cover
Contact Name
Cucuk Evi Lusiani
Contact Email
lusiani1891@polinema.ac.id
Phone
+6282140565353
Journal Mail Official
lusiani1891@polinema.ac.id
Editorial Address
Jl. Soekarno Hatta No. 9, Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang 65141
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Distilat: Jurnal Teknologi Separasi
ISSN : 19788789     EISSN : 27147649     DOI : http://dx.doi.org/10.33795/distilat
Core Subject : Engineering,
Distilat: Jurnal Teknologi Separasi is an Open Access Journal with manuscripts in the form of research articles, literature review, or case reports that have not been accepted for publication or even published in other scientific journals.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 1 (2020): February 2020" : 5 Documents clear
OPTIMASI PEMURNIAN ETANOL DENGAN DISTILASI EKSTRAKTIF MENGGUNAKAN CHEMCAD Suharto, Muhammad; Wibowo, Agung Ari; Suharti, Profiyanti Hermien
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 6 No. 1 (2020): February 2020
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v6i1.53

Abstract

Etanol pada beberapa dekade ini menjadi suatu bahan yang banyak diproduksi karena berbagai fungsinya. Pemisahan etanol-air tidak dapat dilakukan dengan distilasi konvensional karena adanya titk azeotrop. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah menggunakan distilasi ekstraktif. Distilasi ekstraktif merupakan proses pemisahan campuran yang terkendala titik azeotrop dengan menambahkan zat ketiga yang bersifat non-volatile dan biasanya disebut sebagai solvent atau entrainer. Optimasi kolom konvensional dalam penelitian ini menggunakan kolom dengan 12 tray buble cap, sedangkan untuk optimasi kolom distilasi ekstraktif menggunakan solvent etilen glikol : DMSO (Dimetil Sulfoksida) 1:1 dengan suhu solvent 77⁰C dan kolom beroperasi pada tekanan 1 atmosfer. Hasil optimasi kolom distilasi konvensional mendapatkan kadar distilat sebesar 79,3148% mol pada kondisi suhu preheater 50⁰C, reflux ratio 3, bottom temperature 97⁰C, dan konsentrasi umpan 20%v/v. Berbeda dengan hasil optimasi kolom konvensional, hasil optimasidistilasi ekstraktif menghasilkan kadar distilat terbaik sebesar 99,9632% mol pada kondisi stage pelarut 6, rasio solvent:umpan 3.
EVALUASI KOLOM DEBUTANIZER (FLRS T-102) DI UNIT RFCCU PT PERTAMINA (PERSERO) REFINERY UNIT III PLAJU - PALEMBANG Anggrianto, Arfenna Rizki; Pratika, Alifia Rian; Hardjono, Hardjono
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 6 No. 1 (2020): February 2020
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v6i1.56

Abstract

Salah satu unit yang penting di RU III Plaju adalah unit Light Ends. Kolom Debutanizer adalah salah satu peralatan yang berperan penting di Light Ends Unit. Proses yang terjadi pada kolom ini adalah proses distilasi bertekanan, dimana tekanan sistem pada kolom dijaga lebih kurang 11 kg/cm2, kemudian diharapkan pada tekanan seperti itu, terjadi pemisahan yang baik antara untreated LPG dengan untreated naphta secara optimal. Untuk mendapatkan kualitas dan kuantitas produk untreated LPG dan untreated naphta, maka diperlukan pengaturan kondisi operasi kolom debutanizer yang tepat dan akurat, sehingga diperoleh produk yang sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan. Metode yang digunakan adalah metode perhitungan short-cut yang meliputi perhitungan material balance kolom debutanizer (FLRS-T-102), menentukan kondisi umpan masuk, efisiensi tray kolom secara menyeluruh. Pengumpulan data didapatkan dari data di industri dan di control room RFCCU. Berdasarkan hasil perhitungan pada kolom Debutanizer FLRS-T-102 dapat di simpulkan bahwa jumlah tray minimum yang didapatkan dari perhitungan adalah sebanyak 7 tray. Sedangkan tray pada kondisi aktual sebanyak 25 tray. Sehingga didapat efisiensi sebesar 28%.
PENENTUAN SUHU OPTIMUM BOTTOM COLUMN DALAM PEMURNIAN TRIASETIN MENGGUNAKAN SIMULASI CHEMCAD 7.1.5 Putri, Vemmy N.A.; Suryandari , Ade Sonya
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 6 No. 1 (2020): February 2020
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v6i1.54

Abstract

Perkembangan biodiesel di Indonesia mengakibatkan kenaikan kebutuhan triasetin sebagai aditif bahan bakar. Manfaat triasetin selain untuk manaikkan nilai oktan juga dapat digunakan sebagai anti-knocking. Kemurnian produk triasetin sebagai bahan aditif minimal sebesar 99,8% ditetapkan dalam perancangan ini. Maka dari itu pemurnian triasetin menjadi salah satu proses penting dalam produksi. Proses distilasi dipilih dalam pemurnian triasetin dari sisa reaktan maupun produk samping karena terdapat perbedaan volatilitas setiap komponennya. Maka dari itu untuk mengoptimumkan pemurnian triasetin melalui proses distilasi untuk mendapatkan kemurnian tinggi dengan mempertimbangkan jumlah produk dilakukan simulasi proses produksi triasetin menggunakan CHEMCAD 7.1.5. Simulasi difokuskan pada penentuan suhu optimum pada bottom product kolom distilasi dengan melakukan trial mulai dari suhu 258°C. Hasil yang didapatkan semakin tinggi suhu bottom product maka semakin tinggi kemurnian triasetin namun produk yang dihasilkan semakin sedikit. Sehingga dari simulasi yang talah dilakukan suhu optimum bottom product dalam proses pemurnian triasetin sebesar 273°C dengan kemurnian 99,84% dan jumlah produk sebanyak 2402,65 kg/jam.
EVALUASI WASTE HEAT BOILER PADA UNIT SULFURIC ACID IIIA PT PETROKIMIA GRESIK, JAWA TIMUR Fairy, Piety; Widiono, Bambang; Ma’arif, Muhammad Faishal
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 6 No. 1 (2020): February 2020
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v6i1.55

Abstract

WHB (Waste Heat Boiler) merupakan bejana tertutup yang memanfaatkan panas atau gas buang untuk pembakarannya, panas pembakaran tersebut dialirkan ke air sampai terbentuk air panas atau steam yang akan digunakan untuk memutar sudu-sudu pada turbin. WHB Unit IIIA PT. Petrokimia Gresik mempunyai umur yang sudah cukup lama yaitu mulai beroperasi tahun 1974. Umur WHB yang sudah cukup tua ini menyebabkan kinerja menurun. WHB Unit IIIA PT Petrokimia Gresik memanfaatkan gas buang dari furnace proses pembakaran belerang cair menjadi gas SO2, namun kinerja dari WHB belum maksimum. Penelitian ini menggunakan metode perhitungan heat exchanger Kern 1983. Berdasarkan hasil evaluasi terhadap nilai coefficient clean overall aktual rata-rata 520,90 W/m2, coefficient dirt overall aktual rata-rata 40,52 W/m2, dan fouling factor aktual rata-rata 0,0241 m2.K/W, dapat disimpulkan bahwa WHB masih layak beroperasi. Namun, jika digunakan terus-menerus tanpa dilakukan pembersihan akan mengurangi kinerja WHB. Oleh karena itu, perlu dilakukan pembersihan secara berkala untuk menjaga kinerja WHB agar tetap beroperasi dengan baik.
SIMULASI PENGARUH TEKANAN FEED PADA PROSES PEMURNIAN TRIASETIN BERBASIS CHEMCAD 7.1.5 Adawiyah, Robi’atul; Suryandari , Ade Sonya
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 6 No. 1 (2020): February 2020
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v6i1.57

Abstract

Triasetin merupakan zat aditif bahan bakar ramah lingkungan yang terbentuk dari hasil reaksi antara gliserol dan asam asetat dengan bantuan katalis yang bersifat asam baik katalis homogen ataupun katalis heterogen. Triasetin berfungsi untuk mengurangi knocking pada mesin serta dapat mengurangi asap knalpot karena molekul karbon dalam campuran bahan bakar berkurang sehingga dapat mengurangi pencemaran udara. Penelitian ini menggunakan bahan baku gliserol 95% dan asam asetat anhidrat 99.85%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tekanan feed terhadap proses pemurnian triasetin sehingga mendapatkan triasetin dengan kemurnian tinggi. Produk dari hasil reaksi antara gliserol dan asam asetat anhidrat berupa produk campuran yang terdiri dari triasetin, asam asetat, asam asetat anhidrat dan air. Simulasi dilakukan pada software chemCAD 7.1.5 dengan model termodinamika NRTL. Proses simulasi pemurnian triasetin menggunakan kolom distilasi. Hasil simulasi pemurnian terbaik diperoleh pada tekanan 0.4 atm dengan komposisi triasetin sebesar 100% mol dan laju alir 2049.53 kg/jam.

Page 1 of 1 | Total Record : 5