cover
Contact Name
Putu Lakustini Cahyaningrum, S.Si, M.Si
Contact Email
nining@unhi.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
widya.kesehatan@unhi.ac.id
Editorial Address
Jalan Sangalangit, Tembau, Denpasar Timur, Denpasar 80238 - Bali - Indonesia
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Widya Kesehatan
ISSN : -     EISSN : 26571064     DOI : https://doi.org/10.32795
Core Subject : Health,
Widya Kesehatan adalah jurnal yang memuat naskah ilmiah dalam bidang kesehatan tradisional komplementer berupa hasil penelitian, artikel lulusan, kajian pustaka dan laporan kasus yang belum pernah dipublikasikan dan tidak sedang dalam penerbitan dijurnal manapun. Widya Kesehatan terbit dua nomor dalam satu tahun (Mei dan Oktober). Widya Kesehatan diterbitkan oleh Program Studi Kesehatan Ayurweda Fakultas Kesehatan Universitas Hindu Indonesia Denpasar. Widya Kesehatan menerima naskah dari dosen, peneliti, mahasiswa maupun praktisi yang belum pernah diterbitkan dalam publikasi lain dengan ketentuan seperti tercantum pada bagian belakang jurnal ini.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2020): Widya Kesehatan" : 6 Documents clear
Ramuan Tradisional Yang Digunakan Untuk Mengatasi Demam Berdarah Di Kota Denpasar Ariani, Ni Putu Rela; Cahyaningrum, Putu Lakustini; Putra Suta, Ida Bagus
Widya Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2020): Widya Kesehatan
Publisher : Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/widyakesehatan.v2i2.958

Abstract

Penyakit demam berdarah adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengue, ditularkan me-lalui perantara vektor nyamuk. Salah satu upaya untuk mengatasi demam berdarah adalah dengan mengkonsumsi ramuan tradisional. Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan ramuan tradisional yang digunakan oleh masyarakat Kota Denpasar untuk mengatasi demam berdarah dengan menggunakan metode purposive sampling. Teori yang digunakan dalam kajian ini adalah teori etnomedisin dan teori fungsional struktural. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wa-wancara dan studi kepustakaan secara mendalam. Sasaran penelitian ini adalah masyarakat Kota Denpasar yang pernah menggunakan ramuan tradisional untuk mengatasi demam berdarah. Berdasarkan hasil penelitian yang didapat, diketahui masyarakat Kota Denpasar menggunakan ramuan tradisional un-tuk mengatasi demam berdarah karena adanya informasi dan kepercayaan, mudah didapat, harga ter-jangkau serta sebagai pengganti obat kimia sintetis. Ramuan tradisional yang digunakan masyarakat Kota Denpasar untuk mengatasi demam berdarah adalah ramuan sari kurma dan angkak, jus jambu biji merah, rebusan angkak, loloh kunyit, loloh daun dadap, dan loloh pepaya. Tata cara penggunaan ramuan terse-but adalah dikonsumsi pada saat trombosit mengalami penurunan disesuaikan dengan kondisi pasien.
YOGA LANSIA PERSPEKTIF AYURWEDA DI TAMAN JEPUN DENPASAR Laksmi Dewi, Anak Agung Eza; Yuliari, Sang Ayu Made; Wiryanatha, Ida Bagus
Widya Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2020): Widya Kesehatan
Publisher : Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/widyakesehatan.v2i2.959

Abstract

Populasi penduduk berusia lanjut (lansia) yang meningkat seiring dengan bertambahnya usia dapat mempengaruhi kualitas hidup lansia, pada sisi lain dalam Ayurweda disebutkan bahwa membuat semua orang sehat dan berumur panjang. Dalam meningkatkan keseimbangan, kekuatan otot, dan kebugaran tubuh lansia memilih mengikuti latihan yoga, Taman Jepun Denpasar merupakan salah satu tempat strategis yang digunakan untuk berlatih yoga oleh para lansia. Pada penelitian ini dirumuskan masalah mengapa lansia beryoga, jenis dan tata cara latihan yoga apa saja yang dilakukan oleh lansia serta manfaat yang dirasakan lansia selama mengikuti latihan yoga. Jenis penelitian adalah kualitatif yang didapatkan melalui teknik pengumpulan data dengan metode purposive sampling, data diperoleh dengan cara melakukan wawancara kepada 15 (lima belas) orang responden lansia. Pembahasan dilakukan dengan pendekatan ayurweda menggunakan teori yoga dan teori kesehatan. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa Yoga Lansia Perspektif Ayurweda Di Taman Jepun Denpasar sangat diperlukan oleh para lansia untuk mengatasi keluhan yang dialami, menjaga keseimbangan tubuh, berolahraga sesuai dengan usia, merasakan ada rasa kekeluargaan di dalam komunitas Bali Happy. Adapun 3 (tiga) jenis latihan yoga yaitu Yoga Tertawa, Yoga Suryanamaskara, dan Yoga Jagadhita. Latihan yoga dirasakan bermanfaat untuk meningkatkan keseimbangan tubuh dengan tetap menjaga pola makanan, minuman (ahara), merasakan ketenangan, tubuh lebih sehat, rutin berolahraga (vihara), memperbaiki kualitas tidur menjadi lebih baik (nidra).
TERAPI YOGA ASANAS UNTUK MENGATASI DISMENORHEA DI KOTA DENPASAR Kusumayanti, Ni Wayan; Yuliari, Sang Ayu Made; Suatama, Ida Bagus
Widya Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2020): Widya Kesehatan
Publisher : Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/widyakesehatan.v2i2.960

Abstract

Dismenorhea merupakan gangguan yang dirasakan pada sebelum atau selama menstruasi berlangsung. Berdasarkan data Dinkes Provinsi Bali tahun 2014 sebanyak 48,05% perempuan mengalami dismenorhea. Salah satu upaya yang dilakukan yaitu dengan terapi yoga asanas. Terapi yoga asanas merupakan suatu gerakan atau olah tubuh, olah napas dan olah pikiran untuk mengatasi dan meningkatkan kesehatan dengan melakukan pose-pose yoga yang disertai dengan pemusatan pikiran dan pengaturan napas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, manfaat dan pose-pose yoga asanas yang digunakan dalam mengatasi dismenoreha dan dilakukan secara kualitatif dengan metode purposive sampling data. Teori yang digunakan dalam kajian ini adalah teori kesehatan Ayurweda dan teori yoga serta data diperoleh dengan cara observasi, wawancara, studi kepustakaan dan dokumentasi secara mendalam. Sasaran penelitian adalah instruktur yoga dan klien yang pernah dan sedang melakukan terapi yoga asanas. Berdasarkan hasil penelitian yang didapat, diketahui bahwa asanas yang digunakan untuk mengatasi dismenorhea yaitu Tadaasanas, Vrksaanasas, Utkataasanas, Matsyendraasanas, Marichaasanas, Pascimotanaasanas, Baddha Konaasanas, Bhujangaasanas, Yoga Mudra, Dhirga Pranama dan Vajraasanaas. Yoga asanas menjadi suatu teknik terapi dalam mengatasi dismenorhea yang bermanfaat untuk melancarkan aliran oksigen dalam tubuh, memberikan ketenangan pada pikiran, napas dan jiwa serta menstimulasi kelenjar pada tubuh untuk memproduksi hormon prostaglandin dan hormon endorphin secara optimal.
MANFAAT ES KRIM HERBAL TERHADAP PASIEN ANAK-ANAK PASCA OPERASI TONSILITIS DI RSU BHAKTI RAHAYU DENPASAR STUDI KASUS Srinadi, Ni Komang Ayu; Mediastari, Anak Agung Putu Agung; Cahyaningrum, Putu Lakustini
Widya Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2020): Widya Kesehatan
Publisher : Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/widyakesehatan.v2i2.961

Abstract

Es krim herbal merupakan produk es krim yang mengandung bahan herbal seperti daun kelor, mengkudu, rossela dan kayu manis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mendeskripsikan dan mengaplikasikan bahwa pemberian es krim herbal terhadap pasien anak-anak pasca operasi tonsilitis menjadikan daya tarik serta meningkatkan minat anak-anak yang semuala terkendala mengkonsumsi loloh atau jamu. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dengan jenis penelitian kualitatif. Dalam penelitian ini menggunakan teori etnomedicine dan teori fungsional struktural serta menggunakan pendekatan Ayurweda. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi, wawancara serta dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, Pemberian es krim herbal sebagai makanan terhadap pasien anak-anak pasca operasi tonsillitis di RSU Bhakti Rahayu Denpasar karena es krim herbal mampu menambah nutrisi dan mempercepat penyembuhan karena beberapa tanaman yang digunakan tersebut mengandung unsur tanaman obat, vitamin dan mineral, setiap herbal per 100 gramnya mengandung vitamin C sebesar 0,009%, protein sebesar 1,37%, Karbohidrat sebesar 31,84% dan gula sebesar 28,35%. Tata cara pengolahan es krim herbal meliputi penghitungan adonan, persiapan adonan, pencampuran, pembekuan, dan pengemasan. 1 cup atau per 100 gram es krim herbal mengandung kalori sebanyak 388 kkal. Implikasi es krim herbal bagi penderita pasca operasi tonsilitis yaitu: mengurangi keluhan nyeri pada pangkal tenggorokan, mual, rasa perih, dan mempermudah proses makan dan minum pasien pasca operasi tonsilitis serta menambah nutrisi dan mempercepat pembekuan darah di area luka bekas pasca operasi tonsillitis sehingga mengurangi pendarahan.
PERBANDINGAN KUALITAS KRIM ANTARA BASIS ADEPS LANAE DENGAN GHEE ( MENTEGA SUSU SAPI ) Siti Sunari, A A Mas; Artini, Ni Putu Rahayu; Apsari, Dewi Puspita
Widya Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2020): Widya Kesehatan
Publisher : Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/widyakesehatan.v2i2.962

Abstract

Formulasi krim terdapat zat aktif dan basis, basis krim yang paling banyak digunakan ialah adeps lanae(AL)atau lemak bulu domba atau lanolin.Ghee(G) mentega dari susu sapi yang biasa digunakan sebagai bahan masak, ritual dan obat tradisional di India. Karena belum terdapat penelitian tentang ghee sebagai basis krim, sehingga dilakukan penelitian perbandingan kualitas krim antara basis AL dan G. Penelitian ini merupakan jenis eksperimental dengan metode rancangan Rancangan Acak Lengkap. Formulasi krim yang dibuat dengan tipe minyak dalam air (M/A) kemudian dilakukan uji secara fisika dan kimia. Data kualitatif di bandingkan dengan literatur sedangkan data kuantitatif dianalisis independent sample t-test (p ≤ 0,05). Di dapatkan hasil yaitu terdapat perbedaan warna yang dihasilkan, krim AL berwarna putih kekuningan dan krim G menghasilkan warna putih, viskositas AL lebih tinggi sehingga menghasilkan daya sebar yang rendah; pH AL lebih basa dibanding G Uji fisika dan uji kimia nilai sig. (p≤0,05) bermakna terdapat perbedaan signifikan antara basis adeps lanae dengan ghee
UJI AKTIVITAS ANALGETIK EKSTRAK ETANOL 96% DAUN BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L.) DENGAN METODE GELIAT PADA MENCIT PUTIH (Mus musculus L) GALUR SWISS WEBSTER Darmayanti, Ni Putu Ovy; Artini, Ni Putu Rahayu; Budhi Setiawan, Putu Yudhistira
Widya Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2020): Widya Kesehatan
Publisher : Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/widyakesehatan.v2i2.963

Abstract

Analgetik adalah zat atau suatu bahan yang dapat menekan ataupun menghilangkan rasa nyeri dengan tidak menghilangkan kesadaran. Daun belimbing wuluh mengandung flavonoid yang memiliki potensi sebagai analgetik. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah ekstrak daun dari tanaman Averrhoa bilimbi L. memiliki aktivitas analgetik terhadap mencit putih jantan. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimental murni dengan tipe penelitian adalah post test only control group design Pengujian aktivitas analgetik ditunjukan dengan adanya respon geliat kemudian dapat dilakukan uji analisis statistika One Way ANOVA dan Post Hoc LSD. Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak etanol 96% daun belimbing wuluh memiliki aktivitas analgetik pada mencit putih jantan. Berdasarkan uji One Way Anova, antara kelompok perlakuan dengan kontrol positif memiliki perbedaan bermakna dengan nilai signifikansi sebesar 0.000 (p<0.05). Hasil analisis data uji post hoc LSD menunjukkan bahwa terdapat perbedaan bermakna antara kelompok perlakuan dosis 125 mg/ kg BB, 250 mg/ kg BB dengan kontol positif. Simpulan dari penelitian ini adalah dosis 500 mg/ kg BB ekstrak etanol 96% daun belimbing wuluh (Averrho bilimbi L) pada mencit memiliki efek analgesik dengan persentase penghambat geliat yaitu 68.49% dan mendekati kontrol positif parasetamol dengan dosis 65mg/ kg BB sebesar 80.36%.

Page 1 of 1 | Total Record : 6