cover
Contact Name
Bangun I R Harsritanto
Contact Email
bangunirh@arsitektur.undip.ac.id
Phone
+6281229999446
Journal Mail Official
jpps@arsitektur.undip.ac.id
Editorial Address
architecture campuss, faculty of engineering, Universitas Diponegoro, Jl Prof Soedarto SH, Tembalang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Poster Pirata Syandana
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 27156397     DOI : -
Jurnal Poster Pirata Syandana (ISSN : 2715-6397)is an architecture poster journal publication in colaboration of Department of Architecture in Engineering Faculty at Diponegoro University with TA committee. Jurnal Poster Pirata Syandana is a scientific publication and communication media of design methods architecture design, human settlement, building construction, history of architecture, environmental design and building sciences. architecture education material and behaviour in architecture
Articles 170 Documents
Search results for , issue "PERIODE 160" : 170 Documents clear
Relokasi Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Boyolali sebagai Pusat Pengembangan Kompetensi dan Inovasi UMKM Lokal Luqmana, Muhammad Ramadhan Adi
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 160
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Balai Latihan Kerja merupakan tempat yang digunakan untuk memberikan pelatihan yang dapat meningkatkan kualitas tenaga kerja. Kabupaten Boyolali sudah memiliki Balai Latihan kerja dengan berbagai kompetensi. Dengan adanya BLK diharapkan dapat mengurangi pengangguran. Sarana prasarana dari BLK tentunya harus memadai dan bisa digunakan untuk meningkatkan kemampuan para peserta pelatihan. Kompetensi yang ada di setiap BLK tentunya berbeda, BLK setiap daerah seharusnya mulai mengembangkan potensi daerah atau UMKM daerah. Boyolali sendiri tentunya memiliki potensi daerah yang belum dikembangkan secara maksimal. Dengan memasukkan potensi daerah ke dalam pelatihan di BLK, maka akan meningkatkan kualitas UMKM daerah yang salah satunya adalah pengolahan susu.  Pada perencanaan ini akan dilakukan relokasi pada bangunan BLK Boyolali. Relokasi dilakukan untuk meningkatkan kualitas dari BLK sendiri terutama pada sarana dan prasarana. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan placemaking. Placemaking tidak hanya sekedar tentang arsitektural saja, tetapi ruang publik yang mengedepankan nilai sosial. Dalam perancangannya menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
Perancangan Stadion Pajajaran Dengan Pendekatan Person Centered Mapping Di Kota Bogor Nurrabbiillah, Okavianita Cahya
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 160
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan Stadion Pajajaran dengan Pendekatan Person Centered Mapping  di Kota Bogor berisi pemaparan mengenai gagasan awal perancangan dari bangunan  stadion dengan upaya efisiensi sirkulasi bangunan, baik sirkulasi luar dan sirkulasi  dalam bangunan guna memudahkan pengguna mengakses bangunan terutama pada saat  keadaan darurat di dalam stadion. Berlokasi di Jalan Pemuda, Tanah Sereal, Bogor  yang merupakan tapak eksisting stadion, perancangan ini bertujuan dan sinergi dengan  Pemerintah Kota Bogor yang akan mengekspansi dan merevitalisasi Stadion Pajajaran. Berfokus terhadap  isu keberadaan stadion dan kejadian kelam di dalam stadion menjadikan penulis  mengusung untuk melakukan efisiensi sirkulasi dalam bangunan stadion. Pendekatan  tersebut dibantu dengan metode analisis space syntax menggunakan aplikasi  depthmapX, dimana penulis melakukan beberapa tahapan dalam melakukan  penyelesaian skematik stadion. Langkah pertama yaitu melakukan uji coba analisis  space syntax eksisting, kedua uji coba analisis space syntax preseden dimana penulis  melakukan uji coba sebanyak 14 stadion yang berada di Indonesia dan beberapa stadion  di Asia Tenggara, ketiga uji coba analisis space syntax (simulasi) integrasi spasial tapak  dimana penulis mendapatkan rencana sirkulasi utama dan konfigurasi ruang tata dalam  bangunan stadion. Kemudian hasil dari analisis nantinya akan dijadikan sebagai acuan atau guideline perancangan keseluruhan kawasan Stadion Pajajaran.
Hotel Bintang 5 Di Semarang Maharani, Purdwiastuti Putri
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 160
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semarang memainkan peran penting dalam perekonomian nasional. Memiliki banyak keberagaman sejarah, budaya, dan religi yang sangat menarik untuk dikembangkan. Hotel bintang 5 dirancang untuk menjadi lebih dari sebuah akomodasi, namun bisa menjadi ikon modernisasi Semarang dengan fasilitas penunjang yang berperan sebagai jendela bagi tamu untuk mengenal Semarang lebih dalam lagi dengan menggabungkan aspek kebudayaan lokal dan mendorong kemajuan Semarang dalam sektor MICE di Indonesia. Diharapkan Hotel bintang 5 ini tidak hanya difungsikan untuk menginap saja, namun bisa menjadi pusat pertemuan yang menunjang pertumbuhan wisata dan bisnis di Semarang. Dengan menggabungkan perpaduan antara modernisasi dan kekayaan budaya lokal, dapat memberikan pengalaman menarik bagi para tamu sekaligus berkontribusi dalam meningkatkan persaingan di sektor akomodasi dan pariwisata Semarang.
PERANCANGAN RESORT DI SEKITAR KAWASAN WISATA WADUK GAJAH MUNGKUR DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR ORGANIK Prasetyo, Herdiyas Satri Aji
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 160
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di tengah laju urbanisasi dan meningkatnya tekanan kehidupan modern, kebutuhan masyarakat akan ruang untuk beristirahat, merefleksi diri, serta kembali terhubung dengan alam menjadi semakin mendesak. Dalam konteks ini, pariwisata alam menjadi salah satu alternatif yang relevan untuk menjawab kebutuhan tersebut. Berdasarkan Peraturan Bupati Wonogiri Nomor 5 Tahun 2013 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah (RIPPARDA) Kabupaten Wonogiri Tahun 2013–2028, Waduk Gajah Mungkur ditetapkan sebagai bagian dari Kawasan Strategis Pariwisata Kabupaten (KSPK), yang dirancang untuk mendukung pengembangan destinasi pariwisata berskala provinsi hingga nasional. Penetapan ini menegaskan pentingnya pengembangan fasilitas penunjang pariwisata, termasuk akomodasi yang representatif. Kabupaten Wonogiri sendiri memiliki kekayaan alam berupa panorama waduk, deretan pegunungan, serta perbukitan yang masih alami. Sayangnya, potensi tersebut belum dioptimalkan, khususnya dalam penyediaan fasilitas akomodasi wisata yang memiliki karakter yang selaras dengan alam sekitar. Di sisi lain, berdasarkan Buku Statistik Jawa Tengah dalam Angka tahun 2022, Kabupaten Wonogiri mengalami lonjakan signifikan jumlah wisatawan pasca pandemi COVID-19. Dalam kurun waktu 2021–2022, tercatat peningkatan kunjungan wisatawan sebesar 206.812 orang. Melihat tingginya pertumbuhan wisatawan dan status strategis Waduk Gajah Mungkur sebagai kawasan prioritas, maka perancangan fasilitas akomodasi berupa resort menjadi urgensi yang tidak dapat diabaikan. Mengingat kondisi geografis Kabupaten Wonogiri yang didominasi oleh bentang pegunungan dan perbukitan, pendekatan arsitektur organik menjadi relevan untuk diadopsi. Pendekatan ini memungkinkan rancangan resort dapat bersinergi dengan lanskap alam secara harmonis, sekaligus memperkuat karakter lokal yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Perancangan MICE di Kota Semarang dengan Fasilitas Komersial sebagai Aspek Penunjang Utama melalui Pendekatan Behaviour Setting Aulifiya, Nolina
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 160
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pariwisata merupakan sektor strategis dalam mendukung keberhasilan otonomi daerah, termasuk di Kota Semarang. Berdasarkan LKPJ Wali Kota Semarang tahun 2023, kota ini memiliki 64 daya tarik wisata yang menjadikannya potensial sebagai destinasi utama, bukan sekadar kota transit. Salah satu bentuk pariwisata yang berkontribusi terhadap perekonomian kota adalah wisata bisnis, khususnya kegiatan MICE (Meeting, Incentive, Conference, and Exhibition). Namun, pengembangan MICE di Semarang masih menghadapi berbagai kendala, antara lain belum adanya biro khusus pengelola MICE serta keterbatasan infrastruktur yang mampu mewadahi seluruh kegiatan MICE dalam satu kawasan. Merespons hal tersebut, direncanakan pembangunan fasilitas MICE terpadu di kawasan strategis PRPP, Semarang Utara, yang potensial untuk direvitalisasi. Perancangan fasilitas ini mengacu pada pendekatan Behaviour Setting guna menciptakan ruang yang adaptif terhadap berbagai kebutuhan pengguna. Selain bangunan utama untuk kegiatan MICE, direncanakan juga penyediaan fasilitas penunjang berupa akomodasi penginapan transit yang terintegrasi dalam satu kawasan. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing pariwisata bisnis Kota Semarang dan memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan wilayah. 
ARSITEKTUR KONTEKS VIRTUAL: DESAIN STASIUN KOMUNITAS KREATIF 3D DENGAN MINECRAFT MENUJU INTEGRASI METAVERSE PADA MASA DEPAN Pratama, Reino
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 160
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Integrasi arsitektur virtual dengan konteks fisik menghadirkan peluang baru dalam menjawab kebutuhan sosial dan ekonomi masa depan, terutama dalam mendukung aktivitas kreatif berbasis teknologi. Penelitian ini menghasilkan perancangan Stasiun Komunitas Kreatif 3D bernama Metacraft, yang menggabungkan fungsi pusat data, kantor operasional, dan ruang komunitas kreatif berbasis metaverse. Dengan menggunakan Minecraft sebagai medium perancangan, stasiun ini memanfaatkan mediation space dalam sebuah metapod untuk menciptakan transisi imersif antara dunia nyata atau ruang aktual dan ruang virtual, memungkinkan kolaborasi, inovasi, dan aktivitas ekonomi-kreatif dalam seni rupa tiga dimensi. Perancangan ini menunjukkan bahwa arsitektur virtual dapat melampaui batasan ruang fisik, menciptakan ruang tanpa batas yang relevan dengan perkembangan teknologi dan tren masyarakat global.
Pengembangan Kawasan Zero-Waste Terpadu di TPA Jatibarang, Kota Semarang Azzahra, Annisa Sabrina
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 160
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan penduduk dan perubahan gaya hidup masyarakat di Kota Semarang berdampak pada peningkatan produksi sampah yang signifikan, Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Semarang, jumlah penduduk tahun 2023 mencapai 1.694.743 jiwa. TPA Jatibarang, sebagai tempat pembuangan akhir terbesar di Jawa Tengah, menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan sampah yang tidak maksimal, yang berkontribusi pada degradasi lingkungan dan menimbulkan masalah sosial. Penelitian ini bertujuan untuk merancang kawasan zero-waste terpadu yang mengintegrasikan pengolahan sampah berbasis daur ulang  dengan fasilitas hunian pekerja layak huni bagi pemulung yang diberdayakan dan area grazing zone untuk memecahkan permasalah yang ada di TPA Jatibarang. Pendekatan desain modular digunakan untuk menciptakan hunian non-permanen dengan standar layak huni, sementara sistem pengolahan sampah dirancang untuk memproses sampah organik menjadi pupuk dan sampah plastik menjadi biji plastik serta sampah anorganik menjadi Refuse-Derived Fuel (RDF). Hasil perancangan menunjukkan bahwa integrasi antara pemberdayaan pemulung, desain arsitektur berkelanjutan, dan edukasi gaya hidup zero-waste dapat menjadi solusi komprehensif terhadap permasalahan sampah di TPA Jatibarang. Selain itu, upaya ini juga meningkatkan kesejahteraan ekonomi pemulung melalui pengolahan sampah bernilai ekonomis. Kawasan zero-waste terpadu ini diharapkan menjadi model inovatif dalam pengelolaan sampah perkotaan yang berkelanjutan di Indonesia.
Pusat Rehabilitasi Korban Kekerasan Seksual di Kota Semarang dengan Pendekatan Psikologi Pengguna Ang, Kana Indika Wibowo
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 160
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan statistik yang disajikan website Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Semarang pada periode 1 Januari sampai dengan 10 September 2024 jumlah kasus tindak kekerasan seksual sebanyak 54 kasus. Jumlah ini terus naik menjadi 64 kasus pada 9 Oktober 2024 dan 79 kasus pada 18 November 2024. Dari statistik tersebut dapat dilihat bahwa dalam kurun waktu 68 hari terjadi penambahan sebanyak 25 kasus tindak kekerasan seksual di Kota Semarang. Tindak kekerasan seksual dapat terjadi pada siapa saja di berbagai kalangan, tidak terpaku pada perempuan dewasa. Bahkan pelakunya dapat berasal dari mana saja, seperti pasangan, orang tua, teman, maupun orang yang tidak dikenal. Korban tindak kekerasan seksual sangat membutuhkan dukungan dari orang-orang terdekatnya, sehingga diharapkan korban tidak merasa sendiri dan tidak menyalahkan dirinya sendiri atas tindak kekerasan yang menimpanya. Selain dukungan dari orang-orang terdekatnya, dampak psikologis yang diterima oleh korban tindak kekerasan seksual dapat ditanggulangi melalui bantuan profesional, yaitu dengan melakukan konsultasi dan konseling dengan psikolog serta menerima layanan rehabilitasi. Pusat rehabilitasi dengan fasilitas shelter sangat dibutuhkan untuk membantu korban kekerasan seksual, khususnya yang memiliki trauma bertemu dengan pelaku maupun orang lain. Pendekatan berdasarkan kebutuhan pengguna juga sangat penting, agar desain yang dihasilkan dapat memenuhi ekspektasi korban serta meminimalisir terjadinya kesalahan desain.
Sekolah Dasar Luar Biasa Negeri dengan Pendekatan Multisensori di Kabupaten Jepara Putri, Junetta Aulia
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 160
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hak pendidikan belum bisa digapai sepenuhnya oleh semua kalangan, khususnya kelompok disabilitas. Sekolah luar biasa merupakan salah satu sistem pendidikan yang dirancang khusus untuk anak dengan kebutuhan khusus (ABK). Seiring berjalannya layanan khusus tersebut, angka lulusan tingkat dasar dan angka tidak tamat tingkat dasar masih sebanding. Nyatanya, pendidikan dasar ini penting sebagai intervensi awal untuk mendukung perkembangan anak sesuai potensi dan kebutuhannya. Sehingga urgensi yang akan dibawa adalah pemerataan layanan pendidikan khusus pada tingkat dasar. Jawa Tengah merupakan provinsi dengan angka PMD terbanyak ketiga, tidak berbeda jauh dengan posisi pertama dan kedua. Kabupaten Jepara memiliki angka perbandingan jumlah SLB per ABK paling kecil, yakni 0,001, dengan jenis ketunaan terbanyaknya yaitu, tunanetra, tunarungu, tunagrahita, dan tunadaksa. Status yang diberi adalah negeri, mengingat urgensi pemerataan tersebut. Namun, muncul sebuah pertanyaan kembali, bagaimana ABK dapat terlibat dalam suatu ruang jika mereka memiliki kekurangan/ketidaksempurnaan. Melalui interaksi, manusia menciptakan hubungan dan menjadi bagian dari lingkungan. Karakter dan kemampuan indra yang beragam menghasilkan respons yang khas, sehingga membentuk makna ruang yang mendalam bagi setiap individu. Maka perlu dipelajari mengenai kedua hal tersebut. Dalam arsitektur, kemampuan indra dapat dipelajari melalui konsep multisensori. Sehingga, perancangan kali ini akan menciptakan sebuah fasilitas pendidikan khusus di tingkat dasar untuk ABK dengan memberikan suatu pengalaman meruang.
Museum dan Memorial Tragedi 1998 Berbasis Arsitektur Dualitas Berdasarkan Pengalaman Spasial Pengguna Pertiwi, Lisanti Dian
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 160
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dualitas dalam arsitektur menggambarkan adanya dua elemen yang tampak bertentangan tetapi sebenarnya saling melengkapi, menciptakan keseimbangan dan harmoni dalam sebuah desain. Sebuah konsep tidak dapat terpenuhi tanpa adanya konsep berlawanan, karena keberadaan konsep yang berlawanan mendukung konsep tersebut dapat berdiri (Klee, 1961). Konsep dualitas dalam arsitektur dapat ditemukan dalam teori arsitektur, proses kreatif, serta dualitas bentuk-ruang (Bartels, 1968). Dengan demikian arsitektur berperan sebagai dualitas, mencakup elemen-elemen yang berlawanan namun hadir bersama, saling mengekspresikan karakter masing-masing sehingga menciptakan keseimbangan yang dinamis. Perancangan dengan judul “Museum dan Memorial Tragedi 1998 Berbasis Arsitektur Dualitas Berdasarkan Pengalaman Spasial Pengguna” membahas mengenai peran arsitektur sebagai dualitas yang menempatkan dunia kehidupan dan dunia kematian, menempatkan tragedi dan harapan dalam satu ruang. Berfokus menekankan peristiwa traumatis dapat dikenang dan dihormati tanpa memisahkan secara tegas antara kenangan akan kematian dan kehidupan sehari-hari. Melalui metode mendalami terjadinya tragedi 1998 yang diangkat sebagai topik perancangan, menelusuri linimasa dan emosi yang terkandung di dalamnya. Emosi dari tragedi 1998 digunakan untuk dikonstruksi menjadi sebuah ruang melalui narasi desain dengan merancang skenario emosi untuk menghadirkan pengalaman spasial bagi pengguna. Perancangan ini menghadirkan arsitektur yang berfungsi sebagai edukasi, memorial, dan refleksi.  Kata Kunci: Arsitektur Dualitas, Tragedi 1998, Pengalaman Spasial Pengguna