cover
Contact Name
Hamid Mukhlis
Contact Email
jiberdaya@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jiberdaya@gmail.com
Editorial Address
Lucky Arya Residence 2 No 18 RT/RW 003/001 Fajar Agung Barat Kecamatan Pringsewu
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Indonesia Berdaya
Published by Utan Kayu Institute
ISSN : 27163822     EISSN : 27210669     DOI : https://doi.org/10.47679/ib
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Indonesia Berdaya particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: - Community Services, People and Health; - Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; - Community Empowerment, Social Access; - Student Community Services; - Border Region, Less Developed Region; - Education for Sustainable Development.
Articles 53 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 4: August-October 2022" : 53 Documents clear
Teknik KulWApp untuk Pelaksanaan Pelatihan Pemanfaatan Google Form: Sebuah Program Pengabdian kepada Masyarakat Rulyansah, Afib; Budiarti, Rizqi Putri Nourma; Mardhotillah, Rachma Rizqina; Nafiah, Nafiah; Al-Mufidah, Asyita
Indonesia Berdaya Vol 3, No 4: August-October 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022310

Abstract

Kondisi Pelatihan evaluasi guru berbasis Google Forms ditawarkan pada konferensi tersebut (SD Namira, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur, berhasil diselenggarakan pada 10 November 2021). Para guru SD akan mendapatkan manfaat dari workshop ini, yang bertujuan untuk membantu mereka dalam memberikan materi yang menarik untuk mengevaluasi pembelajaran online (belajar tidak monoton). Hal ini dikarenakan selama ini tugas evaluasi hanya dilakukan melalui metode chat (grup WhatsApp), dimana ditemukan permasalahan yaitu guru kesulitan untuk merekapitulasi hasil tugas siswa. Akibatnya, anak-anak menjadi cepat bosan dan orang tua kesulitan memahami pertanyaan yang difoto oleh guru. Ada enam guru yang datang ke pelatihan, yang dilakukan hanya melalui teks di grup WhatsApp. Seperti yang diharapkan, lokakarya berlangsung tanpa hambatan. Akibatnya, instruktur, siswa, dan orang tua semua dapat bekerja menuju tujuan bersama. Formulir Google memungkinkan guru membuat kuis dasar. Beberapa kendala pembelajaran jarak jauh dapat diatasi di (SD Namira, Kabupaten Probolinggo) dengan menyelenggarakan program ini.
Application of Interactive English E-Module with Flipbook Application for Early Childhood Education Students Saputri, Tiyas; Djuwari, D; Authar, Nailul; Asmara, Berda; Putri Rahmadani, Nabila; Rokhman Saleh, Nanang; Ayu Chrestina, Devi
Indonesia Berdaya Vol 3, No 4: August-October 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022351

Abstract

Education is one of the pillars of the progress of a nation. Education is still a serious concern in each region in order to increase. The quality of education at the Integrated Early Childhood Post (PPT) Kuncup Melati Surabaya is quite good but still needs to be improved. One of them is in technology-based English learning. Learning English at PPT Kuncup Melati Surabaya will be much more interesting if it is packaged with a blend of technology and presented to Early Childhood Education students in the form of visual learning. In addition, online learning is currently being promoted again along with the increasing number of Covid-19 victims during this pandemic. Mastery of technology-based English learning at PPT Kuncup Melati Surabaya is still minimal. This is evident from the learning that is still carried out face-to-face, even though it is carried out in alternating schedules. Even though there are clear rules from the government that suggest that learning is done online. As a solution, assistance is needed in technology-based online English learning with a variety of methods and is carried out in a sustainable manner so that learning can be done online but still interesting. By applying the flipbook application in learning English, it is hoped that it will stimulate Early Childhood Education students in learning technology-based English. Flipbook is a powerful software application designed to convert PDF files to page-turning digital publications. With the flipbook application, a digital bookshelf can be created from several E-Modules that have been produced so that teachers and students can choose which E-Module to read by simply pressing the click button to select it. This Community Service (PKM) activity plan is focused on implementing an interactive English E-Module with a flipbook application for Early Childhood Education students at PPT Kuncup Melati Surabaya. The target of this PKM activity is the students in the school. The expected output is to apply a flipbook application to students at the school and to create a digital literacy corner and e-learning regeneration which is expected to be able to increase the knowledge, skills, interests and motivation of Early Childhood Education students in learning English. With the digital literacy corner, it is hoped that it can increase student interest in literacy.
Kursus dan Pelatihan Bahasa Inggris pada Generasi Muda Dusun Upunyor Desa Weraru Kecamatan Moa Lakor Kabupaten Maluku Barat Daya Romkeny, Hermelina; Lerrick, Meilisa Everdina; Sulimaly, Petronela; Porsiana, Sin Algonda; Imbama, Dorkas; Bastian, Barbalina Marta; Ratuhalano, Rita Marlin; Permaha, Yakoba; Keilaikou, Julio; Cinde, Nensia; Harmoko, Harmoko
Indonesia Berdaya Vol 3, No 4: August-October 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022335

Abstract

Knowledge of English is one of the supports for the easy generation in facing the development of an increasingly advanced era. The purpose of implementing the English language course program is to provide knowledge of English to the younger generation in Upunyor Hamlet, Werwaru Village. The implementation of the English language course is carried out every week on Saturday afternoons for 2-3 hours of meetings. The trainees are the younger generation in Upunyor Hamlet. The results of the training showed that the implementation of the English language training carried out by KKN PSDKU UNPATTI students was running quite smoothly and there were no significant obstacles, this could be seen from the enthusiasm of the younger generations of Upunyor Hamlet in participating in the training from the beginning to the end of the meeting. From the results during the training, it was clear that the trainees understood and understood English quite well, which can be seen from the results of the practice of speaking English. Abstrak: Pengetahuan bahasa inggris menjadi salah satu penunjang para generasi mudah dalam menghadapi perkembangan zaman yang semakin maju. Tujuan pelaksanan program kurkus bahasa inggris yaitu untuk memberikan pengetahuan berbahasa inggris kepada generasi muda di Dusun Upunyor, Desa Werwaru. Pelaksanaan kursus bahasa inggris dilaksanakan setiap minggu di hari sabtu sore selama 2-3 jam pertemuan. Peserta pelatihan yaitu generasi mudah di Dusun Upunyor. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa pelaksanaan pelatihan bahasa inggris yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN PSDKU UNPATTI terbilang berjalan cukup lancar dan tidak ada kendala berarti, hal tersebut dapat terlihat dari antusiasnya para generasi mudah Dusun Upunyor dalam mengikuti pelatihan dari awal hingga akhir pertemuan. Dari hasil selama pelaksanaan pelatihan terlihat jelas bahwa para peserta pelatihan cukup memahami dan mengerti berbahasa bahasa inggris yang dapat dilihat dari hasil praktek berbahasa inggris. 
Program Bimbingan Belajar Menggunakan Alat Peraga Kubus dan Balok Untuk Memahami Volume Bangun Ruang Kubus dan Balok Pada Siswa Kelas VI SD Hasbi, Hariandy; Pebriana, Putri Hana; Haidar, Irajuana; Sitinjak, Ladestam; Alfiyanto, Afif; Riyadi, Ivan; Hidayati, Fitri
Indonesia Berdaya Vol 3, No 4: August-October 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022294

Abstract

This mathematics tutoring generally serves to assist students in understanding the mathematical material being studied in class, especially the building blocks and cubes. At the problem identification stage, the needs needed by students are maximum guidance in learning because, on average, students have difficulty understanding volume. One of the factors causing these problems is that students are less enthusiastic about learning mathematics at school because mathematics is still considered a difficult subject, scary, and even some consider it a scourge. This causes students to find it difficult to understand mathematics material compared to other subjects. The study was conducted weekly, on Fridays, starting at 14.00 to 15.30 at SDN 1 Talang Pangeran. The subjects in this study were grade VI elementary school children who took part in the tutoring held by the researcher. Mathematics learning material taught is building blocks and cubes. Abstrak: Bimbingan belajar matematika ini pada umumnya berfungsi untuk membantu siswa dalam memahami materi matematika yang sedang dipelajari di kelas, khususnya materi Bangun Ruang Balok dan Kubus. Pada tahap identifikasi masalah, kebutuhan yang diperlukan oleh siswa adalah bimbingan yang lebih maksimal dalam belajar, karena rata-rata siswa sulit memahami mengenai volume. Salah satu faktor penyebab permasalahan tersebut yaitu siswa kurang antusias dalam mempelajari matematika di sekolah dikarenakan matematika masih dianggap sebagai pelajaran yang sulit, menakutkan bahkan sebagian menganggapnya sebagai momok. Hal ini yang menyebabkan siswa sulit memahami materi matematika dibandingkan dengan mata pelajaran lainnya. Penelitian dilakukan dalam satu kali seminggu yaitu pada hari Jum’at dimulai pukul 14.00 s/d 15.30 bertempat di SDN 1 Talang Pangeran. Subjek dalam penelitian ini adalah anak-anak SD kelas VI yang ikut dalam bimbingan belajar yang diadakan oleh peneliti. Materi pembelajaran Matematika yang diajarkan adalah bangun ruang Balok dan Kubus.
Smart Sa’o: Sebuah Program Pengabdian Masyarakat Rulyansah, Afib; Budiarti, Rizqi Putri Nourma; Mardhotillah, Rachma Rizqina; Nafiah, Nafiah; Najjah, Ashfiyatun
Indonesia Berdaya Vol 3, No 4: August-October 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022324

Abstract

Seorang siswa dapat berpartisipasi dalam Smart Sa'o, yaitu sebuah konsep pembelajaran yang dapat dilakukan dari rumah. Melibatkan kelompok belajar mahasiswa, dan mahasiswa serta dosen PGSD memberikan pendampingan secara intensif. Untuk kegiatan ini, siswa sekolah dasar akan mendapatkan bantuan belajar selama pandemi berlangsung, dan hasil belajar siswa akan dipantau untuk melihat apakah mereka membaik akibat penggunaan konsep smart sa'o. Metode seperti pendampingan dan wawancara digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini. Setelah pendampingan selesai, mahasiswa diwawancarai untuk mengetahui tingkat pemahaman yang telah dicapai dengan menggunakan model bimbingan belajar intensif yang digunakan dalam proses pendampingan. Berdasarkan hasil investigasi, program pendampingan pembelajaran berhasil dilaksanakan. Di Sa'o Smart, pendampingan dilakukan melalui proses bimbingan siswa. Selain itu, pemahaman siswa secara keseluruhan telah meningkat sebagai hasil dari waktu yang mereka habiskan untuk belajar di smart sa'o. Semakin banyak siswa yang mengungkapkan kegembiraan, minat, dan keinginan untuk mempelajari lebih lanjut tentang bagaimana pasar lokal dan lembaga pendidikan mendistribusikan gula, kolang-kaling, dan nata moke.
Sosialisasi dan Pelatihan Pijat Bayi Menuju Bayi Sehat Desa Penyengat Olak Nuraida, Nuraida; Herawati, Netty
Indonesia Berdaya Vol 3, No 4: August-October 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022356

Abstract

Baby massage is very beneficial for the health and development of babies. Massage can stimulate the release of endorphins that can reduce pain, so the baby becomes calm and reduces the frequency of crying, thus massage also improves the quality and quantity of the baby's sleep. This service aims to increase mothers' knowledge about baby massage, and train mothers of babies/toddlers to massage their babies. This activity was carried out in Penyengat Olak Village, Muaro Jambi Regency. In this activity involves cadres as extensions of health workers, the target of this activity is 30 people consisting of mothers of infants/toddlers and cadres. The activity was assisted by the village midwife, stinging olak. The method applied to this service is the lecture method, baby massage practice and discussion. The results of the service showed that after being given the socialization of baby massage material, the knowledge and skills of the mother and toddler experienced an increase. The conclusion of the service was that the implementation, the activity was attended by 30 participants consisting of cadres and mothers of babies/toddlers. Prior to socialization about baby massage, participants' knowledge was only 36.7% good. and after being socialized there was a good increase in knowledge of 66.7% as well as the assessment of baby massage skills, most of them were good, and had washed their hands before doing baby massage. Abstrak: Pijat  bayi  merupakan  hal  yang  sangat  bermanfaat  bagi  kesehatan  dan tumbuh  kembang  bayi.  Pijat  dapat  merangsang  keluarnya hormon  endorphin  yang  bisa  menurunkan nyeri,  sehingga  bayi  menjadi  tenang  dan mengurangi  frekuensi  menangis  dengan demikian  pijatan  juga  meningkatkan  kualitas dan  kuantitas  tidur  bayi. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang pijat bayi, dan melatih ibu bayi/batita agar melakukan pemijatan pada bayinya. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Penyengat Olak Kabupaten Muaro Jambi. Dalam kegiatan ini melibatkan kader sebagai perpanjangan tangan dari petugas kesehatan, Sasaran kegiatan ini adalah 30 orang terdiri dari ibu bayi/batitadan kader. Kegiatan  dibantu oleh bidan desa penyengat olak. Metode yang diterapkan pada pengabdian ini adalah metode ceramah, praktik pijat bayi dan diskusi. Hasil pengabdian  menunjukkan bahwa setelah diberikan sosialisasi materi pijat bayi, pengetahuan maupun keterampilan ibu batita mengalami peningkatan. Simpulan pengabdian bahwa pelaksanaan, kegiatan diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari kader dan ibu bayi/ batita. Sebelum sosialisasi tentang pijat bayi pengetahuan peserta hanya 36.7 % yang baik. dan setelah disosialisasikan terjadi peningkatan pengetahuan yang baik 66.7 % begitupula penilaian keterampilan memijat bayi sebagian besar sudah baik, dan sudah mencuci tangan sebelum melakukan pijat bayi.
Pemanfaatan Webinar dalam Meningkatkan Skill Menyusun Artikel Ilmiah: Program Pemberdayaan Guru Sekolah Dasar Authar, Nailul; Rulyansah, Afib; Budiarti, Rizqi Putri Nourma; Mardhotillah, Rachma Rizqina; Dani, Novelita Ayu Rahma
Indonesia Berdaya Vol 3, No 4: August-October 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022315

Abstract

Dalam rangka membantu para guru di Jawa Timur meningkatkan kemampuannya dalam menulis artikel ilmiah, pengabdian masyarakat ini menawarkan webinar. Pendekatan bantuan yang menggunakan Participatory Action Research (PAR). Tiga puluh lima orang dari Probolinggo dan Kota Probolinggo dibantu. Bantuan diberikan dalam empat tahap: persiapan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Guru yang mengikuti program pendampingan melaporkan peningkatan keterampilan menulis mereka dalam publikasi ilmiah. Guru memulai dengan tingkat kompetensi yang rendah (59,7) tetapi mampu meningkatkan ke tingkat yang memuaskan (72,6). Umpan balik positif diterima dari kegiatan webinar setelah dilaksanakan, dan dibutuhkan sejumlah besar instruktur (84,2) sebagai bagian dari inisiatif untuk meningkatkan kemampuan peserta di bidang penulisan artikel ilmiah. Terakhir, jika terjadi pandemi Covid-19 di Jawa Timur, kompetensi guru dapat ditingkatkan melalui pendampingan webinar.
Pemberdayaan Guru Sekolah Dasar dalam Menerapkan Authentic Assesment Rulyansah, Afib; Budiarti, Rizqi Putri Nourma; Mardhotillah, Rachma Rizqina; Rihlah, Jauharotur; Wardhani, Rifka Putr
Indonesia Berdaya Vol 3, No 4: August-October 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022306

Abstract

Telah terjadi peningkatan pentingnya penilaian proses sebagai akibat dari penekanan kurikulum 2013 pada pembelajaran berbasis aktivitas. Penilaian otentik diperlukan sebagai pengganti evaluasi berbasis pengujian, yang hanya mengukur kompetensi pengetahuan (mengukur semua kompetensi sikap, keterampilan, dan pengetahuan berdasarkan proses dan hasil). Kurikulum 2013 menekankan pentingnya pengujian dunia nyata. Ini adalah penilaian lengkap yang melihat input, proses, dan hasil pembelajaran. Masalah dunia nyata, bukan masalah kelas, harus menjadi fokus evaluasi otentik. penerapan berbagai teknik dan standar holistik (kompetensi yang lengkap mencerminkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap). Penilaian yang benar tidak hanya berfokus pada seberapa banyak yang diketahui siswa, tetapi pada seberapa banyak yang dapat mereka lakukan. Penilaian otentik memerlukan guru yang berpengalaman dalam kesulitan yang dihadapi siswa di dunia nyata. Kurikulum baru tahun ini mengharuskan instruktur untuk menggunakan jenis penilaian baru, tetapi sebagian besar belum mengembangkannya. Penilaian kinerja, evaluasi produk, dan penilaian proyek adalah contoh penilaian otentik yang dimaksud. penilaian), evaluasi emosional, dan penilaian portofolio adalah contoh lebih lanjut dari penilaian otentik. Kompetensi pedagogik guru dapat ditingkatkan dengan kegiatan in-house training, yang dapat didasarkan pada fakta-fakta yang disajikan di atas mengenai keadaan guru. Untuk meningkatkan kemampuan instruktur dalam menyusun dan menyusun formulir penilaian otentik, seperti evaluasi kinerja, evaluasi produk, evaluasi proyek, evaluasi afektif dan evaluasi portofolio, tujuan dari latihan ini adalah untuk (penilaian portofolio).
Pengolahan Pangan Kreatif Berbahan Baku Sagu Menjadi Cookies Guna Menurunkan Angka Anemia Pada Remaja di Desa Sebangun Kabupaten Sambas Maryono, Maryono; Kristiandi, Kiki
Indonesia Berdaya Vol 3, No 4: August-October 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022345

Abstract

Sebangun Village is a village whose commodities come from agriculture and plantations and are dominated by sago, rubber and oil palm and sweet potato plantations. Sebangun Village has the potential of sago commodity which has the potential to be developed into healthy food preparations. The product made in this community service is the manufacture of cookies with the addition of Fe tablets. The addition of Fe is given when the processed food is made, so that the processed food can become food with rich nutrients. This community service activity aims to provide training in creative food processing made from sago raw materials into cookies. This activity was carried out in August 2022 and was attended by 20 female participants in Sebangun Village. The material presented in this activity is the material for making, processing, decorating and packaging cookies made from sago. The team also gave demonstrations to participants regarding the sago cookies directly. And each participant is asked to make and mix the sago into sago cookies. This activity received a positive response from the training participants, this can be seen from the preparations made in various forms. In addition, participants also took the initiative to make cookies to become products that can improve the family's economy. Abstrak: Desa Sebangun merupakan desa dengan komoditasnya berasal dari pertanian dan perkebunan serta didominasi oleh perkebunan sagu, karet dan kelapa sawit dan ubi jalar. Desa Sebangun memiliki potensi dari komoditi sagu yang berpotensi untuk dikembangkan jadi olahan pangan yang sehat. Olahan yang dibuat dalam pengabdian masyarakat ini adalah pembuatan cookies dengan penambahan tablet Fe. Penambahan Fe ini diberikan saat olahan dibuat, agar pangan yang diolah dapat menjadi pangan dengan kayak zat gizi.  Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dalam pengolahan pangan kreatif berbahan baku sagu menjadi cookies. Kegiatan ini dilakukan pada Agustus 2022 dan di ikuti oleh 20 peserta ibu-ibu yang ada di Desa Sebangun. Materi yang disampaikan dalam kegiatan ini adalah materi pembuatan, pengolahan, dekorasi dan pengemasan cookies berbahan baku sagu. Tim memberikan pula demonstrasi pada peserta terkait cookies sagu tersebut secara langsung. Dan setiap peserta diminta untuk membuat dan mengadon dari sagu tersebut dapat menjadi cookies sagu. Kegiatan ini mendapat respon yang positif dari peserta pelatihan, hal ini dilihat dari olahan yang dibuat dengan bentuk variatif. Selain itu pula peserta berinisiatif untuk membuat cookies untuk menjadi produk yang dapat meningkatkan ekonomi keluarga.
Persoalan Lingkungan Hidup dalam UU Cipta Kerja dan Arah Perbaikannya Pasca Putusan MK Nomor 91/PUU-XVIII/2020 Hamdani, Fathul; Fauzia, Ana; Maha Putra, Eduard Awang; Walini, Eno Liska; Pambudi, Bagus Ageng; Akbariman, Lalu Nahudatu
Indonesia Berdaya Vol 3, No 4: August-October 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022302

Abstract

One the things in the Law Number 11 year of 2020 about Job Creation that cause problem is the deletion of an article concerning Environmental Permit Obligations. Environmental Permit Obligation is not strictly regulated in the Law of Job Creation. However, a petitioner must get a ruling about Environmental Eligibility to be permitted in running a business. Environmental Permission’s Nomenclature and Substance in Law of Environmental Protection and Management is changed into Environmental Agreement in the Law of Job Creation. The purpose of writing this article is to analyze environmental disputes in the Law of Job Creation, analyze environmental issue connected to Human Right, and also suggest improvement concerning environmental provision after the constitutional court’s decision number 91/PUU-XVIII/2020. The result of the research indicate that in order for a legal product that is born to be functional in the order of life of the nation and state, the legal product must accommodate what is the soul of the nation, which must be in accordance with and in harmony with the values contained in the Constitution. In addition, the right to the environment is one of the human rights regulated by the constitution, so that the revision of the Job Creation Law after the Constitutional Court’s decision related to the environment must prioritize human rights and sustainable development, especially by accommodating related environmental permit obligations in the form of Environmental Impact Assessment. Abstrak: Salah satu hal di dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UU Cipta Kerja) yang memunculkan persoalan adalah dihapusnya pasal mengenai kewajiban izin lingkungan. Dalam UU Cipta Kerja, izin lingkungan tidak diatur secara tegas. Namun, untuk mendapatkan izin berusaha, pemohon harus mendapatkan keputusan mengenai kelayakan lingkungan. Izin Lingkungan dalam UU PPLH diubah nomenklatur dan substansinya menjadi persetujuan lingkungan dalam UU Cipta Kerja. Tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk mengkaji permasalahan lingkungan hidup dalam UU Cipta Kerja, mengkaji isu lingkungan hidup dalam kaitannya dengan hak asasi manusia, serta memberikan saran perbaikan mengenai ketentuan lingkungan hidup pasca Putusan MK Nomor 91/PUU-XVIII/2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa agar suatu produk hukum yang dilahirkan menjadi fungsional dalam tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara, maka produk hukum tersebut harus mengakomodir apa yang menjadi jiwa bangsa, yakni harus sesuai dan selaras dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Konstitusi. Selain itu , hak atas lingkungan hidup adalah salah satu hak asasi yang diatur oleh Konstitusi, sehingga revisi UU Cipta Kerja pasca putusan MK terkait lingkungan hidup harus mengedepankan hak asasi manusia dan pembangunan yang berkelanjutan, khususnya dengan mengakomodir terkait kewajiban izin lingkungan berupa Amdal.