cover
Contact Name
Yohan Brek
Contact Email
yohanbrek74@gmail.com
Phone
+6281295123667
Journal Mail Official
jurnalpoimen@iakn-manad.ac.id
Editorial Address
Jl. Bougenville, Tateli I Kec. Mandolang,Minahasa Sulawesi Utara - Indonesia 9566
Location
Kab. minahasa,
Sulawesi utara
INDONESIA
POIMEN Jurnal Pastoral Konseling
ISSN : 27235645     EISSN : 27235637     DOI : -
POIMEN Jurnal Pastoral Konseling (PJPK), adalah Jurnal Ilmiah dari Prodi Pastoral Konseling diambil dari istilah Yunani berarti “gembala” yang menjadi esensi dari output Pastoral Konseling sehingga mendapatkan outcome sebagai peneliti dalam kajian Teologi Pastoral Konseling yang berkualitas, kritis, inovatif, empati dan ilmiah serta tetap bersumber pada Yesus Kristus sebagai Gembala yang Baik dan sumber hikmat, POIMEN Jurnal Pastoral Konseling (PJPK) menerima artikel yang berkonsentrasi penelitian dibidang : Teologi Pastoral Konseling Studi Konseling Kristen Artikel yang dikirimkan adalah artikel yang belum pernah atau tidak sedang dalam proses publikasi dalam jurnal yang lain. Semua artikel yang terkirim wajib mengikuti petunjuk penulisan atau gaya selingkung yang telah ditetapkan. Karena itu semua artikel yang dikirim ke Jurnal POIMEN Jurnal Pastoral Konseling (PJPK) akan melewati tahapan review dengan menggunakan blind review, yang berfokus pada kebaruan hasil penelitian Teologi Pastoral Konseling.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2024): Desember" : 5 Documents clear
IMPLEMENTASI PELAYANAN PASTORAL DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SPIRITUAL JEMAAT BERBASIS PENDIDIKAN KRISTEN DI GMIT LANUD ELTARI Lake, Dina Weli Ornace; Hendrik A. E. Lao; Andrian Wira Syahputra
POIMEN Jurnal Pastoral Konseling Vol. 5 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Program Studi Pastoral Konseling, Fakultas Teologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul "Implementasi Pelayanan Pastoral dalam Pembentukan Karakter Spiritual Jemaat Berbasis Pendidikan Kristen di GMIT Lanud Eltari." Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi bagaimana pelayanan pastoral dapat berperan dalam pembentukan karakter spiritual jemaat melalui pendekatan pendidikan Kristen di GMIT Lanud Eltari. Inti permasalahan yang diangkat adalah efektivitas pelayanan pastoral dalam meningkatkan karakter spiritual jemaat, yang mencakup aspek-aspek seperti keimanan, ketaatan, dan pengabdian dalam kehidupan sehari-hari. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan pastor dan jemaat, observasi partisipatif, serta analisis dokumen terkait. Analisis data dilakukan dengan pendekatan deskriptif-analitik untuk mengidentifikasi tema-tema utama yang muncul dari data lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan pastoral yang berfokus pada pendidikan Kristen secara signifikan berkontribusi dalam pembentukan karakter spiritual jemaat. Pendekatan yang dilakukan meliputi pengajaran Alkitab yang mendalam, konseling pastoral, dan kegiatan-kegiatan rohani yang mendukung pengembangan spiritual jemaat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa implementasi pelayanan pastoral yang berbasis pendidikan Kristen di GMIT Lanud Eltari berhasil membentuk karakter spiritual jemaat yang lebih kuat dan kokoh, serta meningkatkan keterlibatan jemaat dalam kegiatan gerejawi dan kehidupan spiritual sehari-hari. Penelitian ini memberikan rekomendasi agar gereja terus mengembangkan program pelayanan pastoral yang integratif dan berbasis pendidikan Kristen untuk memperkuat karakter spiritual jemaat di masa mendatang.      
PENDAMPINGAN PASTORAL KEPADA LANSIA YANG HIDUP SENDIRI DI JEMAAT HKBP BALIGE Aprilia, Aprilia Rut Margaret Panjaitan
POIMEN Jurnal Pastoral Konseling Vol. 5 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Program Studi Pastoral Konseling, Fakultas Teologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keadaan lansia yang hidup sendiri dapat mempengaruhi segala aspek yang ada dalam diri lansia. Banyaknya lansia yang hidup sendiri di HKBP Balige dikarenakan kehilangan pendamping hidup dan ditinggal oleh anak-anak mereka karena sudah menikah dan masih sekolah. Lansia yang hidup sendiri sudah sulit untuk melakukan aktivitas karena faktor daya tahan tubuh yang sudah menurun. Tidak hanya karena daya tahan tubuh yang sudah menurun karena penuaan, lansia merasa beda dari komunitas lingkungannya, lansia juga sering menyendiri. Lansia yang tinggal sendiri lebih rentan merasa sedih karena kondisi yang menyendiri di rumah. Aspek fisik dan psikis dapat mempengaruhi aspek yang lainnya sehingga dalam aspek spiritual lansia merasa bahwa tidak ada yang memperdulikan mereka. Walaupun demikian lansia yang tidak produktif lagi juga memiliki kerinduan untuk datang ke gereja, namun keadaan fisik mereka membuat lansia tidak dapat pergi ke gereja, hal ini lah yang harus diperhatikan oleh pelayan gereja dalam memperhatikan pelayanan kepada lansia yang tidak dapat datang ke gereja.  
KONSELING PASTORAL: JEMBATAN PEMAHAMAN BUDAYA MAENGKET DALAM TEOLOGI KONTEKSTUAL Frieska Putrima Tadung; Fernanda Frisky Palit; Gladys Masoara; Lira In Makanoneng; Julieva Angelia Takasihaeng
POIMEN Jurnal Pastoral Konseling Vol. 5 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Program Studi Pastoral Konseling, Fakultas Teologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pastoral counseling serves as a crucial bridge for understanding Maengket culture within the framework of contextual theology. This research investigates the integration of the rich social and religious values of Maengket culture into contemporary counseling practices. Using a qualitative approach, the study reveals that incorporating local cultural elements into pastoral counseling not only enhances the spiritual bond between counselors and clients but also aids in preserving Minahasan cultural heritage amidst the forces of globalization. The findings indicate that contextual pastoral counseling offers a deeper understanding and greater relevance for both individuals and communities as they navigate modern life challenges. Furthermore, this approach reinforces social solidarity and care, which are fundamental aspects of pastoral practice within Minahasa society.
“Masamper: Seni Vokal Sangihe Talaud sebagai Media Pelestarian Budaya dan Pendukung Pastoral Konseling Kontekstual” Samuel Wailan Leonard Wanget; Lumenta, Anita; Christian Onsu; Rhea Salsa Natalia Susmantoyo
POIMEN Jurnal Pastoral Konseling Vol. 5 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Program Studi Pastoral Konseling, Fakultas Teologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masamper, a distinctive vocal art form endemic to the Sangihe Talaud community of North Sulawesi, holds significant cultural and spiritual value. Rooted in oral tradition and predating Christian influence, Masamper has evolved to incorporate elements of diatonic music introduced by 19th-century Dutch missionaries. This fusion has made it an integral part of local church services. As a cultural expression, Masamper embodies social, aesthetic, and religious values, contributing to community harmony and identity. A pastoral counseling perspective suggests that Masamper can facilitate emotional recovery, introspection, and communal solidarity. This tradition serves as an effective medium for theological exploration, healing, and reconciliation within church settings. By integrating Masamper into congregational life, pastoral care becomes more contextual, relevant, and transformative, enabling communities to both cherish their cultural heritage and address contemporary challenges. Masamper transcends its status as a mere tradition; it is a spiritual expression that fortifies the faith and identity of the community. This qualitative study, employing a literature review approach, delves into the history, function, and role of Masamper within the Sangihe Talaud community. The analysis reveals that Masamper plays a crucial role in preserving local traditions in the face of globalization and serves as a vehicle for conveying moral and theological values. In church services, Masamper functions as a medium of worship and spiritual instruction. Its poetry, imbued with Gospel values, significantly impacts congregational understanding.
KONSELING PASTORAL DEFENSE MECHANISM PADA REMAJA PELAKU BULLYING Brek, Yohan; Gloria Gresia Lomboan
POIMEN Jurnal Pastoral Konseling Vol. 5 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Program Studi Pastoral Konseling, Fakultas Teologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study discusses the defense mechanisms of adolescent bullies, the factors that cause adolescents to use bullying as a form of defense mechanism and how defense mechanisms can be utilized as a pastoral counseling strategy. This study used the descriptive qualitative method. The data were obtained from observations, interviews and literature studies related to defense mechanisms for bullying adolescents. Where the defense mechanisms in adolescent bullies are irrational, destructive and aggressive. This is caused by an ego that has not yet developed and matured, as well as the bullies relationship with family, parents, peers, school and church. Therefore, through pastoral counseling, the bullies as the counselee will be assisted and directed to use a healthy defense mechanism. Defense mechanisms such as repression, diversion, reaction formation, regression and sublimation will be used as a pastoral counseling strategy. So negative defense mechanisms can be trained and diverted by processing or dealing with anxiety and conflicts in healthier manners. Defense mechanism can also be used to help bullies to stop using bullying as a defense mechanism through its use as a pastoral counseling strategy.

Page 1 of 1 | Total Record : 5