Virtuoso: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Musik
VIRTUOSO is a scholarly journal that presents music analysis and music composition articles. The expert editors receive articles on music and music studies from various groups of students, lecturers, musicians, teachers, and other elements of society. This journal encompasses original research articles, review articles, and performance analysis, including: Classic Music Traditional Music Contemporary Music Music Performance Musicology Music Education Musical Theatre Ethnomusicology Music Therapy World Music Film Music Digital Music Modern Music This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.
Articles
11 Documents
Search results for
, issue
"Vol 1, No 2 (2018)"
:
11 Documents
clear
Penerapan Teknik Economic Gitar Pada Lagu Tango En Skai Karya Roland Dyens
Nabila, Achmad
Virtuoso: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Musik Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/vt.v1n2.p32-41
Gitar klasik memiliki beberapa posisi ketika memainkan sebuah reportoar. Hal tersebut dikarenakan gitar memiliki lebih dari satu nada dengan pitch yang sama. Di dalam Tango En Skai terdapat beberapa posisi dan gerakan yang cukup sulit sehingga penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan economic movement pada lagu Tango En Skai karya Roland Dyens. Penelitian ini membahas tentang gerakan yang ekonomis terhadap teknik permainan gitar yang ada pada Tango En Skai. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi dan wawancara. Observasi dilakukan dengan cara memainkan, mendengarkan dan menganalisa score Tango En Skai. Wawancara dilakukan dengan ahli dalam gitar yaitu Oegmundur Thor Johanneson, dan Fernandez Setiahadi Chandra Teknik analisis data yang digunakan meliputi tiga tahap yaitu reduksi data, display data dan kesimpulan atau veifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan economic movement berpengaruh pada permainan, karena gitar klasik memiliki posisi-posisi yang cukup sulit apalagi pada karya-karya modern seperti Tango En Skai. Dengan economic movement, posisi-posisi atau teknik yang gerakannya cukup sulit pada Tango En Skai dapat dilakukan dengan mudah, baik itu jari tangan kanan maupun tangan kiri. Dalam Tango En Skai terdapat 16 economic movement, yaitu pada bagian intro, periode A dan periode B. Pada bagian intro terdapat 1 economic movement, Periode A terdapat 11 economic movement, dan Periode B terdapat 4 economic movement.Kata kunci : Economic Movement, Tango En Skai
Analisis Interpretasi Musik Jaman Barok Pada Prelude From Suite No.1 For Violoncello Solo Karya J.S. Bach
Nailiyah, Wildany Mafazatin
Virtuoso: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Musik Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/vt.v1n2.p1-12
Peneliti menganalisis interpretasi musik Jaman Barok pada lagu Prelude from Suite No.1 for Violoncello dilatar belakangi oleh kurangnya pemahaman banyak orang terutama para pemain dan mahasiswa musik tentang bagaimana penginterpretasian musik Jaman Barok yang tepat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif karena tidak menggunakan angka-angka sebagai sumber datanya. Objek penelitian difokuskan pada interpretasi dari lagu tersebut dengan menerapkan beberapa teori diantaranya bentuk musik, struktur musik, aturan-aturan interpretasi musik Jaman Barok, dan ekspresi musik dari Jaman Barok. Hasil penelitiannya diperoleh dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Prelude from Suite No.1 for Violoncello Solo karya J.S. Bach ini memiliki bentuk dual yang terdiri dari bagian satu dan bagian dua. Analisis dari interpretasinya dianalisis melalui aturan-aturan interpretasi musik Jaman Barok yang terdiri dari metrik, slur, detached notes, unequal notes, dan dinamika. Dengan metrik C atau 4/4 maka Prelude dimainkan dengan tempo yang lambat mulai dari adagio hingga allegro. Terdapat slur yang beragam yang akhirnya memengaruhi interpretasi dari lagu ini yang menonjolkan pedal pointnya. Detached notes juga banyak muncul seperti ciri khas dari lagu Jaman Barok. Unequal notes dan diamika juga saling memengaruhi bagaimana seseorang memainkan lagu tersebut. Melalui beberapa aspek tersebut akhirnya dihasilkan bagaimana cara memainkan lagu Prelude dengan interpretasi musik Jaman Barok yang tepat.Kata Kunci: Musik Jaman Barok, Interpretasi, Prelude.
Tinjauan Variasi Melodi dan Struktur Lagu "6 Variations on folies d'Espagne Op.45" Karya Mauro Giuliani
Putra, Ditya Cahya
Virtuoso: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Musik Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/vt.v1n2.p42-49
Abstrak : Lagu “6 Variations On Folies d’Espagne Op.45†merupakan lagu yang ditulis oleh Mauro Giuseppe Sergio Pantaleo yang akrab dikenal dengan panggilan Mauro Giuliani. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Variasi Melodi dan Struktur lagu 6 Variations On Folies d’Espagne Op.45 karya Mauro Giuliani. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana struktur lagu “6 Variations On Folies d’Espagne Op.45†karya Mauro Giuliani 2) Bagaimana variasi pada lagu “6 Variations On Folies d’Espagne Op.45†karya Mauro Giuliani. Jenis Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Penulis tertarik meneliti tentang teknik variasi melodi ini dikarenakan keistimewaan lagu 6 Variations On Folies d’Espagne Op.45 yang diciptakan Mauro Giuliani untuk temanya lebih banyak menggunakan variasi ritme yang berbeda-beda. Dalam metode tersebut subjek penelitiannya adalah full score “6 Variations On Folies d’Espagne Op.45†oleh Mauro Giuliani. Hasil analisis yang didapat adalah struktur lagu “6 Variations On Folies d’Espagne Op.45†terdiri dari 3 bagian dengan tempo Andantino, Adagio, Vivace dengan 3 tema. Variasi melodi yang terjadi pada melodi utama adalah melodic variation and fake dan kemudian variasi yang digunakan diluar melodi utama antara lain counter melody, variation rhytmyc and fake rhytmyc
Analisis Teknik Permainan Gitar Klasik Pada Komposisi Gran Vals Karya Fransisco Tarrega
Saputro, Dwi Rian
Virtuoso: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Musik Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/vt.v1n2.p13-24
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan teknik permainan gitar klasik secara keseluruhan pada komposisi Gran Vals karya Fransisco Tarrega; (2) Mendeskripsikan teknik-teknik permainan sulit pada komposisi Gran Vals karya Fransisco Tarrega ini beserta cara mengatasinya bagian tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Dimana data diperoleh dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Observasi dilakukan dengan cara memainkan, mendengarkan, dan menganalisis komposisi Gran Vals ini secara mendalam. Wawancara dilakukan dengan narasumber yang sangat kredibel dalam bidang teknik permainan gitar klasik yaitu Rahmat Raharjo. S.Sn.,L.Mus.A., selaku dosen gitar klasik di ISI Yogyakarta. Dokumentasi pada penelitian ini berupa full score dan rekaman permainan komposisi Gran Vals, keduanya didapat dari sumber yang sangat terpercaya yaitu Bradford Warner Guitar Editions. Studi pustaka didapat dengan pencarian data melalui dokumen-dokumen baik secara tertulis maupun dokumen elektonik. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa komposisi Gran Vals karya Fransisco Tarrega ini merupakan komposisi dengan bentuk tunggal berirama waltz yang mempunyai 5 bagian didalamnya (A-B-C-D-E) dengan jumlah birama 119. Deskripsi teknik pada komposisi ini dibagi menjadi dua bagian yaitu: (1) teknik permainan secara keseluruhan yang meliputi teknik memetik apoyando dan tirando, teknik glissando, teknik slur, dan teknik barre. (2) teknik sulit yang terdapat pada komposisi Gran Vals ini yang meliputi speed dalam teknik slur yang mempunyai tingkat kesulitan tersendiri. Power dalam teknik voiceing yang banyak terdapat pada bagian C. Economic Movement pada teknik barre serta keefektifan dan keefisienan penjarian yang hampir terletak pada semua bagian komposisi Gran Vals.Kata Kunci: Analisis, Teknik Permainan, Gitar Klasik, Gran Vals, Fransisco Tarrega
Analisis Teknik Permainan Biola Pada Concerto In A Minor 3RD Movement Rv 356 Op. 3 No. 6 Karya Antonio Vivaldi
Husna, Irmadel Nabila
Virtuoso: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Musik Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/vt.v1n2.p50-56
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk musik dan teknik permainan biola pada Concerto in A Minor 3rd Movement RV 356 Op. 3 No. 6 karya Antonio Vivaldi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Data yang diperoleh dalam penelitian melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan data. Serta terdapat uji keabsahan data dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Concerto in A Minor 3rd Movement RV 356 Op. 3 No. 6 karya Antonio Vivaldi memiliki bentuk musik Concerto Form, dengan teknik Ritornello Form. Adapun teknik permainan biola yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik legato, detache, staccato, quavers dan semiquavers, trill, dan accent.Kata Kunci : Teknik, Bentuk, Concerto in A Minor 3rd Movement RV 356 Op. 3 No. 6, Antonio Vivaldi
Estetika Paduan Suara Drama Musikal Abu Dzar Al Ghifari
Suryandoko, Welly
Virtuoso: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Musik Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/vt.v1n2.p25-31
Unsur Drama Musikal terdiri dari drama tari dan musik. Masing-masing variabel tersebut menjadi dimensi penguat dalam pertunjukan Drama Musikal. Termasuk musik, selain instrumen yang dapat menghasilkan musik ilustrasi pada adegan tertentu atau suasana adengan tertentu. Paduan suara dalam Drama Musikal Abu Dzar Al Ghifari sebagai penggerak plot. Peranan paduan suara dalam pertunjukan ini adalah a) Dimensi peran paduan suara terbagi menjadi empat hal 1) paduan suara sebagai aktor, 2) paduan suara sebagai penguat peristiwa, 3) paduan suara sebagai penonton ideal, 4) paduan suara dan gerak tari. b) Estetika paduan suara terbagi menjadi lima hal 1) solois dalam paduan suara, 2) lagu pembuka paduan suara, 3) lagu adengan suasana, 4) lagu klimaks, dan 5) lagu penutup drama musikal. Perspektif diatas dikaji menggunakan kajian estetika untuk menganalisis Paduan Suara Drama Musikal Abu Dzar Al Ghifari yang menceritakan kisah heroik tokoh dimasa Rosulullah Muhammad SAW. Melalui analisis tersebut akan dihasilkan spektrum estetika Paduan Suara dalam Drama Musikal.Kata kunci: estetika, paduan suara, drama musikal
Analisis Interpretasi Musik Jaman Barok Pada Prelude From Suite No.1 For Violoncello Solo Karya J.S. Bach
Nailiyah, Wildany Mafazatin
Virtuoso: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Musik Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/vt.v1n2.p1-12
Peneliti menganalisis interpretasi musik Jaman Barok pada lagu Prelude from Suite No.1 for Violoncello dilatar belakangi oleh kurangnya pemahaman banyak orang terutama para pemain dan mahasiswa musik tentang bagaimana penginterpretasian musik Jaman Barok yang tepat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif karena tidak menggunakan angka-angka sebagai sumber datanya. Objek penelitian difokuskan pada interpretasi dari lagu tersebut dengan menerapkan beberapa teori diantaranya bentuk musik, struktur musik, aturan-aturan interpretasi musik Jaman Barok, dan ekspresi musik dari Jaman Barok. Hasil penelitiannya diperoleh dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Prelude from Suite No.1 for Violoncello Solo karya J.S. Bach ini memiliki bentuk dual yang terdiri dari bagian satu dan bagian dua. Analisis dari interpretasinya dianalisis melalui aturan-aturan interpretasi musik Jaman Barok yang terdiri dari metrik, slur, detached notes, unequal notes, dan dinamika. Dengan metrik C atau 4/4 maka Prelude dimainkan dengan tempo yang lambat mulai dari adagio hingga allegro. Terdapat slur yang beragam yang akhirnya memengaruhi interpretasi dari lagu ini yang menonjolkan pedal pointnya. Detached notes juga banyak muncul seperti ciri khas dari lagu Jaman Barok. Unequal notes dan diamika juga saling memengaruhi bagaimana seseorang memainkan lagu tersebut. Melalui beberapa aspek tersebut akhirnya dihasilkan bagaimana cara memainkan lagu Prelude dengan interpretasi musik Jaman Barok yang tepat.Kata Kunci: Musik Jaman Barok, Interpretasi, Prelude.
Tinjauan Variasi Melodi dan Struktur Lagu "6 Variations on folies d'Espagne Op.45" Karya Mauro Giuliani
Putra, Ditya Cahya
Virtuoso: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Musik Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/vt.v1n2.p42-49
Abstrak : Lagu “6 Variations On Folies d’Espagne Op.45†merupakan lagu yang ditulis oleh Mauro Giuseppe Sergio Pantaleo yang akrab dikenal dengan panggilan Mauro Giuliani. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Variasi Melodi dan Struktur lagu 6 Variations On Folies d’Espagne Op.45 karya Mauro Giuliani. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana struktur lagu “6 Variations On Folies d’Espagne Op.45†karya Mauro Giuliani 2) Bagaimana variasi pada lagu “6 Variations On Folies d’Espagne Op.45†karya Mauro Giuliani. Jenis Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Penulis tertarik meneliti tentang teknik variasi melodi ini dikarenakan keistimewaan lagu 6 Variations On Folies d’Espagne Op.45 yang diciptakan Mauro Giuliani untuk temanya lebih banyak menggunakan variasi ritme yang berbeda-beda. Dalam metode tersebut subjek penelitiannya adalah full score “6 Variations On Folies d’Espagne Op.45†oleh Mauro Giuliani. Hasil analisis yang didapat adalah struktur lagu “6 Variations On Folies d’Espagne Op.45†terdiri dari 3 bagian dengan tempo Andantino, Adagio, Vivace dengan 3 tema. Variasi melodi yang terjadi pada melodi utama adalah melodic variation and fake dan kemudian variasi yang digunakan diluar melodi utama antara lain counter melody, variation rhytmyc and fake rhytmyc
Analisis Teknik Permainan Biola Pada Concerto In A Minor 3RD Movement Rv 356 Op. 3 No. 6 Karya Antonio Vivaldi
Husna, Irmadel Nabila
Virtuoso: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Musik Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/vt.v1n2.p50-56
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk musik dan teknik permainan biola pada Concerto in A Minor 3rd Movement RV 356 Op. 3 No. 6 karya Antonio Vivaldi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Data yang diperoleh dalam penelitian melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan data. Serta terdapat uji keabsahan data dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Concerto in A Minor 3rd Movement RV 356 Op. 3 No. 6 karya Antonio Vivaldi memiliki bentuk musik Concerto Form, dengan teknik Ritornello Form. Adapun teknik permainan biola yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik legato, detache, staccato, quavers dan semiquavers, trill, dan accent.Kata Kunci : Teknik, Bentuk, Concerto in A Minor 3rd Movement RV 356 Op. 3 No. 6, Antonio Vivaldi
Estetika Paduan Suara Drama Musikal Abu Dzar Al Ghifari
Suryandoko, Welly
Virtuoso: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Musik Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/vt.v1n2.p25-31
Unsur Drama Musikal terdiri dari drama tari dan musik. Masing-masing variabel tersebut menjadi dimensi penguat dalam pertunjukan Drama Musikal. Termasuk musik, selain instrumen yang dapat menghasilkan musik ilustrasi pada adegan tertentu atau suasana adengan tertentu. Paduan suara dalam Drama Musikal Abu Dzar Al Ghifari sebagai penggerak plot. Peranan paduan suara dalam pertunjukan ini adalah a) Dimensi peran paduan suara terbagi menjadi empat hal 1) paduan suara sebagai aktor, 2) paduan suara sebagai penguat peristiwa, 3) paduan suara sebagai penonton ideal, 4) paduan suara dan gerak tari. b) Estetika paduan suara terbagi menjadi lima hal 1) solois dalam paduan suara, 2) lagu pembuka paduan suara, 3) lagu adengan suasana, 4) lagu klimaks, dan 5) lagu penutup drama musikal. Perspektif diatas dikaji menggunakan kajian estetika untuk menganalisis Paduan Suara Drama Musikal Abu Dzar Al Ghifari yang menceritakan kisah heroik tokoh dimasa Rosulullah Muhammad SAW. Melalui analisis tersebut akan dihasilkan spektrum estetika Paduan Suara dalam Drama Musikal.Kata kunci: estetika, paduan suara, drama musikal