cover
Contact Name
Mukhamad Faeshol Umam
Contact Email
mukhamad.umam@esdm.go.id
Phone
+62296421888
Journal Mail Official
jurnal.ppsdmmigas@esdm.go.id
Editorial Address
Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi Jl. Sorogo No.1 Cepu Blora Jawa Tengah 58315
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Swara Patra : Majalah Ilmiah PPSDM Migas
ISSN : 20899572     EISSN : 26555859     DOI : https://doi.org/10.37525/sp
Majalah Ilmiah Swara Patra merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi Widyaiswara, Instruktur, Dosen, Peneliti dan civitas academika yang hendak mempublikasikan hasil penelitiannya dalam bentuk studi literatur, latihan penelitian, dan pengembangan teknologi sebagai bentuk penerapan metode, algoritma, maupun kerangka kerja. Scope Majalah Ilmiah Swara Patra meliputi energi terbarukan, minyak dan gas bumi, konservasi energi dan ekonomi energi.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 3 (2013): Swara Patra" : 5 Documents clear
EVALUASI HASIL ANALISIS BENSIN DENGAN MENGGUNAKAN METODE ASTM D 86 DAN ASTM D 7345 Arluky Novandy
Swara Patra Vol 3 No 3 (2013): Swara Patra
Publisher : Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ASTM D 86 dan ASTM D 7345 adalah metode uji untuk penentuan trayek titik didih pada produk-produk minyak bumi. Metode ini merupakan salah satu metode uji yang terdapat di laboratorium minyak bumi yang digunakan sebagai sarana diklat, dan sekaligus sebagai sarana uji sample. Pada metode uji ASTM D 86, sebanyak 100 ml sample uji dipanaskan secara perlahan lahan dan kemudian uap hidrokarbon yang teruapkan tersebut akan menetes setelah melalui kondensor. Tetesan uap hidrokarbon tersebut selanjutnya tertampung di gelas receiver kapasitas 100 ml, dan setiap memperoleh tetesan sebanyak 10 ml kenaikann suhunya di catat. Kenaikan suhu setiap memperoleh 10 ml tetesan uap hidrokarbon disebut dengan temperatur pada setiap 10 % volum recovery. Penentuan trayek titik didih sample uji dengan menggunakan metode ASTM D 86 ini memerlukan waktu uji yag cukup lama, yaitu berkisar antara 45 s/d 60 menit. Tentunya penentuan trayek titik didih sample uji dengan menggunakan metode ASTM D 86 ini akan menjadi tidak efisien bilamana dibandingkan dengan menggunakan metode ASTM D 7345. Pada metode ASTM D 7345 ini hanya diperlukan sample uji sebanyak 10 ml dengan waktu pengujian tidak lebih dari 15 menit. Laboratorium minyak bumi selama ini selalu menggunakan metode uji ASTM D 86 dalam penentuan trayek titik didih sample uji. Hal ini dikarenakan pendapat para analis dan instruktur diklat di laboratorium minyak bumi menganggap bahwa metode uji ASTM D 7345 memberikan hasil uji yang kurang memuaskan, sedangkan di satu sisi beberapa stake holder menggunakan metode ASTM D 7345 dalam pengujiannya. Tentunya hal ini perlu didukung suatu percobaan nyata sehingga para instruktur praktikum di laboratorium minyak bumi mampu memberikan penjelasan sesuai hasil percobaan yang ada bahwa hasil uji akan berbeda bila metode uji yang digunakan juga berbeda pula. Hasil percobaan dengan menggunakan metode uji ASTM D 86 dan metode uji ASTM D 7345 membuktikan bahwa sample Bensin 88 yang diuji dengan menggunakan metode ASTM D 86 manual dan metode ASTM D 7345 adalah memberikan hasil uji yang tidak sama. Secara umum, hasil uji Bensin 88 dengan menggunakan ASTM D 86 manual memberikan hasil uji yang lebih besar bila dibandingkan dengan hasil uji dengan menggunakan alat uji microditilasi ASTM D 7345.
ANALISIS PERBANDINGAN EFEKTIFITAS MODEL FLUIDA BINGHAM DAN POWER LAW DALAM OPTIMASI FLOW RATE POMPA DAN PENGANGKATAN CUTTING Ganjar Hermadi
Swara Patra Vol 3 No 3 (2013): Swara Patra
Publisher : Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Operasi pemboran pada suatu sumur tidak akan lepas dari peranan fluida atau lumpur pemboran sebagai bagian penting dari sistem sirkulasi. Fungsi lumpur pemboran sangat luas dan salah satunya adalah membersihkan serpih pemboran (cutting) hasil penggerusan dari pahat bor (bit). Cutting yang tidak terangkat ke permukaan dengan baik akan mengganggu operasi pemboran dan akan menyebabkan masalah pemboran, seperti penurunan laju penembusan dan terjepitnya rangkaian pipa pemboran. Selain sifat-sifat dari lumpur pemboran yang harus disesuaikan dengan kondisi formasi pada sumur yang dibor, penentuan laju alir (flow rate) dari lumpur pemboran yang dipompakan pun akan sangat berpengaruh dalam pengangkatan cutting dari dasar lubang sumur ke permukaan. Semakin besar flow rate pompa yang digunakan maka kecepatan lumpur pemboran akan semakin besar juga dalam mengangkat cutting ke permukaan. Dikarenakan cutting mempunyai berat tertentu, maka cutting mempunyai kecenderungan untuk jatuh ke dasar lubang sumur melawan kecepatan aliran lumpur pemboran yang disirkulasikan ke permukaan, yang disebut dengan kecepatan slip (slip velocity) dari cutting tersebut. Kecepatan yang mengimbangi kecenderungan jatuhnya cutting ke dasar lubang sumur adalah kecepatan angkat (lifting velocity) dari lumpur pemboran. Dalam tulisan ini penulis melakukan analisis flow rate pompa yang sesuai untuk sumur pemboran terhadap kemampuan mengangkat cutting ke permukaan dengan memperhitungkan parameter-parameter hidolika pada operasi pemboran tersebut. Dari hasil perhitungan dan analisis akan ditentukan tipe pompa dan flow rate yang sesuai untuk pengangkatan cutting pada sumur Z.
STUDI PERENCANAAN POLA PENYEBARAN SUMUR PRODUKSI TERHADAP PENGARUH HETEROGENITAS RESERVOIR Agus Alexandri
Swara Patra Vol 3 No 3 (2013): Swara Patra
Publisher : Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketidakseragaman reservoir dapat terjadi disebabkan oleh adanya perbedaan pada lingkungan pengendapan yang akan memberikan gambaran mengenai besar butir, bentuk butir dan juga mengenai sementasi. Disamping lingkungan pengendapan, proses sedimentasi juga dapat mempengaruhi ketidakseragaman reservoir.Pada kenyataannya, semua reservoir yang ditemui bersifat heterogen, apabila ditinjau dari studi facies dan data-data penilaian formasi. Untuk mendapatkan hasil yang ekonomis dalam penentuan pola penyebaran sumur, maka informasi data geologi sangat diperlukan, informasi data geologi ini dapat berupa geologi permukaan dan bawah permukaan. Dari data-data analisa penilaian formasi dan data geologi, maka dapat ditentukan distribusi zona ketebalan produktif sebagai dasar penentuan titik-titik dan pola sumur produksi. Perencanaan pola penyebaran sumur produksi memerlukan tahapan perencanaan yang berfungsi untuk menentukan pola sumur produksi dan evaluasi untuk mengetahui hasil dari perencanaan dan optimasi produksi sumur.
PERANAN DATA PENILAIAN FORMASI UNTUK MEMINIMASI KERUSAKAN FORMASI AKIBAT AKTIVITAS PEMBORAN Asep Mohammad Ishaq
Swara Patra Vol 3 No 3 (2013): Swara Patra
Publisher : Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerusakan formasi di sekitar lubang sumur pada lapisan produktif mengakibatkan berkurangnya aliran hidrokarbon ke dalam sumur. Kerusakan formasi dapat diidentifikasikan dengan adanya perubahan permeabilitas yang semakin kecil, antara lain disebabkan oleh adanya aktivitas pemboran yaitu invasi filtrat lumpur dan padatan yang menyumbat pori-pori batuan dan mengakibatkan penurunan permeabilitas. Permeabilitas yang semakin kecil menyebabkan terjadinya penurunan produksi.Dalam mengidentifikasi kerusakan formasi memanfaatkan data penilaian formasi. Perolehan data penilaian formasi dilakukan dengan Analisa Inti Batuan, Analisa Fluida Reservoir, Well Logging dan Well Testing.Dari perolehan data ini maka dapat dilakukan identifikasi dan analisa indikasi kerusakan formasi untuk pengambilan keputusan yang tepat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kerusakan formasi.
PENGHEMATAN ENERGI PADA POMPA Sonden Winarto
Swara Patra Vol 3 No 3 (2013): Swara Patra
Publisher : Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kenaikan harga energi dan tarif listrik akhir-akhir ini mengakibatkan biaya operasi meningkat dan menurunnya sumber pemasukan bagi Konsumen. Karena itu mencari alternatif dengan penghematan energi menjadi kebutuhan bijaksana yang mendesak. Menghemat energi menjadi menarik bagi masyarakat khususnya industri dan bangunan komersil mengingat fraksi biaya energinya cukup tinggi dalam biaya operasi keseluruhan. Potensi penghematan energi pada sebagian besar industri berkisar antara 10 - 20 %. Sebagian besar potensi ini dapat dengan mudah diimplementasikan melalui perbaikan prosedur operasi dan pemeliharaan yang relaitif tidak memerlukan investasi atau hanya dengan sedikit investasi. Penghematan energi yang lebih besar hingga 30 % dapat diperoleh jika dlakukan modifikasi namun memerlukan investasi dengan payback kurang dari 2 tahun.

Page 1 of 1 | Total Record : 5


Filter by Year

2013 2013


Filter By Issues
All Issue Vol 15 No 2 (2025): Swara Patra : Majalah Ilmiah PPSDM Migas Vol 15 No 1 (2025): Swara Patra : Majalah Ilmiah PPSDM Migas Vol 14 No 2 (2024): Swara Patra : Majalah Ilmiah PPSDM Migas Vol 14 No 1 (2024): Swara Patra : Majalah Ilmiah PPSDM Migas Vol 13 No 2 (2023): Swara Patra : Majalah Ilmiah PPSDM Migas Vol 13 No 1 (2023): Swara Patra : Majalah Ilmiah PPSDM Migas Vol 12 No 2 (2022): Swara Patra : Majalah Ilmiah PPSDM Migas Vol 12 No 1 (2022): Swara Patra : Majalah Ilmiah PPSDM Migas Vol 11 No 2 (2021): Swara Patra : Majalah Ilmiah PPSDM Migas Vol 11 No 1 (2021): Perbaikan Berkelanjutan untuk Konservasi Energi Vol 10 No 2 (2020): Pendekatan Baru untuk Konservasi Energi Vol 10 No 1 (2020): Kebangkitan Energi Terbarukan Vol 9 No 2 (2019): Inovasi untuk Nilai Tambah Energi Vol 9 No 1 (2019): Konservasi Energi Tak Sekedar Hemat Energi Vol 8 No 4 (2018): Swara Patra Vol 8 No 3 (2018): Swara Patra Vol 8 No 2 (2018): Swara Patra Vol 8 No 1 (2018): Swara Patra Vol 7 No 1 (2017): Swara Patra Vol 6 No 4 (2016): Swara Patra Vol 6 No 3 (2016): Swara Patra Vol 6 No 2 (2016): Swara Patra Vol 6 No 1 (2016): Swara Patra Vol 5 No 4 (2015): Swara Patra Vol 5 No 3 (2015): Swara Patra Vol 5 No 2 (2015): Swara Patra Vol 5 No 1 (2015): Swara Patra Vol 4 No 4 (2014): Swara Patra Vol 4 No 3 (2014): Swara Patra Vol 4 No 2 (2014): Swara Patra Vol 3 No 4 (2013): Swara Patra Vol 3 No 3 (2013): Swara Patra Vol 3 No 1 (2013): Swara Patra Vol 2 No 3 (2012): Swara Patra Vol 2 No 2 (2012): Swara Patra Vol 2 No 1 (2012): Swara Patra Vol 1 No 2 (2011): Swara Patra More Issue