cover
Contact Name
Rifqi Ferry Balfas
Contact Email
jophus@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jophus@umus.ac.id
Editorial Address
Program Studi Farmasi Universitas Muhadi Setiabudi Jl. P. Diponogoro KM. 2 Wanasari, Brebes 52252 Jawa Tengah Tel : (0283) 619 9000
Location
Kab. brebes,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Jophus: Journal of Pharmacy UMUS
ISSN : -     EISSN : 27153320     DOI : 10.46772/jophus
Core Subject : Health, Science,
Jurnal JOPHUS adalah jurnal yang memuat naskah ilmiah dari peneliti, akademisi, maupun praktisi, berupa hasil penelitian dan/atau bentuk karya tulis ilmiah lainnya, yang khusus mengkaji bidang: 1. Farmasi bahan alam 2. Farmasi klinik dan komunitas, 3. Farmasi Etik, 4. Manajemen Farmasi, 5. Kimia Farmasi, 6. Biologi Farmasi, 7. Fitokimia, 8. Farmasetika dan Teknologi Farmasi, 9. Mikrobiologi dan bioteknologi, 10. Farmakologi dan toksikologi, 11. Farmakokinetik
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 02 (2020): Februari" : 6 Documents clear
Uji Waktu Alir Granul Pati Sukun Dengan Metode Granulasi Basah Ririn N.F; Yuniarti Dewi R; Rifqi Ferry Balfas
Jurnal Ilmiah JOPHUS : Journal Of Pharmacy UMUS Vol. 1 No. 02 (2020): Februari
Publisher : Program Studi Farmasi, Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/jophus.v1i02.130

Abstract

Buah sukun dapat dimanfaatkan menjadi dengan daya simpan yang baik yaitu menjadi pati sukun. Dalam formulasi tablet, pati digunakan sebagai bahan pengisi, pengikat, dan penghancur. Granul pati sukun dinyatakan baik jika granul pati sukun diuji waktu alirnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui waktu alir granul pati sukun. Granul dinyatakan baik jika dalam 100gram granul waktu alirnya kurang dari 10 detik. Penelitian ini diawali dengan pembuatan pati sukun, tahap kedua dilanjutkan dengan pembuatan granul pati sukun. Tahap berikutnya dilakukan uji waktu alir terhadap pati sukun yaitu dengan mengambil 100gram granul, dimasukan ke dalam corong tertutup, selanjutnya buka penutupnya kemudian alirkan granul, hitung waktunya menggunakan stopwatch. Hasil uji waktu alirnya adalah uji pertama 7.70 detik, uji kedua 7.40 detik, uji ketiga 6.82 detik. hasil tersebut menunjukkan granul pati sukun memiliki waktu alir yang baik karena kurang dari 10 detik. Dari hasil penelitian uji waktu alir granul pati sukun dengan metode granulasi basah dapat disimpulkan bahwa waktu alir granul pati sukun menunjukkan hasil baik
EVALUASI PELAYANAN OBAT NON RESEP DI APOTEK MANJUR DESA PETUNJUNGAN Devi Mustika; Hanari Fajarini; Tya Muldiyana
Jurnal Ilmiah JOPHUS : Journal Of Pharmacy UMUS Vol. 1 No. 02 (2020): Februari
Publisher : Program Studi Farmasi, Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/jophus.v1i02.131

Abstract

Pelayanan kefarmasian adalah suatu pelayanan langsung dan bertanggung jawab kepada pasien yang berkaitan dengan persediaan farmasi dengan maksud mencapai hasil yang pasti untuk meningkatkan mutu kehidupan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelayanan obat non resep apakah sesuai dengan yang ada diperaturan atau malah sebaliknya yang berada di Apotek Manjur Desa Petunjungan Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes. Metode penelitian yang penulis ambil adalah penelitian deskriptif yang menggunakan wawancara dan observasi dalam pengambilan data yang sesuai ada dilapangan. Dari 50 pasien, apoteker dan asisten apoteker yang menjadi informan diketahui Apotek Manjur melakukan pelayanan kefarmasian pengobatan sendiri atau swamedikasi. Penelitian ini diteliti mulai dari tanggal 12, 13, 14,15,16,17,18, dan 19 November 2018. Kemudian dievaluasi Pelayanannya, yakni pelayanan obat bebas, obat bebas terbatas, dan obat keras wajib apotek. Dari hasil penelitian, penulis menemukan ketidaksesuaian di apotek dalam pelayanan non resep pada obat keras atau prekusor, dari data tersebut dapat disimpulkan terdapat ketidakpatuhan dalam pelayanan obat non resep dengan mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 917/1993 tentang Penggolongan obat dan Peraturan Menteri kesehatan Republik Indonesia Nomor 919/MENKES/PER/X/1993 tentang Swamedikasi.
Uji Kompresibilitas Granul Pati Bengkoang Dengan Metode Granulasi Basah Jamah Yulisani; Rifqi Ferry Balfas; Hanari Fajarini
Jurnal Ilmiah JOPHUS : Journal Of Pharmacy UMUS Vol. 1 No. 02 (2020): Februari
Publisher : Program Studi Farmasi, Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/jophus.v1i02.132

Abstract

Bengkuang adalah tumbuhan yang berasal dari Amerika tropis yang mempunyai banyak manfaat. Bengkuang mengandung pati. Pati adalah butiran granul yang tidak berbau dan tidak berasa yang berwarna putih. Dalam industri farmasi pati digunakan sebagai bahan pengisi, bahan pengikat, dan bahan penghancur pada tablet. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kompresibilitas granul pati bengkuang dengan metode granulasi basah. Granul dinyatakan kompresibilitasnya baik apabila hasilnya kurang dari 20%. Metode uji kompresibilitas dilakukan dengan cara menimbang granul sebanyak 100 gram, kemudian granul dimasukan ke dalam gelas ukur, volume awal granul adalah 188 ml, setelah dilakukan pemampatan volume akhirnya adalah 139 ml. Penelitian ini menggunakan penelitian eksperimental dengan memberikan ketukan sebanyak 500 kali terhadap granul dan memperoleh hasil kompresibilitas sebanyak 26 %. Dari penelitian ini granul pati bengkuang dengan metode granulasi basah kompresibilitasnya kurang baik
Uji Daya SerapAir Granul Pati Kentang Dengan Metode Granulasi Basah Meisintya De Nanda; Rifqi Ferry Balfas
Jurnal Ilmiah JOPHUS : Journal Of Pharmacy UMUS Vol. 1 No. 02 (2020): Februari
Publisher : Program Studi Farmasi, Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/jophus.v1i02.133

Abstract

Kentang (Solanum tuberosum L.) adalah tanaman dari suku solanaceae yang memiliki umbi batang yang dapat dimakan. Kentang banyak mengandung senyawa karbohidrat salah satunya adalah senyawa pati. Dalam teknologi pembuatan tablet, pati mempunyai sifat polifungsional antara lain dapat berfungsi sebagai bahan pengisi, pengikat, penghancur dan pelicin. Pada penelitian ini peneliti memfokuskan uji daya serap air granul. Tujuan peneilitian ini agar dapat mengetahui daya serap air granul pati kentang dan dapat mengembangkan formulasi granul. Uji daya serap air dilakukan untuk melihat perbandingan massa basah dan massa kering. Uji daya serap ini dilakukan 3 kali pengujian dengan formula yang sama. Digunakan 5 gram granul dan 100 ml aquades. Pengamatan dilakukan selama 15 menit. Dari hasil penelitian uji daya serap air granul pati kentang dengan metode granulasi basah menghasilkan 3 hasil persentase yang berbeda. Pada uji pertama adalah 22,4%, pengujian kedua adalah 35,8%, dan hasil uji daya serap air ketiga adalah 49,4%. Semakin besar penyerapan air semakin cepat tablet hancur
Uji Mutu Sabun Dengan Substitusi Bubuk Daun Kelor Sabila Rosyidah; Yuniarti Dewi R; Rifqi Ferry Balfas
Jurnal Ilmiah JOPHUS : Journal Of Pharmacy UMUS Vol. 1 No. 02 (2020): Februari
Publisher : Program Studi Farmasi, Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/jophus.v1i02.134

Abstract

Bagian dari tanaman kelor yang banyak mengandung antioksidan adalah daunnya sehingga sabun dengan tambahan daun kelor dapat digunakan untuk mengatasi masalah kulit. Penelitian tentang pembuatan sabun dari daun kelor bertujuan untuk mengetahui uji mutu sabun yang sudah disubstitusi dengan bubuk daun kelor. Pembuatan sabun dengan substitusi bubuk daun kelor dilakukan dengan cara mencampurkan bubuk daun kelor dalam campuran minyak kelapa, minyak sawit, minyak zaitun, air dan NaOH kemudian diaduk sehingga homogen, campuran tersebut dituangkan ke cetakan sabun dan dibiarkan hingga mengeras selama 3-5 minggu. Hasil uji organoleptik menunjukkan kualitas sabun yang baik dengan kadar air 8 %, kadar pH 9,4, kadar asam lemak bebas 0,972% dan kadar alkali bebas 0,096%. Hasil uji standar mutu sabun pada uji kadar air, asam lemak bebas dan alkali bebas memenuhi persyaratan yang ada akan tetapi pada pH sabun pembersih wajah dari daun kelor ini melebihi nilai maksimal yaitu 4-5,2.
Formulasi Sediaan Sabun Cair Dari Ekstrak Daun Bidara Arab (ziziphus spina-christi L) Gina Lestari; Ike Suciati; Herlina Herlina
Jurnal Ilmiah JOPHUS : Journal Of Pharmacy UMUS Vol. 1 No. 02 (2020): Februari
Publisher : Program Studi Farmasi, Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/jophus.v1i02.135

Abstract

Daun bidara arab atau yang dikenal dengan nama ilmiah Ziziphus Spina-christi L. merupakan tanaman yang telah umum digunakan pada traditional chinese medice untuk mengobati infeksi kulit hal ini dikarenakan daun bidara arab memiliki kandungan alkaloid, flavonoid dan tanin yang berfungsi sebagai antibakteri. Sampel yang digunakan dalam penelitian adalah daun bidara arab yang di ekstraksi dengan cara maserasi kemudian diuap kan dengan water bath. Ekstrak dibuat dalam tiga formula (F1, F2, F3) dengan komposisi minyak zaitun, KOH, asam stearat, CMC, SLS, nipagin, nipasol, pengaroma, aquadest serta ekstrak daun bidara arab dengan variasi konsentrasi 1%, 3%, 5%. Evaluasi yang dilakukan yaitu uji organoleptis (bentuk, bau, warna), uji pH, uji tinggi busa, uji hedonik (bentuk, aroma, warna), uji viskositas. Hasil formulasi sedian sabun cair ekstrak daun bidara arab menunjukan bahwa daun bidara arab (Ziziphus Spina-christi L.) dapat di buat sabun cair dengan memvariasikan berbagai kadar ekstrak etanol daun bidara arab (Ziziphus Spina-christi L.) serta disimpulkan bahwa formula kedua adalah formula yang terbaik.

Page 1 of 1 | Total Record : 6