cover
Contact Name
Bangun I R Harsritanto
Contact Email
bangunirh@arsitektur.undip.ac.id
Phone
+6281229999446
Journal Mail Official
jpps@arsitektur.undip.ac.id
Editorial Address
architecture campuss, faculty of engineering, Universitas Diponegoro, Jl Prof Soedarto SH, Tembalang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Poster Pirata Syandana
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 27156397     DOI : -
Jurnal Poster Pirata Syandana (ISSN : 2715-6397)is an architecture poster journal publication in colaboration of Department of Architecture in Engineering Faculty at Diponegoro University with TA committee. Jurnal Poster Pirata Syandana is a scientific publication and communication media of design methods architecture design, human settlement, building construction, history of architecture, environmental design and building sciences. architecture education material and behaviour in architecture
Articles 115 Documents
Search results for , issue "PERIODE 154 (Juni 2022)" : 115 Documents clear
HOME-OFFICE APARTMENT DENGAN FASILITAS MINI MALL DI SOLO BARU mohammad aksha naufal falahi
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 154 (Juni 2022)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Kota yang secara fisik sudah padat bangunan, semakin hari tidak dapat menampung kegiatan penduduk yang ada di kota tersebut. Sehingga akan mengakibatkan terjadinya pelebaran permukiman di daerah pinggiran kota. Sebagai kota terpadat di Daerah Karesidenan Surakarta, Kota Surakarta memiliki pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi. Namun, dengan terbatasnya lahan dan kebutuhan hunian yang semakin meningkat, Kotamadya Surakarta melakukan perluasan pada wilayah penyangga yang termasuk ke dalam wilayah SUBOSUKO WONOSRATEN, yaitu Kawasan Solo Baru di Kabupaten Sukoharjo. Selain itu, investasi pembangunan di Kawasan Solo Baru sangat berpotensi karena kurangnya investasi tersebut di Kota Surakarta akibat kurangnya lahan yang tersedia. perancangan apartemen dihadirkan sebagai solusi mengatasi permasalah kebutuhan lahan, dan potensi investasi di bidang pembangunan. Berdasarkan fenomena tersebut dapat disimpulkan bahwa Kotamadya Surakarta membutuhkan apartemen yang dapat memenuhi kebutuhan hunian penduduk. Kawasan Solo Baru yang sangat berkembang sebagai perluasan wilayah Kotamadya Surakarta merupakan potensi yang dapat diambil untuk jangka kedepannya. Home-office merupakan penerapan konsep dimana hunian tempat tinggal memiliki ruangan yang digunakan sebagai tempat kerja penghuni. Mini mall merupakan konsep mall dengan ruang terbuka dan memfokuskan kepada outdoor pedestrian.  Pendekatan desain ini diharapkan dapat mengatasi masalah kebutuhan hunian di Kota Surakarta.    
PERANCANGAN SMA SEMESTA DI KABUPATEN KUDUS DENGAN PENDEKATAN KONSEP BIOFILIK Raisal Rais Noor
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 154 (Juni 2022)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan perkembangan dan perubahan zaman, dibutuhkan sarana yang memadai dan mendukung dalam mempersiapkan sumber daya manusia sedini mungkin. Melalui pendidikan formal seperti sekolah, baik dari pemerintah maupun swasta, masyarakat memiliki banyak pilihan untuk menyekolahkan putra-putrinya. Sekolah sebagai tempat menimba ilmu dan berkegiatan, tentunya akan turut serta baik secara langsung maupun tidak langsung mempengaruhi siswa baik secara fisik dan mental. Lingkungan belajar yang baik juga diharapkan akan mendukung kegiatan pembelajaran yang nyaman dan aman. Kabupaten Kudus sebagai salah satu kabupaten kecil yang terletak di Provinsi Jawa Tengah memiliki potensi untuk dikembangkannya satu sekolah baru yang sangat memperhatikan kondisi fisik bangunan yang diharapkan akan menjadi contoh untuk institusi lain. Dengan kondisi fisik dan lingkungan yang masih mendukung, perancangan sekolah dengan pendekatan konsep biofilik tepat apabila di aplikasikan pada fasilitas dengan tingkat terjadinya stres dan kesibukan yang tinggi seperti kantor dan sekolah.
PERANCANGAN PASAR TRADISIONAL KROYA YANG ANTISIPATIF TERHADAP OKUPANSI LIAR PKL Dimas Iqbal Darmawan
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 154 (Juni 2022)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasar TradisionalKroyaterletak di Jalan Jend. A. Yani, DesaBajing, KecamatanKroya, KabupatenCilacap . Dibangun pada tahun 2002 di lahanseluas 13215 m2,dengan lingkungansekitarmerupakankawasanperdagangan, perkantoran dan pemukimanpenduduk. Keberadaan Pasar TradisionalKroya yang strategismenjadi magnet para pedagang dan pengunjunguntukmelakukantransaksijualbelibarang. Kegiatanperdagangan Pasar Kroyatidakhanyaterjadi di dalambangunan pasar saja, namun juga terjadi di luarbangunan, haltersebutberbandingterbalikdenganperancangan Pasar Kroya yang hanyamenyediakanruangberdagang di dalambangunan yang mengakibatkanpedagangmengokupansifasilitas-fasilitasumumseperti area parkirkendaraan, trotoar dan bahu jalan. Dampakdaripenggunaan area parkirkendaraan, trotoar dan bahu jalan yang digunakanuntukruangdagang oleh pedagang, khususnyapedagang kaki lima adalahberkurangnyalahanparkir dan kemacetanjalan. Makaperencanaan dan perancanganulang Pasar TradisionalKroyaperludilakukanuntukmemberikanfasilitasinfrastruktur yang mampumewadahikegiatan-kegiatanperdagangantanpamengambilhakdariruangpubliklingkungansekitar pasar denganmeresponkebutuhanruangdagangpedagang kaki lima.
PABRIK GARMENT DAN SHOWROOM DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR JAWA TENGAH Kristian Agni Prakosa
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 154 (Juni 2022)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Jawa Tengah merupakansalahsatupengerakrodaperekonomian yang besar. indusrti yang cukupbanyakadalahindustriTekstil. Industri garment adalahindustri yang memproduksibahankainberupapakaian. Sektorindustriinisangatmenguntungkanbagiperekonomiannegaraselainitujugamemberikanlapanganpekerjaanbagimasyarakat. Industri garment sendirimasukkedalamkategoriindustritekstilhilir yang mengolahkainmenjadipakaianjadi.  Proses produksiindustriinidimulaidari sampling (perancanganpola), cutting (pemotonganpoladarikain), sewing (penjahitan), finishing (penyetrikaandanpemasanganaksesori), packing, danpengiriman. BerdasarkanPeraturanMenteriTenagaKerja Dan TransmigrasiRepublik Indonesia No. 4 Tahun 2014, perkejadiwajibkanuntukbekerjaselama  7-8 jam padaharikerja. Salah satujenisbebankerja yang diterimaadalah External Load ataubebankerja yang diterimaolehfaktoreksternalcontohnya, task, lingkungansekitar, danorganisasi (Adiputra, et al., 1998; Manuaba, 2000). MenurutRoszak (1992), kebosananjugadapatterjadikarenakurangnyainteraksidenganalamdalamwaktu yang panjang. Kurangnyainteraksidenganalammenyebabkanefekpisikologisnegatifyaitu Psychological Alienation (keterasinganpsikologis) yang berdampakkepadakurangnya rasa empatiterhadapalamdanmengurangikenyamanan.
APARTEMEN INKLUSIF RAMAH ANAK BERKONSEP CO-LIVING Muttia Maudina Rahmah
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 154 (Juni 2022)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Semarang merupakan Ibu Kota ProvinsiJawa Tengah dimanaposisinyaberada di geostrategis, yaitu pada jalurlalulintasperekonomianPulauJawa yang membuatperkembangan di Kota Semarang melajupesat.  Semakinpesatnyapertumbuhan Kota Semarang mengakibatkansemakinmeningkatnyaarusmigrasike Kota Semarang yang berdampak pada kepadatanpenduduk. Kepadatanpenduduk pada tahun 2019 mencapai 4.885 jiwa/km2 dari 4.628 jiwa/km2 di tahun 2017 (BPS, 2020). Peningkatanjumlahpenduduk yang tidakdiimbangidenganketersediaanlahanmenimbulkanmasalahterkaitpemenuhankebutuhanhuniansertakenaikanhargahunian. Permasalahanterkaithunian juga tidakterlepasdariadanyaTerdapatbonusdemografi yang membuatpresentasemasyarakatusiaproduktifmendominasi Kota Semarang. 1,18 juta (71,48%) pendudukusiaproduktif di Kota Semarang pada tahun 2021 (BPS, 2022) yang diprediksiakanmendominasipermintaanhunian. Namun, peningkatanpermintaanhunian dan peningkatanhargahuniantidaksebandingdengankondisifinansialpendudukusiaproduktif yang masihrelatifrendah dan belumstabil. Selainitu, setengahdaripendudukusiaproduktifberstatuskawinsehinggaadakemungkinanlahirnyagenerasiberikutnyayaituanak – anak. Untukmengakomodasihaltersebut, perencanaan dan perancanganapartemen yang ramahanakdenganpendekatandesaininklusifberkonsepco-living dapatmenjadisolusi. Pendekatandesaininklusif yang ramahanakmemungkinsemuapenghuni, khususnyaanak – anakdapattinggaldengansejahtera dan penerapankonsepco-living membuathargasewa yang dibebankan pada penghunilebihterjangkaunamuntetapdapatmenikmatifasilitaslengkapsekelasapartemenkonvensionalkarenaadanyafasilitas yang digunakansecarabersama.
RUMAH SAKIT KHUSUS ORTOPEDI DENGAN PENEKANAN ARSITEKTUR PERIILAKU DI KOTA YOGYAKARTA Lianny Albar
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 154 (Juni 2022)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Belum terdapatnyasebuahfasilitaskesehatankhususuntukkesehatantulang di Kota Yogyakarta terlepasdaribanyaknyakasusmengenaikesehatantulangmasyarakatmenjadi salah satufaktordilakukanperencanaan dan perancanganrumahsakitkhususortopedi di Kota Yogyakarta. Dikarenakanpasienseringkaliharusdirujukkerumahsakitkhususortopedi di kota lain untukmendapatkanperawatan, haliniakanmemengaruhikondisipasienortopedi, mengingatsulitnyamobilitaspasienuntukmenjalaniperawatan di rumahsakitrujukan.      Sehingga, diperlukansebuahfasilitaskhusus yang sama di Kota Yogyakarta untukmemberikanpelayananterkaitortopedi demi kemajuanfasilitasbidangkesehatan di wilayahnya. Perencanaan dan perancanganRumahSakitKhususOrtopedi di Kota Yogyakarta diharapkandapatmengakomodasipelayanankesehatantulangdenganmemperhatikanperilakusasaranpengguna di dalamnya
RUMAH SAKIT KHUSUS PARU - PARU DENGAN PENEKANAN DESAIN GREEN HEALTH CARE DI SEMARANG Jihan Khairunnisa
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 154 (Juni 2022)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Semarang merupakanibukotaProvinsiJawa Tengah. Oleh karenaitukota Semarang dijadikanpusatdarisegalaurusanpemerintahankota Semarang maupunJawa Tengah. Salah satunyadenganadanyafasilitasumum di bidang, kesehatan.RumahSakitadalahfasilitasumum yang memberikanpelayanankesehatanuntuksemuamasyarakat yang ditunjang oleh saranaprasaranalainnya. RumahSakitkehadirannya sangat dibutuhkan oleh masyarakatgunamenunjangkebutuhan dan kesejahteraanmasyarakat. Menurut data dari Dinas Kesehatan Kota Semarang, jumlahpenderitasakit pada organ pernapasansemakinmeningkatsetiaptahunhinggatahun 2022. Hal inimenjadikankesehatan pada organ pernapasan sangat pentingterutama pada kondisipandemi Covid-19 yang dimana virus inilebihutamamenyerang pada organ pernapasan. Sehinggakebutuhanmasyarakatakanfasilitaskesehatanterkhususuntuk organ pernapasanmeningkat. Berdasarkan data diataspenyakit 1 yang paling banyakdiderita oleh masyarakat Kota Semarang adalahinfeksisaluranpernapasanatasakut dan faringitisakut. Keberadaanrumahsakitkhususparuini di Semarang belumtersedia, sehinggaperencanaan dan perancanganrumahsakitparuinidiharapkanuntukpemenuhankebutuhanmasyarakat Semarang. Dengankonsep green health care bangunaninidapatmemberikantempatternyamanuntukpasien, pegawaimaupunlingkungansekitar. 
RUMAH SAKIT KHUSUS PARU TIPE B DI KABUPATEN KUNINGAN Amalia Dhea Herindawati
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 154 (Juni 2022)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakannegaraberkembangdengantingkatpopulasi yang tinggi. Meningkatnyajumlahpendudukmenyebabkanbanyakdampakbagikehidupan, salahsatunyaadalahpenyakitparuakibatTuberkulosis (TB). PenyakitinidisebabkanolehMycrobacterium Tuberculosisdandapatmenularmelalui droplet saatpenderitabatuk, bersinataupunberbicara. Menurut WHO padatahun 2019, sebanyak 840 ribujiwaterinfeksipenyakit TB dengan 98 ribukasuskematianatausetaradengan 11 kematian/jam telahmembuat Indonesia menjadiperingkatkeduadengankasus TB terbanyaksetelahIndia. Tingginyajumlahkasus TB dan proses penyembuhan yang yangrelatif lama menyebabkanperlunyarumahsakitkhususparu yang dapatberfokuspadapenyembuhanpenyakitparu, khususnyaTB agar masyarakatdapatmelakukanscreeningdiniuntukmengetahuipenyakit yang dideritalebihawaldanmenjadilebihmudahuntukditangani. Menurutpenelitian, lingkunganalamimengakibatkanmanusiaberadapadakondisioptimalnyasehinggadapatmempercepat proses pemulihan. Namunsemakin lama lingkunganalamisemakinberkurang yang ditandaidenganmeningkatnyaemisikarbondiikutidenganperubahaniklimakibatefekrumahkaca. Sektorpembangunansendirimenyumbangemisikarbonsebanyak 50% sumberdayaalamberubahmenjadibahankonstruksidan 50% berupaoperasionalbangunan, halinisecaratidaklangsungmenginformasikanbahwaaspekarsitektur/ pembangunanberhubunganlangsungdengankonsumienergi.
REVITALISASI & PENGEMBANGAN STASIUN KERETA API KARAWANG DENGAN KONSEP TRANSIT ORIENTED DEVELOPMENT (TOD) Muhammad Ganendra Wijaksana
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 154 (Juni 2022)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Karawang saat ini memiliki berbagai jenis angkutan umum, salah satunya adalah kereta api. Kebutuhan akan kereta api sebagai sarana transportasi massal cukup tinggi bagi masyarakat Karawang. Hal ini terindikasi dari bertambahnya jumlah penumpang pada seluruh stasiun di Karawang, terdapat juga rencana dari Pemerintah Kabupaten Karawanguntuk menghadirkan KRL Commuter line dan pengembangan kawasan berbasis Transit Oriented Development (TOD) sebagai bentuk upaya untuk mewadahi kebutuhan transportasi umum masyarakat. Salah satu stasiun kereta api yang berpotensi untuk mejadi wadah dari rencana pengembangan ini adalah Stasiun Kereta Api Karawang. Akan tetapi, kondisi Stasiun Kereta Api Karawangsaat ini dinilai kurang layak akibat usianya yang sudah tua dan tidak adanya pengembangan signifikan. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah program dan fasilitas baru untuk meningkatkan kelayakan dari stasiun.
REDESAIN AQUATIC CENTRE DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR HIGH TECH Daffa Auriely Athaya
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 154 (Juni 2022)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan akan sarana olahraga renang dan sulitnya menemukan fasilitas pendukung bagi para atlet berprestasi yang dapat digunakan untuk berlatih maupun bertanding, mendorong sebuah ide untuk memberikan fasilitas berupa aquatic centre, yaitu sebuah ruang atau lapangan yang digunakan sebagai tempat atau media untuk melakukan aktivitas fisik di air yang bertujuan untuk memperkuat serta menyehatkan tubuh yang memiliki fasilitas pendukung lain untuk memenuhi kebutuhan sebuah kolam renang. Kota Pekanbaru akhirnya membangun sebuah kawasan sport centre termasuk dengan aquatic centre di dalamnya yang ditujukan untuk mendukung pelaksanaan PON 2012 lalu. Namun, seiring berjalannya waktu banyak fasilitas-fasilitas yang sudah tidak berfungsi dikarenakan kurangnya perawatan dan lain hal. Sehingga, para atlet harus mencari tempat alternatif lain untuk berlatih yang tidak memenuhi standar nasional dan dirasa kurang layak. Oleh karena itu, diperlukan adanya pengembangan serta perubahan desain pada Aquatic Centre Pekanbaru yang dapat memenuhi kebutuhan para penggunanya. 

Page 2 of 12 | Total Record : 115