cover
Contact Name
Harry Budiman
Contact Email
harry@bsn.go.id
Phone
+6285718217895
Journal Mail Official
harry@bsn.go.id
Editorial Address
Kawasan Sains dan Teknologi BJ Habibie BRIN Serpong Tangerang 15314 Building 420
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Instrumentasi
ISSN : 01259202     EISSN : 24601462     DOI : 10.31153
The scientific areas covered by Instrumentasi are those backboned by scientific measurements and thus range from instrument engineering, metrology, testing, and control. All papers submitted are refereed by bona fide reviewers from leading research institutions as well as universities prior to publication to keep their quality meet the standard of the journal. The review is carried out mainly on the basis of originality, novelty, and contribution to scientific measurement. Authors need to complete the ethical clearance form for publication.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 40, No 1 (2016)" : 6 Documents clear
PERBAIKAN AKUSTIK RUANGAN UNTUK ACARA PEMBUKAAN DAN PENUTUPAN DIKLAT MELALUI RENOVASI DI PUSBINDIKLAT LIPI Prof. Dr. Ir. Husein Avicenna Akil M.Sc.; Budhy Basuki
Instrumentasi Vol 40, No 1 (2016)
Publisher : LIPI Press, Anggota IKAPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/instrumentasi.v40i1.140

Abstract

Pengukuran karakteristik akustik di dalam ruangan telah dilakukan untuk acara pembukaan dan penutupan pada kondisi sebelum dan setelah renovasi. Pengukuran sebelum renovasi memberi petunjuk bahwa kondisi akustik ruangan sangat buruk untuk menghasilkan kualitas akustik yang sesuai dengan peruntukannya. Oleh karena itu, ruangan tersebut direnovasi secara menyeluruh dan komprehensif. Hasil pengukuran parameter karakteristik akustik ruangan menunjukan bahwa pada kondisi ruangan sebelum renovasi menghasilkan nilai waktu dengung (reverberation time) rata-rata sangat besar, yaitu RT = 3,1 detik. Sementara itu, nilai waktu dengung rata-rata turun secara drastis setelah proses renovasi menjadi RT = 0,9 detik, terutama untuk frekuensi tengah pada rentang audibel pendengaran, yaitu 500 Hz–1 kHz. Distribusi suara sebelum renovasi menghasilkan nilai standar deviasi maksimum (SD) sebesar 3,2 dB, sedangkan nilai SD tidak lebih tinggi dari 3 dB setelah proses renovasi. Hal ini juga menunjukkan bahwa tingkat tekanan suara (sound pressure level, SPL) yang diterima oleh setiap titik ukur dalam ruangan setelah renovasi pada setiap frekuensi nilainya lebih rendah dibandingkan dengan nilai SPL untuk setiap titik ukur di dalam ruangan sebelum renovasi. Pengukuran background noise di ruangan pada kondisi sebelum renovasi menghasilkan nilai noise criterion (NC) 40–45 dalam kondisi air conditioner (AC) atau pendingin ruangan hidup dan pada kondisi ruangan setelah renovasi ternyata nilai NC menjadi lebih baik, yaitu turun pada angka 30–35. Hasil pengukuran tiga parameter karakteristik akustik di dalam ruangan setelah renovasi menunjukan bahwa ruangan tersebut memiliki kondisi akustik yang jauh lebih baik dibandingkan kondisi akustik ruangan tersebut sebelum renovasi serta memenuhi standar untuk digunakan dalam penyelenggaraan seminar dan acara seremonial pembukaan dan penutupan diklat.
OPTIMIZATION OF KOLONG WATER TREATMENT USING ADVANCED OXIDATION PROCESSES (AOPs) METHODS AND HETEROGENOUS CATALYST IMPREGNATION TO REMOVE METALS IN KOLONG Veny Luvita; Anto Tri Sugiarto; Savitri Savitri
Instrumentasi Vol 40, No 1 (2016)
Publisher : LIPI Press, Anggota IKAPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/instrumentasi.v40i1.131

Abstract

The mining activities in Bangka Belitung Islands in the several past years resulted in forming lakes called kolong. The water in kolong contained high concentration of iron (Fe) and manganese (Mn). An advanced oxidation processes (AOPs) method using heterogeneous solid catalyst and nickel oxide alumina (NiO/Al2O3) to eliminate Fe and Mn which contain in kolong water has been done. The solid catalyst was prepared using impregnation method and characterized using XRD and FTIR-pyridine method. Based on analysis of metal contaminant using AAS, the concentration of Fe and Mn in water were removed completly after treated with AOPs using Ni/Al2O3catalyst.
PEMELIHARAAN SEBUAH GRUP RESISTOR STANDAR UNTUK MENENTUKAN LAJU PERGESERAN NILAI RESISTOR STANDAR ACUAN MENGGUNAKAN DCCB Agah Faisal; Muhammad Azzumar; Lukluk Khairiyati
Instrumentasi Vol 40, No 1 (2016)
Publisher : LIPI Press, Anggota IKAPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/instrumentasi.v40i1.133

Abstract

Pemeliharaan sebuah grup resistor standar telah dikembangkan menjadi pengukuran yang diotomasi secara keseluruhan dengan maksud digunakan untuk memverifikasi resistor standar acuan di Puslit Metrologi LIPI. Dua metode, yaitu interkomparasi dan scaling-up, diterapkan untuk mendapatkan pembacaan rasio oleh direct current comparator bridge (DCCB). Sistem pengukuran yang digunakan beroperasi secara otomatis untuk melakukan sebanyak 47 sesi pengukuran. Dengan mengetahui nilai aktual awal dari rata-rata resistor 1 Ω dalam grup dan mengasumsikan nilainya tidak berubah selama periode observasi dalam satu tahun maka laju pergeseran nilai dari resistor standar acuan 1 kΩ dapat ditentukan. Hasil laju tersebut adalah (220 ± 15) nΩ/Ω per tahun dan dapat memverifikasi klaim yang ditetapkan oleh pabrikan.
COMPARISON AND CORRELATION AMONG MEASUREMENT RESULTS OF OBSERVATORY, HELLMAN, AND TIPPING BUCKET SENSORS Tatik Maftukhah; Sensus Wijonarko; Dadang Rustandi
Instrumentasi Vol 40, No 1 (2016)
Publisher : LIPI Press, Anggota IKAPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/instrumentasi.v40i1.52

Abstract

Rainfall data analysis from three types of sensors installed on Maritime Meteorology Station owned by Indonesian Agency for Meteorology, Climatology and Geophysics (BMKG’s) in Pontianak has been carried out. The three types of sensors were Observatory (OBS), Hellman, and Tipping Bucket (TB). This research used analysis of variance (ANOVA) and correlation tests because although calibrations to the rainfall sensors are performed every year, their measurement results are still different.Comparison results showed that there were no significant differences among them, while correlation tests revealed that there were strong correlations between the measurement results of OBS and Hellman (0.9457), OBS and TB (0.9869), and Hellman and TB (0.9651).
PENGUKURAN KADAR HEMOGLOBIN (Hb) DARAH DENGAN METODE NONINVASIF MENGGUNAKAN LASER Qomaruddin, Qomaruddin
Instrumentasi Vol 40, No 1 (2016)
Publisher : LIPI Press, Anggota IKAPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/instrumentasi.v40i1.49

Abstract

Pengukuran Hb darah umumnya menggunakan metode invasif, namun metode ini memiliki beberapa kekurangan, di antaranya kurang efisien dan kurang ramah bagi pasien yang takut dengan jarum suntik. Banyak penelitian yang telah dilakukan melalui metode dengan perbedaan teknik yang dilakukan. Pulse oximetry, diffuse reflectance spectroscopy, photoplethysmograph, dan digital photography dengan image processing adalah beberapa teknik yang dilakukan untuk mendapatkan kadar Hb dengan metode noninvasif. Penelitian ini bertujuan untuk membuat alat ukur kadar Hb menggunakan laser dengan metode noninvasif. Teknik ini mengadopsi hukum Beer-Lambert tentang spectroscopy, laser sebagai sumber cahaya dan photodetector sebagai sensor optis yang menangkap intensitas cahaya melalui sampel darah. Metode penelitian ini dilakukan dengan cara mengambil sampel darah relawan yang diukur dengan HAMA dan relawan tersebut diukur dengan alat ukur yang telah dibuat. Hasil pengukuran keduanya dijadikan conditional constrain untuk mementukan persamaan matematis sebagai transfer alih antara intensitas cahaya yang ditangkap oleh photodetector dan kadar Hb. Relawan terdiri atas laki-laki dan perempuan dengan rentang umur 20–40 tahun. Alat ukur kadar Hb yang telah dibuat mempunyai tingkat akurasi 91% dan dapat digunakan langsung oleh masyarakat.
PERANCANGAN OPTICAL POWER METER MULTI-WAVELENGTH MENGGUNAKAN RASPBERRY PI Dwi Hanto; Muhammad Syafiq; Thomas Budi Waluyo
Instrumentasi Vol 40, No 1 (2016)
Publisher : LIPI Press, Anggota IKAPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/instrumentasi.v40i1.51

Abstract

Tulisan ini menjelaskan tentang pembuatan optical power meter (OPM) menggunakan Raspberry Pi sehingga disebut RPi OPM. Penelitian yang dilakukan meliputi perancangan rangkaian pengondisian sinyal dan sistem pengolahan data dengan Raspberry Pi. Pengondisi sinyal berupa transimpedansi amplifier dengan enam buah resistansi, yaitu 100 Ω, 1 kΩ, 10 kΩ, 100 kΩ, 1 MΩ, dan 10 MΩ sebagai pemilih jangkauan pengukuran daya optik. Di sisi lain, Raspberry Pi berfungsi sebagai pengolah data dan penampung hasil pengukuran. Percobaan menggunakan dua buah sumber cahaya, yaitu laser dioda dengan panjang gelombang 1.310 nm dan 1.552 nm. Hasil pengukuran RPi OPM dibandingkan dengan OPM Anritsu ML9002A sebagai validasi pembacaan. RPi OPM yang telah dibuat mampu mengukur daya optik pada rentang -50 dBm sampai -5 dBm untuk kedua panjang gelombang tersebut. Adapun eror pembacaan memiliki nilai terbesar 0,53 dBm dan terkecilnya 0,01 dBm pada saat mengukur daya laser dioda 1.310 nm, sedangkan 0,41 dBm dan 0,03 dBm saat pada saat mengukur laser dioda 1.552 nm.

Page 1 of 1 | Total Record : 6