cover
Contact Name
Bangun I R Harsritanto
Contact Email
bangunirh@arsitektur.undip.ac.id
Phone
+6281229999446
Journal Mail Official
jpps@arsitektur.undip.ac.id
Editorial Address
architecture campuss, faculty of engineering, Universitas Diponegoro, Jl Prof Soedarto SH, Tembalang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Poster Pirata Syandana
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 27156397     DOI : -
Jurnal Poster Pirata Syandana (ISSN : 2715-6397)is an architecture poster journal publication in colaboration of Department of Architecture in Engineering Faculty at Diponegoro University with TA committee. Jurnal Poster Pirata Syandana is a scientific publication and communication media of design methods architecture design, human settlement, building construction, history of architecture, environmental design and building sciences. architecture education material and behaviour in architecture
Articles 7 Documents
Search results for , issue "PERIODE 155 (DESEMBER 2022)" : 7 Documents clear
HOTEL BUTIK DI KEK MANDALIKA DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR BIOKLIMATIK Muhammad Farhan Febrianto
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 155 (DESEMBER 2022)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai salah satu dari sepuluh destinasi pariwisata prioritas di tingkat nasional, Mandalika di Lombok Tengah ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata yang mengangkat konsep ecotourism dalam pembangunannya. Hal ini diharapkan dapat mendorong sektor pariwisata di Lombok Tengah dengan proyeksi jumlah wisatawan mencapai 222.750 wisatawan pada tahun 2026 dengan proyeksi tingkat penghunian kamar hotel sebesar 65 persen. Permasalahan muncul ketika jumlah kamar hotel yang tersedia di Kabupaten Lombok Tengah masih sangat terbatas. Di Provinsi Nusa Tenggara Barat sendiri hanya tersedia 21.296 kamar hotel, 2.722 diantaranya berada di Kabupaten Lombok Tengah. Maka dalam jangka waktu empat tahun kedepan telah direncanakan pembangunan akomodasi wisata yang diantaranya adalah Hotel Butik. Pembangunan skala besar dalam kawasan belum terbangun seperti Mandalika ini memiliki resiko untuk memberikan dampak negatif bagi alam sekitar. Jika tidak direncakan dengan baik, penggunaan energi dari bangunan bangunan yang akan dibangun, serta massa dari bangunan itu sendiri dapat merugikan lingkungan sekitar Mandalika. Untuk menanggapi permasalahan tersebut, perencanaan hotel di KEK Mandalika perlu memperhatikan aspek-aspek iklim, budaya dan lingkungan sekitar. Arsitektur Bioklimatik adalah pendekatan yang menciptakan bangunan dan lingkungan di dalam bangunan yang dapat memberikan kenyamanan fisik bagi manusia dengan memanfaatkan dan membangun kekuatan alam di sekitar sehingga dapat mengurangi penggunaan energi konvensional. Oleh karena itu, direncanakan pembangunan Hotel Butik di KEK Mandalika dengan Pendekatan Arsitektur Bioklimatik
CO-HOUSING : HUNIAN MILLENIAL DENGAN RUANG KOMUNAL Raditya Valeri Aurelia Rayhan
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 155 (DESEMBER 2022)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Semarang merupakan salah satu daerah dengan pertumbuhan penduduk yang paling cepat. Kota Semarang kaya akan predikat baik dari sisi sejarah maupun dari sisi potensi kedepannya sehingga menjadi salah satu sebab pesatnya pertumbuhan penduduk. Selama satu dekade terakhir, perkembangan property meningkat pesat, terutama di sektor real estate dan infrastruktur. Namun, pengembangan real estate masih didominasi oleh perumahan dengan rumah tinggal diatas tanah/landed house. Banyaknya permintaan rumah tinggal diatas tanah/landed house tidak hanya mendorong kenaikan harga tanah, tetapi juga menyebabkan ketersediaan lahan untuk rumah semakin habis. Hal ini membuat masyarakat kesulitan untuk membeli rumah dengan harga yang terjangkau, khususnya generasi milenial. Generasi milenial di Indonesia umumnya adalah para pekerja atau professional muda serta keluarga muda dengan penghasilan menengah. Para generasi milenial ini memerlukan rumah pertama yang digunakan sebagai tempat tinggal, bukan sebagai instrument investasi. Maka dari itu diperlukan rumah tinggal yang terjangkau serta dapat mengakomodir kegiatan generasi milenial yang berbeda dari generasi sebelumnya. Salah satu solusi untuk mencegah hal tersebut adalah dengan memulai inovasi perumahan vertikal berupa Co-Housing yang kualitasnya sama dengan rumah tinggal diatas tanah/landed house, penggunaan lahan yang efisien dan memperhatikan dampak lingkungan. Dengan adanya Co-Housing, generasi milenial dapat memiliki rumah layak huni dengan harga terjangkau.
APARTEMEN SEWA UNTUK MAHASISWA DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR KONTEMPORER Muhammad Adam Al Yassin
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 155 (DESEMBER 2022)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan penduduk di Tembalang setiap tahunnya selalu bertambah, hal ini salah satunya dipengaruhi oleh bertambahnya penduduk dari luar kota yang menempuh pendidikan di beberapa perguruan tinggi yang berada di Kecamatan Tembalang. dampak dari tingginya calon mahasiswa di beberapa perguruan tinggi yang berada di Kecamatan Tembalang yaitu meningkatnya kebutuhan akan tempat tinggal sementara, terutama bagi mahasiswa perantau. Saat ini rumah kos menjadi pilihan utama mahasiswa perantau sebagai hunian tempat tinggal sementara bagi mahasiswa, namun seiring berjalannya waktu, bertambahnya jumlah mahasiswa dari luar kota semarang membuat kebutuhan rumah kos di Tembalang semakin meningkat, dan hal ini berdampak terhadap berkurangnya lahan kosong yang dapat dibangun sebagai tempat tinggal sementara bagi para mahaiswa perantau nantinya. Apartemen merupakan solusi hunian vertikal bagi mahasiswa yang berasal dari luar Kota Semarang, apartemen sangat diminati oleh mahasiswa yang orang tuanya memiliki tingkat ekonomi menengah keatas. dikarenakan apartemen dengan sistem sewa dinilai memiliki daya tampung yang jauh lebih banyak dibandingkan dengan rumah kos dan juga memiliki fasilitas yang jauh lebih lengkap untuk menunjang kebutuhan mahasiswa. Diharapkan dengan adanya ide rancangan apartemen ini, dapat memberikan solusi dalam upaya mengurangi padatnya perkumiman yang ada di Kawasan Tembalang akibat tingginya pembangunan.
REDESAIN RUSUNAWA UNDIP TEMBALANG BERBASIS COMMUNITY LIVING Kabul Wahyudi
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 155 (DESEMBER 2022)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Kota Semarang merupakan wilayah metropolitan dengan laju pertumbuhan ekonomi dan pendidikan yang terus meningkat menurut Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. Perkembangan kawasan pendidikan yang ada di Kota Semarang terutama kawasan Undip yang berada di daerah Tembalang memberikan kesempatan untuk para pemilik hunian sewa membuat hunian yang nyaman bagi mahasiswa. Mahasiswa membutuhkan interaksi sosial yang bagus, untuk menunjang peningkatan kualitas hidupnya. Kapasitas Rusunawa Undip yang terbatas, membuat mahasiswa mencari hunian sewa lain yang lokasinya sedikit jauh dari kampus utama, sehingga penggunaan kendaraan pribadi melonjak tinggi. Penambahan kapasitas Rusunawa Undip sedikit membantu mengatasi permasalahan lain disekitar seperti kemacetan, polusi udara. Kajian dilakukan dengan mempelajari peraturan-peraturan serta standar yang berkaitan dengan hunian rumah susun sewa mahasiswa, mempelajari konsep community living, dan juga mempelajari studi preseden, yaitu Weave Co-Living, Funabashi ShareHouse, dan WeLive Co-Living. Community living digunakan agar sesama penghuni yaitu mahasiswa dapat nyaman tinggal dan memberi kesempatan untuk saling berinteraksi satu sama lain dengan baik. Selain itu, direncanakan aspek-aspek yang berkaitan dengan perencanaan dan perancangan “Redesain Rusunawa Undip Berbasis Community Living” antara lain aspek arsitektural, aspek teknis, dan aspek kinerja. 
HOTEL DI KAMPUS UNIVERSITAS DIPONEGORO PLEBURAN KOTA SEMARANG Zuhriyan H Izzaty
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 155 (DESEMBER 2022)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Universitas Diponegoro merupakan sebuah perguruan tinggi negeri di Indonesia yang berlokasi di Semarang, Jawa Tengah, Indonesia. Saat ini Undip telah memiliki 11 Fakultas dan 2 Sekolah. Kampus utama Undip terletak di daerah Tembalang, dan kampus utama lainnya terletak di daerah Pleburan. Kini kampus Pleburan menjadi lokasi untuk program pascasarjana dan beberapa pusat administrasi, sementara semua program sarjana telah terpusat di kampus Tembalang. Pengembangan Kampus Undip Pleburan berdasarkan Rencana Strategis Universitas Diponegoro tahun 2020-2024 diarahkan sebagai kawasan pendidikan kampus Pascasarjana serta didukung dengan Kawasan Bisnis. Kampus Undip Pleburan diarahkan akan dilengkapi dengan berbagai macam fasilitas seperti street retail, gedung parkir, auditorium, museum, hotel, convention center, mixed use building, masjid, rental office, kolam dan panggung amphiteater. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa Hotel Bintang 4 bisa lebih berpotensi di Kota Semarang. Maka dibutuhkan sebuah fasilitas berupa Hotel di Kampus Universitas Diponegoro Pleburan Kota Semarang yang mampu mendukung fasilitas convention center dengan penerapan konsep Arsitektur Tropis pada desain bangunannya.
STASIUN LRT DI KAWASAN SIMPANG LIMA SEMARANG Badai Putro Wicaksono
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 155 (DESEMBER 2022)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan tingkat jumlah penduduk yang tinggi. Berdasarkan World Population Review tahun 2022 Indonesia menempati peringkat 4 penduduk tertinggi di dunia, salah satu kotanya yaitu Kota Semarang yang mengalami pertumbuhan populasi penduduk yang besar. Hal ini berkaitan erat dengan penggunaan kendaraan pribadi menjadi terus meningkat di Kota Semarang yang menyebabkan kepadatan arus lalulintas di beberapa ruas jalan utama di perkotaan. Selain meningkatnya jumlah kendaraan pribadi, meningkatnya populasi juga mempengaruhi moda transportasi umum seperti BRT. Moda trasnportasi umum BRT pada pusat-pusat Kota Semarang mengalami kelebihan penumpang sehingga beberapa penumpang BRT belum semua terakomodasi secara penuh terutama pada jam sibuk. Oleh Karena itu, Pemerintah Kota Semarang telah merencanakan dan mengupayakan untuk mengurangi tingkat kemacetan dengan berbagai cara yang salah satunya pembangunan Moda Trasnportasi Umum berupa LRT 
PERANCANGAN THE FOREST GARDEN HOTEL RESORT KUNINGAN DENGAN PENDEKATAN ECO-TECH ARCHITECTURE MOCH. JALALUDIN A’IZA; Rona Fika Jamila; Christy Vidiyanti; Andjar Widajanti
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 155 (DESEMBER 2022)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk dapat mengembangkan sector pariwisata. Dimana sektor tersebut memiliki pengaruh yang besar terhadap perekonomian Indonesia. Pertumbuhan sektor pariwisata di Indonesia setiap tahun mengalami peningkatan dan pada tahun 2019 sektor pariwisata ditargetkan menjadi penyumbang devisa terbesar. Kota Kuningan Jawa Barat merupakan salah satu kota di Indonesia yang memiliki potensi wisata yang besar. Kota ini memiliki panorama keindahan alam yang dikelilingi danau, curug, wisata budaya dan sejarah. Suasana kota yang tenang,alam yang indah dan kebudayaan lokal menjadi daya tarik para wisatawan. Hutan kota (Eco forest) milik Puspita Group merupakan hutan kota yang teletak ditengah kota kuningan. Kawasan Eco forest ini akan dikembangkan menjadi Kawasan perhotelan untuk mendukung kemajuan sektor Pariwisata didaerah Kabupaten Kunigan. Dengan dibangunaya Kawasan resor hotel ini diharapkan dapat mensinergikan kegiatan wisata dan memberikan dampak positif bagi ekonomi masyarakat Kuningan. Melalui pendekatan Eco-tech Architecture diharapkan desain hotel resor dapat selaras dan berkesinabungan dengan kondisi lingkungan alam dan ramah terhadap penggunaan energi. Sehingga kualitas lingkungan akan tetap terjaga.

Page 1 of 1 | Total Record : 7