cover
Contact Name
Sri Lestari
Contact Email
sri.lestari@fkip.um-surabaya.ac.id
Phone
+62313811966
Journal Mail Official
jurnalhumanism@gmail.com
Editorial Address
Sutorejo No 59 Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27210138     EISSN : 27228061     DOI : http://dx.doi.org/10.30651/hm.v1i2
Humanism merupakan jurnal pengabdian masyaraka multidisiplin ilmiah. Jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Surabaya ini diharapkan menjadi wadah ilmiah untuk pengabdian kalangan akdemisi ataupun peneliti. Artikel yang dimuat dalam jurnal humanism berbentuk pengabdian masyarakat dengan basis penelitian seperti Participatory Action Research, Riset berbasis kemasyarakatan yang mengutamakan pada pengembangan masyarakat baik berupa layanan pembelajaran, pelatihan, atau pemberdayaan. Artikel pada jurnal ini bertujuan untuk menyebarkan ide dan pemikiran konseptual dari hasil penelitian yang telah dilakukan di masyarakat. Ide dan pemikiran konseptual sebaiknya dapat menyelesaikan permasalahan terkait dengan layanan masyrakat. Artikel dalam jurnal dapat berisi tentang kegiatan pelayanan masyarakat dalam menangani berbagai masalah dan potensi yang ada. Aktivitas pelayanan diharapkan juga melibatkan masyarakat terkait dan mitra. Kegiatan pelayanan yang tertulis dalam jurnal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan diorganisasi oleh peniliti berkerjasama dengan mitra.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 3 (2022): Desember" : 12 Documents clear
Peningkatan Kesadaran Masyarakat Melalui Edukasi Protokol Kesehatan dan Vaksinasi Sebagai Upaya Peningkatan Imunitas Tubuh Pasca Pandemi Covid-19 Maslis Zumaroh; Bagus Dwi Hikmawan; Shilvia Anggraini; Lilis Fatmawati
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 3 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/hm.v3i3.14444

Abstract

Masker adalah alat pelindung diri yang dirancang untuk melindungi pengguna dari menghirup partikel udara dan melindungi kesehatan saluran pernafasan. Penggunaan masker mengurangi infeksi influenza dan coronavirus pada manusia dengan mencegah penyebaran percikan yang dapat menyebabkan infeksi dari orang yang terinfeksi ke orang lain dan kemungkinan kontaminasi lingkungan. Kurangnya perhatian terhadap protokol kesehatan dan pemahaman tentang vaksin membuat warga desa Roomo masih terdapat warga yang belum vaksin secara keseluruhan. Sedangkan di Desa Roomo hampir seluruh masyarakat khususnya RT 02 RW 02 tidak terlihat masyarakat yang menggunakan masker saat keluar rumah, mereka merasa bahwa penggunaan masker tidak terlalu penting dan kurang berpengaruh bagi kesehatan mereka. Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya protocol kesehatan dan vaksinasi dala rangka meningkatkan imunitas tubuh. Target utama dari program pengabdian masyarakat ini adalah banyaknya masyarakat di Desa Roomo yang mayoritas bekerja yang dala artian sangat vital terhadap penyebaran covid19. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan oleh Tim KKN Desa Roomo khususnya dari Program Studi Ilmu Keperawatan dan Dosen Pembimbing Lapangan guna memberikan edukasi atau wawasan kepada masyarakat tentang protocol kesehatan dan vaksinasi dalam mencegah penyebaran covid19 pada pasca pandemi. Adapun metode yang dilakukan adalah dengan pemberian edukasi kesehatan melalui penyuluhan dan sosialisasi kepada sasaran yaitu masyarakat. Pengabdian masyarakat ini bertempat di Rumah Pak RW 02 RT 02 Desa Roomo Manyar Gresik, dilaksanakan pada tanggal 31 Juli 2022 sampai 01 Agustus 2022. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan masyarakat semakin sadar dan peduli akan pencegahan covid 19 dengan memakai masker dan melakukan vaksinasi, serta tetap menerapkan protokol kesehatan dengan baik sehingann terjadinya peningkatan pemahaman dan peningkatan kesadaran masyarakat dalam mencegah penularan terhadap covid19. Sehingga terciptanya media edukasi yang bisa menjadi pedoman atau pegangan masyarakat dalam mencegah dan mengantisipasi penyebaran covid19, serta tetap melaksanakan protocol kesehatan dimanapun dan kapanpun saat keluar rumah walaupun terjadi penurunan angka covid19
Program Penguatan Keluarga (Family Strengthening) Sebagai Upaya Preventif Kasus Perceraian Pada Masyarakat Pinggiran Sungai Martapura Rika Vira Zwagery; Neka Erlyani; Ghina Salsabila; Norlaila Norlaila; Noryenni Fazrianti; Indah Mutia Hanifa
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 3 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/hm.v3i3.15303

Abstract

Abstrak  Kalimantan Selatan termasuk dalam 10 besar provinsi dengan penduduk berstatus cerai hidup terbanyak dengan jumlah sebanyak 84.095 kasus, salah satunya di Kabupaten Banjar yang terus meningkat setiap tahunnya. Kasus perceraian yang terjadi disebabkan karena beberapa hal, antara lain kurangnya pemahaman mengenai keluarga, kurangnya kemampuan resolusi konflik dalam rumah tangga, dan ketidaksiapan pasangan. Pengabdian ini dilakukan untuk pelatihan mengenai family strengthening dengan teknik psikoedukasi untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang keluarga dan cara penguatan keluarga, meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya arti keluarga sehingga dapat meminimalisir kemungkinan terjadinya perceraian dalam keluarga. Sasaran dari program ini adalah masyarakat yang telah menikah di Desa Pekauman Ulu, Kabupaten Banjar. Evaluasi dilakukan untuk mengukur kepuasaan masyarakat terhadap program dan skala pengetahuan mengenai penguatan keluarga. Berdasarkan evaluasi, diketahui bahwa bahwa 94% peserta puas dengan pelayanan yang diberikan, 97% peserta menilai bahwa materi yang diberikan serta pemateri memiliki penguasaan materi yang baik, 92% peserta puas dengan fasilitas yang diberikan. Selain itu, berdasarkan follow up yang dilakukan diketahui bahwa 100% peserta menungkapkan peningkatan pemahaman mengenai penguatan keluarga, komunikasi dalam keluarga, serta adanya upaya preventif pada kasus perceraian dalam keluarga.Kata Kunci: Masyarakat pinggiran sungai, penguatan keluarga, perceraian

Page 2 of 2 | Total Record : 12