cover
Contact Name
Aldila Wanda Nugraha
Contact Email
aldilanugraha89@gmail.com
Phone
+6281249651421
Journal Mail Official
aldilanugraha89@gmail.com
Editorial Address
Universitas Bhinneka PGRI Jl. Mayor Sujadi Timur. No.24, Plosokandang, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Kode pos 66221
Location
Kab. tulungagung,
Jawa timur
INDONESIA
Eduproxima : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA
ISSN : -     EISSN : 27209458     DOI : doi.org/10.29100
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Eduproxima: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA menyajikan hasil penelitian yang berkenaan dengan bidang kajian fisika, kimia, biologi, dan penerapan IPA atau sains dalam pendidikan. Jurnal diterbitkan 2 kali setahun (Januari dan Juli).
Articles 43 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2024)" : 43 Documents clear
DESKRIPSI PSIKOMOTORIK MAHASISWA PENDIDIKAN KIMIA FKIP UNIVERSITAS TANJUNGPURA PADA PRAKTIKUM PENENTUAN KADAR ASETOSAL SECARA ASIDIMETRI Firman Shantya Budi; Masriani Masriani
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v6i1.5236

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan psikomotorik mahasiswa program studi pendidikan kimia FKIP Universitas Tanjungpura mengenai praktikum penentuan kadar asetosal secara asidimetri melalui titrasi asam basa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini berupa lembar observasi dan wawancara berdasarkan data yang diperoleh. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa program studi pendidikan kimia sebanyak 16 orang yang ditentukan melalui teknik sampling jenuh. Hasil penelitian menunjukkan persentase kemampuan psikomotorik dengan kategori sangat baik diantaranya mencuci seluruh peralatan gelas, memasang buret dengan klem, menuangkan larutan baku ke dalam buret, menggunakan pipet volume, menambah indikator ke dalam sampel, mengatur mulut buret, dan menghitung kadar analit yang masing-masing sebesar 94%, 100%, 88%, 100%, 81%, 100%, 88%. Kategori baik dengan persentase 69% yaitu pembilasan buret dengan larutan standar dan mengamati volume titran. Kemudian kemampuan menghentikan titrasi saat titik akhir termasuk kategori cukup dengan persentase sebesar 50%. Secara keseluruhan kemampuan psikomotorik mahasiswa termasuk dalam kategori sangat baik dengan persentase rata-rata sebesar 86,69%.
ANALISIS KONSENTRASI PELARUT DAN KUAT ARUS TERHADAP KUALITAS PELAPISAN LOGAM PERAK (Ag) PADA LOGAM TEMBAGA (Cu) Anggita Leontin Sitorus; Sarah Sihotang; Asep Wahyu Nugraha
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v6i1.4142

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh waktu perendaman dan kuat arus terhadap kualitas lapisan Ag yaitu terhadap massa, ketebalan dan kondisi morfologi permukaan dari hasil pelapisan terbaik. Elektroda yang digunakan adalah tembaga yang berbentuk silinder dengan ukuran 5x0,2 cm dan Larutan elektrolit yang dipakai adalah larutan perak nitrat (AgNO3). Proses electroplating pada penelitian ini dilakukan pada tegangan 12 volt, dengan variasi arus listrik 4A, 6A, 8A selama waktu perendaman 30 menit dan konsentrasi elektrolitnya 0,6 M, 0,3 M dan 0,1 M. Karakterisasi morfologi permukaan tembaga yang telah dilapisi perak menggunakan instrumen SEM. Hasil penelitian didapatkan sampel dengan hasil terbaik dari nilai berat logam Ag yang mengendap, tebal lapisan yang terbentuk yaitu sampel tembaga dengan perlakuan (0,28 M, selama 30 menit). Dari hasil foto SEM pada permukaan Cu/Ag terlihat sampel hasil electroplating selama 30 menit sudah terdapat gumpulan gumpalan kecil sampai menengah dan permukaannya tampak halus dan terdapat sedikit pori pada permukaan tembaga hasil electroplating perak.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA ANIMASI TERHADAP HASIL PEMBELAJARAN IPA KELAS V SEKOLAH DASAR Salma Rachmadhina Aulia; Fitri Alyani
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v6i1.4301

Abstract

Peneliti melakukan observasi, guru masih monoton menggunakan pembelajaran ceramah yang membuat kurang menarik, tentunya hal ini dapat menurunkan minat belajar yang berakibat rendahnya nilai siswa. Penelitian ini bertujuan melihat dampak keberhasilan media animasi pada perubahan belajar IPA di kelas V SDN Tengah 01 Pagi. Metode Quasi experimental tipe nonequivalent control group design, data populasi diambil dari 2  kelompok sampel ekperimen dan kontrol. Sampel penelitian berjumlah 58 siswa, terdapat  kelas eksperimen 29 siswa dan kelas kontrol 29 siswa. Penelitian ini menggunakan instrumen pretest dan posttest, dengan analisis data meliputi uji analisis statistik deksriptif, uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis. Hasil didapatkan kelas eksperimen memiliki rata-rata 76,21 lebih tinggi dipadankan kelas kontrol 71,38. Pengujian dengan uji-T dapat melihat dampak keberhasilan media animasi pada belajar IPA. Hasil uji-T mendapat 0,024 maka sig. (2-tailed) 0,05 menyatakan media animasi memberikan dampak pada keberhasilan perubahan belajar IPA siswa kelas V SDN Tengah 01 Pagi.
KETERAMPILAN GENERIK SAINS SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CCE (COOPERATIVE CLASS EXPERIMENT) TIPE GROUP INVESTIGATION PADA KONSEP LARUTAN PENYANGGA Nurisa Ainulhaq; Yoga Mahendra
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v6i1.4210

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pencapaian keterampilan generik sains siswa setelah pembelajaran menerapkan model pembelajaran CCE (Cooperative Class Experiment) Tipe Group Investigation pada konsep Larutan Penyangga. Metode Penelitian Kelas digunakan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang efektif melalui perbaikan proses belajar mengajar dan melakukan inovasi pada teori dan praktek pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran CCE Tipe Group Investigation secara keseluruhan dapat dilaksanakan dengan baik pada keenam tahapan pembelajarannya. Adapun pencapaian keterampilan generik sains siswa setelah pembelajaran berkembang dengan kategori kemampuan sangat baik pada indikator bahasa simbolik, dan kategori kemampuan baik pada indikator pemodelan matematik dan membangun konsep. Kesimpulan dari penelitian ini adalah keterampilan generik sains siswa dapat berkembang dengan baik melalui penerapan model pembelajaran CCE (Cooperative Class Experiment) Tipe Group Investigation.
ANALISIS DAN REKONSTRUKSI DESAIN KEGIATAN LABORATORIUM (DKL) PADA MATERI PROTISTA KELAS X SMA Lina Indrawati; Bambang Supriatno; Utari Akhir Gusti
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v6i1.4239

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai Desain Kegiatan Laboratorium (DKL) pada materi Protista yang digunakan dalam pembelajaran biologi kelas X SMA/MA. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, sampel DKL diambil dari beberapa buku paket pembelajaran dan buku paket praktikum dengan jumlah 3 DKL menggunakan teknik purposive sampling. Dalam penelitian ini, digunakan instrumen analisis yang didasarkan pada modifikasi diagram vee Novak Gowin (1984). Hasil analisis DKL materi protista menunjukkan bahwa: 1) DKL yang ada belum sesuai dengan tuntutan Kompetensi Dasar (KD) pada kurikulum 2013, 2) aspek kompetensi yang tergambar dalam DKL belum mencakup proses hands on dan minds on yang seharusnya dilakukan oleh siswa pada saat praktikum. Selain itu, analisis aspek konstruksi pengetahuan berdasarkan instrumen diagram vee menunjukkan bahwa beberapa item seperti pertanyaan fokus, objek/peristiwa, teori/prinsip/konsep, perekaman dan transformasi data, serta perolehan pengetahuan masih belum mencapai skor tertinggi. Oleh karena itu, DKL yang ada perlu direkonstruksi agar dapat mencapai skor maksimal sehingga siswa dapat mengembangkan pengetahuan melalui praktikum.
ANALYSIS SATISFACTION LEVELS COLLEGE STUDENTS ON INFRASTRUCTURE IN SCIENCE AND TECHNOLOGY BUILDING UINFAS BENGKULU IN SUPPORTING LEARNING PROCESS Apriliani Mersa Putri; Indah Lestari; Siti Sarifah Hasibuan; Tias Dwi Septianingrum; Adrian Topano
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v6i1.4316

Abstract

Mobile and immovable educational facilities and infrastructure are very important for the teaching and learning process and enable the completion of educational goals in an orderly, efficient, effective and timely manner. The learning process is an activity in which there is interaction between educators and students as well as reciprocal communication that takes place to achieve learning objectives. Factors that can influence the learning process to be effective and efficient, such as teacher, student, facilities and infrastructure as well as environmental factors. The method used in this research is descriptive analysis method. The purpose of this study was to determine the level of student satisfaction with facilities and infrastructure in one of the study programs at Fatmawati Sukarno Bengkulu State Islamic University in supporting the learning process. From the results of student satisfaction with the facilities and infrastructure to support the learning process, namely for classrooms, chairs, tables and blackboards, they stated that they were 100% satisfied. Laboratories 86% satisfied and 14% unsatisfied, for prayer rooms 70% satisfied and 30% unsatisfied. Trash box 44% satisfied and 56% dissatisfied, toilet 98% satisfied and 2% dissatisfied, projector 34% satisfied and 66% dissatisfied, fan 88% satisfied and 12% unsatisfied.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BERBANTUAN LKPD PADA MATERI PENCEMARAN LINGKUNGAN Siti Rohana; Maya Istyadji; Yasmine Khairunnisa
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v6i1.4496

Abstract

Penelitian yang dilakukan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang menginvestigasi penggunaan model pembelajaran inkuiri terbimbing dalam meningkatkan hasil belajar mengenai pencemaran lingkungan di SMPN  6 Banjarmasin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan dampak positif yang dihasilkan oleh penggunaan modelopembelajaran inkuiri terbimbing dengan menggunakan lembar kerja peserta didik dalam pembelajaran mengenai pencemaran lingkungan. Peserta penelitian ini adalah peserta didik kelas VII H. Metode pengumpulan data meliputi pretest dan posttest dalam bentuk tes, observasi oleh guru, dan pengisian angket oleh peserta didik. Analisis data menggunakan pendekatan kuantitatif untuk menganalisis peningkatan hasil belajar dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan lembar kerja peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwaopenggunaan model pembelajaran inkuiri terbimbing dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik, yang ditunjukkanodengan peningkatan hasil belajar antara siklus I dan siklus II. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkanobahwa model pembelajaran inkuiri terbimbing layak untuk diterapkan di kelas VII SMP pada pembelajaran mengenai Pencemaran Lingkungan.
PENGARUH MEDIA VIDEO ANIMASI TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI SAINS SISWA SD Zulfah Nurdiana; Septi Budi Sartika
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v6i1.4472

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media video animasi terhadap kemampuan literasi sians siswa SD. Dimana penerapan literasi sains yang ada di Indonesia ini terbilang cukup rendah, pemilihan model pembelajaran juga mempengaruhi hal tersebut. Melihat kondisi tersebut perlu adanya pembaharuan dengan pemanfaatan teknologi menggunakan media video animasi untuk meningkatkan literasi sains siswa dengan harapan generasi yang akan datang dapat menghadapi pendidikan abad-21. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantittatif eksperimen dengan desain penelitian pre-Exsperimenal Designone-Group( Pretest-Posttest Design). Populasi yang digunakan adalah kelas V SDN Jimbaran Kulon sebanyak 26 siswa. Teknik pengumpulan data berupa pemberian tes awal (pre-test) sebelum diberikan perlakuan dan tes akhir (post-test) setelah diberikan perlakuan pada setiap kelompok yang sama. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitihan ini adalah hasil telah yang diperoleh dari nilai pre-test dan post-test siswa menggunakan N-Gain. Sehingga hasil penelitian menunjukkan menunjukkan adanya pengaruh penggunaan media video animasi terhadap kemampuan literasi sains siswa SD. 
PENGEMBANGAN E-MODUL BERORIENTASI INTEGRATED STEM EDUCATION PADA TEMA PENCEMARAN LINGKUNGAN UNTUK MELATIH KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA SMP KELAS VII Zahrotunnisa Zahrotunnisa; Suroso Mukti Leksono; R. Ahmad Zaky El Islami
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v6i1.4344

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena permasalahan yang ditemukan terkait dengan pembelajaran IPA di SMP. Bermula dari pembelajaran yang masih menggunakan metode ceramah, sehingga kemandirian belajar siswa masih belum optimal. Siswa cenderung mempelajari materi hanya mengandalkan guru saja. E-modul berorientasi integrated STEM education dirancang agar siswa dapat berperan aktif dan mampu melakukan pembelajaran secara mandiri. tujuan penelitian ini adalah untuk merinci tingkat kevalidan dan efisiensi e-modul berorientasi integrated STEM education tema pencemaran lingkungan. metode penelitian yang digunakan yakni Research Development (RD) model 4-D (Thiagarajan,1974) meliputi define, design, develop, dan disseminate. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan menunjukkan tingkat kevalidan e-modul sebesar  89% yang termasuk kriteria “sangat valid”. Sedangkan untuk tingkat efisiensi e-modul sebesar 90% yang termasuk kriteria “sangat efisien”. Hal ini menunjukkan bahwa e-modul berorientasi integrated STEM education  pada tema pencemaran lingkungan sangat efisien digunakan dalam pembelajaran untuk melatih kemandirian belajar siswa.
IMPLEMENTASI PROJECT BASE LEARNING DENGAN PENDEKATAN TEACHING AT THE RIGHT LEVEL UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF PESERTA DIDIK KELAS VII Desy Ria Pratama; Wachidatul Linda Yuhanna; R. Bekti Kiswardianta
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v6i1.4337

Abstract

Pembelajaran IPA di kelas 7F SMP N 1 Nawangan belum optimal karena pembelajaran masih berorientasi pada guru. Hasil observasi menunjukkan keaktifan dan hasil belajar kognitif peserta didik masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar kognitif peserta didik dengan mengimplementasikan model pembelajaran Project Base Learning dan pendekatan Teaching at The Right Level. Penelitian ini dilaksanakan di SMP N 1 Nawangan, Kecamatan Nawangan, Kabupaten Pacitan. Sumber data adalah peserta didik di kelas 7F SMP N 1 Nawangan sebanyak 20 peserta didik. Jenis penelitian pada penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Hasil dari penelitian tindakan kelas ini adalah keaktifan peserta didik dengan kategori tinggi pada siklus I sebesar 65% meningkat pada siklus II menjadi 80%, sedangkan hasil belajar kognitif peserta didik yang tuntas pada siklus I sebesar 70% meningkat pada siklus II menjadi 85%. Berdasarkan data tersebut maka  implementasi model pembelajaran Project Base Learning dengan pendekatan Teaching at The Right Level dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar kognitif peserta didik kelas 7F SMP N 1 Nawangan.