cover
Contact Name
Nurul Khairani
Contact Email
jsk@stikestrimandirisakti.ac.id
Phone
+6282175066648
Journal Mail Official
jsk@stikestrimandirisakti.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Stikes Tri Mandiri Sakti Mail : Jalan Raya Hibrida No. 3, Sido Mulyo, Gading Cempaka, Sido Mulyo, Bengkulu, Kota Bengkulu, Bengkulu 38229 Telp :(0736) 25091 Fax (0736) 23703 email: jsk@stikestrimandirisakti.ac.id
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Sains Kesehatan
ISSN : 27236757     EISSN : 18298842     DOI : https://doi.org/10.37638/jsk.27.1.1-7
Core Subject : Health,
Jurnal Sains Kesehatan di terbitkan oleh STIKES TRI MANDIRI SAKTI. Terbitan Jurnal Sains Kesehatan Tiga (3) dalam setahun. Jurnal Sains Kesehatan merupakan jurnal ilmiah dalam bidang Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, Kebidanan dan Farmasi.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 30, No 2 (2023)" : 5 Documents clear
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BOGOR TENGAH Nida Nuraida; Sarah Mardiyah; Kartika Wandini
Jurnal Sains Kesehatan Vol 30, No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.30.2.50-57

Abstract

Pemberian ASI eksklusif merupakan salah satu cara untuk menurunkan Angka Kematian Bayi (AKB) dan Angka Kematian Ibu (AKI). Cakupan ASI eksklusif pada tahun 2020 mengalami penurunan dari tahun sebelumnya yaitu sebesar 74,0% menjadi 53,0%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Bogor Tengah. Desain penelitian yang digunakan yaitu cross sectional. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 62 orang ibu yang mempunyai bayi berusia 6-12 bulan. Hasil analisis univariat menunjukkan sebagian besar ibu tidak memberian ASI eksklusif (61,3%), sebagian besar ibu memiliki pengetahuan kategori tinggi (85,5%), mayoritas ibu tidak bekerja (69,4%), ibu yang melakukan praktik IMD sebesar 51,6%, dan sebagian besar ibu mengaku mendapatkan dukungan dari keluarga (80,6%). Hasil analisis bivariat penelitian ini menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara praktik IMD dan dukungan keluarga dengan pemberian ASI eksklusif (p-value0,05). Untuk tingkat pengetahuan ibu dan status pekerjaan menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan dengan pemberian ASI eksklusif. Diharapkan kepada pihak Puskesmas dapat mengedukasi ibu hamil dan ibu menyusui tentang pentingnya IMD dan dukungan  keluarga untuk  keberhasilan pemberian ASI eksklusif.Kata Kunci: ASI eksklusif, inisiasi menyusui dini (IMD), pengetahuan ibu
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN BODY IMAGE PADA REMAJA DI SMA GENESIS MEDICARE CIMANGGIS Puspita Prameswari; Annisa Nursita Angesti; Slamet Santoso Kurniawan; Sarah Mardiyah
Jurnal Sains Kesehatan Vol 30, No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.30.2.58-70

Abstract

Hasil penelitian mengenai body image di Indonesia, didapatkan 39,0% remaja di SMAN Kota Bogor pada tahun 2019 memiliki body image negatif. Penelitian lain mendapatkan sebanyak 34,1% siswa dan siswi di Depok memiliki body image negatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variabel yang berhubungan dengan body image pada remaja di SMA Genesis Medicare Cimanggis. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan desain cross sectional dengan populasi siswa dan siswi kelas 10 dan 11 diperoleh sampel sebanyak 103 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu sistematic random sampling. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner data diri, Body Shape Questionaire-34, rosernberg self-esteem scale, kuesioner perlakuan body shaming, kuesioner paparan media massa serta pengukuran antropometri. Analisis data dengan cara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Responden yang memiliki body image negatif sebesar (26,2%).  Terdapat hubungan yang signifikan antara self-esteem (p value=0,001), status gizi (p value=0,002), perlakuan body shaming (p value 0.002), paparan media (p value=0.000) dengan body image. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara jenis kelamin (p value=0,250) dan pengetahuan gizi (p value=0,572) dengan body image pada remaja.  Disarankan kepada pihak sekolah untuk dapat melakukan edukasi mengenai status gizi remaja dan pengaruh body image negatif, pencegahan body image negatif, sosialisasi pedoman gizi seimbang, dan himbauan untuk tidak melakukan body shaming. Kata Kunci: body image, remaja, status gizi
DETERMINAN KEHADIRAN BALITA KE POSYANDU PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI WILAYAH DESA MAMPIR CILEUNGSI BOGOR JAWA BARAT Kartika Wandini; Sarah Mardiyah; Rina Sarah Febriani
Jurnal Sains Kesehatan Vol 30, No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.30.2.71-76

Abstract

Posyandu merupakan salah satu pelayanan kesehatan masyarakat yang utama bagi kelompok rentan seperti ibu, bayi, dan balita. Sempat terhenti akibat COVID-19, perlahan Posyandu kembali difungsikan dengan menjalankan protokol kesehatan, namun demikian keikutsertaan balita posyandu masih minim. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Determinan Keikutsertaan Ibu Balita di Posyandu Wilayah Desa Mampir Cileungsi Bogor Jawa Barat Pada Masa Pandemi COVID-19. penelitian ini menggunakan design Cross Sectional. Populasi penelitian berjumlah 400 dengan jumlah sampel 98 responden. Data diambil melalui kuesioner yang dibagikan kepada ibu balita setelah penimbangan selesai. Analisis data yang digunakan adalah univariat dan bivariat, menggunakan uji Chi Square. Pada hasil penelitian diperoleh responden yang aktif dalam membawa balita ke Posyandu sebanyak 67,3%, 77,6% responden memiliki pengetahuan yang baik, 87,7% responden tidak bekerja, 65,3% responden merasa kader kurang mendukung, 55,1% reponden merasa keluarga mendukung. Berdasarkan hasil bivariat terhadap lima variabel independen, terdapat tiga faktor berhubungan, yaitu pengetahuan, pekerjaan dan dukungan kader. Disarankan kepada kader untuk dapat memberikan dukungan dan motivasi kepada ibu balita agar datang setiap bulannya ke Posyandu.Kata Kunci: balita, kader, keluarga pengetahuan, posyandu
ANALISIS PERBEDAAN NILAI SNR PADA TEKNIK BLADE DAN CARTESIAN MRI BRAIN SEQUENCE T2 FLAIR AXIAL DENGAN KLINIS TUMOR DI RS KANKER DHARMAIS Hafshoh Hafshoh; Eny Supriyaningsih; Sriyatun Sriyatun
Jurnal Sains Kesehatan Vol 30, No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.30.2.77-85

Abstract

Gambaran MRI brain memiliki SNR yang baik ketika kontribusi sinyal lebih tinggi daripada noise sehingga menghasilkan kualitas citra yang optimal. Biasanya metode akuisisi data pada MRI brain menggunakan teknik cartesian, dimana teknik ini menghasilkan kualitas gambar yang baik secara keseluruhan. Teknik BLADE memilki keunggulan oversampling central k-space sehingga meningkatkan rasio sinyal terhadap noise dan koreksi motion artifact. Tumor otak terjadi ketika sel tumbuh di luar kendali dan membentuk kelompok sel abnormal di sekitar atau di otak. Salah satu sequence tambahan untuk tumor yaitu axial/oblique FLAIR. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan nilai SNR pada MRI brain T2 FLAIR axial teknik BLADE dan cartesian. Metode penelitian adalah kuantitatif analitik dengan pendekatan eksperimen yang dilakukan di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Kanker Dharmais dengan populasi penelitian seluruh pasien MRI brain dengan klinis tumor selama bulan April- Juni 2023. Sampel penelitian menggunakan data primer sebanyak 16 pasien. Hasil gambar MRI brain kemudian di ROI pada daerah tumor dan background berupa nilai mean (sinyal) dan standar deviasi (noise).Hasil dari penelitian ini diuji normalitas Shapiro-Wilk dan uji statistik paired sample T-test. Hasil uji statistik menunjukkan p-value 0,000,05 dimana ada perbedaan yang signifikan antara rata-rata SNR MRI brain T2 FLAIR axial dengan teknik BLADE dan teknik cartesian dengan nilai SNR BLADE lebih besar daripada teknik cartesian. Kata Kunci: MRI brain, SNR, teknik BLADE, teknik cartesian, tumor
ANALISIS KARAKTERISTIK STROKE DARI HASIL CT SCAN Tri Susanto; Nursama Heru; Milla Jatiwinayu
Jurnal Sains Kesehatan Vol 30, No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.30.2.86-89

Abstract

Berdasarkan riset Kesehatan dasar nasional tahun 2018, prevalensi stroke di Indonesia sebesar 10,9 per mil. Prevalensi stroke untuk DKI Jakarta sendiri sebesar 12,2 per mil. Prevalensi stroke berdasarkan diagnosis dokter pada penduduk ≥ 15 tahun berdasarkan jenis kelamin sebesar 11,0 per mil pada laki-laki dan 10,9 pada perempuan. Berdasarkan kelompok umur didominasi oleh kelompok umur ≥ 75 tahun sebesar 50,2 per mil dan umur 65 sampai 74 tahun sebesar 45,3 permil. Salah satu modalitas imejing yang dapat mendiagnosis adanya stroke adalah computed tomography atau baisa disebut CT-Scan. CT scan merupakan suatu proses menggunakan digital processing untuk menghasilkan gambaran internal tiga dimensi suatu objek dari satu rangkaian sinar-X yang menghasilkan gambar dua dimensi. Tujuan penelitian mengidentifikasi pola kejadian stroke pada kelompok populasi tertentu berdasarkan hasil pemeriksaan CT-Scan. Metode Penelitian deskriptif observasional di radiologi Rumah Sakit Pusat Otak Nasional yang terletak di provinsi DKI Jakarta. Populasi penelitian ini adalah hasil pemeriksaan CT-Scan pada pasien stroke yang dilakukan di radiologi. Pengambilan data secara sampling dilakukan pada periode Januari sampai Juni 2023 sebanyak 100 orang. Hasil Stroke iskemik yang terjadi sebanyak 89 orang dengan jumlah laki-laki 56 orang dan wanita 33 orang, manula 30 orang, lansia akhir 29 orang, lansia awal 20, dewasa akhir 9, dan dewasa awal 1. Stroke hemoragik 8 orang laki-laki dan 3 orang wanita, manula 6 orang, lansia akhir 3 orang, dan lansia awal 2 orang.Kata Kunci: CT-Scan, hemoragik, iskemik, lansia, manula, stroke

Page 1 of 1 | Total Record : 5