cover
Contact Name
Sukardin
Contact Email
jurnalprima8@gmail.com
Phone
+6887765978484
Journal Mail Official
jurnalprima8@gmail.com
Editorial Address
Sukardin MNS Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mataram Jln. Asri VI no.136 BTN Perum Elit Kota Mataram Phone: +6287765978484 Email: jurnalprima8@gmail.com
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
ISSN : 24770604     EISSN : 26215152     DOI : -
Core Subject : Health,
PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan is a journal that publishes research results from the health field. This journal can publish research articles from various fields of health. However, the scope of the type of articles submitted is research articles in the field of health professions The Focus and Scope of Your Healthy Journal are as follows: - Basic nursing - Health care - Health Knowledge - Midwifery - Public health - Health education if the articles out of the listed scope will be automatically rejected by the editorial team before going into the review stage.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2016)" : 10 Documents clear
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Katarak Pada Pasien Yang Berobat Di Balai Kesehatan Mata Masyarakat, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat Ni Nyoman Santi TU
Jurnal PRIMA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v2i2.36

Abstract

Tujuan: Tujuan penelitian adalah  untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan terjadinya katarak pada pasien yang berobat di Balai Kesehatan Mata Masyarakat di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat.Metode: Disain penelitian adalah kasus-kontrol dengan jumlah sampel kasus dan kontrol masing-masing sebanyak 40 (1:1). Variabel terikat adalah kejadian katarak dan variabel bebas adalah: pendidikan dan pendapatan. Data dikumpulkan dengan cara  wawancara menggunakan kuesioner dan penelusuran dokumen catatan medis pasien. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat untuk mengetahui komparabilitas antara kelompok kasus dan kontrol dan untuk melihat crude OR. Analisis multivariat dilakukan untuk mengetahui adjusted OR. Penelitian ini telah mendapat kelaikan etik dari Fakultas Kedokteran Universitas Mataram.Hasil: Dari hasil analisis bivariat diketemukan bahwa variabel  pendidikan dan pendapatan  dengan crude OR masing-masing sebesar 10,50 (95%CI:3,39-32,52) ; 6,23 (95%CI:2,35-16,51). Pada analisis  multivariat diperoleh bahwa  faktor risik pendidikan sebesar OR= 6,79 (95%CI:2,059-22,43) dan pendapatan sebesar  OR=3,51 (95%CI:1,19-1,34).Simpulan: Pekerjaan dan pendaatan  merupakan faktor risiko yang signifikan terhadap terjadinya katarak pada pasien yang berkunjung di Balai Kesehatan Mata Masyarakat di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat.
Pengaruh Pijat Oksitosin Terhadap Kelancaran Produksi Kolostrum Pada Ibu Postpartum Di Puskesmas Rasa Bou Kecamatan Hu’u Kabupaten Dompu Humaediah Lestari
Jurnal PRIMA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v2i2.39

Abstract

  Pijat oksitosin adalah suatu tindakan pemijatan tulang belakang mulai dari nervus ke 5-6 sampai scapula yang akan mempercepat kerja saraf    parasimpatis untuk menyampaikan perintah ke otak bagian belakang sehingga oksitosin keluar. Hormon oksitosin adalah hormon yang berfungsi untuk merangsang sekresi Air Susu Ibu (ASI). Hasil wawancara dengan petugas di Puskesmas Rasa Bou diketahui bahwa belum pernah dilakukan pemijatan oksitosin oleh perawat atau keluarga ibu dalam meningkatkan kelancaran produksi kolostrum pada ibu sebelum melahirkan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pijat oksitosin terhadap kelancaran produksi kolostrum pada ibu postpartum Di Puskesmas Rasa Bou Kecamatan Hu’u Kabupaten Dompu.  Penelitan ini menggunakan desain quasi eksperimental dengan pendekatan control group design. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden. Analisa Data menggunakan Uji mann withney dengan nilai alfa 0.05.  Berdasarkan hasil penelitian diketahui sebagian besar responden pada kelompok eksperimen yang mendapatkan pijat oksitosin lancar dalam menghasil ASI. kolostrum sebanyak 8 orang (53,33%) dan terendah dengan kategori tidak lancar sebanyak 1 orang (6,67%). Responden kelompok kontrol yang tidak mendapatkan pijat oksitosin lancar dalam menghasil ASI kolostrum sebanyak 12 orang (80%).Penelitian ini dapat disimpulkan Ho ditolak dan Ha diterima yaitu ada pengaruh pijat oksitosin terhadap kelancaran produksi kolostrum pada ibu postpartum Di Puskesmas Rasa Bou Kecamatan Hu’u Kabupaten Dompu. Sesuai dengan hasil penelitian diharapkan suami atau anggota keluarga lainnya dapat memberikan pijat oksitosin pada ibu hamil sebelum melahirkan sehingga ASI kolostrum ibu dapat keluar segera setelah ibu melahirkan sehingga dapat memberikan ASI Ekslusif pada bayinya.
Perbandingan Pemberian Terapi Relaksasi Autogenik Dan Aroma Terapi Terhadap Penurunan Tingkat Nyeri Haid (Dismenore) Pada Siswi Di Mts Nw Samawa Sumbawa Besar Dina Fithriana
Jurnal PRIMA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v2i2.28

Abstract

Nyeri saat haid menyebabkan ketidaknyamanan dalam aktivitas fisik sehari-hari. Rata-rata lebih dari 50% perempuan di setiap negara mengalami nyeri menstruasi. Sementara di Indonesia angkanya diperkirakan 55% perempuan usia produktif yang tersiksa oleh nyeri selama menstruasi. Dari hasil studi lapangan, di MTs NW Samawa Sumbawa Besar didapatkan cukup banyak siswi yang mengalami nyeri haid dengan skala nyeri bervariasi dan menggunkan obat penghilang nyeri seperti asam mefenamat untuk mengatasi nyeri haidnya. Metode dan teknik yang dapat dilakukan dalam upaya untuk mengatasi nyeri secara non-farmakologis antara lain, distraksi,aroma terapi, teknik relaksasi, dan hipnotis. Teknik relaksasi banyak jenisnya, salah satunya adalah relaksasi autogenik. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa perbandingan pemberian aroma terapi dan terapi relaksasi autogenik terhadap penurunan tingkat nyeri haid (dismenore).Dari 69 siswi didapatkan sampel sebanyak 30 orang dengan menggunakan  teknik accidental sampling. Dengan desain praeksperimental pre-pos test design two group dan instrument penelitian berupa lembar wawancara dan observasi data kemudian dianalisa menggunakan uji t-test dengan  SPSS versi 20.Berdasarkan hasil analisis menggunakan uji t-test didapatkan nilai signifikan < a  (0,00 < 0,05) untuk terapi relaksasi autogenik dan (0,046 < 0,05) untuk pemberian aroma terapi. Hal ini menunjukkan bahwa terapi relaksasi autogenic mempunyai pengaruh yang lebih kuat terhadap penurunan nyeri haid bila dibandingkan dengan pemberian aroma terapi pada reamaja putri di MTs NW Samawa Sumbawa Besar.Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh terapi aroma terapi dan terapi relaksasi autogenik terhadap penurunan nyeri haid (dismenore) pada remaja putri di MTs NW Samawa Sumbawa Besar. Penelitian ini diharapkan bagi responden agar tetap menerapkan aroma terapi dan terapi relaksasi autogenik ini sebagai upaya dalam mengatasi nyeri saat menstruasi.
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Perilaku Ibu Hamil Dalam Memilih Tempat Bersalin Di Wilayah Kerja Puskesmas Mantang Lombok Tengah Sukardin Ners
Jurnal PRIMA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v2i2.35

Abstract

Angka Kematian Ibu di Indonesia secara Nasional menunjukkan peningkatan yang signifikan dari tahun ke tahun. Menurut laporan Dinas Kesehatan NTB tahun 2011 ditemukan 130 kasus kematian ibu sedangkan pada juni 2012 ditemukan 48 kasus kematian ibu. Untuk itu, diperlukan kesadaran masyarakat akan pentingnya bersalin pada tenaga kesehatan tentunya peran keluarga sangat dibutuhkan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan perilaku ibu hamil dalam memilih tempat bersalin di Wilayah Kerja Puskesmas Mantang.Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain Studi Korelasional. Tehnik sampling yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan teknik purvosive sampling dan didapatkan 30 responden. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik wawancara. Tehnik wawancara digunakan pada variabel independen yaitu dukungan keluarga dan perilaku ibu dalam memilih tempat bersalin. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis Spearman Rank dengan taraf signifikan 0,5%.Berdasarkan hasil uji statistik menggunakan Uji korelasi rank spearman diketahui nilai p.value 0,000 atau < 0,05 (tingkat signifikasi) sehingga Ho di tolak artinya terdapat hubungan antara dukungan keluarga dengan perilaku ibu hamil dalam memilih tempat bersalin di Wilayah Kerja Puskesmas Mantang. Dukungan keluarga sangat diperlukan dalam menentukan perilaku ibu hamil dalam memilih tempat bersalin begitu pula sebaliknya semakin kurang dukungan keluarga maka semakin kurang juga perilaku ibu dalam memilih tempat bersalin.
Efektifitas Senam Jantung Terhadap Perubahan Status Tekanan Darah Pasien Hipertensi Pada Penghuni Rumah Tahanan Klas Iib Praya Lombok Tengah Eva Marvia
Jurnal PRIMA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v2i2.30

Abstract

Hipertensi merupakan suatu gangguan pada sistem peredaran darah yang sering terdapat pada usia setengah umur atau lebih tua. Batasan lain mengenai hipertensi yaitu kenaikan tekanan darah sistolik lebih dari 150 mmHg dan diastolik lebih dari 90 mmHg dianggap tinggi tetapi bagi usia 60-70 tahun,tekanan sistolik 150-155 mmHg di anggap masih normal.  pelayanan kesehatan yang ada masih dalam taraf sederhana yaitu pelayanan dokter dan klinik yang sifatnya pertolongan pertama. Selain mengatasi hipertensi dengan medikamentosa, saat ini sudah banyak dikembangkan olahraga yang dikhususkan untuk memperbaiki atau meningkatkan kerja jantung, salah satunya adalah adanya senam jantung sehat. Senam jantung sehat merupakan salah satu senam aerobik yang mempunyai susunan lengkap, dalam artian format pemanasan, latihan, dan pendinginan dalam satu paket.Desain penelitian menggunakan Quasi Experimental Design Two Group pre-post test control design . Data yang terkumpul kemudian dianalisa dengan menggunakan uji hipotesis t tes. Populasinya adalah Populasi pada penelitian ini adalah seluruh penghuni Rumah Tahanan Praya yang mengalami hipertensi di Rumah tahanan Klas IIB Praya Lombok Tengah yaitu sebanyak 72  orang. Sampel yang digunakan sebanyak 30 responden dengan teknik pengambilan  purposive sampling.Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh hasil t-hitung sebesar 1,75 yang dikonsultasikan dengan t-tabel dengan tingkat kemaknaan 0,05 didapatkan hasil t-tabel yaitu sebesar 1,699 atau t-hitung lebih besar dari t-tabel (1,75>1,699) sehingga Ho ditolak dan Ha diterima, artinya  ada efektifitas senam jantung  terhadap perubahan status tekanan darah pasien hipertensi.Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa senam jantung dapat mempengaruhi perubahan tekanan darah pasien hipertensi di Rumah tahanan Klas IIB Praya Lombok Tengah.
Pengaruh Terapi Musik Pengiring Belajar Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia Pra-Sekolah Di Tk Babul Jihad Bima Adawaiyah, Rabiatun
Jurnal PRIMA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v2i2.38

Abstract

Pertumbuhan dan perkembangan mengalami peningkatan yang pesat pada usia dini, yaitu 0-5 tahun. Masa ini sering disebut juga sebagai fase “Golden Age”. Golden Age merupakan masa yang paling penting untuk memperhatikan tumbuh kembang anak secara cermat agar sedini mungkin terdeteksi. Stimulus yang adekuat sangat dibutuhkan untuk membantu anak mencapai pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. Salah satu stimulus yang dapat diberikan pada anak adalah dengan menggunakan musik. Anak-anak mudah memberi respon fisik terhadap musik, bahkan responnya relative spontan dan anak-anak cenderung bebas menggerakkan tubuh dan anggota tubuhnya. Aktivitas motorik ini merangsang pertumbuhan anak, khususnya pada awal masa perkembangan. Irama musik yang didengar pada awal  kehidupan akan menjadi irama musik yang sangat bermakna dalam kehidupan selanjutnya. Irama musik tertentu akan mempengaruhi detak nadi mereka, sehingga menjadi selaras dengan musik tersebut.      Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh terapi musik pengiring belajar terhadap perkembangan kognitif anak usia pra-sekolah di TK Babul Jihad Bima. Penelitian ini merupakan jenis Pre-Experimental one group pretest posttest. Populasi penelitian ini adalah seluruh anak didik di TK Babul Jihad Bima. Pengumpulan data diperoleh dari hasil observasi langsung dengan partisipasi guru dan orangtua anak. Analisa hubungan antar variabel dengan uji statistik wilcoxon match paire test.      Hasil penelitian ini menunjukkan ada perbedaan rata-rata perubahan perkembangan kognitif pada anak usia pra-sekolah sebelum dan sesudah diberikan terapi musik pengiring belajar di TK Babul Jihad Bima. Hal ini di dukung oleh hasil uji statistik wilcoxon didapatkan p value 0,000 &lt; ά  0,05, maka Ha di terima menunjukkan bahwa ada pengaruh terapi musik pengiring belajar terhadap perkembangan kognitif anak usia pra-sekolah di TK Babul Jihad Bima.
Pengaruh Teknik Manajemen Stress Terhadap Penurunan Tingkat Stress Pada Lansia Di Panti Sosial Tresna Werdha Puspakarma Mataram Santosa, I Made Eka
Jurnal PRIMA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v2i2.32

Abstract

Lansia yang tinggal di Panti memiliki latar belakang kehidupan dan alasan yang berbeda-beda. Latar belakang, alasan, dan kondisi yang saat ini di panti masing-masing memberikan sumbangan sebagai stresor atau sumber stres dialami para lansia panti.  Tindakan dalam mengatasi atau menurunkan stres salah satunya degan cara memberikan pemahaman pada lansia dalam mengontrol  tingkat stres dengan memberikan teknik manajemen stres. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh teknik manajemen stres terhadap penurunan tingkat stres pada lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Puspakarma Mataram. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Pra Eksperimen dengan desain one group pretest-posttest design (pra-pasca tes dalam satu kelompok). Sampel yang dipakai adalah 26 lansia yang mengalami stres mengikuti teknik manajemen stres. Penelitian ini dilakukan selama 14 hari. Subjek penelitian mempunyai tingkat stres dengan kategori ringan dan sedang. Analisis statistik yang digunakan adalah dengan uji Paired T-Tets dengan taraf kemaknaan 5 %.Hasil Uji Paired T-Test terhadap 26 responden didapatkan perubahan pada lansia yang mengalami stres yaitu dengan nilai t-hitung = 14,387 dan nilai t-tabel = 1,70814 dengan nilai rata-rata Pre-test = 20,34 dan nilai rata-rata Post-Test = 16,57 sehingga dapat di interprestasi bahwa (t-hitung &gt; t-tabel) yang artinya terdapat penurunan tingkat stres yang bermakna pada lansia yang mengalami stres.Kesimpulan dari penelitian ini adalah teknik manajemen stres berpengaruh terhadap penurunan tingkat stres pada lansia yang mengalami stres. Adapun saran dari peneliti adalah diharapkan pada lansia untuk memilih teknik manajemen stres yang tepat dalam hal mengurangi atau mengatasi tingkat stres guna untuk meningkatkan kesehatan psikologis pada lansia di panti Sosial Tresna Werdha Puspakarma Mataram.
Hubungan Sosial Budaya Dan Status Ekonomi Terhadap Tingginya Pemakaian Alat Kontrasepsi Suntik Di Desa Karang Bayan Kecamatan Lingsar Wilayah Kerja Puskesmas Sigerongan Sri Murniati
Jurnal PRIMA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v2i2.40

Abstract

   Kontrasepsi adalah salah satu cara untuk mencegah terjadinya kehamilan yang bertujuan untuk menjarangkan kehamilan, merencanakan jumlah anak dan meningkatkan kesejahteraan keluarga agar keluarga dapat memberikan perhatian dan pendidikan yang maksimal pada anak.   Penelitian ini bertujuan untk mengetahui hubungan sosial budaya dan status ekonomi terhadap tingginya pemakaian alat kontrasepsi suntik di Desa Karang Bayan Kecamatan Lingsar Wilayah Kerja Puskesmas Sigerongan Kabupaten Lombok Barat.   Berdasrkan hasil uji statistic didapatkan kemaknaan atau dengan tingkat kesalahan ( ) 0,05 (ρ < 0,05, dengan perhitungan uji statistik Chi Square didapatkan nilai  adalah .000. Karena nilai  lebih kecil dari 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak yang berarti terdapat hubungan antara sosial budaya dan status ekonomi dengan tingginya pemakaian alat kontrasepsi suntik di desa Karang Bayan wilayah kerja Puskesmas Sigerongan Kecamatan Lingsar.    Dapat ditarik kesimpulan dari penelitian ini bahwa ada hubungan antara social budaya dan status ekonomi dengan tingginya pemakaian alat kontrasepsi suntik di desa Karang Bayan wilayah kerja Puskesms Sigerongan Kecamatan Lingsar  Disarankan untuk lebih meningkatkan pengetahuan dan kemampuan bidan ,khususnya dalam pembelajaran program kebidanan dan Keluarga Berencana  (KB
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perawatan Mandiri Pada Lansia Di Panti Sosial Tresna Werda (Pstw) Puspakarma Mataram Ni Made Sumartyawati
Jurnal PRIMA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v2i2.34

Abstract

Salah satu permasalahan yang ditimbulkan dari peningkatan jumlah penduduk lansia adalah peningkatan rasio ketergantungan lanjut usia yang dirawat oleh keluarga. Pada Usia lanjut terjadi penurunan fisik dan mental namun penting sekali menyiapkan mereka untuk mandiri dalam melakukan aktivitas sehari-hari sehingga tidak bergantung kepada keluarga termasuk dalam hal perawatan diri. Berdasarkan hal tersebut  peneliti tertarik ingin mengkaji beberapa faktor yang berhubungan dengan kemandirian lanjut usia dalam hal perawatan mandiri pada PSTW Puspakarma Mataram.Desain penelitian yang digunakan studi korelasional dengan pendekatan Cross sectional. Populasi sebanayk 76 dengan teknik sampling purposive sehingga didapatkan 43 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan pengolahan data menggunakan Spearman rank. Berdasarkan hasil uji statistik menggunakan Uji korelasi Spearman rank didapatkan nilai Rho (r)untuk faktor fisik dengan perawatan mandiri  sebesar 0,536 artinya kekuatan korelasi sedang dan significant (2-tailed) sebesar 0,000 angka ini lebih kecil dari nilai α=0.05 artinya bahwa Ha diterima. Kemudian untuk uji hubungan faktor kesehatan psikis dengan perawatan mandiri pada lansia, didapatkan nilai Rho (r) sebesar 0,434 artinya kekuatan korelasi sedang dan significant (2-tailed) sebesar 0,004 angka ini lebih kecil dari nilai α=0.05 artinya bahwa Ha diterima. Dan untuk uji hubungan faktor kesehatan sosial dengan perawatan mandiri pada lansia, didapatkan nilai Rho (r) sebesar -0,128 artinya tidak ada kekuatan korelasi hubungan antar variabel artinya bahwa Ha ditolak.Faktor- faktor yang berhubungan dengan perawatan mandiri pada lansia di PSTW Puspakarma Mataram terdapat 2 faktor yang mendukung yaitu faktor kesehatan fisik dan psikis. diharapkan dalam pemberian  asuhan keperawatan lansia agar kemandirian lansia didorong dalam perawatan dirinya.
Hubungan Waktu Pengenalan Mp-Asi Dengan Pertumbuhan Anak Balita Usia 7-24 Bulan Di Kelurahan Menala Wilayah Kerja Puskesmas Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat Dian Sukma Astuti
Jurnal PRIMA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v2i2.41

Abstract

   Waktu pengenalan Mp-Asi yang baik dapat menunjang pertumbuhan balita. Pertumbuhan pada anak balita seharusnya mencapai angka kumulatif sebesar 60% dari pencapaian target 80%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan waktu pengenalan Mp-Asi dengan pertumbuhan anak balita usia 7-24 bulan di kelurahan Menala Wilayah kerja Puskesmas Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat.   Penelitian ini merupakan survey analitik dengan pendekatan Cross Sectional menggunakan instrument kuesioner badan alat timbang badan. Populasi sebanyak 169 anak balita dan sampel sebanyak 44 anak balita di Kelurahan Menala wilayah kerja Puskesmas Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat. Analisa data dilakukan dengan menggunakan uji Uji Chi-Square dengan Alternative fisher’s exact.   Dari hasil penelitian menunjukkan Waktu Pengenalan Mp-Asi tidak ada hubungan dengan pertumbuhan anak balita usia 7-24 bulan di Kelurahan Menala Wilayah Kerja Puskesmas Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat, di buktikan dengan hasil uji Fisher’s exact didapatkan nilai p=0,589 > α=0,05.   Kesimpulan hasil penelitian ini adalah bila waktu pengenalan Mp-Asi tepat, maka belum tentu anak balita pertumbuhannya baik. Karena pertumbuhan anak balita tidak hanya dipengaruhi oleh waktu pengenalan Mp-Asi, namun bisa disebabkan oleh faktor lain yaitu genetik, emosi, hormon ataupun lingkungan.

Page 1 of 1 | Total Record : 10