PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan is a journal that publishes research results from the health field. This journal can publish research articles from various fields of health. However, the scope of the type of articles submitted is research articles in the field of health professions The Focus and Scope of Your Healthy Journal are as follows: - Basic nursing - Health care - Health Knowledge - Midwifery - Public health - Health education if the articles out of the listed scope will be automatically rejected by the editorial team before going into the review stage.
Articles
13 Documents
Search results for
, issue
"Vol 6, No 2 (2020)"
:
13 Documents
clear
PENGARUH TERAPI MODALITAS FISIK TERHADAP PENURUNAN TINGKAT NYERI PUNGGUNG BAGIAN BAWAH (LOW BACK PAIN) PADA LANSIA DI BALAI SOSIAL LANJUT USIA MANDALIKA NTB TAHUN 2019
Ernawati -
Jurnal PRIMA Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : STIKES Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47506/jpri.v6i2.188
Low back pain merupakan perasaan nyeri didaerah lumbal sacral dan sakroiliakal, nyeri punggung bagian bawah ini sering disertai penjalaran darit ungkai sampai kaki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi modalitas fisik terhadap penurunan tingkat nyeri punggung bagian bawah( low back pain) pada lansia di Balai Sosial Lanjut Usia Mandalika NTB. Desain penelitian dalam penelitian ini pra-eksperimental (One Group Pretest Posttest) dengan jumlahsampelsebanyak 16 orang. Alat pengumpulan data pada penelitian ini adalah lembar observasi. Dari hasil penilitian yang didapatkan sebelum dan setelah dilakukan terapi modalitas fisik berdasarkan hasil uji statistic nilai P (Probabilitas ) statistik = 0,000. < 0,05, artinya ada pengaruh terapi modalitas fisik terhadap penurunan tingkat nyeri sebelum dan setelah di lakukan terapi modalitas fisik di Balai Sosial Lanjut Usia Mandalika NTB. Dari pengolahan data dapat disimpulkan terdapatpenurunan tingkat nyeri setelah melakukan terapi modalitas fisik dimana Ho ditolak, dan Ha diterima. Rekomendasi dapat diberikan melakukan latihan fisik ringan seperti terapi modalitas fisik.
HUBUNGAN PENGGUNAAN GADGET TERHADAP RISIKO GANGGUAN PEMUSATAN PERHATIAN DAN HIPERAKTIVITAS ANAK USIA PRASEKOLAH DI PAUD CEMPAKA DESA BATU MEKAR LINGSAR
Indah Wasilah
Jurnal PRIMA Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : STIKES Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47506/jpri.v6i2.178
Prevalensi gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas menurut Biro Sensus Amerika Serikat memperkirakan 7,2% anak berusia 5-19 tahun diseluruh dunia memiliki gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas (CHDAA The National Resource on ADHD, 2015). Penyebab gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas adalah faktor lingkungan. Salah satu contoh faktor lingkungan adalah penggunaan gadget. Indonesia diprediksikan masuk kategori empat besar populasi pengguna gadget terbesar di dunia. Penggunaan gadget yang secara berlebihan pada anak akan meningkatkan kecanduan gadget. Kecanduan gadget merupakan salah satu penyebab dari GPPH. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penggunaan gadget terhadap risiko gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas pada anak usia prasekolah (3-6 tahun) di PAUD Cempaka Desa Batu Mekar Kecamatan Lingsar. Jenis penelitian ini yaitu kolerasi dengan desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah cross sectional dan menggunakan lembar Abbreviated Conners Rating Scale sebagai instrumen. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan tekhnik total sampling yaitu teknik pengambilan sampel dengan jumlah sampel 52 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa anak yang paling banyak menggunakan gadget yaitu pada kategori sedang sebanyak 24 orang (46,2%) dan 3 orang (5,8%) mengalami risiko gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas. Hasil uji Chi Square didapatkan p-value menunjukkan bahwa (p = 0,038 < α = 0,05) maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara penggunaan gadget dengan gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas pada anak usia prasekolah (3-6 tahun) di PAUD Cempaka. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan bagi orang tua untuk lebih selektif dalam memberikan mainan berupa penggunaan gadget pada anak.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN PERILAKU PEMERIKSAAN INSPEKSI VISUAL ASAM ASETAT (IVA) PADA WANITA USIA SUBUR SEPULAU LOMBOK NUSA TENGGARA BARAT TAHUN 2020
Humaediah Lestari
Jurnal PRIMA Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : STIKES Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47506/jpri.v6i2.183
Diketahui dari data Profil Kesehatan Indonesia tahun 2018, Nusa Tenggara Barat (NTB) termasuk 9 provinsi tertinggi kasus IVA positif. Selain itu, dari total 722.347 sasaran baru 95.651 (13,24%) WUS yang diperiksa menggunakan IVA. Kanker serviks merupakan pembunuh nomor 2 terbanyak wanita di Indonesia. Kanker serviks merupakan kanker leher rahim yang disebabkan oleh Human Pappiloma Virus (HPV). Menurut Kementerian Kesehatan Indonesia (2019) rata-rata kematian akibat kanker serviks sebanyak 13,9 per 100.000 penduduk. Kanker serviks dapat dicegah dengan vaksinasi dan deteksi dini menggunakan pap smear dan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, motivasi dan dukungan suami dengan pemeriksaan IVA pada WUS.Penelitian ini menggunakan kuesioner online yang dibuat dengan aplikasi google form yang disebar secara online. Populasi penelitian ini adalah WUS usia 15-49 tahun yang telah kawin dan berdomisili di Pulau Lombok. Sampel diambil menggunakan metode non probability sampling dengan accidental sampling berjumlah 37 WUS. Rancangan studi yang dgunakan adalah cross sectional. Uji analisa data menggunakan uji deskriptif Chi square dengan tingkat kesalahan 5%.Dari penelitian yang dilakukan sebagian besar WUS tidak melakukan pemeriksaan IVA (91,9%) dan tidak ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan (0,789) motivasi (1,00) dan dukungan suami (0,548) dengan perilaku pemeriksaan IVA. Kesimpulan penelitian ini adalah sebagian besar WUS tidak melakukan pemeriksaan IVA (91,9%) dan tidak ada hubungan antara pengetahuan (0,789) dan dukungan suami (0,548) dengan perilaku pemeriksaan IVA.Mengingat masih banyaknya WUS yang belum pernah melakukan skrining kanker serviks dengan metode IVA maka diharapkan adanya intervensi dari pihak tenaga kesehatan .untuk lebih menggalakkan promosi tentang pemeriksaan IVA dan semakin menggalakkan pemeriksaan IVA gratis terutama di pedesaan tidak hanya di perkotaan.
HUBUNGAN PERILAKU CARING PERAWAT DENGAN KEPUASAN LAYANAN KEPERAWATAN PADA PASIEN BPJS KESEHATAN DI IRNA 3 RSUD PATUT PATUH PATJU LOMBOK BARAT
Citra Sepriana
Jurnal PRIMA Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : STIKES Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47506/jpri.v6i2.189
Perilaku caring merupakan fenomena universal yang mempengaruhi cara manusia berpikir, merasa dan mempunyai hubungan dengan sesama. Seorang perawat harus memiliki perilaku caring dalam pelayanannya terhadap pasien, karena hubungan antara pemberi pelayanan kesehatan dengan pasien merupakan faktor yang mempengaruhi proses kepuasan dan kesembuhan pasien tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan perilaku caring perawat dengan kepuasan layanan keperawatan pada pasien BPJS kesehatan di IRNA 3 RSUD Patut Patuh Patju Lombok Barat.Metode penelitian yang digunakan adalah korelasi dengan menggunakan pendekatan cross sectional, instrument pengumpulan data menggunakan kuesioner. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 94 responden pasien BPJS, dengan menggunakan tekhnik purposive sampling serta menggunakan uji statistik spearman rank.Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara perilaku caring perawat dengan kepuasan layanan keperawatan pada pasien BPJS kesehatan di IRNA 3 RSUD Patut Patuh Patju Lombok Barat.Jika perilaku caring perawat diruang IRNA 3 RSUD Patut Patuh Patju Lombok Barat tinggi maka kepuasan layanan keperawatan yang diterima oleh pasien merasa puas dan begitu sebaliknya apabila perilaku caring perawat pasien kurang baik maka pasien akan merasa kurang merasa dilayani sehingga pasien merasa tidak puas.
HUBUNGAN RESPON EMOSI KELUARGA DENGAN KEKAMBUHAN PASIEN SKIZOFRENIA DI POLIKLINIK JIWA RSJ MUTIARA SUKMA MATARAM
I Made Eka Santosa
Jurnal PRIMA Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : STIKES Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47506/jpri.v6i2.179
Gangguan jiwa berat terbesar di Indonesia adalah Skizofrenia yang mencapai 70% dari seluruh penderita gangguan jiwa berat. Dukungan keluarga sangat membantu proses penyembuhan pasien Skizofrenia sehingga frekuensi kekambuhan menurun. Dukungan yang paling dibutuhkan oleh pasien Skizofrenia adalah dukungan emosional yang dapat diukur dengan melihat respon emosi keluarga terhadap pasien Skizofrenia.Penelitian ini menggunakan disain deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara respon emosi keluarga dengan kekambuhan pasien Skizofrenia. Populasi penelitian ini adalah keluarga inti yang tinggal serumah dengan pasien Skizofrenia yang sedang menjalani rawat jalan di Poliklinik Jiwa RSJ Mutiara Sukma Mataram. Teknik pengambilan sampel menggunakan Non Probability Sampling dengan teknik Accidental Sampling. Jumlah sampel sebanyak 58 orang.Hasil penelitian menunjukan bahwa respon emosi keluarga sebagian besar menolak yaitu sebanyak 49 responden (84,5%). Kekambuhan pasien skizofrenia sebagian besar dalam kategori kambuh yaitu sebanyak 48 responden (82,8%). Ada hubungan respon emosi keluarga dengan kekambuhan pasien Skizofrenia dengan nilai p = 0,000 lebih kecil dari derajat kesalahan α = 0,05. Disarankan kepada keluarga untuk memberikan respon emosi yang positif untuk mendukung perawatan pasien Skizofrenia.
PERBANDINGN TINGKAT KEPUASAN PASIEN BPJS DAN NON BPJS TERHADAP MUTU PELAYANAN KEPERAWATAN DI RUANG RAWAT INAP RSIA PERMATA HATI
Ni Nyoman Santi TU
Jurnal PRIMA Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : STIKES Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47506/jpri.v6i2.184
Latar Belakang Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) kesehatan adalah suatu badan hukum publik yang bertanggung jawab kepada presiden dan berfungsi untuk menyelenggarakan program jaminan kesehatan bagi seluruh penduduk Indonesia. Keberlangsungan BPJS tidak bisa lepas dari kepuasan masyarakat, adapun kepuasan yang di maksud adalah tingkat perasaan seseorang setelah membandingkan kinerja (hasil) yang dirasakan dibandingkan dengan harapan. Adapun indikator kepuasana dalah Responsivenes, Ralibility, Assurance, Emphaty, tangible, Tujuan dari penelitian ini adalah Mengetahui bagaimana perbandingan tingkat kepuasan pasien BPJS dan Non BPJS terkait Mutu pelayanan keperawatanMetode Penelitian ini mengunakan rancangan deskritif komperatif dengan metode pendekatan croos sectional, teknik pengambilan sempel menggunakan purposive sampling, dengan jumlah 50 responden yaitu 25 responden BPJS dan 25 responden Non BPJS pengambilan data dengan mengunakan kuesioner.Hasil Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil tidak ada perbedaan tingkat kepuasan pasien BPJS dan Non BPJS terkait Mutu Pelayanan KeperawatanKesimpulan Dalam pemberian pelayanan keperawatan tidak boleh membeda-bedakan antara pembayaran BPJS dan Non BPJS.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI DESA AIK AMPAT KELURAHAN DASAN GERES GERUNG LOMBOK BARAT 2019
Haryani Haryani
Jurnal PRIMA Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : STIKES Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47506/jpri.v6i2.180
Penyakit diare masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang penting karena merupakan penyumbang ketiga angka kesakita (morbiditas) dan kematian (mortalitas) anak di berbagai negara termasuk Indonesia.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang perilaki hidup bersih dan sehat dengan kejadian diare pada balita di Desa Aik Ampat Kelurahan Dasan Geres Gerung. Dalam pengambilan sampel peneliti menggunakan teknik non probability sampling yakni purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 44 respondenBerdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan pengisian kuesioner oleh para responden yang memiliki kriteria yang telah ditentukan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang perilaku hidup bersih dan sehat dengan kejadian diare pada balita di Desa Aik Ampat Kelurahan Dasan Geres Gerung. Dari 44 responden, yang menunjukkan ibu yang berpengetahuan kurang sebanyak 27 orang (61,3%) dan dari yang berpengetahuan kurang, terdapat 26 orang ibu (59,0%) yang mengalami kejadian diare pada balitanya. Sehingga pengetahuan ibu tentang perilaku hidup bersih dan sehat sangat perlu ditingkatkan sebagai pencegahan terjadinya diare pada balita.
PENGARUH TERAPI MUROTTAL AL QURAN SURAH MARYAM TERHADAP PENURUNAN TINGKAT KECEMASAN PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MENINTING
Zulkahfi Zulkahfi
Jurnal PRIMA Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : STIKES Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47506/jpri.v6i2.185
Kecemasan merupakan respon individu yang ditampakkan terhadap keadaan yang tidak menyenangkan dan dapat dialami oleh semua individu. World Health Organization (WHO) menguraikan bahwa prevalensi global kejadian kecemasan di dunia adalah sebanyak 3,6%. Menurut Depkes, di Indonesia terdapat 377.000.000 orang ibu hamil yang mengalami kecemasan selama menjalani masa kehamilan dan dapat dirincikan dari 377.000.000 orang ibu hamil tersebut didapatkan kurang lebih 107.000.000 orang ibu hamil yang mengalami peningkatan kecemasan pada trimester III (menjelang persalinan). Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh terapi Murottal Al-Qur’an Surah Maryam terhadap penurunan tingkat kecemasan pada ibu hamil trimester III. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan Rancangan Quasi Experimental Desain dengan pendekatan one group pre and post test without control group. Responden penelitian ini sebanyak 16 responden. Pengukuran kecemasan menggunakan kuesioner Hamilton Rating Scale Aniexty (HRS-A). Penelitian ini menggunakan uji Dependent T-Test untuk menganalisis data. Hasil penelitian ini didapatkan nilai p-value = 0,0005 < 0,05 menunjukkan adanya pengaruh terapi Murottal Al-qur’an Surah Maryam terhadap penurunan kecemasan pada ibu hamil trimester III. Terapi Murottal Al-Qur’an Surah Maryam dapat menurunkan kecemasan yang dirasakan ibu hamil selama kehamilannya. Rekomendasi institusi dan perawat untuk mengembangkan terapi non-farmakologi untuk menurunkan kecemasan ibu hamil dengan menambahkan intervensi terapi Murottal Al-Qur’an.
IDENTIFIKASI TEKANAN DARAH BERDASARKAN INDEKS MASA TUBUH KARYAWAN STIKES YARSI MATARAM
Zaenal Arifin
Jurnal PRIMA Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : STIKES Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47506/jpri.v6i2.177
Asupan gizi yang melebihi kebutuhan tubuh dapat memicu terjadinya kegemukan atau obesitas. Obesitas merupakan faktor resiko terjadinya penyakit tidak menular utama seperti diabetes melitus, jantung iskemik, kanker dan hipertensi. Obesitas merupakan salah satu faktor risiko hipertensi dan berkaitan dengan tekanan darah sistolik. Salah satu indikator untuk mengkur obesitas adalah dengan mengukur indeks massa tubuh (IMT), indeks masa tubuh (IMT) yaitu perbandingan antara berat badan dengan tinggi badan kuadrat dalam meter. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi tekanan darah karyawan STIKES Yarsi Mataram berdasarkan Indeks Masa Tubuh (IMT). Metode penelitian ini adalah merupakan penelitian korelasi observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel dalam penelitian sebanyak 51 responden dengan pengambilan sampel menggunakan purpossive sampling. Hasil uji statistik dengan Anova untuk mengetahui hubungan indeks masa tubuh (IMT) dengan tekanan darah diperoleh hasil sebagai beriktu IMT dengan tekanan darah sistolik (p=0.0005) dan IMT dengan tekanan darah diastolik (p=0.0005). Kesimpulan hasil penelitian menunjukan adanya hubungan antara indeks masa tubuh (IMT) dengn tekanan darah. Saran pengendalian berat badan melalui penurunan IMT merupakan salah satu faktor yang dapat menurunkan resiko peningkatan tekanan darah.
HUBUNGAN PENGETAHUAN PERAWAT TENTANG GAGAL JANTUNG DENGAN PENATALAKSANAAN PASIEN GAGAL JANTUNG DI RUANG IGD RSUD SUMBAWA BESAR.
Dina Fithriana
Jurnal PRIMA Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : STIKES Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47506/jpri.v6i2.181
Unit Gawat Darurat (UGD) adalah unit pelayanan di Rumah Sakit yang memberikan pelayanan pertama pada pasien dengan ancaman kematian dan kecacatan secara terpadu dengan melibatkan berbagai multidisiplin. Serangan jantung dan problem seputarnya masih menjadi pembunuh nomor satu dengan raihan 29%. Kematian global setiap tahun, mencatat sekitar 17 juta orang meninggal karena penyakit sistem kardiovaskuler dan sekitar 32 juta mengalami serangan jantung setiap tahunnya dan pada tahun 2030 sekitar 23,6 juta orang akan meninggal karena penyakit sistem Kardiovaskuler.Metode penelitian menggunakan deskriptif analitik dengan analisa data Uji korelasi Sperman Rank. Subyek penelitian adalah semua perawat yang berada di ruang IGD RSUD Sumbawa Besar. Di dapat responden penelitian sebanyak 22 orang yang ditentukan dengan Tehnik total sampling.Hasil diolah dengan menggunakan uji korelasi spearman Rank. Dari hasil uji Spearman Rank di dapatkan bahwa hubungan pengetahuan perawat tentang gagal jantung dengan penatalaksanaan pasien gagal jantung dengan Rho hitung > Rho tabel 0,4602 > 0,428. Maka Ho ditolak dan Ha diterima berarti ada Hubungan yang signifikan antara pengetahuan perawat tentang gagal jantung dengan penatalaksanaan pasien gagal jantung di ruang IGD RSUD Sumbawa Besar.Dari hasil penelitian, ini menunjukankan semakin tinggi pengetahuan perawat maka akan semakin tinggi pengetahuan perawat dalam penatalaksanaan pasien gagal jantung di IGD RSUD Sumbawa Besar.