cover
Contact Name
Teguh Arie Sandy
Contact Email
penjualide@gmail.com
Phone
+6285232777747
Journal Mail Official
jira@ahlimedia.com
Editorial Address
Jln. Ki Ageng Gribig, Gang Kaserin MU No.36 Malang 65138
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik
Published by Ahlimedia Press
ISSN : 27456056     EISSN : 27457036     DOI : https://doi.org/10.47387/jira.v1i1
JIRA merupakan Jurnal dengan lingkup Kegiatan Pembelajaran, Penelitian Tindakan Kelas, Lesson Study, Pengembangan Media Pendidikan dan Pemanfaatan Teknologi Terkini. Mendapatkan naskah penelitian bidang Pendidikan, terkait dengan: - Penelitian Tindakan Kelas & Lesson Study - Riset Kualitatif dan Kuantitatif - Studi Pendidikan dan Studi Literasi - Pengembangan Media Pembelajaran - Pemanfaatan TIK & Teknologi Terkini
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 4 (2021)" : 15 Documents clear
PENGGUNAAN MEDIA STICKY NOTE DENGAN MODEL THINK PAIR SHARE BERTINGKAT DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENJAWAB PERTANYAAN DAN PENGUASAAN KONSEP INTERAKSI MAKHLUK HIDUP PADA SISWA SMP Sri Handayati
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 4 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i4.113

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya aktivitas siswa khususnya dalam menjawab pertanyaan dan penguasaan konsep Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungan yang disebabkan oleh oleh pembelajaran berpusat pada guru, penggunaan media kurang optimal hanya terbatas pada powerpoint saja Dengan menggunakan media yang menarik dan sesuai dengan karakteristik siswa seperti Sticky note serta penerapan model yang cocok seperti model Think Pair Share bertingkat diharapkan terjadi interaksi siswa dengan media secara optimal sehingga aktvitas dan penguasaan konsepnya meningkat. Salah satu bentuk Aktivitas siswa adalah kemampuan menjawab pertanyaan sangat penting dalam proses pembelajaran agar anak mudah mengungkapkan pendapatnya, anak berani menuangkan ide atau gagasan baik secara lisan di depan umum maupun secara tertulis, melatih berpikir kritis dan menguasai konsep materi pelajaran. Penelitian Tindakan Kelas ini terdiri atas dua siklus, setiap siklus terdiri atas perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi, dan setiap siklus terdiri atas tiga pertemuan. Indikator kinerjanya 85% siswa tuntas KKM dan 85% siswa menunjukkan kemampuan menjawab pertanyaan baik. Tindakan pada Siklus I yaitu siswa melakukan pembelajaran menggunakan Media sticky note dengan model Think Pair share awalnya secara individu (berfikir) kemudian berpasangan (pair 1, 2 siswa atau 3), kelompok besar (pair 2, 4 atau 5 siswa) kemudian diskusi atau mengemukakan atau menjelaskan ke anggota (share) dilanjutkan tes penguasaan konsep. Tindakan pada Siklus II sama, hanya saja ada perbaikan yaitu sebelumnya siswa diberi ringkasan materi agar dipelajari di rumah, guru memberi contoh penggunaan bahasa yang baik dan benar, guru memberi contoh konsep yang benar, dibuat kompetisi perolehan skor menjawab antar siswa di dalam kelompok dan guru memotivasi siswa yang kemampuan menjawab pertanyaan dan penguasaan konsepnya rendah. Pada kondisi awal 48,5% siswa tuntas KKM 67, pada Siklus I menjadi 71% dan pada Siklus II meningkat menjadi 86%. Kemampuan menjawab pertanyaan dengan baik adalah pada siklus I sebanyak 47% siswa meningkat menjadi 89% pada Siklus II. Tindakan berhasil karena telah memenuhi indikator kinerja.
PENGEMBANGAN MEDIA “DESKRIPSI CERDAS” UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENYAJIKAN TEKS DESKRIPSI SISWA KELAS VII Nani Nurcahyani
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 4 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i4.105

Abstract

Siswa kelas VII SMP masih kesulitan menyajikan teks deskripsi secara tulis karena media pembelajaran bahasa Indonesia masih sedikit yang berbasis Teknologi Informasi (TI). Siswa memerlukan media pembelajaran berbasis TI untuk meningkatkan keterampilan menulis teks deskripsi. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media “Desdas” dalam meningkatkan keterampilan menulis teks deskripsi siswa kelas VII. Ruang lingkup penelitian ini adalah pengembangan “Deskripsi Cerdas (Desdas)” sebagai stimulus untuk meningkatkan keterampilan menulis teks deskripsi. Metode analisis data pengembangan media dilakukan melalui teknik deskriptif dan kualitas media diukur dengan teknik deskriptif kuantitatif. Model penelitian ini adalah penelitian pengembangan Model Four-D Thiagarajan yakni Define, Design, Develop, Disseminate. Teknik pengumpulan data pada proses penelitian pengembangan ini dengan dokumentasi, wawancara, angket, dan catatan pendukung, sedangkan kualitas media diukur dari validitas, kepraktisan, dan keefektifan media dalam meningkatkan keterampilan menulis teks dekripsi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII. Data proses pengembangan diperoleh dari deskripsi kegiatan pendefinisian, perencanaan, pengembangan, dan penyebaran sedangkan kualitas pengembangan diperoleh dari hasil data 1) validitas 91,5% kategori sangat valid; 2) kepraktisan 90% kategori sangat praktis; dan 3) keefektifan 86,6% kategori sangat efektif. Penggunaan media Desdas dapat meningkatkan keterampilan menyajikan teks fantasi dengan kategori sangat layak untuk diimplementasikan dalam pembelajaran dan dapat meningkatkan keterampilan menyajikan teks fantasi siswa kelas VII.
PENERAPAN GAME CORRONA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATERI PENGENALAN PERALATAN DASAR LABORATORIUM KIMIA DI KELAS X SMKN 1 MOJOANYAR Sri Hidayati
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 4 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i4.110

Abstract

Materi pengenalan peralatan dasar laboratorium kimia merupakan salah satu materi untuk mata pelajaran Teknik Dasar Pekerjaan Laboratorium Kimia (TDPLK). Materi ini diberikan kepada peserta didik di jenjang SMK kelas X untuk kompetensi keahlian kimia analisis. Pada materi ini, peserta didik dituntut untuk mengenal nama alat-alat yang terdapat di laboratorium kimia, dari alat gelas, alat non gelas serta alat penunjang lainnya. Selain mengenal nama alat, mereka juga dituntut untuk mengetahui fungsi setiap alat sehingga mereka akan lebih mudah melakukan dalam melakukan praktikum lanjutan di laboratorium kimia. Tuntutan ini menjadi lebih sulit karena sebagian besar alat yang ada di laboratorium merupakan alat yang baru mereka kenal. Sehingga diperlukan media menarik untuk mempermudah pengenalan alat dasar laboratorium kimia yaitu berupa game CORrONA-COcokno gambaR kaRO NAma (jawa-red). Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Setiap siklus dilakukan sebanyak 1 kali pertemuan (3x45 menit). Subyek penelitian ini adalah peserta didik kelas X KA 1 SMKN 1 Mojoanyar tahun pelajaran 2019/2020. Data hasil tes dianalisis secara deskriptif kuantitatif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai kelas pada siklus I sebesar 70 dengan 73% peserta didik  mencapai KKM, sedangkan pada siklus II rata-rata nilai kelas meningkat sebesar 80 dengan 88% peserta didik mencapai KKM. Peningkatan hasil belajar juga terjadi untuk hasil belajar afektif maupun psikomotor. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan game CORRONA mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) BERBANTUAN VIDEO ANIMASI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS EKSPLANASI SISWA MADRASAH ALIYAH Mr. Azhariansah
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 4 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i4.114

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan menulis teks eksplanasi siswa Madrasah Aliyah Nurul Ummah Kota Yogyakarta setelah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe student team achievement division (STAD) berbantuan video animasi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan model Kemmis and McTaggart. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Setiap siklus dilaksanakan sebanyak 2 kali pertemuan yang setiap pertemuan meliputi tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan beserta observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes tulis. Teknik analisis data kualitatif mempergunakan model Miles and Huberman, sedangkan teknik analisis data kuantitatif menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan menulis teks eksplanasi siswa MA Nurul Ummah Kota Yogyakarta setelah penerapan model pembelajaran kooperatif student team achievement division (STAD) berbantuan video animasi berhasil ditingkatkan. Di siklus 1, terdapat 27 siswa yang telah mencapai skor lebih besar sama dengan 75 atau sebesar 79.41%. Di siklus 2, terdapat 30 siswa yang telah mencapai skor lebih besar sama dengan 75 atau sebesar 88.23% dalam kategori tinggi. Persentase di siklus 2 ini telah melampaui persentase keberhasilan penelitian sebesar 85% dengan kenaikan sebesar 11.11%.
PENINGKATAN MINAT BELAJAR PROSES INDUSTRI KIMIA MELALUI PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) DENGAN MODEL PASA (PICTURES AND STUDENT ACTIVE) Mrs. Yulianti
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 4 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i4.106

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat siswa belajar proses industri kimia melalui penerapan metode Pendekatan Contextual Teaching And Learning (CTL) dengan Model PASA (Pictures And Student Active) dan meningkatkan prestasi belajar siswa. Penelitian dilakukan melalui dua siklus. Standar kompetensi yang dilaksanakan adalah Membaca Diagram Alir Proses Sederhana. Pada siklus pertama kompetensi dasar yang diberikan adalah membaca diagram alir proses industri pulp dan kertas, sedangkan pada siklus kedua kompetensi dasar yang diajarkan membaca diagram alir proses industri pupuk. Pada setiap siklus dilakukan diskusi dan tugas kelompok, penyelesaian tabel dan diberikan tes akhir berupa ulangan harian. Pada akhir siklus selalu dilakukan pengisian kuesioner minat dan motivasi belajar siswa setelah mengikuti proses pembelajaran dengan penerapan metode Pendekatan Contextual Teaching And Learning (CTL) dengan Model PASA (Pictures And Student Active). Pada siklus pertama kualifikasi minat adalah baik dengan nilai 3,74 dan meningkat menjadi kualifikasi sangat baik dengan nilai 4,19 pada siklus kedua. Dengan meningkatnya minat siswa, motivasi siswa juga meningkat dari baik dengan nilai 3,6 pada siklus pertama menjadi baik dengan nilai 3,82 pada siklus kedua. Hasil belajar juga menunjukan peningkatan dari rata-rata kelas 82,95 pada siklus pertama menjadi 83,93 pada siklus kedua. Begitu juga dengan nilai akhir rata-rata kelas meningkat dari 84,39 pada siklus pertama menjadi 85,24 pada siklus kedua. Dengan demikian penerapan metode Pendekatan Contextual Teaching And Learning (CTL) dengan Model PASA (Pictures And Student Active) dalam pembelajaran proses industri kimia telah berhasil meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa, sekaligus prestasi belajar siswa.
PENINGKATAN KOMPETENSI KEPALA MADRASAH PADA UNSUR KINERJA MELALUI SUPERVISI INDIVIDU PADA MADRASAH IBTIDAIYAH BINAAN DI KOTA PONTIANAK Mr. Usman
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 4 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i4.111

Abstract

Untuk mengetahui sejauhmana kemampuan kepala madrasah didalam mengelola madrasah maka perlu dilakukan penilaian kinerja kepala madrasah (PKKM). Penilaian kinerja kepala madrasah (PKKM) merupakan suatu proses pengumpulan, pengolahan, analisis, dan interpretasi data tentang kualitas kepala madrasah dalam melaksanakan tugas pokoknya sebagai kepala madrasah. Peraturan Menteri Agama Nornor 58 Tahun 2017 dan Juknis Dirjen Pendis Nomor : 1111 Tahun 2019 menjelaskan bahwa penilaian kinerja kepala madrasah rneliputi; usaha pengernbangan madrasah yang dilakukan selama rnenjabat sebagai kepala rnadrasah, pelaksanaan tugas manajerial, pengembangan kewirausahaan, dan supervisi pada guru dan tenaga kependidikan sesuai dengan standar nasional pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan kepala madrasah dalam mengelola pengembangan usaha madrasah, mengetahui kemampuan kepala madrasah dalam melaksanakan tugas manajerial, mengetahui kemampuan kepala madrasah dalam mengembangkan kewirausahaan di madrasah dan mengetahui kemampuan kepala madrasah dalam melakukan supervisi pendidik dan tenaga kependidikan. Metode Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) atau penelitian tindakan (Action Research) digunakan dalam penelitian ini untuk mengetahui peningkatan dan rata-rata kemampuan kepala madrasah dalam penilaian kinerja kepala madrasah.
PENERAPAN MODEL LISTEN-PAIRS-SHARE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN LISTENING DI SMP NEGERI 2 NGAWI Matrik Agoes Prasetyo
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 4 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i4.115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan bagaimanakah penerapan model Listen-Pair-Share (LPS) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran Listening di Kelas VIII-A SMP Negeri 2 Ngawi Tahun Pelajaran 2013/2014. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini, yaitu siswa Kelas VIII-A SMPN 2 Ngawi yang berjumlah 32 siswa terdiri dari 12 putra dan 20 putri. Sedangkan tempat pelaksanaan penelitian ini berlangsung di SMP Negeri 2 Ngawi pada tahun pelajaran 2013/2014. Ada dua jenis data yang dipergunakan dalam penelitian ini, yaitu data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif bersumber dari hasil pengamatan sikap siswa, anget siswa, dan foto kegiatan siswa selama proses pembelajaran berlangsung di kelas, sedangkan data kuantitatif terdiri dari hasil Pre-test dan Post-test kemampuan Listening siswa. Hasil penelitian tindakan kelas menunjukkan bahwa penerapan model Listen-Pair-Share (LPS) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran Listening. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya nilai rata-rata kelas siswa, yaitu di Siklus I sebesar 83 dan di Siklus II, nilai rata-rata kelas siswa sebesar 85. Selain aspek kognitif tersebut, hasil belajar siswa juga menunjukkan kemajuan yang positif di aspek afektif dan psikomotor selama proses pembelajaran Listening bahasa Inggris di kelas. Nilai rata-rata sikap afektif siswa berpredikat “baik”.
RESPON SISWA TERHADAP APLIKASI TIKTOK SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Lira Hayu Afdetis Mana
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 4 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i4.107

Abstract

Artikel ini merupakan gagasan tertulis sebagai langkah awal yang akan peneliti lakukan untuk merancang perangkat pembelajaran Bahasa Indonesia dengan menggunakan sebuah aplikasi yang bernama aplikasi tiktok. Media pembelajaran merupakan sarana yang sangat mempengaruhi proses belajar siswa unuk membantu kelancaran kegiatan pembelajaran. Di era Pandemi ini guru banyak kebingungan dalam menentukan media pembelajaran. Media pembelajaran yang ideal haruslah menarik, dekat dengan siswa dan membuat mereka senang dan akrab. Aplikasi tiktok merupakan aplikasi yang digemari oleh masyarakat pada saat sekarang ini termasuk siswa SMP maupun siswa SMA. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa SMP dan SMA di Sumatera Barat yang berjumlah 231 orang. Data dari penelitian dikumpulkan dengan menggunakan google form untuk melihat respon siswa terhadapat Aplikasi Tiktok terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia. Hasil dari penelitian repon siswa terhadap aplikasi tiktok sebagai media pembelajaran Bahasa Indonesia yaitu: Pertama, sebagian besar siswa beranggapan bahwa apliaksi tiktok adalah aplikasi yang baik, menguntungkan dan menghibur. Kedua, siswa sangat setuju apabila tiktok dijadikan sebagai media pembelajaran. Ketiga, ada beberapa kompetensi dasar pembelajaran Bahasa Indonesia pernah ditonton siswa dari tiktok, yaitu teks narasi, teks prosedur, teks eksposisi, teks eksplanasi dan teks anekdot, walaupun belum semua siswa pernah menonton teks tersebut di tiktok. Keempat, pengaplikasiannya yang mudah dan fitur yang beragam, maka aplikasi Tik Tok dapat digunakan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Untuk mengetahui keefektifan aplikasi Tik Tok dalam meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia, diperlukan penelitian lanjut berikutnya.
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN TEKNOLOGI BAHAN BERBASIS PROJECT BASE LEARNING Aris Puja Widikda; Dwi Sativa Putri
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 4 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i4.97

Abstract

Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk (1) mengembangkan modul pembelajaran teknologi bahan berbasis project based learning (2) untuk mengetahui bagaimana kevalidan, kepraktisan dan efektifitas modul pembelajaran teknologi bahan berbasis project based learning. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan dengan model ADDIE. Kesimpulan penelitian ini adalah (1) modul pembelajaran yang dihasilkan telah melalui berbagai tahap validasi dengan kategori rata-rata sangat valid dengan persentase rata-rata 93%, (2) pada praktikalitas modul pembelajaran berbasis Project Based Learning secara keseluruhan sangat praktis dengan persentase rata-rata 84%, (3) modul pembelajaran yang dikembangkan efektif digunakan dengan analisis time series 24% pengaruh perlakuan terhadap nilai ketuntasan klasikal mahasiswa meningkat dan didapatkan dari uji gain score 0,48 dengan kategori uji gain sedang. Pengembangan modul pembelajaran dalam penelitian ini merupakan penyempurnaan dari penelitian-penelitian problem solving yang telah dilakukan sebelumnya. Pada penelitian sebelumnya lebih berorientasi pada peningkatan kemampuan kognitif peserta didik, sedangkan dalam penelitian ini juga meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam kegiatan proyek.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN BIOLOGI MELALUI COOPERATED INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) BAGI SISWA SMA KELAS XI IPA Mr. Musa
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 4 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i4.116

Abstract

Penelitian berdasarkan permasalahan, apakah proses pembelajaran kooperatif tipe CIRC dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi dan partisipasi belajar siswa, dan peningkatan pemahaman siswa. Penelitian ini hanya dikhususkan pada siswa kelas XI IPA-1 SMA Wachid Hasjim Maduran yang berjumlah 28 siswa dan dilaksanakan tanggal 13 – 28 Agustus 2019 semester ganjil tahun pelajaran 2019/2020. Materi yang disampaikan adalah bidang studi biologi terutama materi struktur dan fungsi Sel. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (action research) sebanyak dua putaran/siklus. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan revisi. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian adalah rencana pelaksanaan pembelajaran, pretes, lembar hasil belajar, lembar kerja siswa, postes dan angket. Data pengamatan dianalisis menggunakan uji presentase. Hasil penelitian menunjukkan adanya 1) adanya peningkatan motivasi dan partisipasi belajar siswa, 2) terjadi peningkatan pemahaman siswa, 3) ketuntasan klasikal secara keseluruhan meningkat dari siklus I sampai siklus II yaitu, siklus I (64,29%), siklus II (82,14%), 4) respon siswa terhadap model pembelajaran kooperatif tipe CIRC adalah senang atau positif.

Page 1 of 2 | Total Record : 15