cover
Contact Name
Sukardin
Contact Email
jurnalprima8@gmail.com
Phone
+6887765978484
Journal Mail Official
jurnalprima8@gmail.com
Editorial Address
Sukardin MNS Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mataram Jln. Asri VI no.136 BTN Perum Elit Kota Mataram Phone: +6287765978484 Email: jurnalprima8@gmail.com
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
ISSN : 24770604     EISSN : 26215152     DOI : -
Core Subject : Health,
PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan is a journal that publishes research results from the health field. This journal can publish research articles from various fields of health. However, the scope of the type of articles submitted is research articles in the field of health professions The Focus and Scope of Your Healthy Journal are as follows: - Basic nursing - Health care - Health Knowledge - Midwifery - Public health - Health education if the articles out of the listed scope will be automatically rejected by the editorial team before going into the review stage.
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2020)" : 16 Documents clear
PENGARUH MASASE TEKNIK EFFLEURAGE TERHADAP LANSIA PENDERITA HIPERTENSI DI LINGKUNGAN BATU RINGGIT SELATAN KELURAHAN TANJUNG KARANG KOTA MATARAM Aprilia Azamti, Baiq Nova
Jurnal PRIMA Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v6i1.173

Abstract

Usia lanjut sangat berkaitan dengan berbagai perubahan akibat proses menua seperti perubahan anatomi serta berbagai penyakit dan keadaan patologik akibat penuaan. Salah satu perubahan fisik yang terjadi pada lansia adalah meningkatnya tekanan darah atau hipertensi. Berdasarkan data posyandu lansia di Batu Ringgit Selatan lansia yang menderita hipertensi sebanyak 36,5%, dengan demikian penlitian yang dilakukan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimaan pengaruh terapi masase teknik effleurage terhadap tekanan darah lansia penderita hipertensi.Rancangan penelitian yang digunakan adalah pre-experimental designs one group pretest-post test design. Populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 42 Lansia. Jumlah sampel 38 orang dengan teknik pengambilan purposive sampling. Pengambil data menggunakan lembar observasi dan dianalisis dengan uji wilcoxon.Hasil penelitian menunjukkan terjadi perubahan tekanan darah sebelum dan sesudah pemberian terapi, dimana sebelum diberikan terapi 68.42% lansia dengan tekanan darah hipertensi fase I, dan 2.63% dengan hipertensi fase II. Setelah diberikan terapi terjadi perubahan menjadi 0% lansia dengan kategori hipertensi fase II dan 18.42% dengan tekanan darah normal. Dari hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai sig (2-tailed) = 0.000 < α 0.05 menunjukkan ada pengaruh terapi massage teknik effleurage terhadap tekanan darah lansia penderita hipertensi di lingkungan Batu Ringgit kelurahan Tanjung Karang Kota Mataram.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terapi masase tehnik effleurage yang dilakukan secara teratur pada lansia akan membantu menurunkan tekanan darah lansia penderita hipertensi
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN MOTIVASI PASIEN PASCA STROKE DALAM MELAKUKAN LATIHAN REHABILITASI MEDIK DI POLIKLINIK RSUD PROVINSI NTB TAHUN 2019 Ernawati -
Jurnal PRIMA Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v6i1.164

Abstract

Rehabilisasi Stroke merupakan bagian yang sangat penting dari upaya pemulihan pada pasien pasca Stroke.Rehabilisasi Stroke dapat membantu pasien Stroke dalam banyak hal yaitu membangun kekuatan, koordinasi, daya tahan atau ketahanan dan rasa percaya diri.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan motivasi pasien pasca stroke dalam melakuakan rehabilitasi medik. Desain Penelitian adalah design korelatif dengan jumlah sampel 50 orang. Penelitian ini dilakukan di Poliklinik Rehabilitasi Medik RSUD Provinsi NTB pada bulan Juli 2019. Alat pengumpul data pada penelitian ini adalah kuesioner. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan responden memiliki dukungan keluarga yang baik sebanyak 33 (66%) dan memiliki motivasi yang baik sebanyak 30 (60%) dan berdasarkan uji analisis Spearman Rank didapatkan P Value 0.000 yang artinya α < 0.1 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada Hubungan Dukungan Keluarga dengan Motivasi Pasien Pasca Stroke dalam Melakukan Latihan Rehabilitasi Medik di Poliklinik RSUD Provinsi NTB Tahun 2019. Saran diharapkan hasil penelitian ini dapat digunakan untuk memperkaya perkembangan ilmu khususnya dalam bidang keperawatan
PERBEDAAN KETEPATAN ANTARA RUMUS JOHNSON TOSHACH, RUMUS MODIFIKASI JOHNSON MENURUT SYAHRIR, RUMUS NISWANDER DAN RUMUS SML DALAM MENAKSIR BERAT BADAN LAHIR DI RUANG BERSALIN RSUD KOTA MATARAM Dina Fithriana
Jurnal PRIMA Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v6i1.169

Abstract

Angka kematian ibu dan angka kematian bayi di Indonesia relative tinggi, yakni 25 kasus kematian bayi per 1.000 kelahiran dan jumlah ibu melahirkan yang meninggal dunia sebanyak 228 kasus per 1.000 kelahiran. Kematian bayi terbanyak disebabkan oleh Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR). Perlu dipertimbangkan ketepatan dalam penaksiran berat badan janin, akan tetapi belum ada suatu metoda pun yang berhasil membuat taksiran berat badan lahir dengan tepat. penelitian ini dilakukan di ruang bersalin RSUD Kota Mataram dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana perbedaan ketepatan antara rumus Johnson Toshach, rumus modifikasi Johnson menurut Syahrir, rumus Niswander dan rumus SML (Subagio, Masengi, Loho) dalam menaksir berat badan lahir.Rancangan penelitian adalah deskriptif komparatif. Populasi pada penelitian ini adalah semua ibu yang melahirkan di ruang bersalin RSUD Kota Mataram dengan jumlah sampel sebanyak 49 oang. Intrumen yang digunakan adalah pengkuran dan perhitungan.Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara berat badan lahir dengan rumus Johnson Toshach (p=0,115). Terdapat perbedaan yang signifikan antara berat badan lahir dengan rumus modifikasi Johnson menurut Syahrir (p=0,000). Terdapat perbedaan yang signifikan antara berat badan lahir dengan rumus Niswander (p=0,000). Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara berat badan lahir dengan rumus SML (Subagio, Masengi, Loho) (p=0,974).Rumus SML (Subagio, Masengi, Loho) adalah yang terdekat dengan berat badan lahir bayi dengan mean difference 41.74461 dan nilai probabilitas 0,974. Sehingga rumus SML (Subagio, Masengi, Loho) dapat digunakan sebagai alternatif cara menaksir berat badan lahir sebagai bahan pertimbangan pengambilan keputusan dan penanganan persalinan.
ANALISIS USAHA KESEHATAN MASYARAKAT BERDASARKAN MANAJEMEN UMUM YANG BERKWALITAS DI PUSKESMAS Muslim Tasim
Jurnal PRIMA Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v6i1.174

Abstract

Usaha Kesehatan Masyarakat merupakan fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat tingkat pertama yang mengutamakan upaya promotif dan preventif untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya. Penenitian ini bertujuan untuk menganalisis usaha Kesehatan masyarakat berdasarkan managemen umum yang berkwalitas di Puskesmas. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi langsung, wawancara dan studi literatur berdasarkan kebijakan dan dokumen yang terkait dengan Upaya Kesehatan Masyarakat di Puskesmas. Dokumen yang digunakan sebagai literatur adalah pedoman, kebijakan dan/atau peraturan yang berlaku terkait Upaya Kesehatan Masyarakat di Puskesmas. , Puskesmas memiliki peran sebagai gerbang pertama yang diharapkan bisa memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat secara komprehensif, tidak hanya melakukan pelayanan kepada perseorangan tetapi juga kepada masyarakat yang lebih luas. Di harapkan Dinas Kesehatan memberikan pelatihan dan bimbingan kepada tim perencana puskesmas dan tenaga struktural Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota sehingga mampu juga memberikan bimbingan yang berkesinambungan kepada pemegang program
PENGARUH PEMBERIAN SELF HYPNOSIS TERHADAP PEMENUHAN KEBUTUHAN TIDUR PADA LANSIA DI LINGKUNGAN GEDUR BARU MATARAM I Made Eka Santosa
Jurnal PRIMA Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v6i1.165

Abstract

Usia lanjut adalah faktor yang paling sering berhubungan dengan peningkatan prevalensi gangguan tidur. Tingginya masalah pemenuhan kebutuhan tidur yang terjadi pada lansia memerlukan penanganan yang sesuai untuk meningkatkan pemenuhan kebutuhan tidur. Gangguan tidur dimanifestasikan dengan perasaan lelah, gelisah, palpebra nampak hitam, kelopak mata bengkak, konjungtiva merah, sakit kepala dan sering menguap dan mengantuk. Kualitas tidur sangat penting bagi kesehatan lansia secara umum.Salah satu tindakan non farmakologis yang dapat meningkatkan pemenuhan kebutuhan tidur pada lansia adalah dengan melakukan self Hypnosis. Self hypnosis merupakan bagian dari hypnotherapy yang menekankan pada penggunaan kalimat-kalimat sugesti yang memberikan efek menenangkan dan relaksasi maksimal otot-otot tubuh sehingga memudahkan lansia untuk tidur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self hypnosis terhadap pemenuhan kebutuhan tidur pada lansia di Lingkungan Gedur Baru MataramDesain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah disain pra eksperimental dengan menggunakan rancangan one group pretest-posttest design. Sampel penelitian ini adalah lansia yang mengalami gangguan pemenuhan kebutuhan tidur yang berjumlah 33 lansia dengan menggunakan Total Sampling. Analisa data dilakukan dengan Uji Paired T-Test. Berdasarkan uji statistik diperoleh nilai p = 0,000 > Alfa = 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh self hypnosis terhadap pemenuhan kebutuhan tidur pada lansia sehingga dapat direkomendasikan sebagai salah satu intervensi keperawatan mandiri untuk membantu lansia yang mengalami gangguan pemenuhan kebutuhan tidur.
PEMENUHAN KEBUTUHAN SEKSUAL LANSIA DENGAN MEKANISME KOPING YANG DIGUNAKAN LANSIA DI DESA POHGADING GUBUK TIMUQ KABUPATEN LOMBOK TIMUR Ni Made Sumartyawati
Jurnal PRIMA Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v6i1.170

Abstract

Menua merupakan proses menghilangnya secara perlahan-lahan kemampuan jaringan untuk memperbaiki diri atau mengganti serta mempertahankan struktur dan fungsi secara normal. Perubahan tersebut menyebabkan terganggunya aktivitas yang akan menyebabkan kurang terpenuhinya kebutuhan dasar pada lansia salah satunya adalah kebutuhan seksual. Lansia sering mengalami stress yang diakibatkan oleh kematian pasangan hidup, isolasi social, pensiun dan seksualitas. Untuk mengatasi hal tersebut diperlukan mekanisme koping individu yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemenuhan kebutuhan seksual lansia dengan mekanisme koping yang digunakan lansia di Desa Gubuk Timuq Kabupaten Lombok Timur. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan crossectional. Populasi berjumlah 48 lansia, dengan menggunakan tehnik sampling purposive sampling dan mendapatkan sampel sebanyak 32 orang lansia. Penelitian ini menggunakan instrument pedoman wawancara, dengan uji analisa data menggunakan chi square. Hasil penelitian didapatkan 16 (50%) lansia memiliki kebutuhan seksual tidak terpenuh, dimana 10 (62.5%) lansia memiliki mekanisme koping maladaptif, dan 6 (37.5%) lansia memiliki mekanisme koping adaptif. Sedangkan 16 (50%) lansia lainnya memiliki kebutuhan seksual terpenuhi, dimana 16 (100%) lansia tersebut memiliki mekanisme koping adaptif. Hasil uji analisa data mendapatkan nilai Asymp. Sig. 2-sided 0.000 dengan α 0.05. kesimpulannya bahwa ada hubungan yang bermakna antara pemenuhan kebutuhan seksual lansia dengan mekanisme koping yang digunakan lansia di Desa Pohgading Gubuk Timuq Kabupaten Lombok Timur. Berdasarkan hasil tersebut diharapkan tenaga kesehatan dapat memfasilitasi cara konstruktif kepada lansia melalui edukasi dalam pemenuhan kebutuhan seksual sehingga menghasilkan mekanisme koping yang adaptif.

Page 2 of 2 | Total Record : 16