cover
Contact Name
Singgih Subiyantoro
Contact Email
singgihsubiyantoro@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
singgihsubiyantoro@yahoo.com
Editorial Address
Pascasarjana Kependidikan UNS lantai 2
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
ISSN : 25410261     EISSN : 27459969     DOI : https://doi.org/10.32585/
Core Subject : Education,
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran merupakan jurnal ilmiah berskala nasional yang dikelola oleh Ikatan Profesi Teknologi Pendidikan Indonesia cabang Surakarta (IPTPI Surakarta). Edudikara terbit berkala per 3 bulan sekali, yakni Maret, Juni, September, dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 393 Documents
Studi Kasus Kenakalan Remaja Tingkat Sekolah Menegah Pertama di Kota Sukoharjo Maulana, Muhammad Arief
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 4 No 1 (2019)
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edudikara.v4i1.149

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran umum mengenai keakalan remaja yang terjadi pada siswa SMP se-Kecamatan Sukoharjo. Jenis penelitian menggunakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan fenomena kenakalan remaja di SMP. Metode penelitian studi kasus, yang mmengangkat sebuah kasus yang mendalam tentang individu dalam jangka waktu yang relatif lama dan terus menerus untuk mendapatkan perkembangan subjek dari waktu ke waktu. Subjek penelitian adalah siswa SMP se-kecamatan Sukoharjo yang terindikasi pernah melakukan aksi kenakalan remaja. Objek penelitian di SMP Negeri Se-Kecamatan Sukoharjo sejumlah 7 sekolah. Instrument yang digunakan adalah wawancara terstruktur kepada guru BK dan siswa, dan dokumentasi. Uji kebasahan data melalui teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk kenakalan remaja di wilayah Kabupaten Sukoharjo beresiko mengarah kepada tindak kriminal, hal ini ditandai dengan beberapa pelanggaran hukum yang dijumpai di sekolah, misalkan pencurian, mengendarai kendaraan bermotor tanpa surat dan dengan membahayakan pengendara lain, perkelahian antar siswa, ikut “geng” motor. Faktor yang menyebabkan tindak kenakalan remaja banyak dilatar belakangi oleh keluarga yang kurang perhatian terhadap anaknya dan lingkungan masyarakat yang cenderung acuh terhadap sikap dan aksi kenakalan remaja. Maka hal yang perlu diperhatikan dalam mensikapi aksi kenakalan remaja adalah peran serta keluarga dan masyarakat dalam memberikan kontrol bagi perkembangan perilaku remaja.
Evaluasi terhadap Hasil Proyek Tugas Akhir Jurusan Multimedia dengan Model CIPP Sulistyawati, Dhyana
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 4 No 2 (2019)
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edudikara.v4i2.150

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendiskripsikan konteks, input, proses dan produk dalam pengelolaan ujian proyek tugas akhir. Jenis penelitian ini adalah kualitatif, di mana data penelitian yang dikumpulkan berupa kata-kata, gambar dan bukan angka. Kegiatan penelitian ini menggunakan populasi dan sampel. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh warga sekolah di SMK Negeri 1 Miri Kabupaten Sragen.Sedangkan sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah pihak-pihak yang dapat memberikan informasi terkait adanya pengelolaan Proyek Tugas Akhir. Data yang diperoleh dari hasil observasi terhadap sampel penelitian ini, diuraikan dalam bentuk tabel. Panduan lembar kuesioner terdiri dari 22 pernyataan, yang menggambarkan hasil project siswa. Berdasarkan evaluasi context, input, proses, produk hasil project, didapatkan data yang menunjukkan bahwa secara context, input, proses, maupun produk hasil project siswa sangat baik. Berdasarkan penelitian ini di dapat hasil Pada evaluasi context data tersebut meliputi tampilan produk, karakteristik program, dan karakteristik pengguna. Pada evaluasi input data tersebut meliputi materi yang ada pada produk, standar kompetensi dan kompetensi dasar, rancangan penyusunan program, dan strategi pembuatan produk. Pada evaluasi proses data tersebut meliputi ketepatan pengumpulan produk, kesanggupan guru dalam membimbing pembuatan produk, pemanfaatan sarana dan prasarana dalam pembuatan produk, dan siswa mampu menyelesaikan hambatan dalam pembuatan produk. Pada evaluasi produk data tersebut meliputi desain produk, desain animasi, desain video, desain audio, ketepatan antara tempo lagu dengan produk
Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match sebagai Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Purwanti, Endang
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 4 No 2 (2019)
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edudikara.v4i2.151

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar PAI materi Zakat dan Haji siswa melalui model pembelajaran kooperatif tipe make a match pada siswa kelas IX C SMP Negeri 1 Gatak semester I tahun pelajaran 2017/ 2018. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan di kelas IX C SMP Negeri 1 Gatak semester I tahun pelajaran 2017/ 2018 yang berjumah 32 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, observasi, dan dokumentasi.Tahap-tahap analisis data dalam penelitian ini adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Indikator keberhasilan adalah nilai rata-rata tes siswa sekurang-kurangnya 80,0 dan banyak siswa dengan nilai di atas kriteria ketuntasan minimal (KKM) yaitu 78,0 mencapai ≥ 90%.Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe make a match dapat meningkatkan hasil belajar PAI materi Zakat dan Haji siswa kelas IX C SMP Negeri 1 Gatak. Sebelum tindakan/prasiklus,hasil belajar siswa yang mencapai KKM 20 siswa atau 62,5%, pada siklus I, 25 siswa atau 78,1% dan pada siklus II, 31 siswa atau 96,9%. Nilai rata-rata kelas sebelum tindakan/prasiklus sebesar 76,1 setelah tindakan siklus I sebesar 81,6 dan setelah tindakan siklus II sebesar 87,8.
Pengembangan Media Mobile Learning pada Materi Stokiometri untuk Siswa Kelas X SMK Tamansiswa Sukoharjo Alfiria, Alfiria; Ekosusilo, Madyo; Subiyantoro, Singgih; Haryanto, Haryanto
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 4 No 2 (2019)
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edudikara.v4i2.152

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media mobile learning yang layak dan tepat digunakan pada pembelajaran KIMIA khususnya Stokiometri kelas X SMK Tamansiswa Sukoharjo.Metode penelitian yang digunakan adalah metode Research and Development ( R & D ) dengan model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE. Model ini sesuai dengan namanya, terdiri dari lima tahap utama, yaitu (A)nalysis, (D)esign, (D)evelopment, (I)mplementation, dan (E)valuation.Hasil penelitian dan pengembangan menunjukan bahwa media mobile learning pada materi stokiometri untuk siswa kelas X SMK Tamansiswa Sukoharjo telah selesai dilaksanakan. Pada Tahap ahli, ahli materi memberikan penilaian terhadap produk sebesar 3,0 (kategori baik). Penilaian oleh ahli media sebesar 3,30 (kategori Baik). Media mobile learning pada uji coba perorangan diperoleh skor sebanyak 3,13 (kategori baik), uji coba kelompok kecil sebesar 2,97 (kategori baik) dan hasil pemahaman siswa rata-rata Post Test kelompok kontrol 24,7 dan kelas eksperimen 40,0. Pada uji t dengan tingkat kemaknaan 0,05 yaitu terdapat perbedaan yang signifikan terhadap media mobile learning yang dikembangkan.Kesimpulan dari penelitian ini adalah produk mobile learning yang dihasilkan sudah layak dan tepat digunakan untuk meningkatkan menat dan hasil belajar siswa kelas X SMK Tamansiswa Sukoharjo.
Peningkatan Kemampuan Writing Siswa Menggunakan Permainan Getting To Know Setiyono, Mas Sulis; Anngraeni, Riza Putri
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 4 No 2 (2019)
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edudikara.v4i2.153

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah: untuk meningkatkan keterampilan menulis siswa dengan menggunakan permainan Getting to Know dan untuk menjelaskan situasi kelas ketika dilakukan permainan Getting to Know dalam pengajaran menulis pada siswa kelas XI SMK PGRI Sukoharjo Tahun Pelajaran 2019/2020. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Penelitian Tindakan. Itu terkondensasi dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, pengamatan, refleksi, dan revisi. Teknik pengumpulan data adalah data kualitatif dan kuantitatif. Untuk mengumpulkan data kualitatif, peneliti menggunakan catatan lapangan, dan memotret, untuk mengumpulkan data kuantitatif, peneliti melakukan tes sebelum dan sesudah implementasi penelitian. Tesnya adalah pre-test dan post-test. Dalam menganalisis data, data kualitatif digunakan untuk mengetahui situasi kelas selama proses belajar mengajar. Untuk data kuantitatif, peneliti menganalisis skor rata-rata tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan permainan Getting to Know, keterampilan menulis siswa meningkat. Nilai rata-rata siswa lebih baik dari sebelumnya. Nilai rata-rata pre-test, yang 56,55 meningkat menjadi 78,80 pada post-test I, jumlah ini meningkat lagi 84,45 pada post-test II. Peningkatan nilai rata-rata menunjukkan bahwa ada peningkatan pada keterampilan menulis siswa. Melalui permainan Getting to Know, para siswa menunjukkan minat besar untuk terlibat aktif dan berpartisipasi dalam proses belajar mengajar.
Peningkatan Hasil Belajar dalam Menulis Surat Dinas melalui Metode Examples Non Examples Murni, Tri
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 4 No 2 (2019)
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edudikara.v4i2.154

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar dalam menulis surat dinas melalui metode examples non examples siswa kelas VIIII A semester I SMP Negeri 1 Tawangsari tahun pelajaran 2016/ 2017. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian adalah siswa kelas VIIII A SMP Negeri 1 Tawangsari yang berjumah 32 siswa. Metode pengumpulan data dilakukan melalui teknik tes, observasi dan dokumentasi. Penelitian Tindakan ini dilakukan dalam dua siklus, tiap-tiap siklus terdiri dari: perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Indikator keberhasilan pada akhir siklus II terjadi peningkatan nilai rata-rata hasil belajar dalam menulis surat dinas 80,00, dan ketuntasan minimal 90% yang diajar dengan metode examples non example. Hasil penelitian ini menunjukkan penggunaan metode examples non examples dapat meningkatkan hasil belajar dalam menulis surat dinas siswa kelas VIIII A semester I SMP Negeri 1 Tawangsari tahun pelajaran 2016/ 2017. Adanya peningkatan pada hasil belajar siswa dalam menulis surat dinas, yaitu: nilai rata-rata kelas sebelum tindakan 72,9,5, pada siklus I sebesar 76,1, dan pada siklus II sebesar 81,3. Peningkatan nilai ketuntasan minimal, yaitu: sebelum tindakan 56,25%, pada siklus I sebesar 75% dan pada siklus II sebesar 86,9%.
MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU MELALUI PENDEKATAN SUPERVISI AKADEMIK KOLABORATIF DI SEKOLAH DASAR Dince, Adelina
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 4 No 3 (2019)
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edudikara.v4i3.155

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kompetensi profesional guru di SD Negeri Wuring dihasilkan dua hal berikut: (1) Proses supervisi dengan menerapkan pendekatan supervisi kolaboratif secara spesifik terdiri dari tahap pra-supervisi kolaboratif, supervisi kolaboratif dan pasca-supervisi kolaboratif. Proses supervisi dengan menerapkan pendekatan supervisi kolaboratif mengalami perkembangan dari siklus I ke siklus II. Pada tahap pra-supervisi kolaboratif siklus I, curah pendapat tidak berjalan dengan efektif karenakepala sekolah tidakmelakukan koordinasi dengan semua guru dan tidak menjelaskan teknis supervisi kolaboratif yang akan dilaksanakan diantaranya mengindentifikasi masalah-masalah krusial ketika guru melaksanakan kinerja profesionalnya, mencatat dan membawanya pada saat curah pendapat dan diskusi bersama kepala sekolah dan guru lainnya. Kemudian pada siklus II, kepala sekolah melakukan koordinasi dengan semua guru dan menjelaskan teknis supervisi kolaboratif yang akan dilaksanakan serta menguatkan dan menegaskan kepada guru untuk menyiapkan kelengkapan terkait kinerja profesionalnya sehingga curah pendapat dan diskusi berjalan dengan tertib dan efektif; (2) Peningkatan kompetensi profesional guru di SD NegeriWuring dari pra-siklus ke siklus Isebesar 18,18 poin. Rata-rata kompetensi profesional guru pada pra-siklus sebesar 52,27 dengan kriteria kurang dan pada siklus I sebesar 70,45 dengan kriteria cukup. Kompetensi profesional guru juga mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 18,19 poin. Rata-rata kompetensi profesional guru pada siklus II sebesar 88,64 dengan kriteria baik. Jadi, dapat disimpulkan bahwa kompetensi profesional guru di SD Negeri Wuringdapat ditingkatkan melalui penerapan pendekatan supervisi kolaboratif.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PECAHAN MELALUI PENGGUNAAN ALAT PERAGA DI SEKOLAH DASAR Avilanti, Maria
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 4 No 3 (2019)
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edudikara.v4i3.156

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar siswa kelas 3 SD Katolik 068 Napungliti khususnya materi pecahan melalui bantuan alat peraga benda konkret, agar nilai yang dihasilkan dapat memenuhi syarat ketuntasan belajar. Metode dalam penelitian ini adalah metode penelitian kelas yang terdiri dari tiga siklus, tiap siklus meliputi: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian adalah pada siklus I siswa yang tuntas belajar sejumlah 14 siswa (58,3 %) dan yang tidak tuntas belajar sejumlah 10 siswa (41,7 %) dengan nilai rata-rata kelas 6,2 dan daya serap 61,7 %. Hasil pada siklus II siswa yang tuntas belajar sejumlah 17 siswa (70,8 %) dan yang tidak tuntas belajar sejumlah 7 siswa (29,2 %) dengan nilai rata-rata kelas 7,3 dan daya serap 73,3 %. Sedangkan hasil pada siklus III jumlah siswa yang tuntas belajar 21 siswa (87,5 %) dan yang tidak tuntas belajar sejumlah 3 (12,5 %) siswa dengan nilai rata-rata kelas 8,8 dengan daya serap 87,9%. Karena sudah memenuhi indikator keberhasilan bahkan sampai melebihi dari nilai yang peneliti targetkan, maka penelitian ini dihentikan pada siklus III. Dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam materi pecahan pada kelas SD Katolik 068 Napungliti dengan tingkat partisipasi siswa yang cukup menggembirakan serta memacu guru untuk lebih kreatif dan inovatif dalam mengembangkan model pembelajaran.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU KIMIA DALAM MENGELOLA PEMBELAJARAN DENGAN MODEL PROJECT BASED LEARNING Muryati, Muryati
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 4 No 3 (2019)
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edudikara.v4i3.158

Abstract

Penelitian tindakan sekolah ini Bettujuan untuk meningkatkan ketrampilan guru untuk mata pelajaran kimia menyusun RPPmenggunakan model pembelajaran Project Based Learning, dan untuk mengungkap pengaruh pembelajaran dengan model Project Based Learning terhadap motivasi dan hasil belajar siswa setelah guru menerapkan model pembelajaran tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kualitif, yang dilakukan terhadap 25 guru kimia di MGMP Kimia SMA. Hasil penelitian pada siklus I, diperoleh rata-rata capaian guru kimia pada fase Probject based learning pada kriteria Sangat baik dan baik sebesar 46,67%. Dan, pada akhir siklus II , diperoleh rata-rata capaian guru kimia pada fase Probject based learning pada kriteria Sangat baik dan baik sebesar 79,33%. Terjadi kenaikan yang sangat signifikan sebesar 32,67%. Untuk itu, penelitian tindakan sekolah ini dinyatakan ‘berhasil’ dan dihentikan pada siklus II, bagi fase yang belum mencapai kriteria akan diberikan bimbingan secara individual atau supervisi klinis.
PENINGKATAN KEDISIPLINAN DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PEMBELAJARAN TEMATIK DENGAN MODEL PICTURE AND PICTURE Ananda, Rima; Sudiyana, Benedictus; Siwi, Dwi Anggraeni
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 4 No 3 (2019)
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edudikara.v4i3.159

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah 1) untuk meningkatkan kedisiplinan belajar siswa melalui pembelajaran tematik dengan model Picture and Picture pada siswa kelas II semester gasal SD Negeri 01 Tugu Kecamatan Jumantono Kabupaten Karanganyar Tahun Pelajaran 2019/2020, 2) untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui pembelajaran tematik dengan menggunakan model pembelajaran Picture and Picture pada siswa kelas II semester gasal SD Negeri 01 Tugu Kecamatan Jumantono Kabupaten Karanganyar Tahun Pelajaran 2019/2020, 3) mendeskripsikan penerapan model Picture and Picture untuk meningkatkan kedisiplinan dan hasil belajar siswa pada siswa kelas II semester gasal SD Negeri 01 Tugu Kecamatan Jumantono Kabupaten Karanganyar Tahun Pelajaran 2019/2020.

Page 11 of 40 | Total Record : 393