cover
Contact Name
Bangun I R Harsritanto
Contact Email
bangunirh@arsitektur.undip.ac.id
Phone
+6281229999446
Journal Mail Official
jpps@arsitektur.undip.ac.id
Editorial Address
architecture campuss, faculty of engineering, Universitas Diponegoro, Jl Prof Soedarto SH, Tembalang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Poster Pirata Syandana
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 27156397     DOI : -
Jurnal Poster Pirata Syandana (ISSN : 2715-6397)is an architecture poster journal publication in colaboration of Department of Architecture in Engineering Faculty at Diponegoro University with TA committee. Jurnal Poster Pirata Syandana is a scientific publication and communication media of design methods architecture design, human settlement, building construction, history of architecture, environmental design and building sciences. architecture education material and behaviour in architecture
Articles 165 Documents
Search results for , issue "PERIODE 158 (JUNI 2024)" : 165 Documents clear
SEKOLAH ALAM DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR BERKELANJUTAN DI KOTA SEMARANG Attala Hanif, Vinka Fahreza
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 158 (JUNI 2024)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu aspek yang penting dalam pembangunan bangsa. Saat ini, sistem pendidikan konvensional masih mendominasi sistem yang ada, dimana para siswa melakukan kegiatan pembelajaran di dalam ruang yang tertutup. Hal ini tentu saja dapat menyebabkan siswa kurang melakukan interaksi dengan alam sekitar, padahal lingkungan juga menjadi salah satu aspek yang penting dalam perkembangan siswa. Sehingga sistem pendidikan non-konvensional diperlukan dalam mengakomodasi kegiatan siswa dalam belajar dengan melibatkan aspek lingkungan di dalamnya. Sekolah Alam dianggap dapat dijadikan sebagai salah satu solusi untuk mewujudkan sistem pembelajaran non-konvensional, karena Sekolah Alam merupakan salah satu lembaga pendidikan yang menggunakan lingkungan di luar sekolah untuk belajar. Sekolah Alam diharapkan dapat menjadi alternatif pendidikan yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Tema yang digunakan dalam perancangan Sekolah Alam ini adalah Arsitektur Berkelanjutan. Arsitektur berkelanjutan yaitu menciptakan integrasi antara bangunan dengan lingkungan. Arsitektur Berkelanjutan menciptakan keseimbangan dengan memanfaatkan potensi baik material maupun aspek lingkungan.
PERANCANGAN PUSAT PELATIHAN SENI PERTUNJUKAN (MUSIK, TARI, TEATER) DI KOTA TANGERANG SELATAN DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR KONTEMPORER Nisa, Nurul
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 158 (JUNI 2024)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seni selalu berkaitan dengan kehidupan setiap individu karena penciptaannya muncul dari kreativitas serta pengekspresian diri individu itu sendiri. Menurut Murgiyanto (1995) dalam (Arsyad, Utomo, & Pramitasari, 2022), Performing arts atau dalam Bahasa Indonesia berarti seni pertunjukan adalah sebuah pergelaran yang bernilai seni dan ditampilkan sebagai sebuah pertunjukan di depan penonton. Seni pertunjukan adalah sebuah ilmu baru yang memadukan tiga ilmu kesenian, yaitu seni musik, tari, dan teater (Murgiyanto, 1995). Kom dalam bukunya berjudul Peran Masyarakat Terhadap Seni, penduduk usia 5 tahun ke atas yang menonton pertunjukkan pameran seni secara tidak langsung dalam 3 bulan terakhir di tahun 2020 menyentuh presentase hampir separuh dari jumlah penonton langsung dan yang tidak pernah menonton. Dalam hal ini, presentase tersebut didasarkan pada seni film, musik, dan tari tradisional (2020). Dari data tersebut, dapat dikatakan kesenian termasuk salah satu bagian yang berpengaruh dalam masyarakat. Seni ini tak hanya dapat dinikmati sebagai hobi atau kesenangan, tetapi ada sebagian dari mereka yang tertarik untuk mendalami seni itu sendiri. Dalam usaha mendalami seni, dapat diwujudkan dengan mengikuti pendidikan baik formal, maupun non formal. Menurut Sofyan Salam (2001) dalam Penerapan Tema Explore and Find Serenity pada Perancangan Interior Ganara Art School (2018), pendidikan seni adalah wadah dalam pembentukkan kepribadian secara menyeluruh dan memliki arti yang sesuai dengan potensi dan kompetensi pribadinya melalui kegiatan praktik berolah seni. Fungsi pendidikan seni ini adalah sebagai wadah untuk mengekspresikan diri, berkomunikasi, bermain, mengembangkan bakat dan pola pikir, serta mendapatkan pengalaman estetis (Tumurang, 2006). Dengan ide-ide yang kreatif ini dapat membentuk kerangka berpikir seseorang menjadi lebih luas dan melihat masalah dengan detail, sehingga akan mendapatkan jawaban yang solutif dalam menghadapi masalah. Kata Kunci : Pelatihan Seni; Seni Pertunjukan; Tangerang Selatan; Kontemporer
EQUILIBRIUM : THE VESSEL OF WATER SYMPHONY IN SEMARANG Mahendra, Johanes
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 158 (JUNI 2024)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Semarang, Ibu Kota Jawa Tengah, merupakan salah satu kota di Indonesia yang mengalami masalah serius akibat naiknya permukaan air laut, penurunan muka tanah, yang pada akhirnya akan menyebabkan tenggelamnya Kota Semarang. Berdasarkan data, penurunan daratan Kota Semarang merupakan tercepat nomor 2 di dunia dengan penurunan keseluruhan daratan mencapat 3,96 cm/tahun, untuk wilayah pesisirnya mencapai 13 cm/tahun. Hal ini menyebabkan estimasi tenggelamnya Kota Semarang kurang dari 50 tahun untuk seluruh wilayah dan 5 tahun untuk wilayah pesisir. Parahnya hal ini disebabkan oleh ulah manusia yang egois dan bersifat eksploitatif terhadap alam, serta melakukan banyak sekali perusakan dan pencemaran lingkungan. Melalui metode penelitian yang digunakan berupa analisis lapangan, studi literatur, studi preseden, dan perancangan konseptual ini, diharapkan mampu menganalisis dan mengkaji akar permasalahan yang terjadi serta bagaimana cara mengatasinya. Sehingga estimasi tenggelamnya Kota Semarang dapat dicegah melalui berbagai Tindakan dan rancangan konseptual yang dapat direalisasikan guna mempertahankan peradaban Kota Semarang ini. Hasil Tugas Akhir ini adalah sebuah konsep perancangan arsitektural yang bersifat sistematis dan modular yang berfungsi untuk restorasi kualitas dan ketinggian tanah di wilayah pesisir dan daratan, restorasi kualitas air, kemandirian energi terbarukan, peradaban cerdas di atas laut sehingga dapat mencapai suatu titik kesetimbangan. Kata Kunci : Air, Ekosistem, Peradaban, Manusia, Katalisis, Berkat, Modular dan Organik, Terkoneksi, Aktivitas Cerdas, Berevolusi, Stimulasi, Alam, Rekayasa Arsitektur, Kesetimbangan.
REDESAIN GEDUNG SERBAGUNA KONGKWAN DI PURBALINGGA BERBASIS PADA KETERBUKAAN KOMUNAL Bachtiar, Hana Rizka
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 158 (JUNI 2024)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai wadah aktivitas olahraga dan pendidikan non-formal, sistem keruangan yang dinamis pada gedung serbaguna KongKwan dapat dikatakan belum terpenuhi. Dengan dibuatnya LP3A ini untuk memberikan suatu arahan/masukan, bahkan terobosan terkait pengembangan fasilitas dan elemen yang menyesuaikan kondisi dan kebutuhan terbaru bagi Gedung Serbaguna. Sehingga didapatkan landasan konseptual perencanaan dan perancangan gedung KongKwan, sekaligus mewujudkan paguyuban tionghoa Purbalingga yang dihormati masyarakat luas. Perumusan masalah dilakukan dengan memahami kondisi eksisting terkini gedung KongKwan kemudian membandingkan persyaratan teknis dan nilai-nilai yang sesuai terhadapnya. Data/informasi dikumpulkan sebanyak mungkin dari sumber primer dengan mendatangi gedung KongKwan dan sumber sekunder/literatur dengan menyunting kalimat-kalimat pokok atau penggalan-penggalan kalimat yang dirasa penting dan dibutuhkan. Pada akhir pembahasan dibuatlah struktur program untuk mengetahui hasil akhir penyusunan program perencanaan dan perancangan. Didalam Perda Kabupaten Purbalingga Nomor 5 Tahun 2011 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Purbalingga Tahun 2011-2031, Perbup No.80 Tahun 2016 Tentang Kependudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi, Serta Tata Kerja Dinas PUPR Kabupaten Purbalingga tidak ada yang mengatur GSB, KDB, KLB, Jumlah Lantai maksimum, dan KDH maka digunakanlah data eksisting dan kaidah arsitek/perancang gedung KongKwan saat ini.GSB 13m dihitung dari as jalan, KDB maksimum 60%, KLB 1,9 tanpa jumlah lantai maksimum, KDH 30%. Hal ini kemudian menghasilkan daya dukung sebesar 3.990 m2 Hasil kalkulasi kebutuhan ruang adalah 3.061 m2. Maka terdapat selisih antara kebutuhan ruang dengan daya dukung lahan sebesar 929 m2. Maka luasan ini nantinya akan disediakan untuk pengembangan Aula Utama.
ISLAMIC CENTRE YOGYAKARTA: PUSAT PENDEKATAN DAN PERBAIKAN CITRA DIRI KEPADA-NYA Malina, Arvina Ulin
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 158 (JUNI 2024)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada era modern sekarang kehadiran distrupsi di berbagai aspek kehidupan mejadi sesuatu hal yang biasa terjadi, tidak terkecuali pada ranah keagamaan. Namun sayangnya muncul juga berbagai tantangan seperti misinformasi, radikalisme, bahkan intoleransi yang berpotensi memunculkan konflik hingga perpecahan antarumat beragama. Sikap toleransi berkaitan erat dengan citra baik yang dipancarkan oleh seseorang, begitu pula sebaliknya dengan sikap intoleransi yang dipancarkan. Melalui ibadah seseorang dapat mendekatkan dan memperbaiki citra diri kepada-Nya. Sehingga fenomena intoleransi di masyarakat dapat teratasi melalui pendekatan yang dilakukan oleh setiap individu. Maka dari itu, diperlukan tempat untuk mendekatkan dan memperbaiki citra diri kepada-Nya, salah satunya agar dapat meningkatkan sikap toleransi di kalangan masyarakat. Islamic Centre merupakan tempat yang mengedepankan proses ibadah dimana atmosfer intim dengan Tuhan dapat terwujud. Agar dapat mencapai atmosfer intim tersebut haruslah ada dukungan dari lingkungannya. Dimana lingkungannya berupa konstruksi bangunan yang berkolaborasi dengan alam sekitar. Adapun metode pengumpulan data yang dipakai dalam perancangan ini berupa mapping data, studi preseden, penyusunan literatur, hingga sintesis teori. Metode pembahasan yang digunakan berupa metode deskriptif dengan menganalsis dan mengambil kesimpulan dari data yang telah dianalisis. Selain itu, proses pendekatan yang digunakan dalam perancangan berupa analisis fisik tapak, analisis fungsional ruang, dan analisis arsitektural. Tugas akhir ini berjudul “Islamic Centre: Pusat Pendekatan dan Perbaikan Citra Diri Kepada-Nya” sebagai perancangan desain kawasan Islamic Centre
MOUNTAIN RESORT DAN SENTRA AGROWISATA DI TEMANGGUNG DENGAN PENDEKATAN SENSORY DESIGN Ryannisa, Aurelia
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 158 (JUNI 2024)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia dikenal dengan keindahan alamnya yang beragam, membentag dari Sabang Hingga Marauke. Karakteristik Alam dari laut hingga pegunungan semuanya dimiliki oleh Indonesia. Hal ini menjadikan Indonesia salah satu negara yang memiliki nilai potensi wisata alam yang tinggi. Sektor wisata di indonesia Menguat sejak terjadinya Pandemi Covid 19 yang terjadi pada tahun 2020, hal ini menyebabkan penurunan wisatawan yang signifikan pada tahun tersebut namun pada tahun setelahnya kembali pulih seperti pada tahun 2023 yang jumlah wisatawan mancanegara di Indonesia mencapai angka 7,4 juta dan wisatawan nusantara dengan angka 1,4 miliar. Hal tersebtu menjadikan sektor pariwisata menjadi salah satu penopang perekonomian Indonesia. Dalam bidang pariwisata Temanggung dikenal dengan Kota Tembakau yang berlaku sejak masa kolonial. Selain tembakau juga dikenal dengan komoditas perkebunan kopi, Kedua hal ini memili potensi yang signifikan untuk dimanfaatkan sebagai pusat Agrowisata dan Resort karena selain dari bau khas yang dihasilkan komoditas tersebut, Temanggung juga memiliki keindahan alam pegunungan yang membentang diantara Gunung Sundoro dan Gunung Sumbing, Sensory Design sendiri dapat menjadi salah satu aspek pendorong utama yang dapat menjual pengalaman berbeda pada perancangan ini. Menjadikan pengalaman tersendiri bagi wisatawan yang ditargetkan dapat merasakan pengaralaman ruang melalui sensory design dengan menghirup aroma yang dihasikan dari Perkebunan agrowisata yang dirancang serta pemandangan dari dua gunung yang ada di Jawa Tengah ini yaitu Gunung Sundoro dan Gunung Sumbing. Agrowisata dan resort yang dirancang selain sebagai tempat menginap juga memberdayakan pelaku Perkebunan local dalam bentuk workshop, edukasi mengenai komoditas yang ada. Serta fasilitas penunjang lainnya. Kata Kunci: Resort; Agrowisata; Sensory Desugn, Temanggung, Mountain
PUSAT KESENIAN GAMBANG SEMARANG Putri, Seviana Erwina
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 158 (JUNI 2024)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia dikenal akan keragaman seni dan budayanya. Salah satu keberagaman tersebut ada di Kota Semarang. Saat ini, kesenian di Kota Semarang sedang mengalami perkembangan, ditunjukkan dengan adanya peningkatan jumlah kelompok dan kegiatan kesenian dari tahun 2018 – 2022. Kenaikan tersebut tidak diimbangi dengan pertumbuhan jumlah gedung kesenian. Salah satu potensi kesenian lokal yang ada di Kota Semarang adalah Gambang Semarang. Gambang Semarang merupakan suatu kesenian yang menggabungkan elemen-elemen seperti musik, tarian, dan lawakan. Hingga saat ini belum ada wadah yang memfasilitasi komunitas Gambang Semarang dalam berkesenian. Tujuan pembuatan Tugas Akhir ini adalah untuk merancang suatu Pusat Kesenian Gambang Semarang sebagai wadah komunitas guna meningkatkan eksistensi kesenian Gambang Semarang di masyarakat. Penelitian menggunakan metode kualitatif. Data dihimpun dengan teknik wawancara dan studi literatur untuk kemudian dianalisis guna mendapatkan hasil Landasan Program Perencanaan dan Perancangan Arsitektur yang merupakan salah satu tahapan dalam rangkaian Tugas Akhir. Wawancara dilakukan langsung kepada pengelola komunitas Gambang Semarang untuk mendapatkan data yang akurat mengenai kebutuhan komunitas terkait. Kebutuhan-kebutuhan komunitas tersebut diolah untuk menjadi dasar penentuan fungsi dan kapasitas ruang dalam bangunan Pusat Kesenian Gambang Semarang. Hasil dari penelitian ini berupa perencanaan program ruang yang diharapkan mampu menjadi landasan dalam merancang Pusat Kesenian Gambang Semarang untuk meningkatkan eksistensi kesenian Gambang Semarang dengan cara mewadahi kegiatan berkesenian komunitas Gambang Semarang. Kata Kunci: Gambang Semarang; Komunitas; Pusat Kesenian
RELOKASI BANGUNAN INDUSTRI PABRIK FARMASI PT. PHAPROS Tbk, SEMARANG DI KARANG JATI, KABUPATEN SEMARANG DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR INDUSTRI Anggraini, Aisyiya Rahma
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 158 (JUNI 2024)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peraturan Daerah (Perda) Kota Semarang Nomor 14 Tahun 2011 mengukuhkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) tahun 2011–2031. Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Semarang menetapkan kawasan Simongan sebagai kawasan perdagangan dan jasa sehingga membatasi potensi pengembangan industri di kota tersebut. Keputusan ini didasarkan pada visi kota untuk fokus pada sektor tersier, yang mencakup jasa dan ritel, sebagai tulang punggung perekonomiannya. Namun kawasan Simongan sudah padat penduduk sehingga tidak cocok dijadikan lokasi industri. Dengan itu PT. Phapros, Tbk merancang relokasi Bangunan Industri Farmasi yang dapat mencakup semua kebutuhan bangunan sesuai dengan persyaratan yang di tetapkan oleh BPOM yang mengacu pada CPOB terkait dengan bangunan dan fasilitas industri. Perancangan Perancangan Relokasi bangunan industri pabrik farmasi PT. Phapros Tbk, Semarang di Karang Jati, Kabupaten Semarang merupakan perancangan dengan fungsi tempat bangunan industri. Dengan konsep perancangannya , Relokasi bangunan industri pabrik farmasi PT. Phapros Tbk, Semarang di Karang Jati, Kabupaten Semarang diharapkan mampu memenuhi bangunan yang ingin dikembangkan dari pabrik lama
RUMAH SUSUN MAHASISWA UNIVERSITAS TANJUNGPURA DI PONTIANAK BERBASIS COMMUNITY LIVING Saputra, Aditya
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 158 (JUNI 2024)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Pontianak merupakan salah satu pusat kota dimana terdapat perguruan tinggi tersebut yaitu,Universitas Tanjungpura. Pada setiap tahunnya banyak mahasiswa yang masuk universitas tanjungpura baik mahasiswa yang berasal dari dalam kota maupun mahasiswa luar kota Pontianak. Perkembangan kawasan Pendidikan yang ada di Kota Pontianak terutama Universitas Tanjungpura yang berada di Kota Pontianak memberikan kesempatan untuk para pemilik hunian sewa membuat hunian yang nyaman bagi mahasiswa. Mahasiswa membutuhkan interaksi social yang bagus, untuk menunjang peningkatan kualitas hidupnya. Kapasitas rusunawa Universitas Tanjungpura yang terbatas, membuat mahasiswa mencari hunian sewa lain yang Lokasi jauh dari kampus. Penambahan kapasitas rusunawa Universitas Tanjungpura dapat membantu mengatasi permasalahan lain di sekitar area tersebut. kajian dilakukan dengan mempelajari peraturan-peraturan serta standar yang berkaitan dengan hunian rumah susun sewa mahasiswa, mempelajari konsep community living digunakan agar sesame penghuni yaitu mahasiswa dapat nyaman tinggal dan memberi kesempatan untuk berinteraksi satu sama lain dengan baik.
PERANCANGAN APARTEMEN MAHASISWA DENGAN PENDEKATAN KONSEP DESAIN BIOFILIK DI KOTA YOGYAKARTA Okta Dianti, Isna
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 158 (JUNI 2024)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Sleman merupakan salah satu kabupaten yang terdapat di wilayah provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang merupakan salah satu kabupaten dengan jumlah perguruan tinggi terbanyak. Isu - isu mengenai hunian mahasiswa di Kabupaten Sleman dan sekitarnya menjadi latar belakang dari perencanaan dan perancangan Apartemen Mahasiswa dengan konsep biofilik di Yogyakarta. Hal yang melatarbelakangi tersebut antara lain Yogyakarta merupakan kota pendidikan dimana mahasiswa terus menerus berdatangan sepanjang tahun; kebutuhan unit hunian menjadi sebuah urgensi; serta lahan yang kian menyempit akibat terlalu banyak lahan yang terbangun untuk landed housing. Permasalahan desainnya yaitu difokuskan pada penyediaan fasilitas pendukung psikologi mahasiswa dengan menyediakan ruangan yang berkonsep hijau serta menyegarkan untuk membangun semangat belajar dan berinteraksi. Tujuan dari perancangan ini sendiri adalah untuk menyediakan bangunan hunian vertikal yang dapat mewadahi banyak mahasiswa dengan fasilitas yang baik namun dengan harga yang terjangkau. The Louvre Student Apartment dapat menjadi solusi dari permasalahan mengenai hunian mahasiswa. The Louvre Student Apartment merupakan apartemen khusus mahasiswa yang berlokasi di kawasan kampus. Hunian vertikal yang terletak di kawasan strategis ini tentunya dapat mempermudah aksesibilitas para mahasiswa dalam menjangkau fasilitas umum seperti mall, bank, rumah sakit, maupun kampus mereka. Berdiri dengan tinggi 8 lantai, apartemen ini menyuguhkan fasilitas yang cukup lengkap yang dapat mendukung aktivitas mahasiswa. Fasilitas - fasilitas tersebut antara lain co-working space, student center, jogging track, dan lain sebagainya. Nama The Louvre Student Apartment sendiri berasal dari bentuk fasad apartemen yang sebagian besar terdiri dari kisi-kisi kayu. Louvre dalam bahasa inggris diartikan sebagai kisi - kisi kayu yang memfilosofikan kekuatan dan perlindungan serta keangunan pada sebuah bangunan. Dengan mengusung konsep biophilic design, apartemen ini menyuguhkan lansekap yang asri dengan nuansa dekat dengan alam. Apartemen ini juga mengusung konsep near zero-net energy yaitu konsep daur ulang energi dengan memanfaatkan sumber daya alam agar energi yang dihasilkan sebanding dengan energi yang dikeluarkan. Kata Kunci: Hunian Vertikal, Apartemen mahasiswa, Biofilik, Hijau, Psikologi.