cover
Contact Name
Rijalul Fikri
Contact Email
rijalul.fikri@soc.uir.ac.id
Phone
+6281365005309
Journal Mail Official
wedana@journal.uir.ac.id
Editorial Address
Laboratorium Ilmu Pemerintahan, Program Studi Ilmu Pemerintahan. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Islam Riau Jl. Kaharuddin Nasution 113 Pekanbaru Riau 28284 Ph: +6281365005309
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Wedana: Jurnal Kajian Pemerintahan, Politik, dan Birokrasi
Published by Universitas Islam Riau
ISSN : 2460965X     EISSN : 26229625     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas, literature review and research result that have been achieved in the area of Governmental Science and Politics. Terms of publishing the manuscript were never published or not being filed in other journals, manuscripts originating from local and International. Journal of WEDANA: Kajian Pemerintahan, Politik dan Birokrasi managed by Laboratorium of Governmental Studies Program, Faculty of Social and Political Sciences – Islamic University of Riau. WEDANA: Kajian Pemerintahan, Politik dan Birokrasi , particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of government studies areas.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 1 (2022): (April 2022)" : 5 Documents clear
EVALUASI TUGAS CAMAT DALAM MELAKUKAN PEMBINAAN PEMERINTAHAN DESA DI KECAMATAN LUBUK BATU JAYA KABUPATEN INDRAGIRI HILIR Nurhalimah, Siti; Nurmasari, Nurmasari; Zulkifli, Zulkifli
WEDANA: Jurnal Kajian Pemerintahan, Politik dan Birokrasi Vol. 8 No. 1 (2022): (April 2022)
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/wedana.v8i1.10061

Abstract

The research objective was to determine the results of the camat's assignment in fostering village governance in Lubuk Batu Jaya Subdistrict, Indragiri Hulu Regency. This is to find out the obstacles to the task of the sub-district head in fostering village governance in Lubuk Batu Jaya Subdistrict, Indragiri Hulu Regency. This type of descriptive research uses a quantitative approach with a population of 23 people, community leaders, village heads and camat office employees. Data collection was carried out by means of interviews, questionnaires, documentation and observation, all data collected were grouped by type and analyzed descriptively and conclusions could be drawn from the research results. Based on the results of the study, it was found that the evaluation of the sub-district head's duties in conducting Village Government Development in Lubuk Batu Jaya District, Indragiri Hulu Regency was in the quite good category, due to the five research indicators, namely providing guidance, giving direction, providing education and training, giving instructions and literature or the manual has been implemented. The inhibiting factor for the guidance carried out by the sub-district head to the village government is that the guidance carried out by the sub-district head has not been carried out routinely, the direction is given to the sub-district head only if the village apparatus experiences problems in the work process, and the sub-district head does not provide education and training every month, the sub-district head only provides guidance if he receives a report. village government task constraints.
EFEKTIVITAS TUGAS KEPALA DESA DALAM PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR DI DESA GEMILANG JAYA KECAMATAN BATANG TUAKA KABUPATEN INDRAGIRI HILIR Okberi, Erik; Khotami, Khotami; Herman, Herman
WEDANA: Jurnal Kajian Pemerintahan, Politik dan Birokrasi Vol. 8 No. 1 (2022): (April 2022)
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/wedana.2022.vol8(1).10272

Abstract

This research aims to determine the extent of the Effectiveness of the Duties of the Village Head in Infrastructure Development in Gemilang Jaya Village, Indragiri Hilir district, The indicators in this research are: Clarity of Program Objectives, Program Policies, Facilities and Infrastructure. The type of research located in the Office of the Head of Gemilang Jaya Village, Batang Tuaka District, Indragiri Hilir Regency is a qualitative descriptive research type, because it explores and analyzes the effectiveness of the village head's duties in infrastructure development in Gemilang Jaya Village. Qualitative Research Method is a method used to examine natural objects. Results of Methods Qualitative research emphasizes meaning rather than generalizations. Data collection techniques and types used in this study include: observation, interviews, documentation, and books. Based on the analysis technique, the researcher considers that development planning starting from the clarity of program objectives, program policies, and facilities and infrastructure is still not active.
ANALISIS WACANA KEBIJAKAN KEWARGANEGARAAN REPUPLIK INDONESIA (STUDI PENGEMBALIAN KEWARGANEGARAAN KORBAN ORDE BARU MELALUI KEWARGANEGARAAN GANDA) SeptiAnggraini; Panca Setyo Prihatin
WEDANA: Jurnal Kajian Pemerintahan, Politik dan Birokrasi Vol. 8 No. 1 (2022): (April 2022)
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/wedana.v8i1.14397

Abstract

Hak Warga Negara Indonesia untuk bebas berpendapat dan menetukan sikap politik berujung pencabutan pasppor dan status kewarganegaraan kepada WNI yang berada diluar negri rentang tahun 1965-1966, oleh sebab itu mereka yang lebih dikenal sebagai eksil 65’ menuntut pengembalian hak atas status WNI mereka. Penelitian ini guna mengetahui bagaimana wacana dari kebijakan yang diambil pemerintah Indonesia dalam memenuhi tuntutan eksil. Metode penelitian kualitatif digunakan dengan pendekatan deskriptif, menggambarkan subjek dan objek yang diteliti, serta menjelaskan tentang variabel dan indikator dalam hal ini adalah HAM, organisasi dalam masyarakat dan individu secara personal. Jenis dan teknik pengumpulan data yang dipergunakan terdiri dari studi pustaka, dokumentasi dan analisis teks. Hambatan mengenai pengembalian status WNI kepada eksil ialah pemerintah Indonesia belum mengesahkanya kebijakan kewarganegaraan ganda. Masukan dan saran peneliti terhadap penelitian ini yaitu, diharapkan pemerintah Indonesia secepatnya mensahkan kebijakan kewarganegaraan ganda agar status WNI eksil dapat segara dikembalikan.
IMPLEMENTASI KEWENANGAN DESA BERDASARKAN HAK ASAL USUL DALAM PELESTARIAN ADAT DI DESA GUNUNG SAHILAN KECAMATAN GUNUNG SAHILAN KABUPATEN KAMPAR Novita Sari Daulay
WEDANA: Jurnal Kajian Pemerintahan, Politik dan Birokrasi Vol. 8 No. 1 (2022): (April 2022)
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/wedana.v8i1.14398

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kewenangan Desa Berdasarkan Hak Asal Usul terdapat pada Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa dimana pelaksanaan kewenangan desa berdasarkan hak asal usul diatur dan diurus oleh desa. Dimana sekarang ini pelestarian adat pernikahan sudah mulai tidak dilaksanakan atau dijalankan oleh masyarakat Desa Gunung Sahilan. Dimana disini dilihat Implementasi Kewenangan Desa Berdasarkan Hak Asal Usul Dalam Pelestarian Adat di Desa Gunung Sahilan yang terdapat pada Peraturan Desa Gunung Sahikan Nomor 4 Tahun 2018 Tentang Kewenangan Desa Berdasarkan Hak Asal Usul dan Kewenangan Lokal Berskala Desa pada bagian Pemberdayaan Mayarakat yaitu Pelestarian Adat di Desa seperti berkumpul dalam acara pernikahan. Dengan Teknik Pengumpulan data dengan melakukan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Metode yang digunakan yaitu kualitatif dan dengan menggunakan teori Edward III dengan 3 indikator yaitu komunikasi, sumber daya, dan struktur organisasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Implementasi Kewenangan Desa Berdasarkan Hak Asal Usul Dalam Pelestarian Adat di Desa Gunung Sahilan Kecamatan Gunung Sahilan Kabupaten Kampar pelaksanaannya belum berjalan dengan baik. Dimana Pemerintah Desa belum melaksanakan pelestarian adat di Desa Gunung Sahilan. Serta desa tidak membuat regulasi untuk memaksimalkan kewenangan desa karena belum adanya kebijakan atau kegiatan-kegiatan yang bertujuan pada Pelestarian Adat yang tertuang pada APBDes maupun Peraturan Desa.
CAPACITY BUILDING CAMAT DALAM MELAKUKAN PEMBINAAN KEPALA DESA DI KECAMATAN KERINCI KANAN KABUPATEN SIAK Tri Hariana; Zainal
WEDANA: Jurnal Kajian Pemerintahan, Politik dan Birokrasi Vol. 8 No. 1 (2022): (April 2022)
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/wedana.v8i1.14399

Abstract

Permasalahan penelitian ini kurangnya capacity building camat dalam melakukan pembinaan kepala desa sehingga masih ada beberapa kepala desa yang kurang paham dalam menjalankan tugasnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui seberapa kualitas Capacity Building Camat Dalam Melakukan Pembinaan Kepala Desa Di Kecamatan Kerinci Kanan Kabupaten Siak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Indikator dalam penelitian ini yaitu sumber daya manusia, organisasi dan reformasi kelembagaan. Penggunaan metode kualitatif ini bertujuan untuk menunjang tingkat hasilnya sehingga dapat dipertanggung jawabkan dan mudah dipahami. Instrument pengumpulan data penelitian ini memprioritaskan wawancara sebagai alat memperoleh bahan baku utama untuk mendapatkan hasil yang sesuai. Key informan penelitian ini adalah Camat Kerinci Kanan, Kepala Desa Kerinci Kanan, Kepala Desa Kerinci Kiri, Kepala Desa Bukit Agung, dan salah satu masyarakat dari masing-masing desa. Berdasarkan hasil pembahasan dapat disimpulkan bahwa capacity building bukan proses yang berangkat dari nol melainkan berawal dari membangun potensi yang sudah ada kemudian diproses agar lebih meningkatkan kualitas diri, kelompok, organisasi, serta sistem agar tetap bertahan ditengah lingkungan yang mengalami perubahan terus menerus dengan memanfaatkan kerjasama antara aparatur kecamatan dengan aparatur desa.Capacity building

Page 1 of 1 | Total Record : 5