cover
Contact Name
Harry Budiman
Contact Email
harry@bsn.go.id
Phone
+6285718217895
Journal Mail Official
harry@bsn.go.id
Editorial Address
Kawasan Sains dan Teknologi BJ Habibie BRIN Serpong Tangerang 15314 Building 420
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Instrumentasi
ISSN : 01259202     EISSN : 24601462     DOI : 10.31153
The scientific areas covered by Instrumentasi are those backboned by scientific measurements and thus range from instrument engineering, metrology, testing, and control. All papers submitted are refereed by bona fide reviewers from leading research institutions as well as universities prior to publication to keep their quality meet the standard of the journal. The review is carried out mainly on the basis of originality, novelty, and contribution to scientific measurement. Authors need to complete the ethical clearance form for publication.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 47, No 2 (2023)" : 6 Documents clear
ANALISIS PARAMETER YANG MEMENGARUHI KALIBRASI TACHOMETER NON-KONTAK Boynawan, Achmad Mohammad; Pawestri, Yulita Ika; Githanadi, Brillyana; Indra, Marizsa Rahima; Ratnaningsih, Ratnaningsih; Aryunadi, Reggi
Instrumentasi Vol 47, No 2 (2023)
Publisher : National Standardization Agency of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31153/instrumentasi.v47i2.525

Abstract

Pengukuran kecepatan pada peralatan yang berputar menjadi penting dalam berbagai bidang, termasuk di sektor medis, ilmiah dan industri. Umumnya, pengukuran kecepatan menggunakan alat ukur Tachometer. Salah satu teknik yang digunakan dalam kalibrasi Tachometer non kontak adalah melalui pemanfaatan sumber pulsa cahaya. Pada metode ini, digunakan sebuah sumber cahaya yang mampu menghasilkan cahaya dengan pulsa yang terkontrol, yang diatur melalui sebuah pembangkit sinyal yang tertelusur ke sistem satuan internasional. Dalam metode ini, dianalisis beberapa faktor yang memengaruhi hasil pengukuran, yaitu jarak antara sumber pulsa cahaya dan Tachometer, jenis warna LED yang digunakan, serta intensitas cahaya di ruangan pengukuran. Penelitian ini menunjukkan bahwa didapatkan hasil pengukuran yang lebih baik pada saat tachometer dan sumber pulsa cahaya diletakkan pada jarak pengukuran ≤ 30 cm. Kondisi ruangan pengukuran juga memengaruhi hasil, dan didapatkan hasil pengukuran paling baik pada saat intensitas cahaya sekitar 200 Lux. Sumber pulsa cahaya dengan LED berwarna merah menghasilkan pengukuran yang lebih baik dibandingkan LED berwarna putih
ANALISIS PERBANDINGAN MULTICHANNEL MOBILE RECORDER DAN TEMPERATURE DATA LOGGER PADA PENGUJIAN OVEN BERDASARKAN STANDAR AUSTRALIA (AS 2853-1986) Handayani, Indah Nursyamsi; Bastian, Maulana; Susana, Ernia; Mawarzi, Hendra; Suharyati, Suharyati
Instrumentasi Vol 47, No 2 (2023)
Publisher : National Standardization Agency of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31153/instrumentasi.v47i2.297

Abstract

Lembaga Pengamanan Fasilitas Kesehatan baik Pemerintah maupun Swastamempunyai beberapa jenis alat ukur standar seperti Multichannel Mobile Recorder(Termokopel Tipe T) dan Temperature Data Logger (Sensor Resistance TemperatureDetector (RTD)). Dalam pelaksanaannya, Multichannel Mobile Recorder lebih seringdipakai pada pengujian dan kalibrasi oven, sedangkan alat ukur standar TemperatureData Logger hanya digunakan pada pengujian dan kalibrasi steam sterilizer. Adanyaperihal tersebut memerlukan suatu penelitian bagaimana menguji oven dengan alatTemperature Data Logger dan membandingkannya dengan Multichannel MobileRecorder agar mendapatkan rekomendasi dalam pengujian alat oven. Alat akandianalisa dengan perbandingan parameter variasi suhu pada setting 100 °C,perbandingan kemudahan pemakaian alat melalui kuesioner, dan perbandinganekonomis berdasarkan perhitungan Break Even Point (BEP). Hasilnya, dari nilai variasisuhu didapatkan analisa ketidakpastian Temperature Data Logger adalah 4,19 yanglebih kecil dibandingkan ketidakpastian Multichannel Mobile Recorder 7,86. Nilaiketidakpastian yang lebih kecil dapat menyumbang kemampuan Laboratorium yanglebih baik dalam pengujian dan kalibrasi terutama alat oven.
SIMULASI DAN PEMODELAN STATE-SPACE PADA TEMPERATUR DAN KELEMBAPAN SISTEM HVAC Winarno, Totok; Komarudin, Achmad; Risdhayanti, Anindya Dwi; Palupi, Lucky Nindya; Wahono, Wahyu Tri; Aulia, Dinda Mauriza
Instrumentasi Vol 47, No 2 (2023)
Publisher : National Standardization Agency of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31153/instrumentasi.v47i2.301

Abstract

Sistem Heating, Ventilation, and Air-Conditioning (HVAC) merupakan sistem yangmembutuhkan pengendalian kendala, prediksi gangguan, kenyamanan termal ruangan dankonsumsi energi yang banyak. Membangun HVAC dengan teknik kontrol yang tepat dapatmengurangi konsumsi energinya. Alat yang dirancang ini dilengkapi dengan sensor yangdihubungkan dengan mikrokontroler Ni MyRio, sehingga kondisi suhu dan kelembapanruangan dapat diketahui, serta memudahkan pengguna dalam memonitor data secara realtime.Pemodelan HVAC dibutuhkan untuk menganalisis kebutuhan controller yang tepatagar suhu ruangan yang diinginkan dapat tercapai dengan cepat. Noise pengukurandiestimasi menggunakan algoritma Kalman Filter, sehingga signifikansi pengaruh noisepengukuran pada sistem dapat diketahui. Hasil yang ditunjukkan adalah HVAC dapatdikontrol dan diamati. Noise proses dan vektor noise sensor menggunakan nilai kovariansnoise Q sebesar 2,3 dan R sebesar 10, sama dengan yang digunakan untuk mendesain filter.Measurement-error-covariance dan estimation-error-covariance bernilai 1,0022 dan1,0005, yang dihitung berdasarkan error sebelum dan sesudah filtering. Hal inimenunjukkan bahwa Kalman Filter dapat menurunkan error yang disebabkan oleh noisepengukuran.
ANDROID-BASED SPIN COATING MONITORING Ismangil, Agus; Nanang, Nanang
Instrumentasi Vol 47, No 2 (2023)
Publisher : National Standardization Agency of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31153/instrumentasi.v47i2.307

Abstract

The spin coating technique can produce very thin layers by utilizing centrifugal force,linear shear stress and uniform evaporation of the solution on a rotating disk or substrate.The thin layer produced by the spin coating method has a high level of homogeneity. Thedesired thickness and quality of the coating can be controlled based on the viscosity orviscosity of the solution, material content, time, and speed of rotation of the spin coater.The research method used to develop this research is the instrumentation research methodof the spin coating device which detects spin on the disc. This system uses an ESP32Microcontroller, Hall effect Magnet Sensor, Diodes, DC Motor, LCD 165x2 i2c, Mosfetand smartphone. The results obtained are that this Spin Coating tool can rotate with amaximum speed of 3000 rpm, and a minimum speed of 1000 rpm. Although there is stillnoise at certain speeds caused by the less stable data transmission process and lesssensitive response from the sensor, as a whole, the spin coating tool can rotate at a certainspeed by monitoring using android.
DATA DRIVEN MODEL FREE SYSTEM IDENTIFICATION OF BATCH DISTILLATION COLUMN USING XGBOOST MACHINE LEARNING ALGORITHM Amalia, Hayati; Mahayana, Dimitri; Rusmin, Pranoto Hidaya
Instrumentasi Vol 47, No 2 (2023)
Publisher : National Standardization Agency of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31153/instrumentasi.v47i2.520

Abstract

The distillation process plays a crucial role in the chemical industry, enabling material separation, purification, and waste product disposal. Distillation columns, including the batch type, are widely used in industries due to their ability to produce raw materials for various applications. However, modeling and controlling batch distillation columns pose challenges due to their nonlinear and dynamic behavior. This paper presents a novel data-driven approach for system identification using XGBoost, an advanced gradient boosting algorithm, eliminating the need for explicit model equations. The proposed methodology leverages the power of XGBoost to learn the underlying system behavior directly from data. The paper provides an overview of the methodology, including data preprocessing, feature engineering, training the XGBoost model, and evaluating its performance. Techniques such as cross-validation and input feature delay tuning are also discussed to ensure robustness and optimal model performance. The effectiveness of the approach is demonstrated through various case studies and some comparisons. The results highlight the capability of the proposed model-free system identification methodology using XGBoost in accurately capturing the dynamics of batch distillation systems, offering potential for improved process control and optimization in the chemical industry.
APLIKASI ANALISIS SISTEM PENGUKURAN PADA KALIBRASI INTERNAL SUHU: STUDI KASUS Pratiwi, Nurdina Gita; Novitasari, Novitasari; Permatasari, Vera; Ardiatna, Wuwus; Hidayat, Siddiq Wahyu; Sukma, Irawan; Hidayat, Asep Rahmat; Supono, Ihsan
Instrumentasi Vol 47, No 2 (2023)
Publisher : National Standardization Agency of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31153/instrumentasi.v47i2.229

Abstract

Kalibrasi merupakan aspek fundamental yang harus dimiliki oleh setiap alat ukur. Biaya dan waktu pengerjaan kalibrasi eksternal dapat diminimalisir dengan melakukan kalibrasi internal sesuai standar yang tertelusur. Namun, hal ini menimbulkan bias mengenai kehandalan laboratorium dalam melakukan kalibrasi internal. Oleh karena itu, di dalam penelitian ini diusulkan sebuah metode menggunakan Analisis Sistem Pengukuran (Measurement System Analysis / MSA) untuk mengevaluasi sebuah kalibrasi internal dan untuk mengetahui sumber kontribusi variasi yang dihasilkan, termasuk repeatability dan reproducibility sehingga dapat meningkatkan sistem pengukuran secara keseluruhan. Studi kasus pada penelitian ini adalah Analisis Sistem Pengukuran pada lingkup kalibrasi internal suhu termokopel tipe T. Metode Pengukuran yang digunakan yaitu membandingkan termokopel tipe T dengan PT100 di dalam waterbath untuk mendapatkan nilai faktor koreksi dan ketidakpastian pengukuran, selanjutnya dilakukan evaluasi dengan studi GR&R dan parameter kualitas. Hasil faktor koreksi yang didapatkan -0,45-0,19 dan 0,32-0,49 untuk ketidakpastian pengukuran. Kontribusi terbesar dari studi GR&R diperoleh dari repeatability. Pada pengukuran 40oC didapatkan hasil parameter kualitas (SNR, DR, dan Cp) yang memiliki potensi dapat direkomendasikan karena pada suhu tersebut memiliki hasil pengukuran yang lebih stabil.

Page 1 of 1 | Total Record : 6