cover
Contact Name
Harpang Yudha Karyawanto
Contact Email
harpangkaryawanto@unesa.ac.id
Phone
+628563651865
Journal Mail Official
virtuososendratasik@unesa.ac.id
Editorial Address
Gedung T14 Lantai 2 Program Studi Seni Musik Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Surabaya Kampus Lidah Wetan, Surabaya 60213
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Virtuoso: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Musik
ISSN : -     EISSN : 26220407     DOI : -
VIRTUOSO is a scholarly journal that presents music analysis and music composition articles. The expert editors receive articles on music and music studies from various groups of students, lecturers, musicians, teachers, and other elements of society. This journal encompasses original research articles, review articles, and performance analysis, including: Classic Music Traditional Music Contemporary Music Music Performance Musicology Music Education Musical Theatre Ethnomusicology Music Therapy World Music Film Music Digital Music Modern Music This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2019)" : 6 Documents clear
Bentuk Lagu Dan Aransemen Paduan Suara Mars Jawa Timur Gerald Adru Meyer
Virtuoso: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Musik Vol. 2 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/vt.v2n2.p56-62

Abstract

Lagu Mars Jawa Timur hasil dari proses karya musik berupa lagu yang menjadi identitas bagi masyarakat Jawa Timur yang mulai diperkenalkan pada tahun 2018 pada saat peringatan HUT Provinsi Jawa Timur yang ke-73. Mars ini diperkenalkan dengan sebuah semangat nasionalis dengan harapan semakin mempererat kesatuan setiap masyarakat. Dalam artikel ini akan dibahas bentuk lagu dan aransemen pada susunan paduan empat suara yang telah diteliti dengan menggunakan metode analisis bentuk musik yang dapat memberikan sebuah alternatif dalam memberikan penjelasan terhadap lagu berbentuk mars.             Kata kunci: Mars Jawa Timur, Bentuk Lagu, Aransemen
Keberadaan Orkes Keroncong KKAJ di Jombang Antisipasi Iman Nehe
Virtuoso: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Musik Vol. 2 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/vt.v2n2.p71-77

Abstract

Peneliti membahas Keberadaan Orkes Keroncong KKAJ didasari dengan ketertarikan peneliti dengan motivasi melestarikan dan mempertahankan musik keroncong khususnya di Kabupaten Jombang. Orkes keroncong KKAJ sangat berperan dalam perkembangan musik keroncong di Jombang dan merupakan salah satu orkes yang  eksis dan aktif diantara orkes-orkes lain di Kabupaten Jombang. Keberadaan orkes keroncong juga memiliki pengaruh brsar dengan munculnya dan bertumbuhnya orkes-orkes keroncong lain di Kabupaten Jombang. Tujuan peneliti membahas Keberadaan Orkes Keroncong KKAJ untuk memperoleh informasi data mengenai latar belakang, perkembangan, dan upaya regenerasi yang dilakukan orkes keroncong KKAJ di Jombang sehingga dapat tetap eksis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan tujuan memperoleh data deskriptif berupa kata-kata tertulis dan lisan. Dalam pengumpulan data dan informasi, peneliti menggunakan sumber primer dan sekunder. Hasil penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa keberadaan orkes keroncong KKAJ di Jombang merupakan keinginan individu yaitu keinginan Achmad Yani untuk membentuk orkes keroncong dengan tujuan melestarikan dan mempertahankannya. Berawal pada tahun 2007 Achmad Yani membeli alat-alat musik keroncong dan mengajak orang-orang tua di sekitar rumahnya untuk membentuk orkes dan memainkan alat-alat musik tersebut. Orkes keroncong tahun 2007 belum memiliki nama, nama orkes keroncong KKAJ baru terbentuk pada tahun 2012. Perkembangan orkes keroncong KKAJ di Jombang merupakan perkembangan yang cukup pesat, baik perkembangan dalam keanggotaan, lengkapnya alat-alat musik, maupun kemampuan para musisi-musisinya. Para musisi orkes keroncong KKAJ mempunyai peranan yang sangat penting guna menentukan langkah-langkah atau tindakan agar orkes keroncong KKAJ tidak terhenti atau tetap ada yang melanjutkan. Langkah-langkah yang dilakukan untuk upaya regenerasi adalah melakukan perekrutan dan membuka les biola.Kata kunci : Eksistensi, Orkes Keroncong, Perkembangan, Regenerasi.
Analisis Teknik Permainan Gitar Pada Komposisi Gitar Sunburst Karya Andrew York Fikra Zaky Aryamani Salman
Virtuoso: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Musik Vol. 2 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/vt.v2n2.p99-105

Abstract

Salah satu komponis pada abad ke 19 adalah Andrew York, lahir pada tahun 1958 di Atlanta dan dibesarkan di Virginia dan kecintaan terhadap musik ditanamkan pada usia dini. Dari sekian banyak komposisi yang dibuat Andrew York, sunburst adalah salah satu komposisi yang sangat populer dikalangan masyarakat. Sunburst sendiri ditulis pada tahun 1986 dan dipublikasikan pada tahun 1998. Penelitian ini bertujuan untuk; 1) Mendeskripsikan teknik permainan gitar dalam komposisi sunburst karya Andrew York; 2) Mendeskripsikan faktor-faktor pendukung teknik-teknik gitar klasik dalam memainkan komposisi  sunburst Andrew York. Penelitian difokuskan pada teknik permainan gitar klasik yang terdapat dalam sunburst karya Andrew York. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi partisipatif, dokumentasi, dan refrensi. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah partitur sunburst karya Andrew York, sedangkan objek penelitiannya adalah teknik permainan gitar dalam komposisi sunburst karya Andrew York. Teknik analisis data dilakukan secara kualitatif yang  terdiri atas data reduction (reduksi data), data display (penyajian data), verification (kesimpulan). Validasi data diperoleh dengan triangulasi data dan triangulasi pengamat. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) Teknik permainan gitar yang digunakan dalam sunburst karya Andrew York meliputi; Slur, Barre, Harmonic, Glissando, dan Petikan Tirando,  2) Faktor kendala yang perlu diperhatikan dalam memainkan sunburst karya Andrew York berkaitan dengan teknik-teknik permainan gitar klasik yaitu; speed, Power, kesehatan dan ketahanan fisik. Setelah menganalisis teknik-teknik yang terdapat pada komposisi sunburst karya Andrew York, teknik-teknik tersebut diantarannya: 1) Terdapat 2 macam slur pada komposisi sunburst, yaitu: Ascending atau Hammer-on dan Descending atau Pull-off, 2) Barre yang digunakan pada komposisi sunburst adalah half barre, 3) Harmonic yang digunakan pada komposisi sunburst adalah Natural harmonic dan biasanya digunakan sebagai transisi perpindahan kalimat selanjutnya. 4) Glissando di komposisi sunburst digunakan sebagai mempermudah pemain gitar saat menekan beberapa nada yang dianggap sulit dimainkan pada jari kiri, 5) Dalam komposisi sunburst, dari birama awal sampai akhir menggunakan petikan tirando untuk memainkan akor, arpeggio, dan melodiKata Kunci : Teknik permainan, Gitar klasik, Sunburst, Andrew York
Lagu "Circus" Karya Britney Spears Aransemen Dirty Loops Aprischa Prima Andini
Virtuoso: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Musik Vol. 2 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/vt.v2n2.p91-98

Abstract

 Lagu œCircus ini sesuai dengan lirik lagunya menjelaskan tentang adanya dua tipe manusia di muka Bumi, tipe penghibur dan tipe penonton. Di samping itu, lagu ini juga menceritakan bagaimana rasanya menjadi seorang aktris yang berada di tengah panggung dan semua mata tertuju kepadanya yang seolah seperti sedang menampilkan sebuah pertunjukan sirkus. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk menganilisis bentuk musik pada lagu œCircus karya Britney Spears aransemen Dirty Loops. (2) Untuk menganalisis progresi akord pada lagu œCircus karya Britney Spears oleh Dirty Loops. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian di rumah peneliti, di perpustakaan jurusan Sendratasik FBS UNESA, dan di salah satu ruang guru di SMKN 12 Surabaya, dengan objek penelitian lagu œCircus karya Britney Spears yang diaransemen ulang oleh Dirty Loops. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu studi pustaka dan observasi, teknik analisis data yang digunakan antara lain reduksi data, penyajian data teks yang naratif, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat diketahui bahwa (1) Bentuk musik pada kedua versi sebenarnya tidak jauh berbeda, hanya pengemasannya saja yang berbeda. (2) Untuk progresi akord pada kedua versi ini juga memiliki pattern yang sama antar-bagiannya di masing-masing versi.
Transformasi Musik Tradisional Rinding Gumbeng Perspektif Postkolonial Vivi Ervina Dewi
Virtuoso: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Musik Vol. 2 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/vt.v2n2.p63-70

Abstract

Rinding gumbeng merupakan salah satu alat musik tradisional yang hidup dan berkembang di daerah Gunungkidul. Akan tetapi seiring dengan perkembangan modernisasi zaman, musik tradisional Rinding Gumbeng ini perlahan mulai dipertanyakan eksistensinya. Hal tersebut dapat dilihat dari realita yang ada pada saat ini dengan banyaknya masyarakat Ngawen terutama masyarakat di Gunungkidul yang lebih tertarik untuk menikmati ataupun mempelajari seni musik barat seperti musik popular dan musik-musik modern. Perubahan-perubahan selera musik masyarakat tersebut dapat terjadi oleh adanya perubahan lingkungan masyarakat Gunungkidul, banyaknya elemen kebudayaan material yang masuk dalam lingkungan masyarakat Gunungkidul, dan cara hidup serta pandangan hidup masyarakat Gunungkidul yang berubah. Dewasa ini, masyarakat dihadapkan dengan berbagai pilihan yang sulit karena maraknya produk-produk industri kebudayaan yang disajikan. Pengaruh musik dalam kehidupan manusia khususnya musik tradisional yang ada di Nusantara mulai dikesampingkan. Musik pop atau seni musik barat pada saat ini mulai menjadi dewa-dewi di tengah masyarakat. Masyarakat beranggapan bahwa musik pop ataupun musik seni barat merupakan musik yang dapat memberikan pengaruh yang besar terhadap kehidupan manusia. Musik seni barat lebih bisa untuk dinikmati oleh masyarakat daripada musik-musik tradisional yang ada di Nusantara. Akibatnya, musik tradisional yang ada di Nusantara seperti musik tradisional Rinding Gumbeng perlahan mulai ditinggalkan dan diabaikan oleh masyarakat. Gejolak-gejolak yang timbul pada masyarakat Gunungkidul tersebut merupakan efek dari post-kolonial. Masyarakat tidak menyadari bahwa dirinya sedang dijajah oleh bangsa barat melalui berbagai cara seperti datangnya atau masuknya kesenian musik barat di Indonesia.
Gaya Permainan Didiet Violin Dalam Lagu "Turning Point" Singgih Rastra Kusuma
Virtuoso: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Musik Vol. 2 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/vt.v2n2.p106-120

Abstract

Lagu œTurning Point Merupakan lagu yang ditulis oleh Sigit Ardityo atau yang lebih dikenal sebagai Didiet Violin yang dipublikasikan pada tanggal 28 Januari 2018 dalam album œDidiet & Violin Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1)Bagaimana aransemen dalam lagu œTurning Point ciptaan Didiet Violin, 2) Bagaimana gaya permainan dalam lagu œTurning Point ciptaan Didiet Violin. Jenis Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Objek penelitian ini adalah Lagu œTurning Point, dengan fokus yang dibahas adalah aransemen dan gaya permainan. Subjek penelitian ini adalah peneliti mewawancarai satu narasumber sekaligus pencipta lagu œTurning Point yakni Sigit Ardityo atau Didiet Violin. Hasil  penelitian ini fokus pada tinjauan aransemen dan gaya permainan pada lagu œTurning Point yang meliputi : 1) Pada Introduksi, terdapat melodic variation and fake, kemudian counter melodydiakhiri dengan transisi sebagai penghubung kebagian selanjutnya, 2) Terdapat tujuh transisiberbeda yang ada setiap perpindahan subbagian baru,3)empat kali retransisihadir untuk mengulagi bagian transisi yang sama,4)Disolusibertujuan sebagai pengulang dari Tema 1 dan Tema 2 dengan menambahkan melodic variation and fakesehingga tema terjadi pengembangan pada bagian melodi,5)Interludepada lagu œTurning Point terjadi dua kali, pertama terjadi antara disolusi tema 1 dengan repetisi tema 2 sebanyak 7 birama kemudian terjadi antara disolusi tema 1 yang kedua dengan kodeta melodis, 6)Kodeta melodisterdapat pada subbagian M, instrumen piano melakukan filler like obbligatountuk mengisi kekosongan pada melodi utama, diikuti dengan drum dan congas yang memainkan sixtupletsecara bersamaan dengan piano, 7) Kodamerupakan bagian dari disolusi tema 1. Pada instrumen gitar melakukan fillerterhadap melodi violin dan kemudian diakhiri dengan transisi, 8)Postludeberada pada subbagian q, Memiliki progresi akord secara berturut-turut F#dim-Em. Bass melakukan counter melodydengan violin dan gitar yang memainkan melodi yang sama supaya memperkuat jalannya harmoni,9)Didiet Violin menerapkan Gaya (style) Klasik,danJazzdidalam lagu œTurning Point,10)Didiet Violin  dalam lagu œTurning Point menggunakan teknik permainan pizzicato, staccato, sautille, glissando, legato,dan  doublestopuntuk menunjang gaya permainannya,11) Genre yang digunakan pada lagu œTurning Point merupakan genre Latindengan Samba pattern, tepatnya Brazilian Samba.Kata Kunci: Aransemen, Gaya Permaninan, Lagu œTurning Point

Page 1 of 1 | Total Record : 6