Fredy Akbar K
Akper yppp wonomulyo

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Peningkatan Pengetahuan Lansia tentang Kesiapsiagaan Bencana Nasional Covid-19 di Desa Rumpa Kecamatan Mapili Kabupaten Polman Fredy Akbar K; Hamdan Nur; Idawati Agustan; Dinda Cendana Wangi
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (771.801 KB) | DOI: 10.33860/pjpm.v2i1.247

Abstract

Upaya memutuskan mata rantai penyebaran corona virus dan mengurangi jumlah korban, dilakukan melalui beberapa kebijakan dan kegiatan baik dari sector pemerintahan maupun sektor kesehatan, diantaranya proses belajar di rumah, pembatasan aktivitas diluar rumah, kegiatan ibadah didalam rumah, dan bekerja harus dirumah ditutupnya akses jalan dalam kurun waktu tertentu, pembatasan jam transportasi beropasi, pembatasan jumlah transportasi dan karantina kesehatan serta kewajiban rapid tes saat akan bepergian keluar provinsi. Namun perlunya pengetahuan lebih mengenai Covid-19 sangat diperlukan terkhususnya bagi lansia yang merupakan kelompok rentan terpapar corona virus. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memahami karakteristik lansia yang hadir dalam kegiatan tersebut dan meningkatkan pengetahuan Lansia mengenai kesiapsiagaan bencana Covid-19. Metode yang digunakan adalah metode ceramah dan diskusi. Jumlah peserta sebanyak 20 orang dan dilaksanakan di aula assamalewuang desa Rumpa. Hasil yang diperoleh karakteristik peserta pengabdian masyarakat adalah sebagai berikut: usia peserta berkisar 63 sampai dengan 80 tahun dan tingkat pendidikan antara SD dan SMP. Rerata nilai pretest adalah 68,5 dan Rerata nilai posttest 89. Terjadi peningkatan nilai rerata skor 20,5, sehingga dapat disimpulkan bahwa pemberian pengetahuan dapat meningkatkan pengetahuan Lansia mengenai kesiapsiagaan bencana Covid-19.
Gambaran Tingkat Pengetahuan Siswa/i Kelas V dan VI SD Negeri 042 INP tentang Pencegahan Covid-19 Di Desa Buku Rani Bustan; Idawati Ambohamsah; Farmin Arfan; Fredy Akbar K
Nursing Inside Community Vol. 3 No. 2 (2021): Nursing Inside Community
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wabah penyakit coronavirus (COVID-19) telah di nyatakan darurat kesehatan masyarakat oleh World Health Organization (WHO) dan virusnya kini telah menyebar ke banyak Negara dan wilayah. Banyak korban telah meninggal yang di sebabkan COVID-19 di tularkan melalui kontak langsung dengan orang yang terinfeksi. Penting bagi warga sekolah terutama Siswa/i SD mengetahui tindakan pencegahan penularan Covid-19 untuk mencegah potensi penyebaran covid-19 di lingkungan sekolah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan Siswa/I SD Negri 042 INP desa buku tentang pencegahan covid-19.Jenis penelitian yang di gunakan adalah penelitian deskriptif dengan metode purposive sampling. Penelitian dilakukan di SD NEGRI 042 INP Desa Buku, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat pada bulan agustus 2020. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh Siswa/i kelas V dan VI di SD NEGERI 042 INP Desa Buku yang berjumlah 50 orang hasil penelitian menujukkan bahwa dari 50 responden, hampir sebagian besar responden memiliki pengetahuan kurang sebesar 32 responden (20%). responden yang memiliki pengetahuan cukup yaitu sebanyak 10 responden ( 50% ), dan sedikit sekali bagian responden yang memiliki pengetahuan baik yaitu 8 responden ( 16% )
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Pada Ibu Yang Memiliki Balita Gizi Kurang Ikhsan Abdu; Fredy Akbar K; Darmiati
Nursing Inside Community Vol. 3 No. 2 (2021): Nursing Inside Community
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Orang tua tentunya berperan penting terhadap kondisi status gizi balitanya maka dari itu perlu adanya pendekatanSystem Family Centered Care yang dapat berkolaborasi antara peran orang tua dengan tenaga profesional. Berdasarkanhasil pemantauan status gizi tahun 2017 persentase balita gizi kurang provinsi Sulawesi barat sebesar 19,9%. Dikabupaten Polewali Mandar menjadi kabupaten dengan balita gizi kurang sebesar 19%, berada pada posisi 4 dari 6Kabupaten. Penelitian dilakukan di Desa Rumpa dan Desa Buku, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar,Provinsi Sulawesi Barat. Metode penelitian yang digunakan ialah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Crosssectional. Penelitian ini mengelompokkan anggota sampel yang dibagi kedalam dua kelompok dengan perlakuan yangberbeda yaitu kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Waktu penelitian dimulai pada tanggal 27 Juli-05 September2020. Data diolah menggunakan analisis statistic uji chi-square yang digunakan untuk membandingkan mean atau ratarata nilai pengetahuan ibu balita antar kelompok, baik pada saat sebelum maupun setelah pemberian PendidikanKesehatan. Penelitian dilakukan dengan sampel yaitu ibu yang memiliki balita gizi kurang dengan jumlah respondensebanyak 70 orang yang dengan masing-masing kelompok berjumlah 35 orang. Hasil penelitian didapatkan bahwatingkat pengetahuan pada kelompok perlakuan sebelum diberikan pendidikan kesehatan dan setelah diberikan terdapatperubahan ataupun peningkatan pengetahuan pada ibu balita dengan nilai p value=0,048. Namun pada kelompok kontrolpada ibu balita gizi kurang tidak menunjukkan adanya perubahan, Hal ini dikarenakan ibu balita tidak mendapatkanintervensi pendidikan kesehatan sehingga pengetahuan ibu tidak mengalami peningkatan.
Faktor Determinan Yang Mempengaruhi Terjadinya Gizi Kurang Pada Balita Di Kabupaten Polewali Mandar Fredy Akbar K
J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 4, No 2 (2018): J-Kesmas Volume 4, Nomor 2, Nopember 2018
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jkesmas.v4i2.251

Abstract

Status gizi kurang dan gizi buruk memberi konstribusi terhadap angka kematian balita, dimana angka kematian balita (AKABA) yang tertinggi di Indonesia adalah Sulawesi Barat yaitu 96 per 1.000 kelahiran hidup (Kemenkes 2014). Dinas kesehatan Kabupaten Polewali Mandar melaporkan selama tahun 2015 balita yang mengalami gizi kurang sebanyak 1.186 balita kasus pada laki-laki sebanyak 590 balita dan kasus pada perempuan sebanyak 596 balita dan Puskesmas yang paling tinggi angka giziĀ  kurangnya yaitu Puskesmas Pambusuang sebesar 143 balita. Gizi menjadi bagian yang sangat penting dalam pertumbuhan dan perkembangan anak, Apabila seorang anak terkena difisiensi gizi maka kemungkinan besar anak akan mudah terkena infeksi Oleh karena itu diperlukan suatu identifikasi melalui penelitian dengan tujuan untuk mengetahui apakah pendidikan, pemberian makan, dan pendapatan mempengaruhi terjadinya gizi kurang pada balita agar kita dapat keluar dari masalah gizi. Penelitian ini menggunakan metode survey analitik cross sectional. Teknik pengambilan sampel dengan Purposive Sampling yang memenuhi kriteria penelitian sebanyak 80 orang. Hasil penelitian menunjukkan pendidikan rendah berpengaruh terhadap terjadinya gizi kurang dimana nilai X2 hitung > X2 tabel (4,406 > 3,841), Pemberian makan Ibu yang kurang berpengaruh terhadap terjadinya gizi kurang pada balita hal ini dibuktikan dengan hasil uji statistik nilai X2 hitung > X2 tabel (21,607 > 3,841), Sedangkan berdasarkan hasil penelitian Pendapatan keluarga tidak berpengaruh terhadap terjadinya gizi kurang pada balita hal ini terlihat dari hasil uji statistikĀ  nilai X2 hitung < X2 tabel (1,667 < 3,841).
MODIFIKASI MAKANAN UNTUK MENINGKATKAN GIZI BALITA DI KABUPATEN POLEWALI MANDAR Fredy Akbar K; Idawati Ambohamsah; Rezki Amelia
Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Vol. 12 No. 1, Januari 2021
Publisher : Universitas Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.882 KB) | DOI: 10.34035/jk.v12i1.614

Abstract

Penanggulangan balita gizi kurang dilakukan dengan cara modifikasi makanan atau berubah bentuk dan rasa makanan dari yang kurang menarik menjadi lebih menarik dan menampilkan bentuk yang lebih bagus dari aslinya.pemenuhan gizi pada balita berkaitan erat pada fungsi keluarga,dengan demikian keluarga mempunyai peran penting dalam praktik pemenuhan gizi balita. Adapun upaya atau strategi yang akan dilakukan penulis yaitu melakukan intervensi pendekatan dengan menggunakan system family Center Care kepada keluarga dalam melakukan kalaborasi guna memenuhi gizi pada balita secara mandiri yaitu melakukan modifikasi makanan balita. Berdasarkan hasil pemantauan Gizi tahun 2017 presentase gizi kurang Provinsi Sulawesi Barat balita sebesar 19,9% Dari 6 kabupaten di Sulawesi Barat Kabupaten Polewali Mandar berada pada posisi 4. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk melakukan modifikasi makanan pada balita untuk mengurangi prevalensi gizi kurang pada balita, dengan menggunakan jenis penelitian kuantitatif menggunakan design quasi eksperimental dan menggunakan lembar observasi guna mengetahui faktor yang menjadi masalah gizi pada balita penelitian ini digunakan karena peneliti mengelompokkan anggota sampel dan dibagi kedalam dua kelompok dengan perlakuan yang berbeda yaitu kelompok perlakuan dan kelompok control. Penelitian dilakukan di Desa Rumpa dan Buku, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat. Waktu penelitian dimulai pada tanggal 27 Juli dan 05 September 2020. Data diolah dengan menggunakan analisis data uji statistic Chi Squart dengan tingkat signifikan p<0,05 dan jumlah responden sebanyak 70 orang dengan masing-masing kelompok berjumlah 35 orang. Hasil penelitian pada kelompok perlakuan mengalami perubahan yang signifikan sedangkan pada kelompok control tidak menunjukkan adanya perubahan yang signifikan. Malnutrition is still one of the main public health problems in Indonesia,The prevalence of malnutrition in Indonesia is still quite high. Based on the results of nutrition monitoring in 2017 the percentage of undernutrition in West Sulawesi Province under five was 19.9% ??of 6 district in West Sulawesi Polewali Mandar district is in position 4. Objectives This research was conducted to modify food in toddlers forreduce the prevalence of malnutrition in children under five and to practice manufacturing methods PMT in malnourished mothers of children under five. This type of research is quantitative and research design isquasi experimental and use the observation sheet to determine which factors become a nutritional problem in toddlers. The study population was all children under five with nutritional status less in two villages namely Rumpa Village and Buku Village, Mapilli District, Polewali Regency Mandar West Sulawesi. The number of samples is 70 respondents divided into 2 groups (treatment group and control group) each research group there are 35 respondents according to the research inclusion criteria. Sampling technique using the observation sheet and processing the data using Paired test data analysis sample t test, with a significant level of p <0.05. The timing of the study began on the 27 July and September 05 2020. Research results There is a significant relationship between food modification (menu preparation, food processing, food presentation and methods feeding) and the practice of how to make PMT Toddler results obtained a significant level p value (p = 0.00) and there is an effect of food modification and practice of making PMT to changes in body weight under five. Obtained well-nourished toddlers as much as 18 (52.4) 17 (47.6) people and children under five who were still malnourished.