cover
Contact Name
tekat dwi cahyono
Contact Email
agrohut@unidar.ac.id
Phone
+6285243000030
Journal Mail Official
agrohut@unidar.ac.id
Editorial Address
Jl. Waehakila Puncak Wara, Batu Merah, Ambon 97128
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Jurnal Agrohut
ISSN : 20875525     EISSN : 26558300     DOI : -
Jurnal Agrohut lahir atas inisiasi tim dosen yang tergabung pada Fakultas Pertanian Universitas Darussalam Ambon. Nama Agrohut terlahir dari potongan kata Agro yang "mencerminkan" pertanian dan hut yang menunjukkan identitas "kehutanan". Terbitan pertama Jurnal Agrohut tersedia bulan Oktober 2010 dan terus berupaya menyampaikan kedalaman analisis yang memadai tiap volumenya. Sejak terbitan pertama, tidak semua volume tersaji dengan lengkap. Namun perlahan kami akan melengkapinya dengan sajian yang sesuai. Memasuki tahun 2018, setelah melewati masa panjang selama 8 tahun sejak terbitan pertama, editorial menyajikan Agrohut secara daring dengan alamat http://e-journal.unidar.ac.id/index.php/agrohut . Namun, terdapat kendala teknis pada akhir 2019 sehingga kami memindahkan rumah jurnal dari rumah lama dan bergabung dengan e-journal.id menggunakan alamat baru https://unidar.e-journal.id/agh.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 11 No 2 (2020): Agrohut" : 5 Documents clear
Sifat Fisis Kayu Bintangur (Calophyllum Soulattri Brum.f.) Asal Makbon Kota Sorong Wahidin Wahidin; Ponisri Ponisri; Syarif Ohorella
Jurnal Agrohut Vol 11 No 2 (2020): Agrohut
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Darussalam Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/agh.v11i2.34

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variasi kerapatan dan kadar air basah berdasarkan posisi vertikal dan horisontal. Kayu bintangur dipilih dari tegakan yang baik dan tanpa cacat dan ditebang sebanyak 2 pohon. Setelah ditebang, kemudian dibuat contoh uji dari bagian bawah, tengah dan ujung batang. Bagian bawah berjarak 50 cm dari tanah, sedangkan jarak dari bagian bawah ke bagian tengah dan bagian tengah ke bagian ujung masing-masing adalah 4 meter. Contoh uji dipotong berbentuk disk dengan tebal 15 cm dan segera dianalisis kadar air dan berat jenisnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar air basah kayu bintangur bagian gubal lebih tinggi dibandingkan teras. Bagian bawah batang memiliki kadar air basah yang lebih tinggi dibandingkan bagian ujung. Sementara itu, berat jenis bagian gubal lebih rendah dibandingkan dengan teras. Berat jenis kayu teras menunjukkan kenaikan dari bagian atas batang ke bawah dan fenomena tersebut juga ditemukan pada bagian kayu gubal.
Strategi Pengembangan Perikanan Tangkap di Perairan Ambon (Studi Kasus: Teluk Luar) Yunarti F S Tomasoa
Jurnal Agrohut Vol 11 No 2 (2020): Agrohut
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Darussalam Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/agh.v11i2.36

Abstract

Pembangunan Kelautan dan Perikanan di Kota Ambon sangatlah penting dan strategis karena memiliki potensi sumberdaya perikanan yang sangat besar dan dapat diandalkan. Diperlukan strategi untuk mengembangkan potensi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan perikanan tangkap di Kota Ambon, khususnya di teluk bagian Luar. Objek utama kajian ini ialah daerah penangkapan ikan, armada penangkapan ikan, produksi perikanan, dan peluang pengembangan serta arahan kebijakan pengembangan perikanan tangkap berwawasan lingkungan. Faktor-faktor yang dianalisis meliputi : (1) potensi dan produksi sumberdaya ikan, (2) eksistensi armada dan peralatan tangkap (3) peluang pengembangan dan (4) arahan kebijakan. Strategi pengembangan perikanan tangkap di Perairan Teluk Luar adalah: (1) Peningkatan hasil tangkapan, (2) Pelarangan pengoperasian kapal-kapal purse seine untuk tuna dan cakalang, (3) Pengurangan sedimentasi dan pencemaran, (4) Adaptasi penangkapan, (5) Peningkatan Pengawasan, (6) Penyiapan sarana dan prasarana pendukung kegiatan penangkapan dan (7) Motorisasi alat bantu penangkapan.
Strategi Pengembangan Perikanan Tangkap di Teluk Ambon Dalam Yunarti F S Tomasoa
Jurnal Agrohut Vol 11 No 2 (2020): Agrohut
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Darussalam Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/agh.v11i2.37

Abstract

Penguasaan teknologi dan manajemen di bidang perikanan dan kelautan yang dimiliki oleh masyarakat pesisir di Kota Ambon masih belum cukup untuk dapat memanfaatkan potensi sumberdaya perikanan dan kelautan yang tersedia. Di sisi lain, ketersediaan modal untuk menggairahkan kegiatan ekonomi dibidang perikanan dan kelautan juga belum sepenuhnya dapat terpenuhi. Penguasaan pengetahuan dan keterampilan usaha masyarakat yang mendiami pesisir Kota Ambon masih bersifat tradisional dan hanya dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari sehingga masih diperlukan upaya-upaya untuk meningkatkan produktivitas usaha yang dimiliki oleh masyarakat. Sebuah penelitian dilakukan untuk menyajikan strategi pengembangan perikanan tangkap di teluk Ambon dalam. Faktor yang di analisis dalam penelitian ini adalah (1) potensi dan produksi sumberdaya ikan, (2) eksistensi armada dan peralatan tangkap (3) peluang pengembangan dan (4) arahan kebijakan. Strategi pengembangan perikanan tangkap di Perairan Teluk Dalam ada 5 arahan strategi pengembangan yaitu (1) Peningkatan hasil tangkapan, (2) Pengurangan sedimentasi dan pencemaran (3) Adaptasi penangkapan sesuai musim, (4) Penyesuaian alat tangkap dan (5) Peningkatan pengawasan.
Pemanfaatan Ragi Tape dalam Pembuatan Virgin Coconut Oil (VCO) Melalui Teknik Fermentasi Leha Abudu; Kamaruddin Kamaruddin; Fauzia Hulopi
Jurnal Agrohut Vol 11 No 2 (2020): Agrohut
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Darussalam Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/agh.v11i2.126

Abstract

Virgin Coconut oil (VCO) adalah minyak kelapa yang dibuat dari kelapa segar tanpa pemanasan dan tanpa pemurnian dengan bahan kimia. Salah satu metode yang digunakan dalam pembuatan VCO adalah fermentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan ragi tape dalam pembuatan VCO melalui teknik fermentasi. Tujuan kedua adalah menetapkan komposisi ragi tape yang menghasilkan VCO terbanyak. Bahan utama penelitian adalah daging buah kelapa yang telah di parut dan diperas hingga menghasilkan santan. Berikutnya santan di letakkan di dalam wadah yang telah diberi lubang di bagian bawah dan dibiarkan selama 2 jam. Skim yang telah terpisah dari santan di bagian bawah dibuang dan menyisakan krim santan di bagian atas. Krim santan (1000 ml) selanjutnya di beri ragi tape dengan tiga perlakukan, yaitu 5, 10 dan 15 gram. Proses fermetnasi berlangsung selama 24 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ragi tape terbukti bisa dimanfaatkan untuk membuat VCO dengan teknik fermentasi. Hasil VCO tertinggi diperoleh dari penambahan 10 gram ragi tape menghasilkan VCO sebanyak 160.2 ml.
Kontribusi Hasil Hutan Rotan dan Damar terhadap Pendapatan Masyarakat Desa Administratif Taruy, Kecamatan Tutuk Tolu Kabupaten Seram Bagian Timur Ahmadi Kastela; Kamaruddin Kamaruddin
Jurnal Agrohut Vol 11 No 2 (2020): Agrohut
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Darussalam Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/agh.v11i2.127

Abstract

Fungsi ekonomi dari hutan tidak hanya dinikmati oleh perusahaan dengan modal besar, namun juga lembaga koperasi bahkan kelompok tani yang minim modal. Mayarakat yang tinggal di sekitar hutan memanfaatkan hasil hutan non kayu seperti rotan dan damar sebagai penghasilan utama. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi proporsi penghasilan petani pemungut rotan dan damar terhadap total penghasilan mereka. Metode yang digunakan adalah wawancara kepada seluruh responden yang terlibat langsung dalam pemungutan rotan dan damar di Desa Adminstratif Taruy, Kabupaten Seram Bagian Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rotan dan damar masing-masing berkontribusi sebesar 78% dan 52% terhadap total pendapatan petani.

Page 1 of 1 | Total Record : 5