cover
Contact Name
Noviani Achmad Putri
Contact Email
noviani.ips@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
sosiolium@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Sosiolium: Jurnal Pembelajaran IPS
ISSN : -     EISSN : 26854929     DOI : https://doi.org/10.15294/sosiolium
Core Subject : Social,
This journal provides space for academic and critical thinking to explore social studies learning (Pendidikan IPS--Junior high school course). Subjects suitable for publication include but not limited to; - Social studies Education (Pendidikan IPS--Junior high school course) - Learning media issues in Social studies - Learning model issues in Social studies - Innovation in social studies learning.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 2 (2019): October" : 10 Documents clear
Upaya Pembentukan Nilai Karakter Peduli Sosial dan Lingkungan melalui Pendidikan Kepramukaan di SMP Negeri 1 Cipari Kabupaten Cilacap Handoko, Satrio Awal; Tukidi, Tukidi; Ginanjar, Asep
Sosiolium: Jurnal Pembelajaran IPS Vol 1 No 2 (2019): October
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sosiolium.v1i2.36409

Abstract

The purpose of this study were (1) Determine the application of the character values of social care through education scouting on students at SMPN 1 Cipari, (2) Determine the application of the character values environmental awareness through education scouting on students at SMPN 1 Cipari, (3) Knowing the factors driving and inhibiting the implementation of the character values social care through education scouting, (3) Knowing the factors driving and inhibiting the implementation of the character values matter educational environment through scouting. This type of research used in this research is the field or arena (field research) with descriptive qualitative model. . The results of the study explained that, (1) Values of social care character can be applied through scouting education. (2) Value character matter of an environmental can be applied through education scouting (3) There are many factors driving and inhibiting the implementation of the character values social care through education scouting, ( 4) There are many factors driving and inhibiting the implementation of eco-character values through education scouting. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Mengetahui penerapan nilai karakter peduli sosial melalui pendidikan kepramukaan pada siswa di SMPN 1 Cipari, (2) Mengetahui penerapan nilai karakter peduli lingkungan melalui pendidikan kepramukaan pada siswa di SMPN 1 Cipari, (3) Mengetahui faktor pendorong dan penghambat dalam penerapan nilai karakter peduli sosial melalui pendidikan kepramukaan, (4) Mengetahui faktor pendorong dan penghambat dalam penerapan nilai karakter peduli lingkungan melalui pendidikan kepramukaan. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian lapangan atau kancah (field research) dengan model kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Nilai karakter peduli sosial dapat diterapkan melalui pendidikan kepramukaan, (2) Nilai karakter peduli lingkungn dapat diterapkan melalui pendidikan kepramukaan (3) Terdapat berbagai faktor pendorong dan penghambat dalam penerapan nilai karakter peduli sosial melalui pendidikan kepramukaan, (4) Terdapat berbagai faktor pendorong dan penghambat dalam penerapan nilai karakter peduli lingkungan melalui pendidikan kepramukaan.
Pemanfaatan Lingkungan Sekolah Sebagai Sumber Belajar IPS oleh Guru-Guru SMP Negeri Kecamatan Sragen Kusani, Oktania Nelly; Tukidi, Tukidi; Nisa, Aisyah Nur Sayidatun
Sosiolium: Jurnal Pembelajaran IPS Vol 1 No 2 (2019): October
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sosiolium.v1i2.36412

Abstract

Source of learning on teaching is most important thing for educator, as bridge knowledge between teacher with students. Usually learning of social science the teacher use speech method to give lesson for students. That is inclined make the learning boring. This research focused to analysis process of utilization environtment’s school as source of learning, related planning, implementation and evaluation with obstacle that faced teacher when utilization source of learning environment’s school. Technique collection of data is interview, observation, note of field, and documentation. This research use qualitative analysis. Result of research indicate that teacher IPS SMP Negeri in Kecamatan Sraegn utilize environment’s school scope spcae in hedge’s school as source of learning IPS. Obstacles that faced teacher when use source of learning environment’s school is limited area school, material lesson, unavaible tool and infrastructure, time, ability of teacher, unreadliness students and teacher age. Sumber belajar merupakan salah satu hal yang penting untuk diperhatikan oleh pendidik, sebagai jembatan pengetahuan pendidik dengan peserta didik. Pembelajaran pada mata pelajaran IPS guru biasanya menggunakan metode ceramah dalam menyampaikan materi pada siswa. Hal tersebut cenderung membuat pembelajaran membosankan. Fokus penelitian ini adalah menganalisis proses pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar IPS terkait perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi serta kendala yang dihadapi guru dalam pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar IPS. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, obervasi, catatan lapangan, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, guru IPS SMP Negeri di Kecamatan Sragen memanfaatkan lingkungan sekolah ruang lingkup dalam pagar sekolah sebagai sumber belajar IPS. Kendala yang dihadapi oleh guru IPS dalam memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar, yakni sempitnya lahan sekolah, tidak tersedianya sarana dan prasarana, waktu, kemampuan guru, pengawasan, materi pelajaran, ketidaksiapan siswa, dan usia guru.
Pemahaman Nasionalisme Santri Siswa di SMP Al-Uswah Semarang Wasini, Rina; Purnomo, Arif; Nisa, Aisyah Nur Sayidatun
Sosiolium: Jurnal Pembelajaran IPS Vol 1 No 2 (2019): October
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sosiolium.v1i2.36414

Abstract

An effective learning can not be separated with a qualified learning process. It needs plan, implementation, and evaluation from a teacher to achieve the qualified learning process. One of the teacher’s tasks before conducting a certain learning is choosing an appropriate learning method to encourage the students in order to achieve a good learning output. The appropriate learning method to encourage the students’ learning output is show and tell method. The objectives of this research are: (1) to explain the learning output of social science’s students with the use of show and tell learning method, (2) to explain the learning output of social science’s students with the use of leaturing method, and (3) to analyse the significant differences between the learning output with the use of show and tell learning method and leaturing method. The method of this research is quasi experimental method. Tests and documentations are used to collect the data. T-test in SPSS program series 16.0 for windows is used to analyse the data. From the research, it can be concluded that social science’s learning using show and tell learning method is more effective than using leaturing method. It is shown in the average score of students’ learning output which followed sosial science’s learning using show and tell learning method is 7,25, higher than the average score of students’ learning output which followed leaturing method which is 6,31. Pembelajaran yang efektif tidak terlepas dari proses pembelajaran yang berkualitas. Untuk mencapai pembelajaran yang berkualitas diperlukan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dari seorang guru. Salah satu peran guru sebelum melaksanakan pembelajaran adalah memilih model pembelajaran yang tepat untuk mendorong siswa agar hasil belajar baik. Model pembelajaran yang tepat untuk memacu hasil belajar siswa adalah model pembelajaran show and tell. Tujuan peneltian adalah: (1) menjelaskan hasil belajar IPS peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran show and tell, (2) menjelaskan hasil belajar IPS peserta didik yang menggunakan ceramah, dan (3) menganalisis perbedaan yang signifikan antara hasil belajar IPS peserta didik yang menggunakan model pembelajaran show and tell dan yang menggunakan ceramah. Metode penelitian adalah eksperimen semu (quasi eksperiment). Pengumpulan data menggunakan tes dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji-T pada program SPSS seri 16.0 for windows. Hasil penelitian diperoleh simpulan bahwa pembelajaran IPS dengan menggunakan model pembelajaran show and tell lebih efektif dibandingkan dengan menggunakan ceramah. Hal ini ditunjukkan dengan nilai rata-rata hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran IPS menggunakan model pembelajaran show and tell yaitu 7,25 lebih tinggi dari nilai rata-rata hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran dengan ceramah yaitu 6,31.
Pengaruh Model Pembelajaran Terhadap Hasil Belajar IPS Siswa Kelas VII SMP Negeri di Kecamatan Gunungpati Nisa, Mifta Husni Choirun; Purnomo, Arif; Putri, Noviani Achmad
Sosiolium: Jurnal Pembelajaran IPS Vol 1 No 2 (2019): October
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sosiolium.v1i2.36417

Abstract

The purpose of this study is to determine the effect of learning models on IPS Learning Outcomes. The object of research includes student and teacher of class VII State Junior High School in Gunungpati District. The approach use in this research is quantitative Expost Facto. Data collection method use in the form of questionnaires and documentation. While the data analysis technique use is regression analysis. The results showed that there is an influence between the learning model use by theacher to the result of the student of class VII State Junior High School in Gunungpati District. The result of calculation of simple regression analysis with equation got value a = 48,504 and b = 0,364 so by using simple linier regression equation formula as follows. Ŷ = 48,504 + 0,364 X . Suggestion for teacher should be more varied using learning modelsin IPS learning. While students so be able to utilize school facilities in accordance with the model of learning use by teachers. So it can be maximized the results of IPS learning. In addition, school should be able to complete the projector facilities in the classroom, the maps as an IPS Learning medium, and allow and facilitate student in the learning process of IPS can be out of class as a processof learning in social study process. So that the learning model is more varied, not monotonous in the classroom. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui model pembelajaran yang digunakan guru, hasil belajar, serta pengaruh model pembelajaran yang digunakan guru terhadap hasil belajar IPS Kelas VII SMP Negeri di Kecamatan Gunungpati. Peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif. Objek penelitian meliputi Peserta didik dan guru kelas VII SMP Negeri di Kecamatan Gunungpati. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini ialah Kuantitatif Ex-Post Facto. Metode pengumpulan data yang digunakan berupa angket dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan ialah analisis regresi. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh antara model pembelajaran yang digunakan guru terhadap hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri di Kecamatan Gunungpati. Hasil perhitungan analisis regresi sederhana dengan persamaan didapatkan nilai a = 48,504 dan b = 0,364 sehingga dengan menggunakan rumus persamaan regresi linier sederhana sebagai berikut. Ŷ= 48,504 + 0,364 X. Sedangkan Siswa hendaknya mampu memanfaatkan fasilitas sekolah sesuai dengan model pembelajaran yang digunakan guru. Sehingga bisa memaksimalkan hasil belajar IPS. Selain itu Sekolah hendaknya mampu melengkapi fasilitas di dalam kelas seperti peta, globe, dan mengijinkan serta memfasilitasi siswa pada proses pembelajaran IPS dapat keluar kelas sebagai proses pembelajaran pada mata pelajaran IPS
Penanaman Karakter Bangsa Melalui Ekstrakulikuler Kepramukaan di SMP/MTS Se-Kecamatan Mungkid Lasi, Isni Yun; Purnomo, Arif; Hermanto, Fredy
Sosiolium: Jurnal Pembelajaran IPS Vol 1 No 2 (2019): October
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sosiolium.v1i2.36418

Abstract

The character of the Indonesian nation that began to fade requires an attempt to overcome. Scouting is one of the extracurricular activities that became the character education effort. This study aimed to (1) know the value of the character of the nation that is planted through scouting in SMP / MTs in Mungkidregency, (2) to know the effort to cultivate the value of nation character through scouting in SMP / MTs in Mungkidregency; (3) to know the factors that support and obstruct the cultivation of nation character value through scouting in SMP / MTs in Mungkidregency. The research method usedwas descriptive qualitative research method. Data collection techniques used were observation, interview and documentation. The result of this research showed the value of the character of the nation that is planted through scouting in SMP / MTs in Mungkid regency were religious, discipline, creative, independent, democratic, love the homeland, and appreciate the achievements pursued through the activity planning, scouting contest and SKU test and SKK. The driving and inhibiting factors include internal factors (motivation of learners) and external factors (coach or coach, family, and school). Karakter bangsa Indonesia yang mulai pudar memerlukan sebuah upaya untuk mengatasinya. Ekstrakurikuler Kepramukaan merupakan salah satu kegiatan ekstrakurikuler yang menjadi upaya pendidikan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) nilai karakter bangsa yang ditanamkan melalui ekstrakurikuler kepramukaan di SMP/MTs se-Kecamatan Mungkid; (2) upaya penanaman nilai karakter bangsa melalui ekstrakurikuler kepramukaan di SMP/MTs seKecamatan Mungkid; (3) faktor yang mendukung dan menghambat penanaman nilai karakter bangsa melalui ekstrakurikuler kepramukaan di SMP/MTs se-Kecamatan Mungkid. Metode penelitian yaitu metode penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan nilai karakter bangsa yang ditanamkan melalui ekstrakurikuler kepramukaan di SMP/MTs se-Kecamatan Mungkid adalah religius, disiplin, kreatif, mandiri, demokratis, cinta tanah air, dan menghargai prestasi yang diupayakan melaui perencanaan kegiatan, lomba-lomba kepramukaan dan uji SKU dan SKK. Adapun faktor pendorong dan penghambat antara lain faktor internal (motivasi peserta didik) dan faktor eksternal (pembina atau pelatih, keluarga, dan sekolah).
Kreativitas Guru dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPS di Smp Negeri 34 Semarang Tahun Pelajaran 2017/2018 Ulul Azmi, Frishana Selaksa; Purnomo, Arif; Mulianingsih, Ferani
Sosiolium: Jurnal Pembelajaran IPS Vol 1 No 2 (2019): October
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sosiolium.v1i2.36419

Abstract

Teacher is an important part in the learning process. Besides teaching, the teacher should act as facilitator and motivator for students. Teachers’ Creativity is very important as a support in learning to achieve the learning objectives of the students. Efforts which are done by the teachers are showing up new various ideas, new ways that can make students active, and be able to minimize the causes of learning difficulties of students in Social Science or Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) subject. The research method is qualitative research, with the location of the research is in SMP Negeri 34 Semarang. The research result of teacher creativity in overcoming learning difficulties of students in Social Science subject, there were two factors, namely the internal factors and external factors, the teachers were trying in overcoming learning difficulties of students, as for the efforts that have been done by the teachers, there were obstacles that must be faced by the teachers in overcoming learning difficulties of students. Guru merupakan peranan penting dalam proses pembelajaran. Selain sebagai pengajar, guru harus berperan sebagai fasilitator dan motivator bagi siswa. Kreativitas guru sangat penting sebagai penunjang dalam pembelajaran untuk mencapai tujuan belajar siswa. Upaya yang dilakukan guru dengan memunculkan berbagai ide-ide baru, caracara baru yang dapat menjadikan siswa aktif, serta dapat meminimalisir penyebab kesulitan belajar siswa pada mata pelajaran IPS. Metode penelitian adalah penelitian kualitatif, dengan lokasi penelitian di SMP Negeri 34 Semarang. Hasil penelitian kreativitas guru dalam mengatasi kesulitan belajar siswa pada mata pelajaran IPS terdapat dua faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal, guru berupaya dalam mengatasi kesulitan belajar siswa, adapun upaya yang telah dilakukan oleh guru, terdapat kendala yang dihadapi guru dalam mengatasi kesulitan belajar siswa.
Hubungan Antara Gaya Belajar dengan Hasil Belajar IPS Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Demak Untsa, Fatrikha Najma; Tukidi, Tukidi; Hermanto, Fredy
Sosiolium: Jurnal Pembelajaran IPS Vol 1 No 2 (2019): October
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sosiolium.v1i2.36420

Abstract

An educator should be able to realize that every student has different learning styles. By knowing the student's learning style, the teacher can accommodate various learning methods to suit the needs of students. So that all students can get effective ways of learning. This research was conducted in SMP Negeri 2 Demak as a research subject with the aim of finding out the relationship between learning styles with the results of social studies learning of eighth grade students of SMP Negeri 2 Demak. The population in this study were all students of class VIII A-J totaling 338 students and a sample of 138 students using random sampling technique. Collecting learning style data using questionnaires, while social studies learning outcomes are taken from the rapot value of the even semester of 2017/2018 school year. The data obtained is calculated by anova formula with a significance level of 5%, so that the value of F_h 3.29 > F_tab 3.05 means that H_ (a) is accepted. This shows that there is a positive relationship between learning styles and student social studies learning outcomes. Seorang pendidik seharusnya dapat menyadari bahwa setiap anak memiliki perbedaan gaya belajar. Dengan mengetahui gaya belajar siswa, guru dapat mengakomodasikan berbagai metode pembelajaran menyesuaikan dengan kebutuhan siswa. Sehingga semua siswa dapat memperoleh cara yang efektif dalam belajarnya. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 2 Demak sebagai subjek penelitian dengan tujuan untuk mengetahui hubungan antara gaya belajar dengan hasil belajar IPS siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Demak. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas VIII A-J yang berjumlah 338 siswa dan sampel sebanyak 138 siswa dengan menggunakan teknik random sampling. Pengumpulan data gaya belajar dengan menggunakan angket, sedangkan hasil belajar IPS diambil dari nilai rapot semester genap tahun ajaran 2017/2018. Data yang diperoleh dihitung dengan rumus anova dengan taraf signifikansi 5%, sehingga nilai 3,29 > 3,05 artinya diterima. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara gaya belajar dengan hasil belajar IPS siswa.
Implementasi Pendidikan Karakter Peduli Sosial di SMP Negeri 1 Karangtengah Demak Himmah, Faiqotul; Tukidi, Tukidi; Mulianingsih, Ferani
Sosiolium: Jurnal Pembelajaran IPS Vol 1 No 2 (2019): October
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sosiolium.v1i2.36421

Abstract

Character Education Strengthen (PPK), that consists of social care characther education, is applied at SMP 1 Karangtengah. The purposes of this study are: (1) Describing the implementation of social character education in Social Science learning. (2) Describing how the school culture in implementing social care character. (3) Describing the obstacles in the implementation of social care character education in SMP Negeri 1 Karangtengah. This is a qualitative descriptive study. Researchers conducted observations, interviews, and documentation. Analysis date uses reduction data, display data, and conclusions. The technique of data validity uses triangulation technique and triangulation source. The results showed that: (1) the implementation of educational character of social care starting from preparation of learning, the implementation of learning and evaluation of learning have been going well. (2) The school culture implemented in SMP Negeri 1 Karangtengah already supports the inculcation of social caring character in the students. (3) Obstacles experienced in the implementation of social care character education in the form of obstacles from IPS teachers, differences in the level of understanding of students, and the influence of the outside environment. Penguatan pendidikan karakter (PPK) diantaranya terdiri dari karakter peduli sosial sudah diterapkan di SMP Negeri 1 Karangtengah. Tujuan dari penelitian ini yaitu (1) Mendeskripsikan implementasi pendidikan karakter peduli sosial dalam pembelajaran IPS. (2) Mendeskripsikan bagaimana budaya sekolah dalam penanaman karakter peduli sosial. (3) Menjelaskan hambatanhambatan dalam implementasi pendidikan karakter peduli sosial di SMP Negeri 1 Karangtengah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Peneliti melakukan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pengimplementasian pendidikan karakter peduli sosial mulai dari persiapan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran dan evaluasi pembelajaran sudah berjalan dengan baik; (2). Budaya sekolah yang diterapkan di SMP Negeri 1 Karangtengah sudah mendukung penanaman karakter peduli sosial pada siswa. (3). Hambatan yang dialami dalam berupa hambatan dari guru IPS, perbedaan tingkat pemahaman siswa, serta pengaruh lingkungan luar.
Pemanfaatan Lingkungan sebagai Sumber Belajar terhadap Hasil Belajar IPS Kelas VII SMP Negeri 2 Ambarawa Fitriani, Annisa Nur; Purnomo, Arif; Ginanjar, Asep
Sosiolium: Jurnal Pembelajaran IPS Vol 1 No 2 (2019): October
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sosiolium.v1i2.36422

Abstract

This research was aims to know about the effect of the utilization of environment as a learning resource on social science learning achievement of 7th grade in State Junior High School 2 Ambarawa. The method used was quantitative with quasi-experimental design. This research located in State Junior High School 2 Ambarawa. Sample are students from F class as a control class and students from G class as an experimental class. The data was acquired via test, observation and documentation. In order to proof the validity of the data was used validity test, reliability test, level of difficulty and level of the differentiation. The data were analyzed by using normality test, homogeneity test also paired sample t-test. The results of the research showed that the utilization of environment as a learning resource on 7th grade in State Junior High School 2 Ambarawa has affected the social science learning achievement. This fact was obtained after seeing the average of the experimental class at post-test which increase from 60 to 76.6 or 27.5% in percentage. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar terhadap hasil belajar IPS Kelas VII di SMP Negeri 2 Ambarawa. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan quasi eksperimen. Lokasi penelitian ini berada di SMP Negeri 2 Ambarawa. Sampel yang digunakan yaitu kelas VII F sebagai kelas kontrol dan kelas VII G sebagai kelas eksperimen. Pengumpulan data menggunakan tes, observasi, dan dokumentasi. Guna menguji keabsahan data digunakan uji validitas dan reliabilitas juga mengukur daya beda serta tingkat kesukaran soal. Analisis data yang digunakan adalah uji normalitas, uji homogenitas dan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan sumber belajar lingkungan pada mata pelajaran IPS Kelas VII di SMP Negeri 2 Ambarawa memilki pengaruh terhadap hasil belajar. Fakta ini di dapat setelah melihat nilai rata-rata kelas eksperimen pada saat post-test mengalami kenaikan yang semula 60 naik menjadi 76,5 atau apabila dihitung dengan presentase naik sebesar 27,5%
Efektivitas Pemberian Reward dalam Pembelajaran IPS untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Kelas VII Mts. Negeri Margadana Kota Tegal Fatonah, Adefyanti Dwi Indah; Purnomo, Arif; Salam, Rudi
Sosiolium: Jurnal Pembelajaran IPS Vol 1 No 2 (2019): October
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sosiolium.v1i2.36423

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of reward in teaching social studies to enhance learning motivation in class VII MTs Negeri Margadana Tegal. The reason for taking this researchawareness of teachers there to provide motivation for students is still minimal and low activity of students in participating in learning, The design of this study is a Quasi Experiment Nonequivalent Control Group Design. The population of this research is the students of class VII MTs Negeri Margadana Tegal. Samples of the study were students of class VII G and Class H with purpusive sampling technique sampling. Tools and data collection techniques used in this study is the observation, questionnaires, tests, and documentation. The technique of analyzing data used in this study is the normality test, homogenitas test, t-test. In this research, obtained t count value 2,230 and t table at 5% significance level with t table 66 is 1.66, so t count = 2,230 > t table = 1.66. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian reward dalam pembelajaran IPS untuk meningkatkan motivasi belajar kelas VII di MTs Negeri Margadana Kota tegal. Alasan mengambil penelitian ini karena kesadaran guru di sana untuk memberikan motivasi kepada siswanya masih minim dan juga rendahnya aktivitas siswa dalam mengikuti pembelajaran. Desain dari penelitian ini adalah Eksperimen Quasi Nonequivalent Control Group Design. Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas VII MTs Negeri Margadana Kota Tegal. Sampel dari penelitian adalah siswa kelas VII G dan Kelas VII H dengan teknik sampling purpusive sampling. Alat dan teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi, angket, tes, dan dokumentasi. . Teknis analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji normalitas, uji homogenias, uji t. Dalam penelitian ini, diperoleh t hitung bernilai 2,230 dan t tabel pada taraf signifikansi 5% dengan t tabel 66 adalah 1,66, sehingga t hitung = 2,230 > t tabel = 1,66.

Page 1 of 1 | Total Record : 10