cover
Contact Name
Patria Asda
Contact Email
jurnalmikkiwh@gmail.com
Phone
+6281392306554
Journal Mail Official
jurnalmikkiwh@gmail.com
Editorial Address
STIKES Wira Husada Jalan Babarsari, Glendongan, Caturtunggal Depok Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan kesehatan Indonesia
ISSN : 19792298     EISSN : 26850990     DOI : https://doi.org/10.47317
Core Subject : Health,
MIKKI merupakan terbitan berkala ilmiah di bidang keperawatan dan kesehatan. Jurnal MIKKI pertama kali terbit pada tahun 2010 dalam bentuk media cetak. MIKKI merupakan wadah bagi peneliti ataupun praktisi untuk mempublikasikan hasil penelitian maupun literature review dalam bidang keperawatan dan kesehatan. lingkup bidang keperawatan : Keperawatan Dasar, keperawatan anak, keperawatan maternitas, keperawatan medikal bedah, keperawatan komunitas keluarga, keperawatan gerontik, keperawatan gawat darurat dan kritis, keperawatan jiwa, manajemen keperawatan Lingkup bidang kesehatan : kesehatan Ibu dan Anak, kesehatan masyarakat, kesehatan lingkungan, Administrasi kesehatan, Manajemen Rumah Sakit
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 1 (2023)" : 8 Documents clear
Dampak edukasi PHBS terhadap personal hygiene dalam upaya pencegahan penyakit kulit pada anak didik pemasyarakatan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Yogyakarta Khristiani, Eva Runi; Sumekar, Ariana
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v12i1.520

Abstract

Latar Belakang : Derajat kesehatan dipengaruhi 4 (empat) macam faktor yaitu lingkungan, perilaku, pelayanan kesehatan, dan hereditas. Faktor lingkungan dan perilaku merupakan faktor terbesar yang berpengaruh terhadap tinggi rendahnya derajat kesehatan. Personal hygiene yang kurang dan menurunnya daya tahan tubuh dapat menyebabkan bakteri, virus, jamur, dan parasit mudah masuk ke dalam tubuh dan menimbulkan kejadian suatu penyakit. Penyakit kulit merupakan penyakit yang sering dijumpai pada masyarakat yang dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan perilaku atau personal hygiene seseorang. Berdasarkan survei pendahuluan yang telah dilakukan pada bulan Desember 2021 di LPKA Kelas II Yogyakarta mendapatkan data dari Perawat di LPKA dan wawancara dengan Anak didik pemasyarakatan pada satu tahun terahir ini rata-rata hampir semua anak didik sering terkena penyakit kulit, hal tersebut terlihat dari lingkungan kamar hunian yang kurang bersih dan tidak rapi.Tujuan : Mengetahui dampak edukasi PHBS terhadap personal hygiene sebagai upaya pencegahan penyakit kulit pada Anak didik pemasyarakatan di LPKA Kelas II Yogyakarta.Metode : Jenis penelitian yang digunakan adalah Eksperimental dengan rancangan penelitian One Group Pre Test – Post Test Design dengan metode sampling jenuh.Hasil : Hasil penelitian menunjukkan peningkatan tingkat  personal hygiene pada Anak didik pemasyarakatan setelah diberikan Edukasi PHBS menjadi 100% dengan kategori “Baik”.Kesimpulan : Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat dampak edukasi PHBS terhadap personal hygiene pada Anak didik pemasyarakatan di LPKA Kelas II Yogyakarta dengan adanya perbedaan  tingkat personal hygiene responden (Anak Didik Pemasyarakatan) sebelum dilakukan edukasi dan setelah dilakukan edukasi PHBS di LPKA Kelas II Yogyakarta secara statistik (uji wilcoxon), dihasilkan P-value sebesar 0,000.
Pengaruh pendidikan kesehatan tentang pemberantasan sarang nyamuk demam berdarah dengue terhadap penurunan container index Lemba, Sentia Elisabeth Padu; Setiyawan, Doni; Sekarwati, Novita
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v12i1.525

Abstract

Latar Belakang: Penyakit Demam Berdarah Dengue merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti. Penyakit Demam Berdarah masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia karena insidennya  yang tinggi dan penyebarannya yang luas. Peningkatan jumlah penderita DBD dan angka Container Index pada masyarakat mencerminkan tindakan pencegahan masih kurang. Sebagai akibat, pengetahuan tentang Pemberantasan Sarang Nyamuk DBD masih kurang. Salah satu cara untuk meningkatkan pengetahuan untuk menurunkan jumlah penderita DBD dan angka container index adalah dengan memberikan pendidikan kesehatan tentang pemberantasan sarang nyamuk Demam Berdarah Dengue.Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui Pengaruh pendidikan kesehatan tentang Pemberantasan Sarang Nyamuk Demam Berdarah Dengue terhadap penurunan Container Index di Dusun Glondong Bantul. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif menggunakan metode pendekatan quasi eksperimental dengan desain pre post-test only Control Group Design untuk membandingkan hasil kelompok yang diberikan perlakuan dengan kelompok yang tidak diberikan perlakuan. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah Proportional stratified random sampling dengan sampel sebanyak 32 responden. Pengambilan data menggunakan lembar observasi dengan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil Penelitian: Berdasarkan Hasil uji Wilcoxon pada penelitian ini sebesar 0.001 pada kelompok eksperimen yang menunjukan bahwa p<0.005 yang berarti ada pengaruh Pendidikan Kesehatan Pemberantasan Sarang Nyamuk DBD terhadap Penurunan Container Index. Sedangkan uji Wilcoxon pada kelompok control sebesar 0.135 yang menunjukan bahwa p>0.005 yang berarti tidak ada Pengaruh pendidikan kesehatan terhadap Penurunan Container Index. kesimpulan: Ada Pengaruh Pendidikan Kesehatan tentang Pemberantasan Sarang Nyamuk Demam Berdarah Dengue terhadap Penurunan Container Index pada Ibu – ibu di dusun Glondong.  
Hubungan tingkat pengetahuan dengan sikap perawat dalam pencegahan phlebitis di ruang rawat inap salah satu rumah sakit swasta di Yogyakarta Setiarti, Yudi; Wijaya, M.I Ekatrina; Aryu, Scholastica Fina
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v12i1.521

Abstract

Latar belakang: Kejadian phlebitis merupakan indikator mutu pelayanan dari suatu Rumah Sakit. Untuk itu perawat harus mengetahui tentang phlebitis dan bagaimana sikap yang harus dilakukan untuk mencegah terjadinya phlebitis.Tujuan: untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan sikap perawat dalam pencegahan phlebitis di ruang rawat inap di salah satu Rumah Sakit Swasta Yogyakarta. Metode: Penelitian ini adalah kuantitatif korelasi, dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini semua perawat yang berdinas di ruang rawat inap salah satu Rumah Sakit Swasta Yogyakarta sejumlah 34 orang perawat, dengan teknik total sampling. Penelitian ini dengan uji Spearman.Hasil: dengan hasil p value 0,123> dari 0,05 menunjukkan bahwa tidak terdapat korelasi bermakna antara dua variabel yang diuji dan sejalan dengan nilai kekuatan korelasi (r) = 0, 270 pada kategori lemah dan arah korelasi positif (searah). Rekomendasi untuk Komite Mutu Keperawatan Rumah Sakit melakukan pelatihan secara berkala tentang ilmu terbaru dalam pencegahan phlebitis, membuat perencanaan untuk monitoring tanda plebitis pada pasien yang terpasang infus, untuk perawat, melakukan flushing dengan benar  pada saat pemasangan infus, dan untuk penelitian selanjutnya penelitian ini sebagai data awal, dengan mengembangkan responden lebih banyak dan tempat yang lebih luas
Literature review: Hubungan tingkat pengetahuan dengan tingkat stress pada keluarga dengan anggota keluarga yang menderita Skizofrenia di ruang rawat jalan rumah sakit Verdial, Mariazinha; Anisah, Nur; Hidayat, Nur
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v12i1.526

Abstract

Latar belakang: Gangguan jiwa adalah kondisi klinis yang mengganggu pemikiran seseorang, perasaan, suasana hati, kemampuan untuk berhubungan dengan orang lain dan mampu untuk berfungsi sehari-hari. Gangguan jiwa juga mengakibatkan berkurangnya kemampuan untuk dapat mengatasi masalah kehidupan (NAMI, 2014).Tujuan: untuk mengetahui tingkat pengetahuan dengan tingkat stress pada keluarga dengan anggota keluarga yang menderita skizofrenia di rawat jalan Rumah Sakit berdasarkan Literature review .Metode: study kepustakaan atau literature review.Hasil: Berdasarkan hasil dari penelitian yang telah dilakukan,didapat dari 9 jurnal peneliti menunjukan bahwa terdapat pengaru tingkat penegetahuan, tahu memahami,aplikasi,sintesis,evaluasi terjadinya tingkat stress.Kesimpulan: Adanya hubungan tingkat pengetahuan dengan tingkat stress pada keluarga dengan anggota keluarga yang menderita skizofreniadi runag rawat jalan rumah sakit.    
Hubungan strategi PIS-PK dengan kepatuhan berobat penderita TB Paru di wilayah Puskesmas Wonosari 1 Gunungkidul Irjayana, Muhammad Imron; Asda, Patria; Syarifah, Nur Yeti
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v12i1.522

Abstract

Latar Belakang : Tuberkulosis Paru adalah penyakit menular langsung yang disebabkan oleh Mycobacterium Tuberculosis. Salah satu program puskesmas yang dilakukan pemerintah adalah melakukan strategi mendatangi langsung dari ke rumah untuk melakukan pendataan penyakit sekaligus pemeriksaan kesehatan atau disebut juga dengan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PISPK). Pendekatan keluarga adalah salah satu cara Puskesmas untuk meningkatkan jangkauan sasaran dan mendekatkan atau meningkatkan akses pelayanan kesehatan di wilayah kerjanya dengan mendatangi keluarga (Kemenkes, 2016).Tujuan Penelitian : Mengetahui hubungan strategi PIS-PK dengan kepatuhan berobat penderita TB paru di wilayah puskesmas wonosari 1 Gunung kidul.Metode Penelitian : Rancangan penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional yaitu rancangan penelitian yang pengukuran atau pengamatannya dilakukan secara simultan pada satu saat. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh penderita TB Paru di Puskesmas Wonosari 1 Gunung Kidul yang telah tercatat direkam medis pada tahun 2017 s/d 2018 sebanyak 26 Responden.Hasil : Berdasarkan hasil perhitungan chi square di peroleh (p-value = 0,016 < Level of Significant = 0,05) hal ini berarti terdapat hubungan yang signifikan antara hubungan Stategi PIS-PK dengan Kepatuan berobat penderita TB paru.Kesimpulan : Strategi Pis-Pk berhubungan signifikan dengan Dengan Kepatuhan Berobat Penderita TB Paru. 
Peningkatan pengetahuan kader tentang kegiatan Posyandu melalui pelatihan Sugiman, Sugiman; Marsiyah, Maria Margareta; Chasanah, Siti Uswatun
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v12i1.527

Abstract

Latar Belakang: Posyandu merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumber daya Masyarakat (UKBM) yang dikelola dari, oleh, untuk, dan bersama masyarakat, guna memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pelatihan terhadap pengetahuan kader tentang kegiatan posyandu balitaMetodologi: Desain penelitian quasi experiment dengan rancangan pre test-post test design. Penelitian dilakukan di Posyandu Balita di Dusun Pelem Kidul, Baturetno, Bantul, menggunakan data primer berupa kuesioner pengetahuan posyandu terhadap kader. Data dianalisis secara univariat dan bivariatHasil: Data menunjukkan sebelum diberikan pelatihan tentang posyandu balita pada pengetahuan kader sebesar 13,4; kemudian setelah pelatihan pengetahuan menjadi 16,0. Uji hipotesis didapatkan nilai p-value = 0,004; artinya ada perbedaan pengetahuan antara pre test dengan post test setelah dilakukan kegiatan pelatihan.Kesimpulan: Pelatihan terbukti meningkatkan pengetahuan kader tentang kegiatan posyandu
Gambaran pengetahuan kepala keluarga penderita hipertensi tentang hipertensi di Desa Mulo Wilayah Kerja Puskesmas Wonosari 1 Gunungkidul Ruslau, Emiliana; Antara, Antok Nurwidi; Damayanti, Susi
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v12i1.523

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah arteri sistemik yang menetap dimana tekanan darah sistolik ≥ 140 mmHg dan tekanan darah diastolik ≥ 90 mmHg. Hipertensi tertinggi di Desa Mulo berjumlah 51 orang,Studi pendahuluan diambil dengan menggunakan kuesioner yang berjumlah 25 pertanyaan didapati sebagian besar kepala keluarga belum memahami tentang hipertensi,Sehingga penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul gambaran pengetahuan kepala keluarga penderita hipertensi tentang hipertensi di Desa Mulo Wilayah Kerja Puskesmas Wonosari 1 Kabupaten Gunungkidul.Tujuan: Diketahui Gambaran Pengetahuan Kepala Keluarga Penderita Hipertensi Tentang Hipertensi di Desa Mulo Kabupaten Gunungkidul.Metode Penelitian: Rancangan penelitian ini adalah deskriptif dengan tujuan utama untuk membuat gambaran suatu objek. Penelitian ini di lakukan pada 11 Juli 2019 -24 Januari 2020.Sampel penelitian ini adalah kepala keluarga penderita hipertensi di Desa Mulo telah tercatat di Puskesmas Wonosari 1 Gunungkidul 2019 sebanyak 51 Responden,Alat penelitian memakai kuesioner.Hasil: Karakteristik responden terbanyak usia >60 tahun 22 orang (43%),Jenis kelamin laki-laki 29 orang (57%),Riwayat merokok ada 32 orang (62,74%),Pengetahuan tentang hipertensi terdiri dari sangat rendah 14 orang (27,5%),rendah 12 orang (23,5%),cukup tinggi 14 orang (27,5%). Kesimpulan: Responden terbanyak usia <60 tahun 22 orang (43%),jenis kelamin laki-laki 29 orang (57%) dengan riwayat merokok 32 orang (62,74%), pengetahuannya sangat rendah dan cukup tinggi 14 orang (27,5%).
Hubungan tingkat kepercayaan diri dengan mengkonsumsi minuman keras pada mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Wira Husada yang tinggal di Wilayah Tambak Bayan, Caturtunggal, Sleman Yogyakarta Liti, Hironimus Desrianus; Lesmana, Tedy Candra; Sunaryo, Sunaryo
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v12i1.524

Abstract

kepercayaan diri yang cukup remaja akan merasa canggung dan rendah diri ketika sedang berinteraksi. Kusumastuti juga mengatakan bahwa kepercayaan diri merupakan suatu keyakinan seseorang terhadap aspek yang dimilikinya dan keyakinan tersebut akan membuat seseorang merasa mampu untuk mencapai tujuan hidupnya (Kusumastuti, 2018). Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan antara tingkat kepercayaan diri dengan mengkonsumsi minuman keras pada mahasiswa STIKES Wira Husada yang tinggal di wilayah Tambak Bayan, Caturtunggal, Sleman Yogyakarta.Metode Penelitian: Deskriptif analitik dengan menggunakan metode kuantitatif dan rancangan Cross Sectional (hubungan dan asosiasi). Penelitian dilakukan pada bulan November tahun 2022 sampai Juni tahun 2023. Sampel yang digunakan sebanyak 150 orang dan sampel terpakai sebanyak 60 orang dengan alat ukur penelitian kuesioner. Analisis data menggunakan SPSS univariat dan multivariatHasil: Berdasarkan hasil Uji Spearman Rank dengan nilai p-value sebesar 0,0703 (ρ ≥ 0,05%).Kesimpulan: Tidak ada hubungan yang signifikan antara tingkat kepercayaan diri dengan dengan mengkonsumsi minuman keras pada mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu kesehatan wira Husada Yogyakarta yang tinggal di wilayah Tambak Bayan, Catur Tunggal, Sleman Yogyakarta.

Page 1 of 1 | Total Record : 8