cover
Contact Name
Mardianis
Contact Email
susi7071desmaryani@gmail.com
Phone
+62741-669352
Journal Mail Official
balitbangdajambi.1@gmail.com
Editorial Address
BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN DAERAH - PEMERINTAH PROVINSI JAMBI Jalan R.M. Nur Atmadibrata No. 01.a Telanaipura Jambi Telp.(0741)669352 Fax. (0741)60450, Website : www.balitbangda.jambiprov.go.id
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Khazanah Intelektual
ISSN : 25808354     EISSN : 25485156     DOI : https://doi.org/10.37250/newkiki.v4i2
Khazanah Intelektual merupakan jurnal Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jambi yang memuat karya tulis dari berbagai multidisiplin yang membahas permasalahan-permasalahan dibidang pemerintahan, kebijakan, politik, ekonomi, kesehatan, pertanian, keuangan, lingkungan, keamanan dan berbagai permasalahan dibidang pembangunan daerah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 1 (2023): Khazanah Intelektual" : 6 Documents clear
ACCEPTANCE MODEL (TAM) TERHADAP PENGGUNAAN GOOGLE CLASSROOM PADA MAHASISWA DI KABUPATEN CIREBON, JAWA BARAT Alifatuz Zahro
Jurnal Khazanah Intelektual Vol. 7 No. 1 (2023): Khazanah Intelektual
Publisher : Balitbangda Provinsi Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37250/khazanah.v7i1.183

Abstract

Penggunaan Google Classroom telah lama digunakan dan eksis di Indonesia. Penggunaan Google Classroom banyak digunakan oleh siswa maupun mahasiswa untuk mengkoordinasikan tugas dan pembelajaran di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalilsis kebermanfaatan dan kemudahan dalam penggunaan dengan menggunakan model Technology Acceptance Model (TAM). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik analisis Miles and Huberman. Adapun teknik pengambilan data dengan melakukan wawancara dan penyebaran angket. Adapun hasil dari penelitian ini, berdasarkan indikator kegunaan Google Classroom, sekitar 79,4% mahasiswa mengakui kebermanfaatan dari penggunaan Google Classroom, dan sekitar 90% kemudahan penggunaan pada fitur-fitur Google Classroom.
Problematika Problematika Guru dalam Implementasi Kurikulum Merdeka: - Budi Teguh Harianto
Jurnal Khazanah Intelektual Vol. 7 No. 1 (2023): Khazanah Intelektual
Publisher : Balitbangda Provinsi Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37250/khazanah.v7i1.184

Abstract

Penerapan kurikulum merdeka menjadi barang baru bagi dunia pendidikan. Penelitian ini berusaha untuk mendeskripsikan beragam probelamatika IKM dan solusinya. Data diperoleh dari responden perwakilan pengurus MGMP yang ada di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, melibputi, bidang studi Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, Ilmu Pengetahuan Sosial dan Ilmu Pengetahuan Alam.. Bedasarkan pengolahan dan analisis data pada pembahasan yang dilakukan ternyata dapat disimpulkan; (1) problematika yang dihadapi guru di Kabupaten Tanjung Jabung Barat dalam implementasi kurikulum merdeka banyak dipanguruhi faktor dari luar dan dari dalam. (2) Sebagian besar guru kesulitan mengakses layanan PMM untuk mendapatkan pemahaman tentang Kurma karena terkendala jaringan telekomunikasi yang memadai serta jaringan listrik yang tidak handal. (3) Seringnya listrik padam dan jaringan telekomunikasi blank spot sangat mengganggu aktivitas guru. Sebagian guru terpaksa mencari waktu yang tepat dan mengunjungi pusat kecamatan untuk mendapatkan layanan jaringan telekomunikasi yang memadai. (4) Kendala dari dalam dipengaruhi oleh kemampuan guru dalam menggunakan perangkat android dan keterbatasan usia yang mendekati pensiun. (5) ditemukan juga guru yang tidakmelakukan diagnostik awal disebabkan karena tidak memiliki pemahaman yang cukup. Dibutukan workshop khusus tentang IKM dan penguatan kelembagaan komunitas guru sebagai tempat untuk mendapatkan beragam informasi tentang IKM. Workshop yang dilakukan dapat berupa bimbingan dan pendampingan khusus bagi guru secara berkala dan terukur agar diperoleh hasil pendampingan yang maksimal. Kata kunci: Problematika, Implementasi Kurikulum Merdeka
PENANGANAN DAERAH TERTINGGAL DI INDONESIA Tri Noor Aziza; Desak Widhiatuti Srimarchea
Jurnal Khazanah Intelektual Vol. 7 No. 1 (2023): Khazanah Intelektual
Publisher : Balitbangda Provinsi Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37250/khazanah.v7i1.185

Abstract

Dua dasawarsa otonomi daerah pasca reformasi diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah, pengurangan kemiskinan, penyediaan lapangan pekerjaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat namun nyatanya masih menyisakan kesenjangan pembangunan khususnya pada wilayah-wilayah yang cenderung tertinggal. Dengan metode deskriptif, tulisan ini mencoba untuk memberikan gambaran kondisi daerah tertinggal, persoalan-persoalan yang dihadapi serta upaya penanganan pembangunan daerah tertinggal. Hasilnya, perlu dilakukan upaya-upaya untuk peningkatan perekonomian masyarakat, sumber daya manusia, sarana dan prasarana, kemampuan keuangan daerah, aksesibilitas, dan karakteristik daerah melalui percepatan pembangunan pada aspek tersebut. Harapannya, dengan capaian pemerintah yang cukup baik dalam mengentaskan daerah-daerah tertinggal tidak membuat pemerintah berbangga diri namun harus lebih meningkatkan kinerja untuk mencapai target pengentasan daerah tertinggal
TRANSFORMASI SUMBER DAYA MANUSIA UNTUK MENINGKATKAN KINERJA SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH (SIPKD) DENGAN MEDIASI IMPLEMENTASI SISTEM AKUNTANSI PEMERINTAH BERBASIS AKRUAL PADA ORGANISASI PERANGKAT DAERAH PROVINSI JAMBI: Sumberdaya dan Kinerja SIPKD melalui SAP akrual asrini asrini
Jurnal Khazanah Intelektual Vol. 7 No. 1 (2023): Khazanah Intelektual
Publisher : Balitbangda Provinsi Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37250/khazanah.v7i1.189

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan pengaruh langsung efektivitas Sumber Daya Manusia (SDM) terhadap implementasi SAP berbasis akrual dan kinerja Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah (SIPKD). Pendekatan penelitian penjelasan berbsifat kuantitatif, menggunakan data primer yang bersumber dari 80 responden, pengumpulan data secara purposive sampling, hasil analisa menunjukkan bahwa secara langsung efektivitas mempengaruhi kinerja SIPKD tidak tebukti dan ditolak, artinya kinerja SIPKD tetap baik jika efektivitas SDM tidak mendukung, sementara efektivitas SDM secara langsung memberikan kontribusi positif untuk keberhasilan implementasi SAP berbasis akrual, karena SDM yang memiliki intelektual, pengalaman dan terampil dalam akuntasi menjadi tolak ukur yang akurat. Hipotesis ketiga terbukti peran full mediasi menunjukkan bahwa efektivitas SDM tidak menunjukkan kinerja SIPKD apabila tidak dimediasi oleh implementasi SAP berbasis akrual. Rekomendasi bagi pembuat keputusan strategik untuk meningkatkan kinerja SIPKD harus memiliki SDM yang memiliki kemampuan, pendidikan, dan kemahiran dalam mengimplementasikan SAP berbasis akrual. Penelitian mendatang mengeksplorasi anteseden kebijakan, pengendalian internal, komunikasi terhadap penerapan SAP berbasis akrual dan SIPKD.
Program EVALUASI PROGRAM CETAK SAWAH BARU DALAM RANGKA MEWUJUDKAN KETAHANAN PANGAN DI PROVINSI JAMBI: Evaluation Of The New Rice Field Printing Program In Order To Realize Food Security In Jambi Province Rialdi Syaputra
Jurnal Khazanah Intelektual Vol. 7 No. 1 (2023): Khazanah Intelektual
Publisher : Balitbangda Provinsi Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37250/khazanah.v7i1.190

Abstract

The fact of the pattern of agricultural land conversion in Jambi Province, changes in the area of food crops are more influenced by economic factors (commodity prices, share of food subsectors) and population growth with a tendency to decline every year. The pattern of agricultural land conversion in Jambi Province is also as a result of the use of cultivated land from food crop land to plantation cropland and the massive expansion of oil palm plantations. The objectives of this study are: Evaluating the implementation of agricultural land expansion through the printing of new rice fields in Jambi Province and Analyzing the sustainability status of the agricultural land expansion program through printing new rice fields in Jambi Province. The results of the evaluation of the rice field printing program in Jambi Province, indicates that the rice field printing program can be implemented as planned. The expansion of the land faced several obstacles. These constraints include limited farm capital, inadequate farming roads and irrigation facilities, insufficient availability of agricultural tools and machinery, market access and locations for expanding distant land and relatively less fertile land and relatively low knowledge and skills of farmers. The results of the MDS analysis, whose analysis includes socio-cultural, economic, ecological, infrastructure and institutional dimensions, show that the rice field printing program in Jambi Province is included in the status of being quite sustainable with a sustainability index value of 52.94. Sustainability status of new rice field printing program It only achieves so because the economic, infrastructure and institutional dimensions are relatively low and fall into the category of less, which is less than 50. Meanwhile, ecological and socio-cultural aspects are the highest index values and are included in the sufficient category. The policy implications that can be taken are as follows: Infrastructure development policies in the form of agricultural business road construction, construction / rehabilitation of tertiary irrigation network facilities, drainage of water discharge and irrigation of sluice circulation and meeting the needs of agricultural tools and machinery (Rice threshing machines, rice plow tractors, three-wheeled vehicles), Optimizing rice paddy farming through Paddy plow tractors, three-wheeled vehicles), Optimizing paddy rice farming through a) increasing productivity by improving varieties, improving cultivation technology and conserving land and water resources; b) increasing the rice paddy planting index by building and expanding the reach of irrigation networks and utilizing water resources optimally, and c) increasing the efficiency of farming through optimal utilization of local resources.
ANALISIS USAHA TERNAK SAPI PADA KELOMPOK TANI BESARANG DI DESA NATAI SEDAWAK KECAMATAN SUKAMARA KABUPATEN SUKAMARA KALIMANTAN TENGAH Ida Ketut Mudhita; Alam Sumiati; M Rubiansyah; Musnaini
Jurnal Khazanah Intelektual Vol. 7 No. 1 (2023): Khazanah Intelektual
Publisher : Balitbangda Provinsi Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37250/khazanah.v7i1.191

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Kelompok Tani Besarang Desa Natai Sedawak Kecamatan Sukamara Kabupaten Sukamara. Tujuan penelitian untuk mengindetifikasi profil kelompok ternak,karakteristik peternak, karakteristik usaha ternak, dan tata laksana usaha ternak, serta menganalisis tingkat pendapatan dan tipologi usaha ternak sapi potong di Kelompok Tani Besarang Desa Natai Sedawak Kecamatan Sukamara. Responden dalam penelitian ini, adalah seluruh anggota Kelompok Tani Besarang yang berjumlah sepuluh peternak. Berdasarkan hasil penelitian diketahui, bahwa profil kelompok Tani Besarang berdiri dari tahun 2016, memiliki 10 anggota. Karakteristik peternak yaitu rata-rata peternak berumur 57 tahun, pendidikan rata-rata SD, pekerjaan utama rata-rata petani., pengalaman beternak rata-rata 12-16 tahun, dan jumlah tanggungan keluarga 3-5 orang sebesar 100%. Permodalan peternak 100% modal individu, dalam status kepemilikan ternak 100% milik sendiri, luas lahan yang digunakan untuk menggembala ternak kurang lebih 50 Ha. Penanganan kesehatan dengan pemberian obat cacing maksimal 6 bulan 1 kali, pemasaran hasil 30% oleh blantik dan 70% jual sendiri, area pemasaran Kecamatan Sukamara 60% dan Kecamatan Pantai Lunci 40%. Pendapatan di Kelompok Tani Besarang peternak sebesar Rp. 63.360.000 dalam 1 tahun dengan hitungan rata-rata dari jumlah semua anggota ternak. Penerimaan sebesar Rp. 85.000.000 dan total biaya produksi Rp. 21.640.000-,. Nilai R/C Ratio sebesar 3,92 menunjukan usaha ternak yang menguntungkan dan kontribusi sebesar 13,86 % dari total pendapatan usaha merupakan usaha sampingan karena kontribusi termasuk < 30%.

Page 1 of 1 | Total Record : 6