cover
Contact Name
Teguh Arie Sandy
Contact Email
penjualide@gmail.com
Phone
+6285232777747
Journal Mail Official
jira@ahlimedia.com
Editorial Address
Jln. Ki Ageng Gribig, Gang Kaserin MU No.36 Malang 65138
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik
Published by Ahlimedia Press
ISSN : 27456056     EISSN : 27457036     DOI : https://doi.org/10.47387/jira.v1i1
JIRA merupakan Jurnal dengan lingkup Kegiatan Pembelajaran, Penelitian Tindakan Kelas, Lesson Study, Pengembangan Media Pendidikan dan Pemanfaatan Teknologi Terkini. Mendapatkan naskah penelitian bidang Pendidikan, terkait dengan: - Penelitian Tindakan Kelas & Lesson Study - Riset Kualitatif dan Kuantitatif - Studi Pendidikan dan Studi Literasi - Pengembangan Media Pembelajaran - Pemanfaatan TIK & Teknologi Terkini
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 5 (2021)" : 18 Documents clear
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENELAAH TEKS PIWULANG PUPUH SINOM DENGAN METODE KOREMOR PADA SISWA SMP Mrs. Suminarsih
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 5 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i5.133

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan proses pembelajaran menelaah teks Piwulang Pupuh Sinom menggunakan metode Koremor untuk siswa SMP dan Meningkatkan kemampuan menelaah teks Piwulang Pupuh Sinom dengan metode Koremor untuk siswa SMP. Untuk tempat penelitiannya di SMPN 1 Gabus. Adapun pelaksanaan penelitian yaitu di bulan Februari 2020 sampai dengan bulan April 2020. Adapun Subjek penelitian yakni siswa kelas VII. Untuk pengumpulan data menggunakan teknik observasi serta tes tertulis. Sedangkan untuk analisis data mengguankan teknik deskriptif kualitatif dan komparatif. Setelah dilaksanakan menggunakan dengan metode Koremor, proses pembelajaran menelaah teks Piwulang Pupuh Sinom meningkat menjadi baik. Kedisiplinan, keaktifan, semangat kerja sama, rasa percaya diri dan tanggung jawab siswa menjadi lebih baik. Persentase hasil observasi terhadap sikap siswa selama proses pembelajaran di kegiatan prasiklus sebesar 64%, untuk pelaksanaan di siklus I sebesar 74% dan di siklus II meningkat menjadi 89%. Hasil belajar berupa kemampuan menelaah teks Piwulang Pupuh Sinom pada siswa SMP meningkat. Pada pelaksanaan prasiklus siswa yang tuntas belajar ada 20 siswa atau sebesar 63%, pada pelaksanaan siklus I ada 23 siswa atau sebesar 72%, dan pada pelaksanaan siklus II ada 29 siswa atau sebesar 91%.
ANALYSIS CURIOSITY AND ANALOGY ABILITIES OF COLLEGE STUDENT REVIEWED FROM A SCIENTIFIC APPROACH AT THE UNIVERSITY OF MUHAMMADIYAH BONE A. St. Aisyah Nur; Anwar Ramli; Mrs. Inanna; Andi Muhamad Iqbal Akbar Asfar; A. M. Irfan Taufan Asfar; Mrs. Ernawati
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 5 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i5.122

Abstract

Curiosity is an attitude and action that always tries to find out more deeply and broadly from something that is learned. Meanwhile, analogy is a thought process to draw conclusions based on similar processes or data. This is inversely proportional to the reality in the field based on the observations of researchers at University of Muhammadiyah Bone, researchers see that the curiosity and analogy skills of college student in the economic learning process are still classified as very low. Lecturers can strive for learning by using innovative, effective and creative learning, which can provide opportunities and encourage college student to have high curiosity in order to practice their analogical reasoning skills. In connection with this, the efforts made by researchers to build curiosity and analogy skills of college student in economic learning, namely the need for a scientific approach or a scientific process-based approach which is the organization of learning experiences in a logical order including the learning process by observing, questioning, collecting information, reason (associate) and communicate. The type of research used is quantitative research using experimental quantitative methods. The research design used, namely Quasi Experimental Design with the form of Non-equivalent Control Group Design. The results of this study are proven by the results of the analysis of the recapitulation of the student's analogy ability test which can be seen in the average final test in the experimental class, which is 7,621 and the initial test reaches a value of 6,961. While the results of the final test recapitulation of the analogy ability of college student in the control class reached a value of 6,276 while the initial test results reached a value of 7.5. While the results of student responses are in the valid and reliable category.
MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR MELALUI PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DENGAN BERORIENTASI PEMBELAJARAN HIGH ORDER THINKING SKILLS DAN KETERAMPILAN ABAD 21 SISWA SMP Mrs. Cik‘ani
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 5 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i5.129

Abstract

Menurut peraturan Menteri Pendidikan dan kebudayaan No. 103 tahun 2014 mengenai pembelajaran di tingkat pendidikan dasar dan menengah pasal 2 ayat 1, menjelaskan pelaksanaan pembelajaran pada Pendidikan dasar dan menengah harus berbasis aktivitas, kreatifitas dengan karakteristik. Amanat pemerintah mengharapkan peserta didik dapat mencapai berbagai kompetensi dengan penerapan pembelajaran HOTS (Higher Order Thinking Skills) dan Keterampilan abad 21, dan hasil observasi dan wawancara di SMPN 2 Sukorejo aktivitas pembelajaran IPA, aspek pembelajaran berbasis masalah, tingkat berpikir HOTS dan keterampilan abad 21 masih rendah. Penelitian ini merupakan penelitian PTK (Penelitian Tindakan Kelas) dengan 2 siklus masing-masing siklus ada empat tahap dengan jenis diskriptif kualitatif, instrumen yang digunakan berupa : 1)lembar observasi, 2)lembar catatan lapangan dan 3)soal tes dan soal lembar kerja. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara di SMPN 2 Sukorejo ditemukan data bahwa pembelajaran berbasis aktifitas dengan karakteristik yang sesuai dengan amanat Permendikbud No 103 tahun 2014 pasal 2 ayat 1 pada proses pembelajaran masih belum maksimal sehingga peneliti tertarik untuk melakukan penelitihan dengan tujuan untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran PBL(Problem Based Learning) dapat meningkatkan aktifitas dengan karakteristik dengan berorientasi pada pembelajajaran HOTS dan keterampilan abad 21. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata persentase aktivitas belajar siswa yakni 68,28% pada siklus 1 menjadi 83,8,% pada siklus II artinya ada peningkatan sebesar 15,52%, sedangkan untuk tingkat pemecahan masalah dari 63,8 % pada siklus 1 menjadi 78,975 % pada siklus II artinya ada peningkatan sebesar 15,175 %i Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Base Learning dengan berorientasi HOTS dan keterampilan abad 21 dapat meningkatkan aktifitas belajar dan keterampilan pemecahan masalah dengan karakteristik siswa.
PAMERAN SENI SISWA DI ERA MODERN SEBAGAI UPAYA MENGGALI POTENSI KREASI BANGSA Mr. Mardi
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 5 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i5.118

Abstract

Negara maju selalu mengadakan penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Tidak mengherankan jika satiap saat muncul berbagai inovasi hasil karya yang beredar di tengah masyarakat. Mereka mendaftarkan hak paten setiap penemuan yang di hasilkan sebelum di publis ke media massa, sehingga siapapun tidak bisa dan tidak boleh menjiplak karena sudah terlicensi. Berbagai cara untuk memperkenalkan hasil penemuan yang mereka buat, mulai dari pameran konvensional sampai pameran secara virtual. Negosiasi ke berbagai negara dilakukan agar produk yang dihasilkan dapat terjual ke seluruh dunia. Oleh karena itu kami melakukan penelitian dari kegiatan pameran seni hasil karya siswa SMKN 12 Surabaya yang telah dilakukan dari tahun ke tahun untuk mendorong semangat berkreasi dan berinovasi. Selain itu kegiatan pameran seni ini untuk mendorong siswa menjadi start up bisnis dari karya yang dihasilkan. Lulusan SMK selain untuk siap bekerja atau kuliah dapat menjadi wirausahawan dengan pengetahuan dan keterampilan yang telah mereka peroleh selama belajar di sekolah. Melalui pameran seni siswa di era modern diharapkan melatih siswa menghadapi dunia nyata, memamerkan karya terbaiknya untuk mendapat pengakuan dari masyarakat luas, baik orang tua, guru, pemerintah dan industri. Penelitian ini dilakukan dengan research and Development dari kegiatan pameran yang dilakukan siswa SMKN 12 Surabaya. Tujuan penelitian untuk menggali potensi kreasi budaya bangsa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan mengumpulkan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi secara langsung pada subyek sasaran penelitian. Subyek penelitian yaitu siswa kelas 12 SMKN 12 Surabaya, sedangkan obyek penelitian yaitu hasil karya siswa. Kesimpulan bahwa pameran seni siswa di era modern dapat meningkatkan potensi kreasi budaya bangsa dan start up bisnis.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR DAN KUALITAS KARAKTER SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL TAUHIDUL ILMI PADA MATERI KOLOID Heni Hasanah
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 5 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i5.134

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tujuan untuk mengetahui peningkatan kualitas karakter dan hasil belajar siswa pada materi koloid melalui model Tauhidul Ilmi. Model Tauhidul Ilmi merupakan model pembelajaran yang menggabungkan sains sains dengan pembelajaran sains spiritual, melalui pendekatan yang berbeda pada proses pembelajaran holistik. Latar belakang penelitian ini meliputi hasil survei yang menemukan terdapat 5,6% berkarakter rendah, 63,9% sedang dan hanya 37% siswa yang berkualitas dan hasil belajar pada materi koloid baru 13,9% tuntas dan 86,1% tidak tuntas. Penelitian dilakukan dengan menganalisis data hasil tes siklus akhir, hasil observasi karakter siswa dan aktivitas guru dalam proses pembelajaran. Langkah-langkah dalam penerapan model Tauhidul Ilmi dimulai dengan memberikan stimulasi kemudian menggali kearifan, mengidentifikasi masalah, mengumpulkan data, mengolah data, membuktikan / menguji hipotesis, mengkomunikasikan kesimpulan dan tahap terakhir evaluasi dan refleksi. Penelitian ini menghasilkan peningkatan hasil belajar dari 13,9% tuntas menjadi 85,3%. Dan peningkatan kualitas karakter siswa pada kategori atas dari 37% menjadi 61,1%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa melalui model tauhidul ilmi dapat meningkatkan hasil belajar dan kualitas karakter siswa kelas XI MIPA 5 di MAN 2 Kota Bandung pada materi koloid. Oleh karena itu, untuk pembelajaran selanjutnya diusulkan untuk menggunakan model tauhidul ilmi dalam pembelajaran koloid.
SUPERVISI BERBASIS PRESENSI FINGERPRINT UNTUK MENINGKATKAN KINERJA PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN DI SDN BENDUL MERISI 408 SURABAYA Mrs. Qonik
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 5 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i5.125

Abstract

Tujuan penelitian untuk meningkatkan kinerja pendidik dan tenaga kependidikan melalui supervisi berbasis absensi fingerprint. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan sekolah dengan dua siklus dan masing-masing siklus melalui empat tahapan, yaitu perencanaan (planning), Tindakan (acting), observasi (observing), dan refleksi (reflection). Teknik pengambilan data penelitian dilakukan dengan cara observasi dan penilaian langsung terhadap peningkatan kinerja pendidik dan tenaga kependidikan, Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif, kualitatif. Pada siklus I kinerja pendidik dan tenaga kependidikan melalui supervisi berbasis absensi fingerprint berada pada persentase 38,89% masih jauh dari target minimal ≥70% sehingga perlu dilakukan siklus II. Pada siklus II terjadi peningkatan pendidik dan tenaga kependidikan melalui supervisi berbasis absensi fingerprint meningkat menjadi 83,33% dan ini telah melebihi dari target yang ingin di capai cari upaya peningkatan pendidik dan tenaga kependidikan melalui supervisi berbasis absensi fingerprint. Kesimpulan yang dapat diambil bahwa upaya peningkatan kinerja pendidik dan tenaga kependidikan di sekolah melalui supervisi berbasis absensi fingerprint telah berhasil dan dapat diterapkan di SDN Bendul Merisi 408 Kecamatan Wonocolo Kota Surabaya.
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIME TOKEN UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN TEKNOLOGI PENGOLAHAN KELAPA Sri Utami Harsanti
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 5 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i5.130

Abstract

Praktik Teknologi Pengolahan Kelapa merupakan pelajaran yang diajarkan di kelas XI SMK SMTI Padang. Pada pelajaran ini peserta didik diharapkan mampu melakukan pengolahan kelapa menjadi produk pangan. Untuk mencapai target pembelajaran, penyampaian konsep materi disampaikan secara satu arah oleh guru dan kemudian peserta didik diberi kesempatan untuk berdiskusi. Tahap pembelajaran dilanjutkan dengan praktik secara berkelompok. Dengan metode ini, tidak semua peserta didik dapat memusatkan perhatian selama pembelajaran. Untuk menarik perhatian peserta didik dalam pembelajaran, digunakan model pembelajaran yang bersifat kooperatif dengan menggunakan kartu berbicara atau time token. Pembelajaran dengan time token ini diterapkan untuk membuktikan apakah penggunaan kartu time token mampu membuat peserta didik aktif dalam proses pembelajaran sehingga meningkatkan pemahaman dan hasil belajar peserta didik. Dari penelitian yang telah dilakukan terlihat bahwa penerapan model pembelajaran ini telah mampu membuat aktivitas peserta didik meningkat dalam pembelajaran. Komunikasi peserta didik dengan guru maupun dengan sesama peserta didik saat pelaksanaan praktikum juga terlihat meningkat. Saat guru menerangkan materi, peserta didik lebih antusias dan penuh perhatian serta tidak sungkan mengajukan pertanyaan jika ada materi yang kurang dimengerti. Peningkatan aktivitas tersebut, berdampak juga pada peningkatan hasil belajar peserta didik. Hal ini terlihat dari meningkatnya nilai rerata peserta didik. Peningkatan juga terlihat pada jumlah peserta didik yang memiliki nilai di atas standar ketuntasan minimal. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran dengan menggunakan kartu time token memberikan pengaruh positif, dimana sebagian besar peserta didik terlihat semakin aktif dalam proses pembelajaran praktik Teknologi Pengolahan Kelapa sehingga pemahaman dan hasil belajar peserta didik pun meningkat.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP, AKTIVITAS, KINERJA DAN HASIL BELAJAR SISWA SMA Mrs. Nurmuflihatin
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 5 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i5.119

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep, aktivitas siswa, dan kinerja siswa pada materi fluida dinamis dengan digunakannya model pembelajaran berbasis masalah (problem based learning). Pembelajaran berbasis masalah ini menerapkan penelitian tindakan (ation researh) tiga putaran. Dalam satu putaran terdiri dari empat tahap yaitu rancangan,kegiatan dan pengamatan,refleksi serta refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa/siswi kelas xi-ipa1 SMAN I Sekaran Lamongan.Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif . Data yang diperoleh dari hasil lembar evaluasi siswa,lembar observasi guru dan siswa,lembar kinerja siswa dalam proses belajar mengajar.Kesimpulan yang didapat dari hasil penelitian tindakan kelas yang telah dilakukan yaitu penerapan model Problem Based Learning dapat meningkatkan pehaman konsep ,aktivitas, kinerja hasil belajar siswa pokok bahasan fluida dinamis. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan skor rata-rata nilai siswa serta meningkatnyaa Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Peningkatan nilai rata-rata hasil belajar dilihat dari ulangan tiap siklus,nilai rata-rata sebelum adanya tindakan yaitu 59,80 kemudian setelah dilakukan tindakan pada siklus 1 nilai rata-ratanya berubah menjadi 71,03 selanjutnya hasil ulangan pada siklus II berubah 78,28 dan rerata hasil akhir siklus III menjadi 83,9. Prosentase mengalami peningkatan dalam hal ketercapaian ketuntasan minimal dari 40,6 % pada keadaan awal, kemudian berubah 62,1 % pada akhir siklus I dan pada siklus II akhir menjadi 82,8 % dan pada siklus III akhir menjadi 89,7 %. Aktivitas hasil belajar siswa dari penelitian tindakan kelas juga mengalami peningkatan. 5 aspek aktivitas siswa yang diamati yaitu pasif, mendengarkan penjelasan, mencatat,mengajukan pertanyaan dan melakukan diskusi .Keadaan mula-mula sebelum adanya tindakan sebesar 49,4 % dan berubah menjadi 63,5 % pada kondisi siklus I .Selanjutnya setelah dilakukan tindakan siklus II dan III aktivitas belajar siswa menjadi 68,6 % dan 71,0 % .Kinerja siswa selama praktikum juga mengalami peningkatan,pada kondisi awal diperoleh hasil 30,3 %,pada siklus 1 mencapai 45,1 %,siklus II mencapai 63,7 % dan siklus III menapai 79,4 %. Penggunaan metode pembelajaran problem based learning sebaiknya diterapkan dan dikembangkan lagi pada materi yang lebih luas, hal ini menyebabkan peningkatan prestasi hasil belajar siswa untuk mata pelajaran fisika.
PENGGUNAAN MEDIA LAGU DALAM PEMBELAJARAN MUFRADAT DI TINGKAT MADRASAH ALIYAH Ekasanti, Noviya
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 5 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i5.124

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui penerapan media Lagu dalam pembelajaran bahasa Arab, terlebih untuk menguasai kosakata bahasa Arab di Madrasah Aliyah (MA). Peneliti menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus yang masing-masing siklus meliputi 3 tahap, yaitu 1) perencanaan, 2) pelaksanaan dan observasi, dan 3) refleksi. Adapun Teknik pengumpulan data yaitu tes dan non tes. Sedangkan instrumen penelitian berupa pre-test , post-tes dan observasi. Teknik analisis deskriptif komparatif digunakan untuk membandingkan hasil belajar pra siklus, siklus I dan siklus II. Adapun hasil dari penelitian tersebut menjelaskan bahwa pembelajaran mufradat dengan menggunakan media lagu dapat digunakan sebagai media pembelajaran alternatif dan sangat efektif untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik dengan bukti adanya peningkatan hasil belajar peserta didik mulai dari kondisi awal (pra siklus) sebesar 21,05% dari peserta didik yang nilainya sesuai dengan KKM, kemudian siklus pertama meningkat menjadi 28,95% dan akhirnya pada siklus kedua meningkat drastis menjadi 89,48%. Hal tersebut sesuai dengan indikator keberhasilan yaitu minimal 75% dari capaian belajar, dan pembelajaran ini dikatakan berhasil. The purpose of this study was to determine the application of the song media in learning Arabic, especially in vocabulary mastery of Madrasah Aliyah (MA) students. This research uses Classroom Action Research (PTK) which consists of two cycles, each of which includes 3 stages, namely 1) planning, 2) implementation and observation, and 3) reflection. The data collection techniques are test and non-test. While the research instruments were pre-test, post-test and observation. Researchers used a comparative descriptive analysis technique by comparing the learning outcomes of pre-cycle, cycle I and cycle II. The results showed that mufradat learning using song media can be used as an alternative learning media and is very effective for improving student learning outcomes with evidence of an increase in student learning outcomes starting from the initial conditions (pre-cycle) of 21.05% which is in accordance with the KKM, then the first cycle increased to 28.95% and finally in the second cycle increased dramatically to 89.48%. This is in accordance with the indicators of success, namely at least 75% of learning outcome, and this learning is successful.
PENINGKATAN MINAT DAN KETERAMPILAN MENULIS SURAT DINAS DENGAN MEDIA “TERBERES” DI SMPN 4 MALANG Rahmi Sarifa
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 5 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i5.126

Abstract

Selama ini dalam melaksanakan pembelajaran surat dinas, guru hanya memberikan materi struktur dan buku EYD lalu siswa langsung ditugaskan menulis surat dinas. Akibatnya, banyak siswa bersikap malas saat mengikuti pembelajaran menulis surat dinas. Selain itu, nilai keterampilan menulis surat dinas mereka masih belum memenuhi ketuntasan belajar minimal (KBM) yang ditetapkan sekolah, yaitu 75. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana media “Terberes” dapat meningkatkan minat dan keterampilan menulis surat dinas Siswa Kelas VII-B SMPN 4 Malang. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan Taggart yang terdiri atas empat tahap, yaitu: perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan perefleksian. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII B SMPN 4 Malang yang berjumlah 36 siswa. Data yang diambil dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) data presentase minat siswa pada tiap aspek penilaian minat dan (2) data rata-rata nilai keterampilan menulis surat dinas siswa pada setiap aspek penilaian. Sumber data dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII B SMPN 4 Malang. Prosedur Pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan rubrik penilaian hasil menulis surat dinas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hipotesis diterima, yakni media “Terberes” dapat meningkatkan minat dan keterampilan menulis siswa kelas VII B SMPN 4 Malang. Minat Siswa dalam pembelajaran menulis surat dinas mengalami peningkatan dari Sklus I ke siklus II. Pada siklus I, Minat siswa sebesar 75,2%, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 87,5%. Keterampilan menulis surat dinas juga mengalami peningkatan. Diperoleh rata-rata nilai keseluruhan aspek keterampilan menulis surat dinas pada siklus I adalah 75,6, sedangkan rata-rata nilai keseluruhan aspek keterampilan menulis surat dinas pada siklus II adalah 84,5.

Page 1 of 2 | Total Record : 18