN BETON NORMAL: The Utilization of Wood Waste Ash as Additive Material to the Normal Concrete Mixture Ngudiyono, Ngudiyono; Sulistyowati, Tri
Spektrum Sipil Vol 9 No 2 (2022): SPEKTRUM SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/spektrum.v9i2.251

Abstract

Abu limbah kayu merupakan salah satu bahan limbah yang dihasilkan industri pengolahan kayu atau sisa pembakaran batu bata merah yang banyak terdapat di Indonesia, sehingga abu limbah kayu (wood waste ash) relatif murah dan mudah mendapatkannya. Pemanfaatan abu limbah kayu sebagai bahan tambah campuran beton terutama pada beton normal belum banyak dilakukan, sehubungan dengan sifat kimia abu limbah kayu yang mengandung silica dan aluminat, maka perlu dilakukan penelitian tentang pengaruh penambahan abu limbah kayu terhadap kekuatan beton (kuat tekan dan modulus elastisitas). Pada penelitian ini kuat tekan rencana beton normal adalah 20 MPa. Selanjutnya pada campuran beton normal ditambahkan abu limbah kayu dengan presentase 0,  5, 10, 15 dan 20% dari berat semen. Abu limbah kayu yang dipakai merupakan hasil pembakaran batu bata merah. Benda uji  silinder diameter 150 mm dengan tinggi 300 mm dibuat untuk mengetahui kuat tekan dan modulus elastisitas. Uji kuat tekan dan modulus elastisitas dilakukan setelah benda uji mencapai umur 28, 60 dan 90 hari mengacu standar ASTM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan abu limbah kayu pada campuran beton menyebabkan peningkatan kuat tekan dan modulus elastisitas dibandingkan dengan beton normal (tanpa abu limbah kayu). Kuat tekan dan modulus elastisitas maksimum tercapai pada umur 90 hari ini masing-masing sebesar 31,843 MPa dan 31389,086 Mpa atau meningkat sebesar 36,683%  dan 21,751% pada pada presentase abu limbah kayu 5%.
ANALISIS KETERLAMBATAN PEMBANGUNAN SARANA AIR MINUM DAN SANITASI BERBASIS MASYARAKAT PADA PROGRAM PAMSIMAS III TAHUN 2021 DI KABUPATEN LOMBOK TENGAH: Analysis of Delays in the Construction of Local Community-Based Water Supply and Sanitation Facilities of 2021 PAMSINAS III Program in Central Lombok Regency Anggara, Dani; Murtiadi, Suryawan; Muhajirah, Muhajirah
Spektrum Sipil Vol 9 No 2 (2022): SPEKTRUM SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/spektrum.v9i2.261

Abstract

Keterlambatan proyek bisa terjadi di setiap proyek, termasuk pada pembangunan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat pada Program PAMSIMAS III Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang menyebabkan keterlambatan, mengetahui faktor yang paling berpengaruh pada keterlambatan proyek, dan memberikan solusi yang tepat untuk mengatasi keterlambatan sehingga dapat menjadi bahan evaluasi agar tidak terjadi keterlambatan pada proyek selanjutnya. Penelitian ini menggunakan metode Critical Path Method (CPM) dan Fault Tree Analysis (FTA) sebagai metodologi penelitian dan menggunakan sumber-sumber yang terkait sebagai dasar teori yang digunakan. Hasil analisis menggunakan metode CPM, diperoleh jalur kritis pada Jalur 1 yang terdiri dari kegiatan C-B-A-K yaitu pekerjaan Tower Reservoir, Listrik, Pompa, dan Uji Kualitas Air. Hasil analisis menggunakan metode FTA diketahui penyebab utama keterlambatan yaitu dari “gangguan selama proses pembangunan” dengan probabilitas kejadian 76,81%. Sedangkan penyebab utama terjadinya kejadian tersebut yaitu dari kejadian “tukang atau pekerja terbatas” probabilitas kejadian 14,29%.
The PERENCANAAN ULANG GEDUNG PASAR JOHAR MENGGUNAKAN STRUKTUR FLAT SLAB: Johar Market Building Redesign Using a Flat Slab Structure Zhafira, Talitha; Aishah, Aina Firdha; Firdaus, Berlianna Adhistya; Widorini, Trias
Spektrum Sipil Vol 9 No 2 (2022): SPEKTRUM SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/spektrum.v9i2.263

Abstract

Gedung Pasar Johar Selatan Semarang merupakan proyek pembangunan gedung empat lantai di daerah Purwodinatan Kota Semarang. Semula Gedung Pasar Johar direncanakan menggunakan metode struktur portal biasa (kolom, balok, dan pelat). Penelitian ini memodifikasi menggunakan struktur flat slab. Redesign menggunakan flat slab diharapkan mampu menahan beban gempa dan tetap aman strukturnya. Analisa perhitungan struktur menggunakan program ETABS v.18.1.1. Hasil penelitian menggunakan desain baru menggunakan tebal flat slab atau pelat 250 mm, tinggi drop panel sebesar 150 mm, dengan ukuran kolom 800x800 mm. Nilai displacement menggunakan flat slab masih aman dengan nilai terbesar 30 mm. Simpangan antar lantai arah x dan y masih dibawah nilai ijin sebesar 58,462 mm artinya redesain pasar johar memenuhi syarat. Kestabilan dari efek P-delta struktur masih dalam keadaan stabil karena nilainya dibawah batas stabilitas struktur 0,0909. Torsi tidak terjadi karena nilai story drift inelastic dibagi dengan simpangan antar lantai dibawah 1,2 dan 1,4.
PENGARUH DERAJAT KEJENUHAN TERHADAP KECEPATAN KENDARAN (STUDI KASUS PADA RUAS JALAN ADI SUCIPTO DAN JALAN BRAWIJAYA DI KOTA MATARAM): The Influence of the Degree of Saturation on Vehicle Speed (Case Study on Adi Sucipto Road and Brawijaya Road in Mataram City) Rohani, Rohani; Mahendra, Made; Hasyim, Hasyim; Widianty, Desi; Salehudin, Salehudin
Spektrum Sipil Vol 9 No 2 (2022): SPEKTRUM SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/spektrum.v9i2.267

Abstract

Jalan Adi Sucipto dan Jalan Brawijaya merupakan ruas jalan dengan tipe jalan dua lajur dua arah tidak terbagi (2/2 UD). Jalan Adi Sucipto adalah jalan Arteri primer dan jalan Brawijaya merupakan jalan kolektor primer yang berada di Kota Mataram. Peningkatan volume lalu lintas akan berdampak terhadap kinerja lalu lintas dalam hal ini derajat kejenuhan akan berpengaruh pula terhadap kecepatan kendaraan, sehingga perlu diketahui pengaruh derajat kejenuhan terhadap kecepatan kendaraan. Hasilnya penelitian ini diharapkan menjadi  acuan dalam rangka perbaikan dan peningkatan kualitas jalan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh derajat kejenuhan terhadap kecepatan kendaraan pada ruas jalan Adi Sucipto dan Jalan Brawijaya dengan menggunakan Manual Kapasitas Jalan Indonesia 1997. Hasil analisis diperoleh kecepatan pada jalan Adi Sucipto sebesar 34,86 km/jam, kepadatan 56,31 smp/km, kapasitas 3198,555 smp/jam, derajat kejenuhan 0,46. Pada jalan Brawijaya diperoleh kecepatan 32,34 km/jam, kepadatan 54,61 smp/km, kapasitas 3322,530 smp/jam, derajat kejenuhan 0,44. Pengaruh derajat kejenuhan terhadap kecepatan kendaraan pada jalan Adi Sucipto dan jalan Brawijaya sangat kuat, ditunjukkan dengan (r) yang berada pada rentang 0,9 < r <1. Persamaan yang diperoleh dari hubungan antara derajat kejenuhan terhadap kecepatan kendaraan pada jalan Brawijaya adalah y = 389,9x2 –373,91x + 116.39 dengan nilai r² = 0.968 atau pengaruhnya sebesar 96,8%, dan pada jalan Adi sucipto adalah y= 177,23x2–180,72x +72,321 dengan pengaruhnya sebesar 92,1%.

Page 1 of 1 | Total Record : 10