cover
Contact Name
Nurhayati
Contact Email
nurhayati@unesa.ac.id
Phone
+6287854127188
Journal Mail Official
inajeee@unesa.ac.id
Editorial Address
Departement of Electrical Engineering Faculty of Engineering Universitas Negeri Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
INAJEEE (Indonesian Journal of Electrical and Electronics Engineering)
ISSN : -     EISSN : 26142589     DOI : 10.26740/inajeee
INAJEEE or Indonesian Journal of Electrical and Eletronics Engineering (E-ISSN 2614-2589) is a scientific peer-reviewed journal issued by The Department of Electronics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Accepted articles will be published online and the article can be downloaded for free (free of charge). INAJEEE is published periodically (2 issues per volume/year) with 5 articles each time published (10 articles per year). INAJEEE is free (open source) all to access and download. The journal includes developments and research in the field of Electronic Engineering, both theoretical studies, experiments, and applications, including: 1. Electronics Engineering 2. Power system Engineering 3. Telematics 4. Control System Engineering
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2018)" : 11 Documents clear
Penerapan Modul RF 433 dalam Pengukuran Intensitas Cahaya Menggunakan Sensor LDR Berbasis Arduino Firmansyah, Rifqi .; Bagaskara, Satria .
INAJEEE (Indonesian Journal of Electrical and Electronics Engineering) Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/inajeee.v1n1.p1-6

Abstract

Abstrak - Intensitas Cahaya merupakan salah satu faktor penting dalam Pembangkit listrik tenaga surya. Dalam rangka mengetahui intensitas dari cahaya dalam suatu area maka di rancanglah sebuah sistem pengukuran intensitas cahaya berbasis Arduino Uno R3. Menggunakan sensor LDR (Light Dependent Resistor) dan di kirim melalui RF 433. Penelitian ini menghasilkan sebuah instrument komunikasi jarak jauh menggunakan radio frekuensi 433 MHz sebagai pengirim dan penerima intensitas cahaya yang dikendalikan oleh Arduino UNO. Sensor intensitas cahaya memanfaatkan LDR (Light Dependent Resistor) yang mengubah jarak intensitas cahaya menjadi tegangan. Pada penelitian ini didapatkan jarak terjauh telemetri yang dapat dijangkau adalah 21 meter. Sedangkan dengan ditambahkan penghalang berupa dinding, didapatkan jarak terjauh telemetri yang dapat dijangkau adalah 12,4 meter.Kata Kunci: Radio Frekuensi 433,Arduino UNO, LDR (Light Dependent Resistor) , Telemetri.Abstract - Light intensity is one of the important factors in the solar power plant. In order to determine the intensity of light in an area then design a system of measurement of light intensity based on the Arduino Uno R3. Using the sensor LDR (Light Dependent Resistor) and sent via RF 433. The study produced a communication instrument remotely using radio frequency transmitter and receiver 433 as the light intensity is controlled by Arduino UNO. Light intensity sensor utilizing LDR (Light Dependent Resistor) that converts light intensity to a voltage range. The Result of this research that the furthest distance of telemetry that can be reached is 21 meters. By adding obstacle of walls, obtained furthest distance of telemetry that can be reached is 12.4 meters.
Optimasi Linieritas Rangkaian R-2R Ladder DAC Menggunakan Algoritma Genetika Widodo, Arif .
INAJEEE (Indonesian Journal of Electrical and Electronics Engineering) Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/inajeee.v1n1.p7-11

Abstract

Abstrak - rangkaian R-2R ladder digital-to-analog converter (DAC) adalah rangkaian elektronika sederhanayang dapat dibuat dengan dua nilai resistor serta banyak digunakan untuk proses konversi nilai digital keanalog secara langsung. Pemilihan nilai serta penempatan resistor pada rangkaian ini sangat berpengaruhpada linieritas sinyal hasil konversi. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan solusi dalam merancangrangkaian R-2R ladder DAC dengan linieritas yang medekati optimal menggunakan komponen resistor yangada di pasaran. Dengan bantuan algoritma genetika, komponen resistor yang ada dapat dirangkai sedemikianrupa sehingga menghasilkan rangkaian DAC dengan nilai integral non-linearity (INL) yang mendekatioptimal. Hasil yang didapatkan dari simulasi rangkaian DAC dengan jumlah bit 6 sampai 12 menunjukkanbahwa algoritma genetika dapat digunakan untuk mengoptimalkan linieritas rangkaian R-2R ladder DACdengan INL hingga di bawah 0.5 LSB dalam waktu kurang dari 1.5 menit.Kata Kunci: algoritma genetika, R-2R ladder, digital-to-analog converter, integral non-linearityAbstract - R-2R ladder digital-to-analog converter (DAC) is a simple electronic circuit that can beimplemented with only two resistor values. It is used for converting digital values to analog voltagedirectly. The resistor selection and placement in this circuit have a significant effect on the DAClinearity. This research aims to provide solution in designing R-2R ladder DAC circuit with close-tooptimumlinearity using only resistors available on the market. With the help of genetic algorithm, theexisting resistors can be sequenced in such a way to produce a DAC circuit with close-to-optimumintegral non-linearity (INL). The results obtained from the simulation using 6 to 12 bits DAC circuitsshow that the genetic algorithm can be used to optimize the linearity of R-2R ladder DAC with INLless than 0.5 LSB in less than 1.5 minutes.Keywords: genetic algorithm, R-2R ladder, digital-to-analog converter, integral non-linearity
Development of Radar and Navigation Radar Modules As A Learning Media Radar Course And Navigation In The Department Of Electrical Engineering, UNESA Baskoro, Farid .
INAJEEE (Indonesian Journal of Electrical and Electronics Engineering) Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/inajeee.v1n1.p12-18

Abstract

AbstractRADAR (Radio Detection And Ranging) is a tool used to detect and know the distance of an object.Radar is one of the important tools in the world of telecommunications, shipping and in the militaryworld. So that the State University of Surabaya, especially the Department of Electrical Engineeringeducation set Radar and Navigation as One of the compulsory lecture that must be taken in the field ofcommunication electronics studies. In this study the author tries to develop teaching module to facilitatestudents in studying radar and navigation subjects. Where in the module consists of 7 chapters namelyRadar History, Radar Type, In Flight Radar, Navigation System, Infrastructure Radar, Hadware radar, andRadar Calibration and Radar Technique. The results of this module are then validated by expert lecturersand giving a student response questionnaire. Results for module validation by expert media obtained anaverage score of 84.06% for student responses in an average score of 83.21%. Based on the above datacan be stated that the module is suitable to be used as one of the reference and can be accepted by thestudents.Keywords: Radar. Radar Type, Teaching Module, Radar Infrastructure
Pengereman Dinamik Motor Induksi 3 Fase 220V/380V Yusron, Moch Faishol; ., Joko .
INAJEEE (Indonesian Journal of Electrical and Electronics Engineering) Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/inajeee.v1n1.p19-23

Abstract

ABSTRAKAlat pengendali motor listrik sangat berpengaruh terhadap kelangsungan proses produksi baikpengendalian pada saat mulai, pengendalian kecepatan (putaran), pengendalian pengereman dan pengendalianpada saat berhenti. Khususnya pengendalian motor induksi pada saat pengereman, diperlukan sistem pengendaliyang handal, efektif, efesien dan dapat bekerja secara terus-menerus. Penelitian ini merupakan hasil kajiantentang rancang bangun pembuatan alat pengendali pengereman dinamik motor induksi tiga fase 220V/380V.Tujuan dari pembuatan alat pengendali ini digunakan sebagai sistem pengendalian pengereman motor tiga fase220V/380V yang dapat diaplikasikan pada peralatan produksi di industri. Dilihat dari hasil pengujian, waktuberhentinya putaran motor listrik tiga fase menggunakan pengereman dinamik jauh lebih cepat dibandingkantanpa menggunakan pengereman dinamik. Waktu yang dibutuhkan untuk menghentikan putaran motor listriktiga fase dengan beban sembilan besi (lempeng) menggunakan pengereman dinamik dibutuhkan waktu 6,8sedangkan tanpa menggunakan pengereman dinamik waktu yang dibutuhkan 221 detik.Kata kunci : Industri, Motor Induksi, Sistem Pengereman.ABSTRACTElectric motor control device affects the continuity of the production process better control at the start,controlling the speed (rotation), and the control of braking control when stopping. In particular the control ofinduction motor during braking, the necessary control systems that are reliable, effective, efficient and can workcontinuously. This study is the result of a study of design-making tool of dynamic braking control of three-phaseinduction motor 220V/380V. The objective of this control device is used as the motor braking control system ofthree-phase 220V/380V can be applied to the production equipment in the industry. Judging from the results ofthe test, when the cessation of a three-phase electric motor rotation applied dynamic braking is much faster thanwithout the use of dynamic braking. The time needed to stop the three-phase electric motor with a nine iron load(plate) using dynamic braking takes 6.8, where as without the use of dynamic braking time required 221seconds.Keywords: Industry, Induction Motor, Braking System.
ANALISIS PENGENDALIAN ATS UNTUK BEBAN KATEGORI 2E PADA PUSKESMAS RAWAT INAP BERBASIS ATMEGA16 Marpaung, Noveri Lysbetti; Ervianto, Edy .
INAJEEE (Indonesian Journal of Electrical and Electronics Engineering) Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/inajeee.v1n1.p31-37

Abstract

Abstrak – Umumnya, PLN pemasok utama energi listrik di Indonesia. Gangguan sumber PLN, bisa terjadi kapan saja dan mengakibatkan terjadinya pemadaman pada pelanggan. Untuk kelancaran aktivitas manusia, energi listrik sumber utama diharapkan tersedia terus menerus. Jadi, catu daya utama harus dilengkapi energi listrik alternatif berupa Genset. Tujuan penelitian untuk menganalisa pengendalian ATS Beban Kategori-2E Pada Puskesmas Rawat Inap, dengan mengontrol perpindahan saklar berbasis mikrokontroller ATMega16. Berdasarkan PUIL-2000, waktu pemadaman yang diizinkan pada Kategori-2E sebesar <0,5detik. Hal tersebut diatasi dengan penggunaan UPS karena UPS selalu dalam posisi siaga. Prioritas utama sumber daya listrik penelitian adalah PLN dan prioritas kedua adalah Genset. Parameter PLN dan Genset adalah tegangan (209Volt-231Volt). Saat tegangan PLN memenuhi maka beban disuplai PLN. Ketika PLN padam (tegangan PLN tidak memenuhi), maka ATS mengecek kondisi Genset. Jika tegangan Genset memenuhi, beban disuplai Genset. Jika Genset mati maka dilakukan starting Genset otomatis. Beban disuplai UPS sampai Genset menyala dan tegangan Genset memenuhi untuk mensuplai beban kembali. ATS berhasil melakukan perpindahan saklar ketika parameter sumber prioritas utama tidak memenuhi. ATS juga berhasil melakukan starting Genset secara otomatis ketika PLN tiba-tiba padam dalam waktu 6,07detik. Waktu perpindahan beban rata-rata 2ms(UPS-PLN/Genset) dan 16,3ms(PLN/Genset-UPS), lebih kecil dari penetapan PUIL. Penelitian ini telah bekerja seperti yang diharapkan.Kata Kunci : ATS, Sumber Listrik, Genset, PLN, UPS
Wireless Body Area Networks dan Pengaruhnya dalam Perkembangan Teknologi m-Health Puspitaningayu, Pradini .; Widodo, Arif .; Yundra, Eppy .
INAJEEE (Indonesian Journal of Electrical and Electronics Engineering) Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/inajeee.v1n1.p24-30

Abstract

Abstrak – Dunia digital kini telah sampai pada era di mana begitu banyak unsur fisik dapat terhubung dandimonitor secara jarak jauh dengan penggunaan sensor yang terhubung dalam suatu jaringan komunikasinirkabel yang berbasis internet (internet of things). Pelayanan kesehatan juga tak luput dari sorotanpenggunaan IoT terutama dengan meningkatnya berbagai isu penyakit kronis yang dapat menurunkanharapan hidup manusia. Jaringan yang secara khusus menggunakan berbagai sensor yang ditempatkan padatubuh manusia ini disebut wireless body area network (WBAN). Artikel ini mengulas tentang bagaimanaperkembangan WBAN dalam menjawab berbagai kebutuhan peningkatan layanan kesehatan secarakomprehensif dan kontinyu tanpa terhalang keterbatasan jarak dan waktu antara pasien dengan paramedis.Teknologi pemantauan kesehatan yang bersifat mobile (m-Health) terus dikembangkan demi meningkatkanefektivitas dan efisiensi layanan kesehatan. Berbagai isu dan tantangan juga dikemukakan sehingga dapatmenjadi telaah referensi untuk berbagai penelitian lanjutan.Kata Kunci: WBAN, IoT, WSN, pelayanan kesehatan, jaringan sensor  Abstract – The digital world has now arrived in an era where every physical thing can be remotelymonitored by using sensors connected to an internet-based wireless communication network (internetof things). Health care services is also become a concern for the development of this service especiallybecause the increasing chronic health problem which can decrease the life expectancy. The networkwhich specifically worked by a set of sensors which attached around human’s body is called wirelessbody area network (WBAN). This article is meant to discuss about the development of WBAN insolving various health care services comprehensively and continuously without any restrictions relatedto distance and time between the patient and the paramedics. Mobile health monitoring (m-Health)continues to be developed to improve the effectivity and efficiency of health care services. Issues andopen challenges are also discussed in the article as a reference for the further researches.Keywords: WBAN, IoT, WSN, health care service, sensor networks
ANALISIS PENGENDALIAN ATS UNTUK BEBAN KATEGORI 2E PADA PUSKESMAS RAWAT INAP BERBASIS ATMEGA16 Marpaung, Noveri Lysbetti; Ervianto, Edy .
INAJEEE (Indonesian Journal of Electrical and Electronics Engineering) Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak – Umumnya, PLN pemasok utama energi listrik di Indonesia. Gangguan sumber PLN, bisa terjadi kapan saja dan mengakibatkan terjadinya pemadaman pada pelanggan. Untuk kelancaran aktivitas manusia, energi listrik sumber utama diharapkan tersedia terus menerus. Jadi, catu daya utama harus dilengkapi energi listrik alternatif berupa Genset. Tujuan penelitian untuk menganalisa pengendalian ATS Beban Kategori-2E Pada Puskesmas Rawat Inap, dengan mengontrol perpindahan saklar berbasis mikrokontroller ATMega16. Berdasarkan PUIL-2000, waktu pemadaman yang diizinkan pada Kategori-2E sebesar <0,5detik. Hal tersebut diatasi dengan penggunaan UPS karena UPS selalu dalam posisi siaga. Prioritas utama sumber daya listrik penelitian adalah PLN dan prioritas kedua adalah Genset. Parameter PLN dan Genset adalah tegangan (209Volt-231Volt). Saat tegangan PLN memenuhi maka beban disuplai PLN. Ketika PLN padam (tegangan PLN tidak memenuhi), maka ATS mengecek kondisi Genset. Jika tegangan Genset memenuhi, beban disuplai Genset. Jika Genset mati maka dilakukan starting Genset otomatis. Beban disuplai UPS sampai Genset menyala dan tegangan Genset memenuhi untuk mensuplai beban kembali. ATS berhasil melakukan perpindahan saklar ketika parameter sumber prioritas utama tidak memenuhi. ATS juga berhasil melakukan starting Genset secara otomatis ketika PLN tiba-tiba padam dalam waktu 6,07detik. Waktu perpindahan beban rata-rata 2ms(UPS-PLN/Genset) dan 16,3ms(PLN/Genset-UPS), lebih kecil dari penetapan PUIL. Penelitian ini telah bekerja seperti yang diharapkan.Kata Kunci : ATS, Sumber Listrik, Genset, PLN, UPS
Wireless Body Area Networks dan Pengaruhnya dalam Perkembangan Teknologi m-Health Puspitaningayu, Pradini .; Widodo, Arif .; Yundra, Eppy .
INAJEEE (Indonesian Journal of Electrical and Electronics Engineering) Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/inajeee.v1n1.p24-30

Abstract

Abstrak – Dunia digital kini telah sampai pada era di mana begitu banyak unsur fisik dapat terhubung dandimonitor secara jarak jauh dengan penggunaan sensor yang terhubung dalam suatu jaringan komunikasinirkabel yang berbasis internet (internet of things). Pelayanan kesehatan juga tak luput dari sorotanpenggunaan IoT terutama dengan meningkatnya berbagai isu penyakit kronis yang dapat menurunkanharapan hidup manusia. Jaringan yang secara khusus menggunakan berbagai sensor yang ditempatkan padatubuh manusia ini disebut wireless body area network (WBAN). Artikel ini mengulas tentang bagaimanaperkembangan WBAN dalam menjawab berbagai kebutuhan peningkatan layanan kesehatan secarakomprehensif dan kontinyu tanpa terhalang keterbatasan jarak dan waktu antara pasien dengan paramedis.Teknologi pemantauan kesehatan yang bersifat mobile (m-Health) terus dikembangkan demi meningkatkanefektivitas dan efisiensi layanan kesehatan. Berbagai isu dan tantangan juga dikemukakan sehingga dapatmenjadi telaah referensi untuk berbagai penelitian lanjutan.Kata Kunci: WBAN, IoT, WSN, pelayanan kesehatan, jaringan sensor  Abstract – The digital world has now arrived in an era where every physical thing can be remotelymonitored by using sensors connected to an internet-based wireless communication network (internetof things). Health care services is also become a concern for the development of this service especiallybecause the increasing chronic health problem which can decrease the life expectancy. The networkwhich specifically worked by a set of sensors which attached around human’s body is called wirelessbody area network (WBAN). This article is meant to discuss about the development of WBAN insolving various health care services comprehensively and continuously without any restrictions relatedto distance and time between the patient and the paramedics. Mobile health monitoring (m-Health)continues to be developed to improve the effectivity and efficiency of health care services. Issues andopen challenges are also discussed in the article as a reference for the further researches.Keywords: WBAN, IoT, WSN, health care service, sensor networks
Penerapan Modul RF 433 dalam Pengukuran Intensitas Cahaya Menggunakan Sensor LDR Berbasis Arduino Firmansyah, Rifqi .; Bagaskara, Satria .
INAJEEE (Indonesian Journal of Electrical and Electronics Engineering) Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Intensitas Cahaya merupakan salah satu faktor penting dalam Pembangkit listrik tenaga surya. Dalam rangka mengetahui intensitas dari cahaya dalam suatu area maka di rancanglah sebuah sistem pengukuran intensitas cahaya berbasis Arduino Uno R3. Menggunakan sensor LDR (Light Dependent Resistor) dan di kirim melalui RF 433. Penelitian ini menghasilkan sebuah instrument komunikasi jarak jauh menggunakan radio frekuensi 433 MHz sebagai pengirim dan penerima intensitas cahaya yang dikendalikan oleh Arduino UNO. Sensor intensitas cahaya memanfaatkan LDR (Light Dependent Resistor) yang mengubah jarak intensitas cahaya menjadi tegangan. Pada penelitian ini didapatkan jarak terjauh telemetri yang dapat dijangkau adalah 21 meter. Sedangkan dengan ditambahkan penghalang berupa dinding, didapatkan jarak terjauh telemetri yang dapat dijangkau adalah 12,4 meter.Kata Kunci: Radio Frekuensi 433,Arduino UNO, LDR (Light Dependent Resistor) , Telemetri.Abstract - Light intensity is one of the important factors in the solar power plant. In order to determine the intensity of light in an area then design a system of measurement of light intensity based on the Arduino Uno R3. Using the sensor LDR (Light Dependent Resistor) and sent via RF 433. The study produced a communication instrument remotely using radio frequency transmitter and receiver 433 as the light intensity is controlled by Arduino UNO. Light intensity sensor utilizing LDR (Light Dependent Resistor) that converts light intensity to a voltage range. The Result of this research that the furthest distance of telemetry that can be reached is 21 meters. By adding obstacle of walls, obtained furthest distance of telemetry that can be reached is 12.4 meters.
Development of Radar and Navigation Radar Modules As A Learning Media Radar Course And Navigation In The Department Of Electrical Engineering, UNESA Baskoro, Farid .
INAJEEE (Indonesian Journal of Electrical and Electronics Engineering) Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractRADAR (Radio Detection And Ranging) is a tool used to detect and know the distance of an object.Radar is one of the important tools in the world of telecommunications, shipping and in the militaryworld. So that the State University of Surabaya, especially the Department of Electrical Engineeringeducation set Radar and Navigation as One of the compulsory lecture that must be taken in the field ofcommunication electronics studies. In this study the author tries to develop teaching module to facilitatestudents in studying radar and navigation subjects. Where in the module consists of 7 chapters namelyRadar History, Radar Type, In Flight Radar, Navigation System, Infrastructure Radar, Hadware radar, andRadar Calibration and Radar Technique. The results of this module are then validated by expert lecturersand giving a student response questionnaire. Results for module validation by expert media obtained anaverage score of 84.06% for student responses in an average score of 83.21%. Based on the above datacan be stated that the module is suitable to be used as one of the reference and can be accepted by thestudents.Keywords: Radar. Radar Type, Teaching Module, Radar Infrastructure

Page 1 of 2 | Total Record : 11