cover
Contact Name
-
Contact Email
jmm@umrah.ac.id
Phone
+6281261495749
Journal Mail Official
jmm@umrah.ac.id
Editorial Address
Jalan Raya Dompak Tanjungpinang, Indonesia 29125
Location
Kota tanjung pinang,
Kepulauan riau
INDONESIA
Jurnal Masyarakat Maritim
ISSN : 25807439     EISSN : 27214117     DOI : https://doi.org/10.31629/jmm.v4i1
Core Subject : Social,
JURNAL MASYARAKAT MARITIM (JMM) adalah jurnal yang bertujuan untuk menjadi sumber akademis pada kajian studi masyarakat maritim. Kami menerbitkan makalah penelitian asli, meninjau artikel, studi kasus dan ulasan buku yang memfokuskan pada masyarakat pesisir dan masyarakat perbatasan.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 1 (2017): Mei, 2017" : 5 Documents clear
Perubahan Sosial Masyarakat Akibat Konversi Minyak Tanah Ke LPG di Kelurahan Tanjungpinang Barat Suciati, Indrati Sri; Suryaningsih; Solina, Emmy
Jurnal Masyarakat Maritim Vol 1 No 1 (2017): Mei, 2017
Publisher : Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jmm.v1i1.1657

Abstract

Social changes are any changes in social institutions within a society, which affect the social system, including the values, attitudes and behavior patterns among groups in society. Pressure on the definition is the basic set of social institutions as human beings, the changes which then affect other social systems. Based on preliminary observations of this LPG conversion program apparently was sudden and unplanned comprehensively. Framework will be operationalized concept refers to the opinion Selo Soemardjan and Bertrand which state that social change affects the social system, where the elements of the social system, namely beliefs, feelings and thoughts, goals, rules / norms, status/ role and facilities. Qualitative research with a qualitative descriptive design format, which aims to describe, to tell a variety of conditions, situations and phenomena of social realities that exist in society. Sampled data were collected through interviews with informants as many as 14 people. From the research results can be concluded that the kerosene to LPG in the Village of West Tanjungpinang has given the change to more efficient public spending among others so survival is more assured, the pattern of behavior among members of the public is more awake, environmental sustainability is maintained by the reduction of air pollution so as to create of a society that is more practical, efficient and effective
Peran Orang Tua Terhadap Pendidikan Anak (Studi Desa Mantang Besar Kabupaten Bintan) Arsyad; Subhi; Saliha, Hidayatun; Sulitiyas, Ulpa
Jurnal Masyarakat Maritim Vol 1 No 1 (2017): Mei, 2017
Publisher : Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jmm.v1i1.1658

Abstract

Untuk melihat masalah ini, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan memakai metode studi kasus. Informan penelitian adalah penduduk asli Desa Mantang. Dalam pemilihan informan, peneliti menggunakan purposive sampling yaitu menetapkan informan berdasarkan kriteria penelitian. Pengumpulan data dilaksanakan dengan teknik wawancara mendalam (deep interview) dan observasi langsung (participant as observer). Analisis data yang digunakan adalah analisis dengan membuat penjelasan yang nantinya bisa memberikan suatu penjelasan yang konkrit dan mendalam. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Di Desa Mantang merupakan desa yang masih tradisional dalam segi budaya sebagaimana diketahui bahwa tugas utama orangtua adalah mengurus anak seperti dari segi pendidikan. Seorang ibu dan ayah mempunyai peranan yang sangat penting dalam pendidikan anak, agar anak menjadi pintar, selalu berprestasi disegala bidang baik dilingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Menanamkan nilai tentang pentingnya pendidikan, pendidikan merupakan hal yang penting, baik itu pendidikan formal, informal maupun pendidikan non formal dan nilai tersebut telah diajarkan sejak anak masih di usia dini, sehingga sampai anak menginjak usia remaja. Nilai yang dilakukan oleh orangtua yang bekerja yaitu berupa nilai yang ideal khususnya tentang nilai agama karena orang tua menginginkan anak mereka bisa kedepannya menerapkan prilaku terpuji seperti mempunyai akhlak yang mulia, mempunyai sopan santun, saling harga mengahargai, tolong menolong, sedangkan untuk nilai aktual dari nilai ideal yang diajarkan berpengaruh kepada prilaku anak anak walaupun orang tua disibukkan dengan pekerjaan anak anak mampu mendapatkan prestasi di sekolah.
Kedai Kopi Sebagai Ruang Publik: Studi Tentang Gaya Hidup Masyarakat Kota Tanjungpinang Setiandika Igiasi, Teguh
Jurnal Masyarakat Maritim Vol 1 No 1 (2017): Mei, 2017
Publisher : Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jmm.v1i1.1660

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan peranan kedai kopi sebagai ruang publik bagi masyarakat Kota Tanjungpinang. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif sesuai dengan permasalahan yang diangkat yaitu Kedai Kopi Sebagai Ruang Publik: Studi tentang Gaya Hidup Masyarakat Kota Tanjungpinang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat beragam aktivitas yang dilakukan oleh masyarakat Kota Tanjungpinang di kedai kopi. Aktivitas yang dilakukan masyarakat tidak hanya sebatas minum kopi dan makan makanan yang ada, namun terdapat beragam aktivitas baik itu aktivitas yang serius hingga aktivitas ringan. Beragamnya aktivitas yang dilakukan di kedai kopi telah memberikan kepuasan sehingga masyarakat rela menghabiskan waktu yang tidak sebentar di kedai kopi. Keragaman yang terdapat di kedai kopi bukan hanya keragaman aktivitas semata, latar belakang dan status pengunjung kedai kopi juga terdapat keragaman. Hal ini semakin menguatkan peranan kedai kopi sebagai ruang publik bagi masyarakat Kota Tanjungpinang dan pada akhirnya menjadi gaya hidup dalam masyarakat Kota Tanjungpinang
Reformasi Peraturan Agraria Dalam Menghadapi Bonus Demografi Afriadi, Rindi
Jurnal Masyarakat Maritim Vol 1 No 1 (2017): Mei, 2017
Publisher : Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jmm.v1i1.1661

Abstract

Terbatasnya ketersediaan tanah mengakibatkan bonus demografi mengalami kendala karena usia produktif yang melimpah hanya dapat memenuhi tanah dalam ruang yang terbatas. Reformasi agraria menjadi solusi yang diberikan pemerintah, dimana tanah terlantar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat baik untuk program pertanian maupun non pertanian. Eratnya keterkaitan lahan dengan kegiatan pertanian menyebabkan upaya perbaikan kesejahteraan petani tidak cukup hanya melalui perubahan teknologi dan kelembagaan yang terkait dengan proses produksi, perbaikan akses petani terhadap lahan akan banyak menentukan keberhasilan upaya perbaikan kehidupan masyarakat secara keseluruhan. Lahan pertanian yang cenderung makin terbatas karena harus berkompetisi untuk berbagai penggunaan, sementara orang yang bekerja di pertanian secara absolut terus bertambah sehingga menyebabkan rata-rata pemilikan dan penguasaan lahan semakin sempit. Kondisi ini merupakan akibat dari akumulasi kesalahan di dalam penerapan kebijaksanaan pembangunan yang kurang berpihak pada pertanian, dengan dikeluarkannya berbagai undang-undang dan peraturan yang memudahkan investor untuk mendapatkan lahan, salah satunya lahan pertanian. Upaya reformasi agraria, dengan sasaran memperbaiki akses petani terhadap lahan, perlu diawali dengan mereformasi berbagai peraturan/perundangan yang ada. Dalam bentuk membatasi investasi jika berhubugan dengan lahan pertanian masyarakat indonesia, membentuk kebijakan untuk tanah kosong yang bergitu lama, dan dukungan pemerintah dalam peminjaman modal untuk produksi para petani.
Perjuangan Kelompok Minoritas: Studi Gerakan Waria Di Tanah Melayu Tanjungpinang Elsera, Marisa; Wahyuni, Sri
Jurnal Masyarakat Maritim Vol 1 No 1 (2017): Mei, 2017
Publisher : Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jmm.v1i1.1663

Abstract

Keberadaan waria (Wanita-Pria) di tanah Melayu menuai pro dan kontra. Norma, nilai dan agama yang dianut oleh masyarakat Melayu Kota Tanjungpinang membuat keberadaan waria di kota ini terkategori pada perilaku menyimpang. Alhasil, perlakuan yang diterima oleh para waria di Kota Tanjungpinang cenderung diskriminatif. Berangkat dari hal itulah maka waria di Kota Tanjungpinang berkeinginan untuk memperjuangkan hak mereka yakni mendapatkan pengakuan dari masyarakat akan identitas mereka sebagai waria. Perjuangan itu diawali dengan membentuk komunitas waria yang dikenal dengan Forum Komunikasi Rumpun Waria Sehati (FKRWS) Kota Tanjungpinang. Untuk itu dibutuhkan suatu analisa akademis melalui landasan penelitian ini dengan menggunakan metode kualitatif dimana yang diteliti adalah gambaran kehidupan dan tindakan manusia dalam interaksi sosialnya. Untuk mendapatkan data-data deskriptif (memaparkan, menuliskan, melaporkan) berupa data tertulis atau lisan dari orang-orang dan prilaku yang diamati atau informasi yang dapat membantu mengetahui bagaimana perjuangan kelompok minoritas: studi gerakan waria di Tanjungpinang. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa teridentifikasi bentuk-bentuk perjuangan waria agar diakui dalam masyarakat Tanjungpinang meskipun mereka dalam kelompok minoritas. Adapun upaya yang dilakukan adalah dengan bergabung dalam FKRWS Kota Tanjungpinang, bergabung dengan kegiatan sosialisasi penanggulangan HIV/AIDS, membuka usaha yang dimodali oleh pemerintah Kota Tanjungpinang, mengikuti perlombaan dalam bidang olahraga seperti volli dan senam di Kota Batam, serta terlibat dalam kegiatan sosial kemasyarakatan seperti mengikuti perayaan kemerdekaan Indonesia, menggalang bantuan untuk Rohingya dan menggalang kegiatan donor darah. Kegiatan yang dilakukan oleh waria FKRWS adalah bentuk dari perwujudan eksistensi mereka sebagai kelompok minoritas di tanah Melayu.

Page 1 of 1 | Total Record : 5