cover
Contact Name
Kadar Ramadhan
Contact Email
poltekita.jpm@gmail.com
Phone
+6285299159212
Journal Mail Official
poltekita.jpm@gmail.com
Editorial Address
Jl. Thalua Konchi, Mamboro, Palu Utara, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94145
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27225801     EISSN : 27225798     DOI : https://doi.org/10.33860/pjpm
Core Subject : Health,
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community health services. The scope Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat receives articles from all public service activities in the field of health.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2021)" : 10 Documents clear
Latihan Berjalan Untuk Menurunkan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi Parwata, Ni Made Ridla; Tasnim, Tasnim
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (728.25 KB) | DOI: 10.33860/pjpm.v2i1.103

Abstract

World Health Organization (WHO) (2015), menunjukkan bahwa sekitar 1,13 miliar orang di dunia menderita hipertensi. Diperkirakan pada tahun 2025 akan ada 1,5 Miliar orang yang terkena hipertensi, dan diperkirakan setiap tahunnya 10,44 juta orang meninggal akibat hipertensi dan komplikasinya. Sebanyak 34,1% penduduk Indonesia berumur >18 tahun menderita hipertensi. Sulawesi Tengah pada tahun 2017 dari 76.911 jiwa penduduk usia ≥18 tahun, sebesar 3.436 yang diukur tekanan darahnya terdapat 2.711 jiwa yang menderita Hipertensi (78,9%). Prevalensi hipertensi di kabupaten Poso pada tahun 2017 sebesar 12,85%. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini meliputi pemeriksaan tanda-tanda vital, kadar kolestrol darah dan mengecek status pernapasan (dispnea atau nyeri dada), ceramah dan diskusi, demonstrasi dan pelaksanaan Latihan Berjalan. Hasil kegiatan ini, dari 15 peserta ada 10 peserta yang mengalami penurunan tekanan dan 5 peserta tidak mengalami perubahan tekanan darah sistol. Ada 7 orang peserta yang mengalami penurunan tekanan darah diastole dan 8 orang peserta memiliki tekanan darah diastole yang sama sebelum dan sesudah latihan berjalan. Kesimpulan: Latihan berjalan dapat menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Saran: Masyarakat terutama penderita hipertensi agar dapat melakukan latihan berjalan sebagai salah satu alternatif yang mudah, murah, efektif dan efisien untuk menurunkan tekanan darah.
Peningkatan Pengetahuan Lansia tentang Kesiapsiagaan Bencana Nasional Covid-19 di Desa Rumpa Kecamatan Mapili Kabupaten Polman Fredy Akbar K; Hamdan Nur; Agustan, Idawati; Dinda Cendana Wangi
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (771.801 KB) | DOI: 10.33860/pjpm.v2i1.247

Abstract

Upaya memutuskan mata rantai penyebaran corona virus dan mengurangi jumlah korban, dilakukan melalui beberapa kebijakan dan kegiatan baik dari sector pemerintahan maupun sektor kesehatan, diantaranya proses belajar di rumah, pembatasan aktivitas diluar rumah, kegiatan ibadah didalam rumah, dan bekerja harus dirumah ditutupnya akses jalan dalam kurun waktu tertentu, pembatasan jam transportasi beropasi, pembatasan jumlah transportasi dan karantina kesehatan serta kewajiban rapid tes saat akan bepergian keluar provinsi. Namun perlunya pengetahuan lebih mengenai Covid-19 sangat diperlukan terkhususnya bagi lansia yang merupakan kelompok rentan terpapar corona virus. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memahami karakteristik lansia yang hadir dalam kegiatan tersebut dan meningkatkan pengetahuan Lansia mengenai kesiapsiagaan bencana Covid-19. Metode yang digunakan adalah metode ceramah dan diskusi. Jumlah peserta sebanyak 20 orang dan dilaksanakan di aula assamalewuang desa Rumpa. Hasil yang diperoleh karakteristik peserta pengabdian masyarakat adalah sebagai berikut: usia peserta berkisar 63 sampai dengan 80 tahun dan tingkat pendidikan antara SD dan SMP. Rerata nilai pretest adalah 68,5 dan Rerata nilai posttest 89. Terjadi peningkatan nilai rerata skor 20,5, sehingga dapat disimpulkan bahwa pemberian pengetahuan dapat meningkatkan pengetahuan Lansia mengenai kesiapsiagaan bencana Covid-19.
Memutus Mata Rantai Penularan Virus Covid-19 melalui Penggunaan Masker dan Penggunaan Alat Dispenser Hand Sanitizer di Tempat Ibadah Simbolon, Veronika Amelia; Manullang, Putri Orina; Sitanggang, Yessica Efrioni
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (862.584 KB) | DOI: 10.33860/pjpm.v2i1.290

Abstract

Penyakit korona merupakan penyakit dengan tingkat penularan yang cukup tinggi dan WHO telah menetapkan penyakit ini sebagai masalah kesehatan global (pandemik) dan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat yang Meresahkan Dunia, sehingga perlu upaya perlindungan kesehatan masyarakat yang bertujuan untuk mencegah terjadinya penularan dalam skala luas. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengetahui kemauan dan kemampuan jemaat dalam melakukan pencegahan penularan virus corona bagi diri sendiri, keluarga maupun lingkungan. Metode kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu sosialisasi dan himbauan kepada jemaat Gereja HKBP di Kota Tanjungpinang. Lokasi pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat adalah Gereja HKBP Kota Tanjungpinang, Gereja HKBP Nomensen Melayu Kota Piring dan Gereja HKBP Bintan Center. Jumlah peserta dalam kegiatan ini adalah seluruh jemaat yang hadir saat ibadah berlangsung. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat diketahui bahwa penerapan protokol kesehatan pada Gereja HKBP di Kota Tanjungpinang sudah sesuai anjuran pemerintah. Pihak gereja selalu menghimbau jemaat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Sebagian besar jemaat sudah mematuhi protokol kesehatan, hanya sebagian kecil yang belum memahami aturan cara menggunakan masker dengan benar).
Trainning of Fasilitator Bagi Kader Kesehatan Program Penyakit Tidak Menular dalam Pencegahan dan Pengendalian Potensi Stroke Dunggio, Abdul Rivai Saleh; Hitijahubessy, Christy Natalia Magdalena; Setyowati, Sri Eny
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (727.52 KB) | DOI: 10.33860/pjpm.v2i1.357

Abstract

Di kota Ambon penyakit tidak menular selama 3 tahun terakhir ini terjadi kecenderungan peningkatan kasus penyakit tidak menular terutama penyakit tekanan darah tinggi. RW 08 Desa Batu Merah Kota Ambon belum mempunyai kader penyakit tidak menular sedangkan pada RT 02/RW 08 ditemukan pasien stoke. Tujuan pengabdian masyarakat adalah memberikan pelatihan dengan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam upaya untuk mengendalikan dan mencegah potensi stroke. Kegiatan ini dilakukan dengan metode ceramah dan pemberian leaflet tentang hipertensi dan simulasi tentang cara mengukur tekanan darah. Karakteristik peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 13 orang. Hasil yang diperoleh bahwa peserta terbanyak laki-laki 8 orang (62%) dengan kisaran umur 26-35 sebanyak 7 orang (53%) dan berpendidikan SMA 12 orang (92%). Pengetahuan peserta berada pada tingkat baik 10 orang (77%). Sedangkan kompetensi kader pada tahap pengujian pertama 2 orang (15%) kompeten dan tahap kedua 10 orang (77%) kompeten. Kesimpulannya bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampiran kader setelah dilakukan pelatihan.
Evaluasi Keberhasilan Kelompok Pendukung ASI Eksklusif (KP-ASI) terhadap Cakupan ASI Eksklusif Kaparang, Mercy Joice; Nurbaeti, Sri; Damayanti, Vivi Putri
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (704.664 KB) | DOI: 10.33860/pjpm.v2i1.365

Abstract

Kesiapan seorang ibu untuk memberikan ASI secara eksklusif kepada bayinya dapat dipengaruhi dari berbagai arah baik dari keluarga, tenaga kesehatan, ataupun peer support (dukungan sebaya) dalam komunitas ibu menyusui yang menyelesaikan permasalahan ibu selama pemberian ASI. Tujuan kegitan mengevaluasi keberhasilan Kelompok Pendukung ASI Eksklusif (KP-ASI) terhadap cakupan ASI eksklusif. Metode yang digunakan merupakan ceramah dan tanya jawab, diskusi pendampingan, evaluasi melalui pemberian kuesioner. Sasaran yaitu KP-ASI terhadap ibu dengan kehamilan usia 28-40 minggu pada trimester III hingga menyusui bayi sebanyak 56 responden. Hasil kegiatan ini menunjukkan dari 56 responden, terdiri dari 28 orang ibu yang bergabung dengan KP-ASI, bayi yang diberikan ASI eksklusif sebesar 82,1%. Adapun, sebanyak 28 orang ibu yang tidak bergabung dengan KP-ASI, bayi yang diberikan ASI eksklusif sebesar 14,3%. Kesimpulan dalam kegiatan ini yaitu KP-ASI terhadap cakupan ASI eksklusif tercapai. Berdasarkan hasil kegiatan, disarankan bagi puskesmas KP-ASI tidak hanya ditujukan bagi kader posyandu dan sebagian ibu akan tetapi bagi seluruh ibu yang akan mempunyai bayi sehingga pemberian ASI dilakukan secara eksklusif dan cakupan ASI dapat meningkat secara signifikan.
Latihan Berjalan Untuk Menurunkan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi Ni Made Ridla Parwata; Tasnim Tasnim
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (728.25 KB) | DOI: 10.33860/pjpm.v2i1.103

Abstract

World Health Organization (WHO) (2015), menunjukkan bahwa sekitar 1,13 miliar orang di dunia menderita hipertensi. Diperkirakan pada tahun 2025 akan ada 1,5 Miliar orang yang terkena hipertensi, dan diperkirakan setiap tahunnya 10,44 juta orang meninggal akibat hipertensi dan komplikasinya. Sebanyak 34,1% penduduk Indonesia berumur >18 tahun menderita hipertensi. Sulawesi Tengah pada tahun 2017 dari 76.911 jiwa penduduk usia ≥18 tahun, sebesar 3.436 yang diukur tekanan darahnya terdapat 2.711 jiwa yang menderita Hipertensi (78,9%). Prevalensi hipertensi di kabupaten Poso pada tahun 2017 sebesar 12,85%. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini meliputi pemeriksaan tanda-tanda vital, kadar kolestrol darah dan mengecek status pernapasan (dispnea atau nyeri dada), ceramah dan diskusi, demonstrasi dan pelaksanaan Latihan Berjalan. Hasil kegiatan ini, dari 15 peserta ada 10 peserta yang mengalami penurunan tekanan dan 5 peserta tidak mengalami perubahan tekanan darah sistol. Ada 7 orang peserta yang mengalami penurunan tekanan darah diastole dan 8 orang peserta memiliki tekanan darah diastole yang sama sebelum dan sesudah latihan berjalan. Kesimpulan: Latihan berjalan dapat menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Saran: Masyarakat terutama penderita hipertensi agar dapat melakukan latihan berjalan sebagai salah satu alternatif yang mudah, murah, efektif dan efisien untuk menurunkan tekanan darah.
Peningkatan Pengetahuan Lansia tentang Kesiapsiagaan Bencana Nasional Covid-19 di Desa Rumpa Kecamatan Mapili Kabupaten Polman Fredy Akbar K; Hamdan Nur; Idawati Agustan; Dinda Cendana Wangi
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (771.801 KB) | DOI: 10.33860/pjpm.v2i1.247

Abstract

Upaya memutuskan mata rantai penyebaran corona virus dan mengurangi jumlah korban, dilakukan melalui beberapa kebijakan dan kegiatan baik dari sector pemerintahan maupun sektor kesehatan, diantaranya proses belajar di rumah, pembatasan aktivitas diluar rumah, kegiatan ibadah didalam rumah, dan bekerja harus dirumah ditutupnya akses jalan dalam kurun waktu tertentu, pembatasan jam transportasi beropasi, pembatasan jumlah transportasi dan karantina kesehatan serta kewajiban rapid tes saat akan bepergian keluar provinsi. Namun perlunya pengetahuan lebih mengenai Covid-19 sangat diperlukan terkhususnya bagi lansia yang merupakan kelompok rentan terpapar corona virus. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memahami karakteristik lansia yang hadir dalam kegiatan tersebut dan meningkatkan pengetahuan Lansia mengenai kesiapsiagaan bencana Covid-19. Metode yang digunakan adalah metode ceramah dan diskusi. Jumlah peserta sebanyak 20 orang dan dilaksanakan di aula assamalewuang desa Rumpa. Hasil yang diperoleh karakteristik peserta pengabdian masyarakat adalah sebagai berikut: usia peserta berkisar 63 sampai dengan 80 tahun dan tingkat pendidikan antara SD dan SMP. Rerata nilai pretest adalah 68,5 dan Rerata nilai posttest 89. Terjadi peningkatan nilai rerata skor 20,5, sehingga dapat disimpulkan bahwa pemberian pengetahuan dapat meningkatkan pengetahuan Lansia mengenai kesiapsiagaan bencana Covid-19.
Memutus Mata Rantai Penularan Virus Covid-19 melalui Penggunaan Masker dan Penggunaan Alat Dispenser Hand Sanitizer di Tempat Ibadah Veronika Amelia Simbolon; Putri Orina Manullang; Yessica Efrioni Sitanggang
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (862.584 KB) | DOI: 10.33860/pjpm.v2i1.290

Abstract

Penyakit korona merupakan penyakit dengan tingkat penularan yang cukup tinggi dan WHO telah menetapkan penyakit ini sebagai masalah kesehatan global (pandemik) dan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat yang Meresahkan Dunia, sehingga perlu upaya perlindungan kesehatan masyarakat yang bertujuan untuk mencegah terjadinya penularan dalam skala luas. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengetahui kemauan dan kemampuan jemaat dalam melakukan pencegahan penularan virus corona bagi diri sendiri, keluarga maupun lingkungan. Metode kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu sosialisasi dan himbauan kepada jemaat Gereja HKBP di Kota Tanjungpinang. Lokasi pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat adalah Gereja HKBP Kota Tanjungpinang, Gereja HKBP Nomensen Melayu Kota Piring dan Gereja HKBP Bintan Center. Jumlah peserta dalam kegiatan ini adalah seluruh jemaat yang hadir saat ibadah berlangsung. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat diketahui bahwa penerapan protokol kesehatan pada Gereja HKBP di Kota Tanjungpinang sudah sesuai anjuran pemerintah. Pihak gereja selalu menghimbau jemaat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Sebagian besar jemaat sudah mematuhi protokol kesehatan, hanya sebagian kecil yang belum memahami aturan cara menggunakan masker dengan benar).
Trainning of Fasilitator Bagi Kader Kesehatan Program Penyakit Tidak Menular dalam Pencegahan dan Pengendalian Potensi Stroke Abdul Rivai Saleh Dunggio; Christy Natalia Magdalena Hitijahubessy; Sri Eny Setyowati
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (727.52 KB) | DOI: 10.33860/pjpm.v2i1.357

Abstract

Di kota Ambon penyakit tidak menular selama 3 tahun terakhir ini terjadi kecenderungan peningkatan kasus penyakit tidak menular terutama penyakit tekanan darah tinggi. RW 08 Desa Batu Merah Kota Ambon belum mempunyai kader penyakit tidak menular sedangkan pada RT 02/RW 08 ditemukan pasien stoke. Tujuan pengabdian masyarakat adalah memberikan pelatihan dengan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam upaya untuk mengendalikan dan mencegah potensi stroke. Kegiatan ini dilakukan dengan metode ceramah dan pemberian leaflet tentang hipertensi dan simulasi tentang cara mengukur tekanan darah. Karakteristik peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 13 orang. Hasil yang diperoleh bahwa peserta terbanyak laki-laki 8 orang (62%) dengan kisaran umur 26-35 sebanyak 7 orang (53%) dan berpendidikan SMA 12 orang (92%). Pengetahuan peserta berada pada tingkat baik 10 orang (77%). Sedangkan kompetensi kader pada tahap pengujian pertama 2 orang (15%) kompeten dan tahap kedua 10 orang (77%) kompeten. Kesimpulannya bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampiran kader setelah dilakukan pelatihan.
Evaluasi Keberhasilan Kelompok Pendukung ASI Eksklusif (KP-ASI) terhadap Cakupan ASI Eksklusif Mercy Joice Kaparang; Sri Nurbaeti; Vivi Putri Damayanti
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (704.664 KB) | DOI: 10.33860/pjpm.v2i1.365

Abstract

Kesiapan seorang ibu untuk memberikan ASI secara eksklusif kepada bayinya dapat dipengaruhi dari berbagai arah baik dari keluarga, tenaga kesehatan, ataupun peer support (dukungan sebaya) dalam komunitas ibu menyusui yang menyelesaikan permasalahan ibu selama pemberian ASI. Tujuan kegitan mengevaluasi keberhasilan Kelompok Pendukung ASI Eksklusif (KP-ASI) terhadap cakupan ASI eksklusif. Metode yang digunakan merupakan ceramah dan tanya jawab, diskusi pendampingan, evaluasi melalui pemberian kuesioner. Sasaran yaitu KP-ASI terhadap ibu dengan kehamilan usia 28-40 minggu pada trimester III hingga menyusui bayi sebanyak 56 responden. Hasil kegiatan ini menunjukkan dari 56 responden, terdiri dari 28 orang ibu yang bergabung dengan KP-ASI, bayi yang diberikan ASI eksklusif sebesar 82,1%. Adapun, sebanyak 28 orang ibu yang tidak bergabung dengan KP-ASI, bayi yang diberikan ASI eksklusif sebesar 14,3%. Kesimpulan dalam kegiatan ini yaitu KP-ASI terhadap cakupan ASI eksklusif tercapai. Berdasarkan hasil kegiatan, disarankan bagi puskesmas KP-ASI tidak hanya ditujukan bagi kader posyandu dan sebagian ibu akan tetapi bagi seluruh ibu yang akan mempunyai bayi sehingga pemberian ASI dilakukan secara eksklusif dan cakupan ASI dapat meningkat secara signifikan.

Page 1 of 1 | Total Record : 10