cover
Contact Name
Sehat Ihsan Sadiqin
Contact Email
jsai@ar-raniry.ac.id
Phone
+6282165108654
Journal Mail Official
jsai@ar-raniry.ac.id
Editorial Address
Gedung Fakultas Ushuluddin Lantai I, Prodi Sosiologi Agama Fakultas Ushuluddin UIN Ar-Raniry, Jln. Lingkar Kampus, Kopelma Darussalam Banda Aceh, Aceh 23111.Telp. (0651)7551295.
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Sosiologi Agama Indonesia (JSAI)
ISSN : -     EISSN : 27226700     DOI : 10.22373
The focus and Scope of JSAI is to provide a scientific article of conceptual studies of sociology of religion, religious communities, multicultural societies, social changes in religious communities, and social relations between religious communities base on field research or literature studies with the sociology of religion perspective or sociology. Fokus dan Skope JSAI adalah artikel ilmiah tentang studi konseptual sosiologi agama, komunitas agama, masyarakat multikultural, perubahan sosial dalam komunitas agama, dan hubungan sosial antara komunitas agama berdasarkan penelitian lapangan atau studi literatur dengan perspektif sosiologi agama atau sosiologi.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 1 (2022)" : 5 Documents clear
Biografi, Jaringan Keguruan dan Peran Sosial Keagamaan Abu Lueng Angen di Aceh Utara Siti Umayrah
Jurnal Sosiologi Agama Indonesia (JSAI) Vol 3 No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Sosiologi Agama Fakultas Ushuluddin dan Filsafat, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jsai.v3i1.1584

Abstract

This study aims to determine the teacher-student network that forms the social circle of Abu Lueng Angen and the socio-religious role of Abu Lueng Angen in North Aceh. This study uses qualitative research methods and data collection techniques through interviews, observation, and documentation. The results showed that Abu Lueng Angen was a charismatic cleric and became one of the scholars in North Aceh. The Teacher-Student Network that formed the social circle of Abu Lueng Angen began when Abu studied with former Acehnese ulemas, who later created a network of teacher-student Abu Lueng Angen in the Aceh area. The socio-religious role of Abu Lueng Angen is the nature of responsibility as a Dayah leader in Krueng Lingka Village, which later gave birth to many generations of ulama in Aceh. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jaringan guru-murid yang membentuk lingkaran sosial Abu Lueng Angen dan peran sosial keagamaan Abu Lueng Angen di Aceh Utara. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Abu Lueng Angen adalah seorang ulama yang karismatik dan menjadi salah satu ulama di Aceh Utara. Jejaring Guru-Siswa yang membentuk lingkaran sosial Abu Lueng Angen berawal ketika Abu belajar dengan mantan ulama Aceh, yang kemudian membuat jaringan guru-murid Abu Lueng Angen di wilayah Aceh. Peran sosial keagamaan Abu Lueng Angen adalah sifat tanggung jawab sebagai pemimpin Dayah di Desa Krueng Lingka, yang kemudian melahirkan banyak generasi ulama di Aceh.
Dari Ganja ke Palawija: Transformasi Masyarakat Petani di Lamteuba Aceh Besar Ratna Lia
Jurnal Sosiologi Agama Indonesia (JSAI) Vol 3 No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Sosiologi Agama Fakultas Ushuluddin dan Filsafat, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jsai.v3i1.1585

Abstract

This article aims to identify and describe the transformation process and the factors that change the activities of cannabis farmers to become Palawija farmers in Lamteuba Aceh Besar. This study uses a qualitative approach and a descriptive method. The data collection techniques of this research consisted of documentation, interviews, observations, and literature studies. This study found that the process and factors causing the transformation of cannabis farmers into Palawija farmers in Gampong Lamteuba were, among others, due to bad experiences among farmers, government support through outreach activities, and awareness of the farmers themselves. Abstrak Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan proses transformasi dan faktor-faktor yang mengubah aktivitas petani ganja menjadi petani Palawija di Lamteuba Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data penelitian ini terdiri dari dokumentasi, wawancara, observasi, dan studi kepustakaan. Penelitian ini menemukan bahwa proses dan faktor penyebab transformasi petani ganja menjadi petani Palawija di Gampong Lamteuba antara lain karena pengalaman buruk di kalangan petani, dukungan pemerintah melalui kegiatan sosialisasi, dan kesadaran dari petani itu sendiri.
Pengembangan Wisata Alam Bur Telege Nur Wulan Adlin
Jurnal Sosiologi Agama Indonesia (JSAI) Vol 3 No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Sosiologi Agama Fakultas Ushuluddin dan Filsafat, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jsai.v3i1.1586

Abstract

This article aims to see how the development of Bur Telege tourism began, how the community responded to Bur Telege tourism, and how it impacts the community around tourism locations. The research method used is a qualitative research method with a descriptive type of research. The power collection techniques used are interviews, observation, and documentation. The resource persons in this study were tourism managers, village heads, village youth, and the community. The results of this study indicate that the formation of Bur Telege tourism originated from the idea of the village youth of Hakim Bale Bujang who was later supported by the community. The community response to this tourism development is very positive because this tour positively impacts the Hakim Bale Bujang community, such as easy access to their area, being economically empowered, and providing jobs for village youths who do not have permanent employment. Abstrak Artikel ini bertujuan untuk melihat bagaimana perkembangan pariwisata Bur Telege dimulai, bagaimana respons masyarakat terhadap pariwisata Bur Telege, dan bagaimana dampaknya terhadap masyarakat di sekitar lokasi wisata. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan daya yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Narasumber dalam penelitian ini adalah pengelola wisata, kepala desa, pemuda desa, dan masyarakat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terbentuknya wisata Bur Telege berawal dari ide pemuda desa Hakim Bale Bujang yang kemudian didukung oleh masyarakat. Respons masyarakat terhadap pengembangan wisata ini sangat positif karena wisata ini memberikan dampak positif bagi masyarakat Hakim Bale Bujang, seperti akses mudah ke daerah mereka, pemberdayaan ekonomi, dan penyediaan lapangan pekerjaan bagi pemuda desa yang tidak memiliki pekerjaan tetap.
Pengembangan Daerah Wisata dalam Bingkai Politik Pariwisata Dewa Putu Oka Prasiasa
Jurnal Sosiologi Agama Indonesia (JSAI) Vol 3 No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Sosiologi Agama Fakultas Ushuluddin dan Filsafat, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jsai.v3i1.1658

Abstract

This study aims to discuss tourism development within the framework of tourism politics, especially how tourism can change the power structure and values ​​in a Tourist Destination Area (DTW). This study is a literature review with qualitative descriptive analysis. This study finds that tourism development patterns and processes answer conflicting values ​​and interests; tourism can change the composition of power and values ​​in a tourist destination in the form of domination as the exercise of power. Tourism grows and develops during political changes strongly influenced by space and time. The study of tourism politics has shown three key players in tourism development, namely the state, society, and market. Then capitalization and commodification arise due to the globalization of the tourism market or the internationalization of tourism. The placement of tourism in the capitalist space due to tourism politics will talk about who gets what, where it is obtained, and how to get it. Abstrak Artikel ini bertujuan untuk membahas pembangunan pariwisata dalam kerangka politik pariwisata, khususnya bagaimana pariwisata dapat mengubah struktur kekuasaan dan nilai-nilai di suatu Daerah Tujuan Wisata (DTW). Penelitian ini merupakan studi literatur dengan analisis deskriptif kualitatif. Studi ini menemukan bahwa pola dan proses pengembangan pariwisata menjawab konflik nilai dan kepentingan; pariwisata dapat mengubah komposisi kekuasaan dan nilai-nilai dalam suatu daerah tujuan wisata berupa dominasi sebagai pelaksanaan kekuasaan. Pariwisata tumbuh dan berkembang pada masa perubahan politik yang sangat dipengaruhi oleh ruang dan waktu. Kajian politik pariwisata telah menunjukkan tiga pemain kunci dalam pembangunan pariwisata, yaitu negara, masyarakat, dan pasar. Kemudian kapitalisasi dan komodifikasi muncul sebagai akibat dari globalisasi pasar pariwisata atau internasionalisasi pariwisata. Penempatan pariwisata dalam ruang kapitalis karena politik pariwisata akan berbicara tentang siapa mendapat apa, dari mana diperoleh, dan bagaimana mendapatkannya.
Melawan Intoleransi dan Ekstremisme Media Sosial: Inovasi Kampanye Moderasi Beragama Kanal Youtube Labpsa Tv Nurul Aini; Isra Aulia; Zulfahmi
Jurnal Sosiologi Agama Indonesia (JSAI) Vol 3 No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Sosiologi Agama Fakultas Ushuluddin dan Filsafat, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jsai.v3i1.1687

Abstract

This study examines the strategy of LABSA TV as an innovative medium for fostering religious moderation in the community. This study is qualitative research that includes a detailed (descriptive) description of the modes and activities of LABPSA TV and the phenomena in the field. Data collection techniques used observations and interviews with activists and beneficiaries of LABSA TV content. This study found that LABPSA TV's strategy and innovation in the campaign of religious moderation among young people had a significant influence in presenting the theme of religious moderation in the public sphere in general and the young generation of Aceh in a more specific segment. With different slogans in brotherhood and brothers in differences, LABSA TV is here as a solution for young people to sow seeds to balance differences. Abstrak Penelitian ini mengkaji strategi LABPSA TV sebagai media inovasi dalam menumbuhkan moderasi beragama di kalangan masyarakat. Kajian Ini menggunakan metode kualitatif yang mencakup gambaran rinci (deskriptif) tentang mode dan kegiatan LABPSA TV dan fenomena-fenomena yang terjadi di lapangan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara dengan pegiat dan penerima manfaat konten LABPSA TV. Penelitian ini menemukan bahwa strategi dan inovasi LABSPA TV dalam kampanye moderasi beragama di kalangan anak muda memberi pengaruh yang cukup signifikan dalam menghadirkan tema moderasi beragama di ruang publik secara umum dan generasi muda Aceh dalam segmen yang lebih khusus. Dengan slogan berbeda dalam persaudaraan dan bersaudara dalam perbedaan, LABPSA TV hadir sebagai solusi untuk anak muda menebarkan benih-benih untuk menyeimbangkan perbedaan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5