cover
Contact Name
Harry Budiman
Contact Email
harry@bsn.go.id
Phone
+6285718217895
Journal Mail Official
harry@bsn.go.id
Editorial Address
Kawasan Sains dan Teknologi BJ Habibie BRIN Serpong Tangerang 15314 Building 420
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Instrumentasi
ISSN : 01259202     EISSN : 24601462     DOI : 10.31153
The scientific areas covered by Instrumentasi are those backboned by scientific measurements and thus range from instrument engineering, metrology, testing, and control. All papers submitted are refereed by bona fide reviewers from leading research institutions as well as universities prior to publication to keep their quality meet the standard of the journal. The review is carried out mainly on the basis of originality, novelty, and contribution to scientific measurement. Authors need to complete the ethical clearance form for publication.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 43, No 2 (2019)" : 7 Documents clear
ANALISIS KARAKTERISTIK DIURNAL PETIR DAN CURAH HUJAN BERDASARKAN DATA LIGTNING DETECTOR DAN HELMANN DI MEDAN Budi Prasetyo; Yosi Setiawan; Irwandi Irwandi
Instrumentasi Vol 43, No 2 (2019)
Publisher : LIPI Press, Anggota IKAPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31153/instrumentasi.v43i2.175

Abstract

Petir sangat terkait dengan kondisi cuaca buruk yang berpengaruh terhadap aktivitas masyarakat. Penelitian ini akan memanfaatkan data lightning detector dan Curah Hujan (CH) Hellman untuk menganalisis karakteristik dan hubungan keduanya di Kota Medan dan Sekitarnya. Data petir Awan ke Bumi (CG) dan CH Helmann jam-jaman selama tahun 2017 dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) digunakan pada penelitian ini. Data CG dibatasi radius 10 km untuk menghindari noise dan mendapat hasil yang semakin baik. Pada penelitian ini digunakan perata-rataan, korelasi dan analisis aktivitas konvektivitas. Hasilnya menunjukkan bahwa terdapat 869 kali aktivitas petir selama tahun 2017 yang terdiri dari 548 CG negative (CG-) (63,1%) dan 309 CG positif (CG+) (36,9%). Aktivitas petir terbanyak (terendah) terjadi pada sore-malam hari (dini-pagi hari) sekitar pukul 15.00 - 20.00 LT (03.00 s.d 10.00 LT) dengan tertinggi (terendah) pukul 18.00 (10.00) LT. Korelasi Petir dan CH cukup signifikan yaitu 0.90 untuk CG+ dan 0.85 untuk CG-. Fase matang awan konvektif di wilayah medan berlangsung selama 6 jam berkisar pukul 15.00 - 21.00 LT.
Peer Reviewer Acknowledgement Instrumentasi Instrumentasi
Instrumentasi Vol 43, No 2 (2019)
Publisher : LIPI Press, Anggota IKAPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31153/instrumentasi.v43i2.202

Abstract

COMBINATION METHOD OF ADVANCED OXIDATION PROCESS (AOPs) AND ELECTROMAGNETIC WATER TREATMENT (EWT) TO REDUCE HEAVY METALS IN PIT LAKE Veny Luvita; Novan Agung Mahardiono; Hanif Fakhrurroja; Edy Tanu; Anto Tri Sugiarto
Instrumentasi Vol 43, No 2 (2019)
Publisher : LIPI Press, Anggota IKAPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31153/instrumentasi.v43i2.174

Abstract

Mining areas in Indonesia still use water sources from the pit lake, called Kolong. Kolong is raw water material of the water local company (PDAM) in obtaining clean water. The lake water usually processed with chemical and physicsmethods before distributed to the community. Whereas in fact the former mine lake water has a heavy metal content that is still relatively high. In mining areas, river and lake water are still polluted by heavy metals that harm living things that can not be decomposed directly by microorganisms naturally and even require a relatively long time to process them. Processed by using Advanced Oxidation Processes (AOPs) and Electromagnetic Water Treatment (EWT) become one of the processing alternatives by removing the heavy metals. The advantage of using this method is high efficiency, ability to process will not cause another waste andincluding as clean technology. The aim of this research activity is to test integrated water treatment system using the physical and chemical method by utilizing surface water contaminated by heavy metals through a combination of advanced oxidation technology and electromagnetic water treatment for physics-chemical water quality improvement which can be utilized by PDAM as raw water to get clean water. This research comparing no processing water, processing water with AOPs and EWT, then combining AOPs-EWT. The result of heavy metal removal in water can be reduced up to ± 90%.
COMPARISONS BETWEEN MEASUREMENT AND CALCULATION METHODS IN OBTAINING VIRTUAL WATER FOR HOME MADE YOGURT Wijonarko, Sensus; Sirenden, Bernadus; Maftukhah, Tatik; Rustandi, Dadang
Instrumentasi Vol 43, No 2 (2019)
Publisher : LIPI Press, Anggota IKAPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31153/instrumentasi.v43i2.173

Abstract

The aim of this study was to get shadow water result comparisons for home industry yogurt using practical and theoretical methods. The embodied water obtained from the empirical technique was 20.2 liters, namely 3.8 liters lower than the mathematical technique. The differences of the embedded water between two methods were caused especially on one side the producer did not optimize the water potential to absorb the heat, but on the other side the producer did not pay any attention to the regulation in disposing the waste water that should not be higher than its threshold level. The consumption of exogenous water could be decreased if the cooling water was recycled, water heat was dissipated using natural air, and the unused milk was consumed by cattle.
SISTEM PENGUKURAN VOLUME CAIRAN MENGGUNAKAN SENSOR KAPASITIF: STUDI KASUS PADA INDUSTRI MINUMAN SUSU Eka, Nur Tjahyo; Sirenden, Bernadus; Putri, Rievanda; Cholil, Fahmi Munawar; Qiyaman, Diina
Instrumentasi Vol 43, No 2 (2019)
Publisher : LIPI Press, Anggota IKAPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31153/instrumentasi.v43i2.165

Abstract

Dalam proses produksi industri minuman saat ini, dibutuhkan pengukuran cairan aliran yang akurat dan otomatis. Alat ukur cairan dibutuhkan untuk menjamin mutu, menjaga kontinuitas dan stabilitas aliran minuman segar. Tidak terkecuali dalam industri minuman susu dan yogurt. Penelitian mengenai sistem pengukuran volume cairan telah berhasil dirancang dan dikarakterisasi oleh Laboratorium Aliran - BSN menggunakan sensor kapasitif berbasis mikrokontroler. Pengukuran dilakukan menggunakan dua pita tembaga yang diberi jarak tertentu pada posisi vertikal dan horizontal di dalam sebuah wadah. Metode gravimetrik digunakan untuk mengukur volume cairan. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa perubahan nilai konstanta dielektrik dan luas penampang sangat memengaruhi nilai kapasitansi. Variasi jarak antara pita tembaga sebagai variabel yang memengaruhi nilai persamaan linear pada sistem pengukuran kapasitif. Penggunaan sensor kapasitif pada sistem pengukuran volume cairan memiliki beberapa keuntungan dalam industri minuman susu dan yogurt karena biaya yang dibutuhkan minim, teknologi yang sederhana, konsumsi listrik yang rendah dan memiliki stabilitas yang baik.
DUKUNGAN STANDAR UNTUK HASIL INOVASI PRODUK PANGAN BERBASIS PENELITIAN Ellia Kristiningrum; Danar Agus Susanto; Putty Anggraeni; Muhammad Haekal Habibie
Instrumentasi Vol 43, No 2 (2019)
Publisher : LIPI Press, Anggota IKAPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31153/instrumentasi.v43i2.181

Abstract

Indonesia yang kaya akan sumber alam, memiliki kandungan bioaktif yang potensial yang dapat dikembangkan menjadi sumber pangan fungsional. Inovasi pangan fugngsional di Indonesia sangat prospektif dan memiliki peluang dalam perdagangan ekspor, antara lain ke Jepang, Eropa, dan Amerika. Hasil inovasi pangan yang telah dilakukan oleh peneliti dan industri sebaiknya didukung dengan adanya proses standardisasi dan sertifikasi. Hal ini dimaksudkan untuk mempermudah produk hasil inovasi masuk ke pasar. Dengan adanya proses standardisasi dan sertifikasi, maka akan mempermudah konsumen untuk mengenali kualitas produk yang beredar di pasar. Keberadaan Standar Nasional Indoensia (SNI) dimaksudkan memberikan peluang pasar yang lebih besar dan stabil bagi produk hasil inovasi pangan. Kajian mengenai metode perumusan SNI untuk dapat menghasilkan SNI yang dapat diterapkan oleh stakeholder sangat perlu dilakukan. Hambatan pada saat perumusan standar sering dihadapi pada tahap awal prosesnya karena kurangnya informasi tentang kebutuhan pemangku kepentingan dari perspektif yang berbeda yang dapat menyebabkan standar yang dirumuskan tidak diterima oleh konsensus. Jadi penting untuk mengetahui semua kebutuhan pemangku kepentingan dan mencari kesepakatan bersama untuk masing-masing pemangku kepentingan. Penelitian ini menggunakan metode FACTS (Framework for Analysis, comparison, and Testing of Standards). Metode ini menyediakan sarana untuk menganalisis, membandingkan dan menguji standar yang akan dikembangkan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 5 produk hasil inovasi telah mencapai tahapan demonstrasi prototipe sistem dalam lingkungan sebenarnya. Terdapat 1 produk yaitu produk yang masuk ke dalam kategori flake seasoning yang telah mencapai tingkat pengoperasian dan telah siap diedarkan di pasar. Produk tersebut sejenis abon tabor sampai saat ini belum ada SNInya, pengusulan pengembangan standar untuk produk ini dapat memperhatikan parameter kualitas yaitu: harus bubuk kering bersih dan sehat, komposisi, bau dan rasa, kadar air, kadar minyak volatile, ekstrak larut dalam air dingin, abu tidak larut dalam asam, serat kasar, BTP, cemaran mikroba, dan cemaran logam.
GPS Logger Development Using an Atmega 2560 Microcontroller Purwowibowo Purwowibowo; Sensus Wijonarko; Tatik Maftukhah
Instrumentasi Vol 43, No 2 (2019)
Publisher : LIPI Press, Anggota IKAPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31153/instrumentasi.v43i2.180

Abstract

Although the applications of GPS navigation have been widely used, the implementations of GPS logger currently are still scarce. GPS loggers are able to keep locations in form of coordinates and UTC, so that the data might be accessed later on using SD cards equipped in the devices. The purpose of this research was to create a GPS logger using an open source microcontroller system to maintain flexibility in development. A Mega ADK Arduino board and a GPS shield Ublox Lae-6H ware used. Furthermore the device was provided with a Thin Film Transistor (TFT) display and a SD module. The received data ware displayed on the TFT in coordinates of latitude, longitude and altitude. To get the accuracy level, measurement results of the GPS logger was compared with measurement results from other GPS products in several places. According to the comparison, the average accuracy of the GPS logger was less than 2 meters.

Page 1 of 1 | Total Record : 7