cover
Contact Name
Rani Chandra Oktaviani
Contact Email
rani.co@lspr.edu
Phone
+6221-57942471
Journal Mail Official
servitejournal@lspr.edu
Editorial Address
Lembaga Penelitian, Publikasi dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR Sudirman Park Campus. Jl. KH. Mas Mansyur Kav 35. Sudirman Park Campus. Jakarta Pusat 10220
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Journal of Servite
ISSN : 27145220     EISSN : 27162133     DOI : https://doi.org/10.37535/10200112019
Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang layanan masyarakat. Journal of Servite khususnya berfokus pada permasalahan sebagai berikut Pemberdayaan Sumber Daya Manusia bidang Komunikasi Diseminasi Informasi dan Edukasi Kepada Publik Pemberdayaan Literasi Media Bagi Generasi Muda Pemberdayaan UMK berbasis Komunikasi Digital Diseminasi dan Edukasi Potensi ASEAN sebagai Kawasan Destinasi Pariwisata dan Investasi.
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 2 (2025): Journal of SERVITE" : 4 Documents clear
Penerapan Plantable Packaging dan Green Interactive Mobile Apps untuk Meningkatkan Branding Sustainability EcoTourism Pada Produk Kecantikan EcoEnzym di UMKM BaliTangi Ayu, Jati Paras; Oktaviani, Rani Chandra; Jayanti, AA Istri Putri Dwi
Journal of Servite Vol. 7 No. 2 (2025): Journal of SERVITE
Publisher : Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37535/

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan branding sustainability eco-tourism pada produk kecantikan berbasis eco-enzym yang dikembangkan oleh UMKM BaliTangi melalui penerapan plantable packaging dan pengembangan green interactive mobile applications. Permasalahan utama yang dihadapi UMKM BaliTangi meliputi belum optimalnya kemasan produk dalam merepresentasikan identitas sebagai produk kecantikan yang sepenuhnya eco-friendly. Meskipun kandungan produk telah berbasis eco-enzym dan ramah lingkungan, kemasan yang digunakan masih berbahan plastik dan bersifat sederhana, sehingga belum sejalan dengan upaya membangun branding sebagai produk kecantikan berkelanjutan dan eco-tourism merchandising. Selain itu, UMKM BaliTangi juga menghadapi kendala dalam sistem pemasaran dan transaksi digital, khususnya untuk pembelian daring dan repeat order dari wisatawan mancanegara. Upaya promosi melalui website, media sosial, dan aplikasi WhatsApp dinilai belum efektif karena keterbatasan integrasi sistem penjualan dan pendataan transaksi. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif yang mencakup identifikasi kebutuhan mitra, perancangan dan implementasi plantable packaging berbasis benih tanaman, pengembangan aplikasi mobile interaktif yang terintegrasi dengan website dan media sosial, serta pendampingan dan evaluasi pemanfaatannya. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan daya tarik visual dan nilai keberlanjutan produk, kemudahan akses pembelian daring, serta penguatan citra BaliTangi sebagai produk kecantikan eco-friendly berbasis eco-tourism. Simpulan menunjukkan bahwa integrasi inovasi kemasan hijau dan aplikasi digital interaktif efektif dalam memperkuat branding keberlanjutan dan daya saing UMKM secara berkelanjutan. Kata kunci: Kemasan Tanam, Aplikasi Mobile Interaktif, Branding Keberlanjutan, UMKM, Bali ABSTRACT   This Community Service Program (PKM) aims to enhance sustainability eco-tourism branding of eco-enzyme–based cosmetic products developed by BaliTangi MSME through the implementation of plantable packaging and the development of green interactive mobile applications. The main challenges faced by BaliTangi MSME include the suboptimal representation of its product packaging in reflecting a fully eco-friendly cosmetic identity. Although the product ingredients are eco-enzyme–based and environmentally friendly, the packaging currently relies on plastic materials and remains relatively simple, thus failing to align with efforts to establish branding as a sustainable cosmetic product and eco-tourism merchandising. In addition, BaliTangi MSME encounters constraints in digital marketing and transaction systems, particularly regarding online purchases and repeat orders from international tourists. Promotional efforts through websites, social media, and WhatsApp applications have not yet proven effective due to limited integration of sales platforms and transaction data management. The program employed a participatory approach encompassing partner needs assessment, the design and implementation of seed-based plantable packaging, the development of an interactive mobile application integrated with websites and social media, as well as continuous mentoring and utilization evaluation. The results demonstrate an improvement in product visual appeal and sustainability value, enhanced accessibility for online purchasing, and strengthened brand image of BaliTangi as an eco-friendly, eco-tourism–based cosmetic product. In conclusion, the integration of green packaging innovation and interactive digital applications is effective in reinforcing sustainability branding and enhancing the long-term competitiveness of MSMEs. Keywords: Plantable Packaging, Green Interactive Mobile Apps, Branding Sustainability, UMKM, Bali
Peningkatan Kapasitas dan Performa Bisnis Kopi UMKM melalui Pelatihan, Sertifikasi, dan Digitalisasi Pinariya, Janette Maria; Yunia, Anita; Yulianti, Wulan; Setyaningtyas, Emilya
Journal of Servite Vol. 7 No. 2 (2025): Journal of SERVITE
Publisher : Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37535/

Abstract

Industri kopi Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan UMKM, namun masih menghadapi tantangan kualitas, konsistensi, dan keterbatasan sumber daya manusia yang kompeten. Amoza Koffie sebagai usaha kopi skala rumah tangga dan Masterbrew Indonesia sebagai lembaga pelatihan menghadapi kebutuhan peningkatan kapasitas SDM, legalitas usaha, dan digitalisasi bisnis. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan performa bisnis kopi UMKM melalui pelatihan, sertifikasi kompetensi, dan pendampingan digital berbasis kolaborasi multipihak. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dengan tahapan analisis kebutuhan, pelatihan dan pendampingan, sertifikasi kompetensi BNSP, digitalisasi bisnis, serta monitoring dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan pada Agustus–Desember 2024 di Jakarta dan Yogyakarta secara luring dan daring. Hasil program menunjukkan peningkatan kompetensi SDM melalui sertifikasi barista BNSP, keberhasilan perolehan izin PIRT, implementasi website dan aplikasi kasir, serta peningkatan penjualan sebesar 30–53% dan perluasan jangkauan pemasaran. Program ini membuktikan bahwa pendekatan holistik yang mengintegrasikan aspek teknis, manajerial, komunikasi, dan keberlanjutan efektif meningkatkan daya saing UMKM kopi. Keterlibatan LSPR Institute of Communication and Business memperkuat aspek pendampingan berbasis komunikasi dan bisnis berkelanjutan, serta menjadikan program ini relevan untuk direplikasi pada UMKM sektor lain. Kata kunci: UMKM kopi; pelatihan; sertifikasi; digitalisasi; peningkatan kapasistas; performa   The Indonesian coffee industry holds significant potential for MSME development, yet it still faces challenges related to quality, consistency, and a limited supply of qualified human resources. Amoza Koffie, a home-based coffee business, and Masterbrew Indonesia, a vocational training institution, are addressing the need to strengthen human resource capacity, improve business legality, and enhance digitalization. This community service program aims to enhance the capacity and performance of MSME coffee businesses through training, competency certification, and digital mentoring, supported by multi-stakeholder collaboration. The implementation method employs a participatory approach with stages that include needs analysis, training and mentoring, BNSP competency certification, business digitalization, and monitoring and evaluation. Activities will be held from August to December 2024 in Jakarta and Yogyakarta, both offline and online. The program results demonstrate improved human resource competency through BNSP barista certification, successful acquisition of a PIRT permit, implementation of website and cashier applications, and a 30–53% increase in sales and expanded marketing reach. This program demonstrates that a holistic approach integrating technical, managerial, communication, and sustainability aspects effectively enhances the competitiveness of coffee MSMEs. The involvement of the LSPR Institute of Communication and Business strengthens the program's communication-based and sustainable business mentoring components, thereby making it amenable to replication in other MSME sectors. Keywords: coffee MSMEs; training; certification; digitalization; capacity building; performance
Pemanfaatan Mesin Pegemasan Multifungsi dan Pemasaran Digital untuk Pengembangan UMKM Desa Pagelaran Samijayani, Octarina Nur; Purwandari, Aprilia Tri; Samiono, Bambang Eko; Fadillah, Ahmad; Wahyudi, Ikhsan; Zhalsabila, Zhalsabila; Ramadhina, Tasya Amalda
Journal of Servite Vol. 7 No. 2 (2025): Journal of SERVITE
Publisher : Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37535/

Abstract

Strategi penguatan ekonomi desa dapat diimplementasikan melalui pengembangan usaha kecil atau UMKM. Program pemberdayaan masyarakat ini dilakukan oleh tim dosen dan mahasiswa Universitas Al Azhar Indonesia di desa binaan Pagelaran, Malingping, yang terletak di Kabupaten Lebak, Banten, sekitar wilayah pesisir Jawa Barat. UMKM Desa Pagelaran menghasilkan produk-produk unggulan, antara lain kerupuk ketan, bakso ikan, gula semut, dan produk lainnya. Namun, target pasar UMKM di Pagelaran masih terbatas. Untuk menjangkau pasar yang lebih luas, tantangan yang dihadapi antara lain kemasan produk yang kurang memadai, kurang layak untuk dikirim ke lokasi yang jauh, dan kurang menarik. Solusi yang diterapkan adalah pemanfaatan mesin pengemasan multifungsi dan optimalisasi media digital. Dengan demikian, UMKM dapat meningkatkan penjualan dan mengembangkan usahanya secara berkelanjutan. Hasil dari kegiatan pemberdayaan masyarakat ini adalah 85% UMKM memiliki kemasan yang aman dan tahan lama, 100% UMKM memiliki logo dan kemasan yang menarik, UMKM memahami manfaat penggunaan mesin pengemas, menyadari pentingnya kemasan yang baik dan aman, serta berhasil menjual produknya ke lebih dari 10 daerah di luar Desa Pagelaran sehingga meningkatkan penjualan dan mendukung keberlangsungan UMKM.   The strategy for strengthening the village economy can be implemented through the development of small-scale businesses or MSMEs. The community empowerment program is implemented by a team of lecturers and students from Al Azhar University Indonesia in the assisted village of Pagelaran, Malingping, in Lebak, Banten, near the coastal area of West Java. The MSMEs in Pagelaran Village produce distinctive products, including sticky rice crackers, fish balls, ant sugar, and others. The target market for MSMEs in Pagelaran remains limited. To reach a broader market, the challenges include inadequate product packaging that is unsuitable for shipping to distant locations and is unappealing. The solution implemented is the use of multifunctional packaging machines and the optimization of digital media. Thus, MSMEs can increase sales and sustainably develop their businesses. The result of this community empowerment activity is that 85% of MSMEs have safe and durable packaging, 100% of MSMEs have attractive logos and packaging, MSMEs understand the benefits of using packaging machines, recognize the importance of good and safe packaging, and have successfully sold their products to more than 10 regions outside of Pagelaran, thereby increasing sales and supporting the sustainability of MSMEs.
Pelatihan dan Pemberdayaan OSIS SMAN 97 Jakarta dalam Membangun Keterampilan Event Management Sartika, Kartini Dwi; Yudizon, Zhafran Tsany; Siregar, Raymond; Kumaralalita, Nareswari
Journal of Servite Vol. 7 No. 2 (2025): Journal of SERVITE
Publisher : Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37535/

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterampilan event management anggota OSIS dan MPK SMAN 97 Jakarta melalui pelatihan penyusunan proposal, pitching sponsor, dan pengelolaan budget acara. Metode kegiatan meliputi pretest, pemberian materi, workshop penyusunan proposal, simulasi pitching, posttest, dan evaluasi kepuasan peserta. Hasil pretest dan posttest pada 39 peserta menunjukkan peningkatan rata-rata skor dari 9 menjadi 10, yakni dengan rata-rata peningkatan sebanyak 13,6% yang terjadi kepada 14 peserta. Sebanyak 35,9 % peserta meningkat nilainya, serta jumlah peserta dengan skor maksimal pada posttest meningkat signifikan. Evaluasi kepuasan menunjukkan 51,3% peserta sangat puas terhadap pelatihan yang diberikan. Pelatihan berbasis praktik ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri peserta dalam mengelola kegiatan serta presentasi ke sponsorship. Kegiatan ini mendukung pengembangan soft skill pelajar, khususnya dalam penguatan karakter dan kepemimpinan. Rekomendasi diberikan untuk memperluas pelatihan serupa di sekolah lain guna membangun kapasitas organisasi siswa secara berkelanjutan. Kata kunci: event management; OSIS; pelatihan; pitching sponsor; soft skills; proposal acara   ABSTRACT This community service program aims to improve the event management skills of OSIS and MPK members at SMAN 97 Jakarta through training in proposal writing, sponsor pitching, and event budget management. The activities include a pretest, material delivery, a proposal-writing workshop, a pitching simulation, a posttest, and a participant satisfaction evaluation. The pretest and posttest results from 39 participants showed an average increase in score from 9 to 10, with an average improvement of 13.6% in 14 participants. A total of 35.9% of participants improved their scores, and the number of participants achieving the maximum score in the posttest increased significantly. The satisfaction evaluation showed that 51.3% of participants were very satisfied with the training provided. This practice-based training proved effective in enhancing participants’ knowledge, skills, and confidence in managing events and presenting to potential sponsors. The program supports students’ soft-skill development, particularly in character development and leadership development. Recommendations are made to expand similar training programs to other schools to sustainably build student organization capacity. Keywords: event management; student organization; training; sponsor pitching; soft skills; event proposal

Page 1 of 1 | Total Record : 4