cover
Contact Name
Made Gautama Jayadiningrat
Contact Email
jurnaladatdanbudayaindonesia@gmail.com
Phone
+6287762961886
Journal Mail Official
jurnaladatdanbudayaindonesia@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Adat dan Budaya Indonesia
ISSN : 26156113     EISSN : 26156156     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jabi.v1i1
Jurnal ini memuat hasil penelitian dan pemikiran tentang adat istiadat dan budaya. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian kepada masyarakat dibidang adat dan kajian budaya.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2020)" : 5 Documents clear
Pengaruh Model Pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) Berbasis Pendidikan Karakter Terhadap Kompetensi Pengetahuan Matematika Kelas IV SD Gugus I Kuta Selatan Tahun Ajaran 2019/2020 Ni Luh Rahayuni; Ida Bagus Gede Surya Abadi; I Wayan Wiarta
Jurnal Adat dan Budaya Indonesia Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jabi.v2i1.28902

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran TGT Berbasis Pendidikan Karakter terhadap Kompetensi Pengetahuan Matematika kelas IV SD. Penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan desain non-equivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas IV SD Gugus I Kuta Selatan Tahun Ajaran 2019/2020 yang terdiri dari 5 kelas dengan banyak siswa 399 orang. Penentuan sampel penelitian teknik cluster random sampling. Metode pengumpulan data yaitu metode tes. Instrumen pengumpulan data yaitu pilihan ganda biasa. Rata-rata kompetensi pengetahuan matematika kelas mengikuti model TGT berbasis pendidikan karakter yaitu 84,00 dan kelompok mengikuti konvensional yaitu 76,03. Data yang diperoleh dianalisis uji-t yaitu polled varians. Hasil analisis data (thitung =4,748 > ttabel = 2,000) pada taraf signifikansi 5% dan dk = 62 maka, H0 ditolak dan Ha diterima sehingga yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan matematika antara kelompok yang dibelajarkan dengan model pembelajaran TGT berbasis pendidikan karakter dan kelompok yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD.Kata kunci: TGT, kompetensi pengetahuan matematika siswa kelas IV SD
1. PENGARUH MODEL SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT BERBASIS TRI HITA KARANA TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA I Nyoman Angga Suryawan; Ida Bagus Surya Manuaba; Gusti Ngurah Sastra Agustika
Jurnal Adat dan Budaya Indonesia Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jabi.v2i1.28903

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat berbasis Tri Hita Karana terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IV Gugus Jendral Sudirman Kecamatan Denpasar Selatan Tahun Ajaran 2019/2020. Penelitian ini merupakan jenis penelitian quasi eksperimen dan menggunakan desain penelitian Non-equivalent Control Group Design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Gugus Jenderal Sudirman Kecamatan Denpasar Selatan dengan jumlah populasi 335 orang siswa. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 71 orang siswa yaitu 34 orang siswa kelas IVB dari SDN 13 Sesetan yang menjadi kelompok eksperimen dan 37 orang siswa kelas IVB dari SDN 6 Sesetan yang menjadi kelompok kontrol. Pemilihan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik cluster random sampling. Data kompetensi pengetahuan IPA siswa dikumpulkan menggunakan metode tes yang kemudian dianalisis menggunakan uji-t. Hasil analisis data menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelompok eksperimen lebih tinggi daripada nilai rata-rata kelompok kontrol (61,74 > 57,43). Berdasarkan hasil analisis uji-t dengan derajat kebebasan (dk = 34 + 37 – 2 = 69) dan pada taraf signifikansi 5% diperoleh t hitung > t tabel (2,391 > 1,994) maka H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan, bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat berbasis Tri Hita Karana dan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Ini berarti model pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat berbasis Tri Hita Karana berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IV SD Gugus Jenderal Sudirman Kecamatan Denpasar Selatan Tahun Ajaran 2019/2020. 
Pengaruh Model Pembelajaran PAKEM Berbasis Tri Kaya Parisudha Terhadap Kompetensi Pengetahuan PPKN Siswa Kelas IV Ni Putu Mira Ayunita Laksmi; I G. A. Agung Sri Asri; Md Putra
Jurnal Adat dan Budaya Indonesia Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jabi.v2i1.28904

Abstract

rendahnya kompetensi pengetahuan PPKn. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh yang signifikan model pembelajaran PAKEM berbasis Tri Kaya Parisudha terhadap kompetensi pengetahuan PPKn. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan Nonequivalent Control Grup Design. Populasi penelitian ini meliputi seluruh siswa kelas IV sebanyak 289 siswa. Sampel penelitian ini ditentukan dengan teknik Cluster Random Sampling. Data kompetensi pengetahuan PPKn dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan tes objektif dalam bentuk pilihan ganda biasa. Setelah itu data dianalisis menggunakan uji-t. Hasil analisis data diperoleh thitung = 3,048 dengan dk = 70 dan taraf signifikansi 5% maka diperoleh ttabel = 2,000. Karena thitung 3,048 > ttabel = 2,000 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan PPKn siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran PAKEM berbasis Tri Kaya Parisudha dan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV. Implikasi teoretis dalam penelitian ini membuktikan model pembelajaran PAKEM berbasis Tri Kaya Parisudha dapat diterapkan dengan baik dalam pembelajaran untuk mengoptimalkan kompetensi pengetahuan PPKn siswa. Nilai rata-rata kompetensi pengetahuan PPKn kelompok eksperimen adalah  = 85,094 sedangkan nilai rata-rata kompetensi pengetahuan PPKn kelompok kontrol adalah  = 74,782. Jadi nilai rata-rata kompetensi pengetahuan PPKn kelompok eksperimen lebih tinggi daripada nilai rata-rata kompetensi pengetahuan PPKn kelompok kontrol yaitu 85,094 > 74,782. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran PAKEM berbasis Tri Kaya Parisudha terhadap kompetensi pengetahuan PPKn siswa kelas IV SDN Gugus Patimura Denpasar Selatan Tahun Ajaran 2019/2020.Kata Kunci: PAKEM, Tri Kaya Parisudha, PPKn
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBING PROMPTING BERBASIS ETNOMATEMATIKA TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN MATEMATIKA KELAS V Putu Risma Radiana; I Wayan Wiarta; I Komang Ngurah Wiyasa
Jurnal Adat dan Budaya Indonesia Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jabi.v2i1.28906

Abstract

Penelitian ini berawal dari hasil observasi dan studi kasus di kelas V SD Gugus Letda Made Putra Kecamatan Denpasar Utara yang menunjukkan bahwa masih banyak siswa yang belum mencapai KKM khususnya pada pelajaran matematika, selain itu belum diterapkannya model pembelajaran Probing Prompting berbasis Etnomatematika. Tujuan dilaksanakan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh yang signifikan  model  Probing Prompting berbasis etnomatematika terhadap kompetensi pengetahuan Matematika kelas V. Adapun desain dalam penelitian ini yakni Non Equivalent Pretest Postest Control Group Design. Populasi penelitian ini terdiri dari kelas V SD Gugus Letda Made Putra yang terdiri sebanyak 462 orang dari 13 kelas. Sampel ditentukan dengan teknik  cluster random sampling, sampel yang terpilih terdiri dari kelompok eksperimen yaitu kelas V SD Negeri 2 Tonja yang dibelajarkan model Probing Prompting berbasis etnomatematika dan  kelompok kontrol kelas VB SD Negeri 23 Dangin Puri dibelajarkan secara konvensional. Data kompetensi pengetahuan matematika dikumpulkan dengan instrumen berupa tes objektif. Data yang diperoleh selanjutnya ditentukan GSn kemudian dianalisis menggunakan uji-t. Setelah dilakukan penelitian, didapatkan perbedaan rerata kompetensi pengetahuan matematika dan rerata kelompok eksperimen (23,094) lebih dari kelompok kontrol (17,758). Berdasarkan analisis diperoleh thit(12,696)> ttab (1,998) dengan tingkat kesalahan 0,05 dan df = 63. Maka diterimanya Ha. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran Probing Prompting berbasis etnomatematika terhadap kompetensi pengetahuan matematika kelas V SD Gugus Letda Made Putra Kecamatan Denpasar Utara Tahun Ajaran 2019/2020. Berdasarkan hasil penelitian, penelitian ini dapat dijadikan sebagai hasil kajian yang relevan dan memperdalam mengenai model pembelajaran Probing Prompting berbasis EtnomatematikaKata Kunci : Probing Prompting, Etnomatematika, Kompetensi Pengetahuan  Matematika
Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Melalui Model Pembelajaran Open Ended Berbasis Tri Kaya Parisudha I Pt Rian Nugraha Wiraharta; Kadek Yudiana; Ni Nyoman Kusmariyatni
Jurnal Adat dan Budaya Indonesia Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jabi.v2i1.28907

Abstract

Penelitian eksperimen  ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan model pembelajaran Open Ended berbasis Tri Kaya Parisudha terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SD. Berdasarkan wawancara dan observasi, permasalahan pada pembelajaran matematika di lapangan yaitu  kurangnya partisipasi siswa, kurangnya minat siswa dalam belajar, kurangnya sikap berpikir kritis siswa terhadap pemecahan  masalah matematika,  serta hasil belajar siswa sebagian besar dibawah KKM.  Hal ini diakibatkan oleh kurangnya penggunaan  model yang inovatif serta pembahasan permasalahan matematika dalam pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan penerapan model yang inovatif dalam pembelajaran. Penelitian ini dirancang dengan konsep non-equivalen post-test only control group design. 179 siswa kelas V SD ditetapkan sebagai populasi penelitian. Sampel pada penelitian ini terdiri dari 24 siswa pada kelompok eksperimen dan 25 siswa pada kelompok kontrol. Hasil tersebut diperoleh dari penentuan sampel melalui simple random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes berupa essay/uraian yang berjumlah 10 butir. Sebelum digunakan, instrumen telah diujicobakan serta dilakukan uji validitas, reliabilitas, daya beda soal dan tingkat kesukaran soal. Setelah data dikumpulkan, data dianalisis menggunakan uji-t dengan hasil thitung = 24,63 dan ttabel = 2,01. Kriteria pengujian menunjukan thitung> ttabel (24,63> 2,01). Simpulan dari hasil analisis data dalam penelitian ini adalah terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran Open Ended berbasis Tri Kaya Parisudha terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SD. Hasil penelitian memberikan dampak positif terhadap siswa dan mampu  menjawab permasalahan yang ada. Hasil penelitian ini dapat menjadi rujukan dalam membangun kegiatan belajar mengajar yang lebih menarik dengan membahas konsep matematika melalui permasalahan terbuka. 

Page 1 of 1 | Total Record : 5