cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
setiawan1000@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
nurgiansah@upy.ac.id
Editorial Address
Jl. IKIP PGRI I Sonosewu No.117, Sonosewu, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55182
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kewarganegaraan
ISSN : 19780184     EISSN : 27232328     DOI : https://doi.org/10.31316/jk.v7i1.5299
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Kewarganegaraan is published 2 times in 1 year in June and December. The scope of the article includes: 1. Pancasila Education 2. Citizenship Education 3. Social Sciences 4. Politic 5. Law
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2017): Desember 2017" : 4 Documents clear
KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN SEBAGAI UPAYA PENANGGULANGAN BENCANA BANJIR Triyana, Dika
Jurnal Kewarganegaraan Vol 1, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.1 KB) | DOI: 10.31316/jk.v3i2.927

Abstract

AbstrakPengakuan adanya bencana banjir telah terjadi di seluruh dunia ,banjir dan genangan merupakan masalah tahunan dan memberikan pengaruh besar terhadap kondisi masyarakat baiksecara cocial,ekonomi maupun lingkungan. Banjir bukan masalah pribadi yang di teliti berdasarkan disipil ilmu,tetapi bnjir di akibatkan oleh dua faktor yaitu faktor alamiah dan aktivitas manusia seperti seperti sistem lingkungan yang rusak ,membuang sampah sembarangan.    Banjir yang sering terjadi salah satunya di daerah Jakarta atau pun daerah lainya bnyak di  disesbabkan seperti  sistem pengelolaan tata ruang  dan banyaknya gedung-gedung besar ,kurang nya penghijaun lahan,salah satu cara kita untuk menanggulanginya yaitu melalukan reboisasi tanaman seperti pepohonan,mengurangi membangun gedung-gedung besar,tidak menebang pohon secara liar,dan menjaga lingkungan yang besih dan sehatKata Kunci: Pendidikan Karakter, Karakter Peduli Lingkungan, Banjir AbstractRecognition of flood disasters has occurred around the world, floods and inundation is an annual problem and has a big impact on the condition of the community both economically and environmentally. Flooding is not a personal matter that is studied based on the selection of science, but flooding is caused by two factors, namely natural factors and human activities such as damaged environmental systems, littering.    Floods that often occur in the Jakarta area or other areas are caused by spatial management systems and the number of large buildings, lack of greening land, one of our ways to overcome it is by reforestation of plants such as trees, reducing large buildings, not cutting down trees wildly, and maintaining a clean and healthy environment Keywords: Character Education, Character Care for the Environment, Flooding
SIKAP PATRIOTISME BAGI WARGA NEGARA DI DAERAH 3T Pradita, Tegar Ngesti
Jurnal Kewarganegaraan Vol 1, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.832 KB) | DOI: 10.31316/jk.v5i1.1174

Abstract

AbstrakSikap patriotisme warga negara di daerah 3T kurang baik semua itu dikarenakan oleh suatu hal yaitu sikap dan moral warga negaranya sendiri oleh karena itu masalah moral harus diperhatikan disetiap manusia, karena baik buruknya moral setiap pribadi menentukan kualitas suatu bangsa. Nilai moral bangsa Indonesia harus dilandasi dengan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara. Dalam hubungan dengan bangsa dan negara setiap pribadi juga dituntut untuk mempunyai rasa patriotisme yang baik. Patriotisme adalah kecintaan kepada bangsa dan negara Indonesia, adapun rasa ptriotisme warga negara yang dilandasi dengan Pancasila bertujuan untuk menuntun suatuwarga negara agar memiliki sikap menjujung tinggi nilai keikhlasan, kemanusiaan, dan merasa bahwa bangsa Indonesia merupakan bagian dari seluruh umat manusia.Kata Kunci: 3T, Patriotisme, Moral AbstractThe attitude of patriotism of citizens in the 3T area is not good all because of a thing that is the attitude and morals of its own citizens, therefore, moral problems must be considered in every human being, because the good morals of each person determine the quality of a nation. The moral values of the Indonesian nation must be based on the values of Pancasila as the basis of the state. In relation to the nation and the country, every person is also required to have a good sense of patriotism. Patriotism is a love for the nation and the state of Indonesia, as for the sense of patriotism of citizens based on Pancasila aims to lead a citizen to have a high attitude of sincerity, humanity, and feel bhava Indonesian nation is part of all mankind. Keywords: 3T, Patriotism, Moral
PERAN ORANGTUA DALAM OPTIMALISASI TUMBUH KEMBANG ANAK UNTUK MEMBANGUN KARAKTER ANAK USIA DINI Bayna, Iqra Mulyati
Jurnal Kewarganegaraan Vol 1, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.488 KB) | DOI: 10.31316/jk.v5i1.928

Abstract

AbstrakPentingnya pendidikan dini pada anak telah menjadi perhatian pemerintah. Anggapan bahwa pendidikan baru bisa dimulai setelah usia sekolah dasar, ternyata tidak benar, bahkan pendidikan yang dimulai usia taman kanak2 pun sebenarnya sudah terlambat. Menurut hasil penelitian di bidang neurologi seperti yang dilakukan oleh Dr. Benyamin S. Bloom, seorang ahli pendidikan dari universitas Chicago, Amerika Serikat, mengemukakan bahwa pertumbuhan sel jaringan otak pada anak usia 0-4 tahun mencapai 50%. Artinya bila pada usia tersebut otak anak tidak mendapatkan rangsangan yang maksimal maka segala tumbuh kembang anak baik fisik maupun mental tidak akan berkembang secara optimal. Peran yang sangat strategis dalam optimalisasi pendidikan usia dini adalah peran orang tua. Pembiasaan yang disertai dengan teladan dan diperkuat dengan penanaman nilai-nilai yang mendasari secara bertahap akan membentuk budaya serta mengembangkan hubungan dengan Tuhan Yang Maha Esa. Dengan cara ini lingkungan keluarga dapat menjadi pola penting dalam pembudayaan karakter bangsa bagi anak dan generasi muda. Atas dasar itu, pendidikan karakter bukan sekedar mengajarkan mana yang baik dan mana yang sala tetapi lingkuan keluarga juga memiliki peran dalam mengajarkan keterampilan seorang anak agar anak memiliki keterampilan di masa yang akan datang.Kata Kunci: Orang Tua, Karakter, Anak Usia Dini AbstractThe importance of early childhood education in children is a concern of the government. Assuming that new education can begin after primary school age, that's not true, even education that starts kindergarten age is actually too late. According to the results of research in the field of neurology as conducted by Dr. Benyamin S. Bloom, an education expert from the University of Chicago, USA, shows that the growth of brain tissue cells in children aged 0-4 years reached 50%. This means that if at that age the child's brain does not get maximum stimulation then all child development both physically and mentally will not develop optimally. A very strategic role in optimizing early childhood education is the role of parents. Habituation that is accompanied by example and strengthened by the planting of the underlying values will gradually form a culture and develop a relationship with The One True God. In this way, the family environment can be an important pattern in the culture of the nation's character for children and young people. On that basis, character education not only teaches which ones are good and which are sala but the family environment also has a role in teaching children skills so that the child has skills in the future.Keywords: Parents, Characters, Early Childhood
PERAN MEDIA SOSIAL UNTUK PENINGKATAN KREATIVITAS Nusantara, Cahya
Jurnal Kewarganegaraan Vol 1, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.148 KB) | DOI: 10.31316/jk.v3i2.923

Abstract

Abstrak Sosial media, kita mengenal bahwa sosial media pada saat ini adalah media yang sangat popular dan banyak sekali yang memakai soaial media ,Dari media sosial pun kita bisa mendaptkan banyak sekali infomasi dengan secara cepat hingga kita bisa mengetahui informasi yang tepat.Dan kita sudah tahu  bahwanya media sosial sangat berpengaruh di massa sekarang. Dan dari informasi infomasi yang banyak di dapat dari media sosial bisa membuat orang menjadi memperbanyak pengetahuan dana bisa juga menunjang kreativitas dari orang yang menggunakan media sosial , di sosial media sendiri sudh banyak app yang tersedia seperti whatshaap,twiter,youtube,facebook,instagram dll, yang menunjang kreativitas orang yang menggunakan sosial media tersebut.kreativitas dalam kamus besar bahasa Indonesia adalah (kemampuan untuk mencipta / Daya cipta perihal berkerasi /kratifitas) jadi kreativitas adalah kemampuan seseorang untuk mencipatakan / berkerasi di video,foto,tulisan dan gambar dan media sosial apakah bisa untuk peningkatan kreativitas sesorang.Kata kunci : Sosial media, Peningatan Kreativitas AbstractSocial media, we know that social media at this time is a very popular media and a lot of people who use social media, From social media, we can get a lot of information quickly so that we can know the right information. And we already know that social media is very influential in the masses now. And from information that can be obtained from social media can make people become more knowledgeable funds can also support the creativity of people who use social media, on social media itself sudh many apps available such as WhatsApp, Twitter, Youtube, Facebook, Instagram, etc., which supports the creativity of people who use social media. creativity in a large dictionary of the Indonesian language is (the ability to create / Copyright about the constellation/creativity) so creativity is the ability of a person to create / constellation in videos, photos, writings and images, and social media whether it can be to increase one's creativity.Keywords: Social media, warn of creativity.

Page 1 of 1 | Total Record : 4