cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
setiawan1000@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
nurgiansah@upy.ac.id
Editorial Address
Jl. IKIP PGRI I Sonosewu No.117, Sonosewu, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55182
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kewarganegaraan
ISSN : 19780184     EISSN : 27232328     DOI : https://doi.org/10.31316/jk.v7i1.5299
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Kewarganegaraan is published 2 times in 1 year in June and December. The scope of the article includes: 1. Pancasila Education 2. Citizenship Education 3. Social Sciences 4. Politic 5. Law
Articles 459 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 3 (2022): October 2022" : 459 Documents clear
Analisis Sistem Pengendalian Internal pada Organisasi Nirlaba Pantji Sintje Alouw; Roosye Awuy; Harty U.H.L. Koagouw; Antonius Adolf Tandi; Ivonne Helena Putong
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 3 (2022): October 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.992 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i3.1362

Abstract

Abstrak Sebagai organisasi nirlaba, gereja menjalankan organisasinya berdasarkan pelayanan kepada jemaat tanpa memikirkan keuntungan. Gereja mengandalkan pendanaannya dari sumbangan jemaat dan donatur. Kepercayaan donatur akan tercapainya visi, misi dan tujuan organisasi dapat dicapai dengan adanya pengendalian internal yang baik. Gereja GMIM Lotta merupakan anggota dari Sinode GMIM juga dituntut untuk menjalankan pengendalian internal yang baik. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis penerapan sistem pengendalian internal pada jemaat GMIM Lotta. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif berdasarkan wawancara dengan pihak yang terlibat dalam pengelola keuangan, dokumentasi struktur organisasi, dokumen dan laporan yang digunakan juga membaca aturan tata kelola keuangan dari sinode. Penerapan sistem pengendalian internal di gereja belum berjalan dengan baik. Terdapat beberapa kendala. Untuk mengatasi kendala yang ada perlu peningkatan pengetahuan dan keterampilan melalui pelatihan/pendidikan guna meningkatkan kompetensi. Buku Pedoman Pelayanan Pengawasan dan Tata Kelola Perbendaharaan disusun tahun 2018 sehingga perlu dilakukan pembaharuan/revisi sesuai dengan perkembangan. Kata Kunci: Pengendalian internal, gereja Abstract As a non-profit organization, the church runs its organization based on service to the congregation without the idea of profit. A church relies on donations from congregations and donors for its funding. Donors' trust in achieving the vision, mission and goals of the organization can be achieved with good internal control. The Lotta GMIM Church is a member of the GMIM Synod that is expected to have good internal control. The purpose of this research was to analyze the implementation of the internal control system in the GMIM Lotta congregation. The research method used is descriptive qualitative-based on interviews with parties involved in financial management, documentation of organizational structure, documents and reports used as well as reading the rules of financial governance from the synod. The implementation of the internal control system in the church has not performed well. There are several obstacles. To overcome those obstacles, the system's skills needs to be improved through training/education in order to improve competence. The Treasury Supervision and Governance Service Manual was compiled in 2018 so that improvements/revisions need to be made in accordance with developments. Keywords: Internal control, church
Pengaruh Kualitas Pelayanan Aviation Security Terhadap Kepuasan Penumpang di Bandar Udara Juanda Surabaya Muhamad Eka Putra Utama; Maria Valeria Roellyanti
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 3 (2022): October 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.597 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i3.1615

Abstract

Pengaruh Kualitas Pelayanan Aviation Security Terhadap Kepuasan Penumpang di Bandar Udara Juanda Surabaya Muhamad Eka Putra Utama1 Maria Valeria Roellyanti2 Program Studi DIV Manajemen Transportasi Udara, Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan Yogyakarta, Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia1,2 Email: - Abstrak Pelayanan pada suatu bandar udara tidak terlepas dari sikap yang diberikan oleh setiap petugas, oleh karena itu setiap devisi pada bandar udara harus memberikan pelayanan secara baik dan ramah. Pelayanan yang baik pada divisi bandar udara memberikan dampak pada kualitas pelayanan keamanan dan kepuasan penumpang sebagai pengguna jasa bandar udara. Dalam tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa pengaruhnya pelayanan keamanan petugas avsec terhadap kepuasan penumpang di bandar udara Juanda Surabaya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan kuesioner sebagai sumber data primernya. Populasi dalam penelitian ini adalah penumpang yang berada di Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya Sampel yang diambil adalah sebanyak 100 penumpang di Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, ditemukan bahwa hasil uji T mempunyai nilai signifikan sebesar 0,000 0,005 yang berarti adanya pengaruh dari kualitas pelayanan keamanan petugas avsec unit centralize(security check point) terhadap kepuasan penumpang di Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya.Berdasarkan hasil uji R², diperoleh hasil sebesar 0,852 atau sama dengan 85,2%. Hal ini menunjukan bahwa pengaruh kualitas pelayanan keamanan petugas avsec unit centralize(security check point) mendapat korelasi yang kuat) berpengaruh terhadap variabel kepuasan penumpang dan sisanya 14,8% atau 0,148 merupakan variabel yang tidak diteliti pada penelitian ini. Kata Kunci: Aviation Security, Kepuasan Penumpang
Hubungan Karakteristik dengan Tingkat Keparahan Pasien Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Pabidang W; Somarnam; Yanti Pesurnay; Ernawati
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 3 (2022): October 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.317 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i3.1616

Abstract

Abstrak Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS-CoV-2). Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Papua Barat per kasus konfirmasi covid-19 di Papua Barat masih terus mengalami penambahan setiap hari. Belum terdapat penelitian sebelumnya di Papua Barat terkait karakteristik pasien covid-19 dan hubungannya dengan tingkat keparahan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan karakteristik pasien dengan tingkat keparahan covid-19. Penelitian ini dilakukan pada pasien yang terkonfirmasi covid-19 di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Kota dan Kabupaten Sorong pada 99 responden dengan desain cross sectional study menggunakan data sekunder. Hasil yang didapatkan yaitu proporsi kelompok usia <55 (10-54 tahun) yaitu 74,7%, jenis kelamin perempuan (53,5%), dan suku non Papua (85,9%). Karakteristik klinis paling banyak dijumpai diantara ketiga gejala yang diteliti yaitu gejala batuk (49,5%), sesak napas (42,4%), dan demam (6,1%). Analisis hubungan jenis kelamin dengan tingkat keparahan didapatkan nilai p=0,242, hubungan kelompok umur dengan tingkat keparahan didapatkan nilai p<0,001, hubungan suku dengan tingkat keparahan (p=0,054), demam (p=0,193), batuk dan sesak (p<0,001). Terdapat hubungan yang bermakna secara statistik, yakni umur, gejala batuk dan sesak dengan tingkat keparahan covid-19, dan tidak terdapat hubungan yang bermakna secara statistik yakni jenis kelamin, suku dan gejala demam dengan tingkat keparahan covid-19. Kata Kunci: Covid-19, Karakteristik, Tingkat Keparahan, Papua Barat Abstract Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) is an infectious disease caused by Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS-CoV-2). Based on data from the West Papua Health Office as of December 13, 2020, confirmed cases of Covid-19 in West Papua are still increasing every day. There have been no previous studies in West Papua regarding the characteristics of Covid-19 patients and the relation to severity of the disease. The objective of this study is to determine the relation between characteristics of the disease and the severity of Covid-19 patients. This study was conducted on patients with confirmed case of covid-19 in Covid-19 Emergency Hospital in Sorong City and Regency who were treated from March 2020-December 2020 on 99 respondents with a cross-sectional study design using secondary data. The result show that the proportion of the age group <55 (10-54 years) is 74.7%, female (53.5%), and non-Papuan (85.9%). The most common clinical characteristics among the three symptoms studied were cough (49.5%), shortness of breath (42.4%), and fever (6.1%). Analysis of the relationship with the severity obtained p value =0.242, the relationship between age group with the severity obtained p value <0.001, the relationship between ethnicity and severity (p= 0.054), fever (p=0.193), cough and shortness of breath (p<0, 001). There are statistically significant relation, namely age, cough symptoms and shortness of breath with the severity of Covid-19, and there are no statistically significant relation, namely gender, ethnicity and fever symptoms with the severity of Covid-19. Keywords: Covid-19, characteristics, severity, West Papua
Tinjauan Yuridis Terhadap Penghentian Izin Pelaksanaa Reklamasi Pulau I di Provinsi DKI Jakarta (Studi Putusan Mahkamah Agung Nomor 32 PK/TUN/2021) Febrina Permadi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 3 (2022): October 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.825 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i3.1687

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana penyelesaian sengketa terhadap Penghentian Izin Reklamasi Pulau I di Provinsi DKI Jakarta dan bagaimana kendala bagi pengembang dalam Pelaksanaan Reklamasi Pulau I di Provinsi DKI Jakarta. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang menggunakan pendekatan metode yuridis normatif, yang dilakukan dengan cara meneliti data sekunder berupa putusan pengadilan, peraturan serta literatur terkait. Data yang terkumpul akan dianalisis secara kualitatif dan disimpulkan secara deduktif. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa Gubernur DKI Jakarta berwenang dalam menerbitkan Keputusan Nomor 1409 Tahun 2018 tanggal 6 September 2018 perihal Pencabutan beberapa Keputusan Gubernur tentang Pemberian Izin Pelaksanaan Reklamasi sepanjang yang berhubungan dengan Keputusan Gubernur Nomor 2269 Tahun 2015 tentang Pemberian Izin Pelaksanaan reklamasi Pulau I kepada PT Jaladri Kartika Pakci dan tidak melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku serta asas umum pemerintahan yang baik. Akibat hukumnya adalah bahwa Mahkamah Agung menolak gugatan, menyatakan batal judex facti. Kata Kunci: Pembatalan Penghentian Izin Reklamasi, Pengembang Pulau I, Reklamasi Abstract This research seeks to reveal how to resolve disputes against the termination of the Island I Reclamation Permit in DKI Jakarta Province and how the obstacles for developers in the Implementation of Island I Reclamation in DKI Jakarta Province. This research is a descriptive research that uses a normative juridical method approach, which is carried out by examining secondary data in the form of court decisions, regulations and related literature. The collected data will be analyzed qualitatively and deductively inferred. The results showed that the Governor of DKI Jakarta was authorized to issue Decree Number 1409 of 2018 dated September 6, 2018 concerning the Revocation of several Governor's Decrees concerning the Granting of Reclamation Implementation Permits as far as it relates to Governor's Decree Number 2269 of 2015 concerning the Granting of Permits for the Implementation of Island I reclamation to PT Jaladri Kartika Pakci and does not violate applicable laws and regulations and the principles of good general government. The legal consequence was that the Supreme Court dismissed the suit, declaring it null and void of judex facti. Keywords: Cancellation of Reclamation Permit Termination, Island Developer I, Reclamation
Implementation of Measurement of Zakat Village Index in Cibungur Village, Parungponteng District, Tasikmalaya Regency M Silmi Mubarok; Mulia Amirullah; Eris Munandar
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 3 (2022): October 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.449 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i3.2547

Abstract

Abstract The Zakat Village Index is a mechanism tool used to measure the condition of a village so that it can be said that it is feasible or not feasible to be assisted by Baznas with zakat funds. Therefore, the Zakat Village Index can also be used as a monitoring and evaluation tool for the zakat management process in a village. The objectives of this study to be achieved include knowing the implementation of the Zakat Village Index for economic dimensions, health dimensions, and education dimensions for the people of Cibungur Village, Parungponteng District, Tasikmalaya Regency. social and humanitarian dimensions, and dimensions of da'wah or religion in the Cibungur Village community, Parungponteng District, Tasikmalaya Regency. This research uses mixed method research, which combines qualitative and quantitative methodologies to analyze a study. This method allows researchers to present studies qualitatively through descriptive explanations and also quantitatively through numbers, graphs, charts, and statistical data. Based on the research results, it can be concluded as follows: (1) The economic dimension index value has a value of 0.43. (2) The index value of the health dimension is 0.693. (3) The index value of the education dimension is 0.92 (4) The index value of the social and humanitarian dimension is 0.948 (5) The index value of the da'wah dimension is 1. Based on the measurement results of the Zakat Village Index (IDZ) obtained a value of 0.78. Categorized, Cibungur Village is included in the good category, which means that it is not prioritized for assistance. Keywords: Implementation, Measurement, IDZ
Penguatan Karakter Anti Korupsi pada Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di Perguruan Tinggi Berbasis Keislaman Ramandita, Raka; Luqman Hakim, Ahmad; Fauzan Anshory, Isa; Sholichah Iman Nurchotimah, Aulia
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 3 (2022): October 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.402 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i3.3124

Abstract

Abstrak Tidak dapat dipungkiri, bahwa pada saat ini banyak negara di dunia tidak lepas dari yang namanya korupsi. Hal tersebut disebabkan rusaknya moral dan kurangnya penanaman karakter anti korupsi pada seseorang. Artikel ini menggali lebih dalam tentang betapa pentingnya penanaman karakter anti korupsi pada pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dan juga penerapannya pada tingkat perguruan tinggi yang berbasis keislaman. Artikel ini menggunakan metode kajian pustaka, dengan mereview sumber-sumber ilmiah kemudian mengembangkan ide-ide yang ada pada sumber-sumber tersebut. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa karakter anti korupsi sangatlah penting ditanamkan pada diri seseorang, terutama pada civitas akademika perguruan tinggi yang merupakan generasi penerus bangsa ini dalam mengisi pemerintahan. Penerapannya melalu pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dan juga keikutsertaan para mahasiswa dalam menolak korupsi yang penerapannya pada penyelanggaraan acara-acara kegiatan sebagai bentuk penolakan korupsi di negeri. Hal tersebut sebagai bentuk kampanye besar-besaran sebagai bentuk penguatan karakter anti korupsi, penolakan terhadap tindak pidana korupsi, dan yang paling utama adalah untuk menghilangkan para koruptor dari negara ini, guna menciptakan sebuah negara dan lembaga pemerintahan yang bersih, serta menciptakan lingkungan masyarakat yang aman dan damai. Kata Kunci: Karakter Anti Korupsi, Korupsi, Pendidikan Kewarganegaraan.   Abstract It is undeniable, that at this time many countries in the world can not be separated from the name of corruption. This is due to moral damage and lack of planting anti-corruption character in a person. This article delves deeper into the importance of planting anti-corruption characters in Civic Education Learning and also its application at the level of Islamic-based universities. This article uses the literature review method, by reviewing scientific sources and then developing ideas that exist in these sources. The results of this study states that the character of anti-corruption is very important instilled in a person, especially in the academic community of higher education which is the next generation of this nation in filling the government. Its application is through Civic Education Learning and also the participation of students in rejecting corruption whose application is in the organization of activity events as a form of rejection of corruption in the country. This is a form of large-scale campaign as a form of strengthening the character of anti-corruption, rejection of corruption, and the most important is to eliminate the corruptors from this country, in order to create a clean state and government institutions, and create a safe and peaceful community environment. Keywords: Anti-Corruption Character, Corruption, Civic Education.
Studi Literatur: Bagaimana Orang Tua Mendeteksi Dini Perkembangan Kognitif Anak Usia 3- 4 Tahun ? Octaviani, Laily Rahma; Mulyana, Edi Hendri; Sumardi, Sumardi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 3 (2022): October 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.642 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i3.3763

Abstract

AbstrakPerkembangan kognitif merupakan salah satu perkembangan dari enam aspek perkembangan yang perlu diberi stimulus dan treatment yang sesuai dengan tahapannya. Banyak orang tua yang tidak mengetahui bagaimana orang tua tahu bahwa anaknya sudah berkembang sesuai dengan tahapannya atau tidak, karena ditakutkan dengan abainya rasa ingin tahu orang tua terkait perkembangan kognitif anak usia 3-4 tahun menjadi masalah yang lebih serius salah satunya keterlambatan perkembangan kognitif pada anak. Untuk mengetahui bagaimana tahapan perkembangan kognitif anak usia 3-4 tahun, dengan mendeteksi dini perkembangan anak. Mendeteksi dini perkembangan anak usia 3-4 tahun dengan mengacu pada Permendikbud No 137 Tahun 2014 Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur, metode studi literatur merupakan semua data yang dikumpulkan berasal dari jurnal, buku ataupun sumber lainnya. Dalam penelitian ini, peneliti mencari kajian-kajian yang relevan dengan penelitian yang dilakukan, mengkaji penelitian yang sudah ada. Dan kesimpulan dari penelitian ini dalam mendeteksi dini perkembangan kognitif anak usia 3-4 dapat mengacu pada STPPA.Kata Kunci: Orang Tua, Deteksi Dini Perkembangan Kognitif Anak Usia 3-4 Tahun, Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak (STPPA) AbstractCognitive development is one of the developments of the six aspects of development that need to be given a stimulus and treatment in accordance with the stages. Many parents do not know how parents know that their children have developed according to their stages or not, because they are afraid that the ignorance of parents' curiosity regarding the cognitive development of children aged 3-4 years will become a more serious problem, one of which is delays in cognitive development in children. . To find out how the stages of cognitive development of children aged 3-4 years, by detecting early child development. Early detection of the development of children aged 3-4 years by referring to Permendikbud No 137 of 2014 Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak. This research uses the literature study method, the literature study method is all data collected from journals, books or other sources. In this study, researchers look for studies that are relevant to the research being conducted, reviewing existing research. And the conclusion of this study in detecting early cognitive development of children aged 3-4 can refer to STPPA.Keywords: Parents, Early Detection of Cognitive Development of 3-4 Years Old Children, Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak (STPPA)
Efektivitas Kinerja Satuan Polisi Pamong Praja dalam Menertibkan Pedagang Kaki Lima di Cikampek Kabupaten Karawang Rismayanti, Aditya; Ramdani, Rachmat; Hakim, Lukmanul
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 3 (2022): October 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.132 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i3.3764

Abstract

AbstrakPerihal otonomi dareah dan penyelengaraan pemerintahan daerah diatur di dalam Undang-Undang No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah sebagai pegganti Undang-Undang No. 22 Tahun 1999. Polisi Pamong Praja (Satpol-PP). Satuan ini merupakan perangkat pemerintah daerah yang bertugas untuk membantu kepala daerah dalam pelaksanaan jalannya pemerintahan dan sebagai garda atau barisan terdepan dalam bidang ketentraman dan ketertiban umum. Salah satu bentuk sektor ekonomi perkotaan yang informal ialah berdagang, namun tidak semua orang memiliki modal yang cukup untuk mulai berdagang dengan skala sedang maupun besar. Mereka yang memiliki modal terbatas lebih memilih untuk berdagang menggunakan gerobak atau sebuah lapak kecil karena tak memiliki dana untuk menyewa kios maupun toko karena keterbatasan modal. Dan pedagang yang minim modal ini biasanya akan berjualan di sepanjang trotoar yang di peruntukan untuk pejalan kaki (Trotoar), pedagang ini disebut dengan Pedagang Kaki Lima. Di Cikampek khususnya di Kawasan Pasar Cikampek, dibawah Fly Over dan di sepanjang Jl. Ir. Haji Juanda masih saja menempati tempat yang tidak peruntukkannya atau tidak sesuai dengan Perda Kabupaten Karawang No. 6 Tahun 2011. rumusan masalah, yaitu: (1) Bagaimana Produktivitas Satuan Polisi Pamong Praja dalam menertibkan Pedagang Kaki Lima di Cikampek? (2) Bagaimana Kualitas Layanan Satuan Polisi Pamong Praja dalam menertibkan Pedagang Kaki Lima di Cikampek? (3) Bagaimana Responsivitas Satuan Polisi Pamong Praja dalam menertibkan Pedagang Kaki Lima Cikampek? (4) Bagaimana Responsibilitas Satuan Polisi Pamong Praja dalam menertibkan Pedagang Kaki Lima di Cikampek? (5) Bagaimana Akuntabilitas Satuan Polisi Pamong Praja dalam menertibkan Pedagang Kaki Lima di Cikampek? Ttujuan penelitian (1) Untuk mengetahui Produktivitas Satuan Polisi Pamong Praja (2) Untuk mengetahui Kualitas Layanan Satuan Polisi Pamong Praja (3) Untuk mengetahui Responsivitas Satuan Polisi Pamong Praja (4) Untuk mengetahui Responsibilitas Satuan Polisi Pamong Praja (5) Untuk mengetahui Akuntabilitas Satuan Polisi Pamong Praja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Peneliti dalam mengoleksi data melakukan kontak langsung dan berhubungan secara kontinyu, yang menjadi informan adalah mereka yang ditentukan sesuai dengan informasi yang kredibel tentang Efektifitas Kinerja Satuan Polisi Pamong Praja dalam menertibkan Pedagang Kaki Lima di Cikampek Kabupaten Karawang. Kesimpulan hasil Produktivitas, Kualitas Layanan, Responsivitas, Responbilitas, Akuntabilitas.Kata Kunci: Efektivitas, Satuan Polisi Pamong Praja, Pedagang Kaki Lima AbstractRegarding regional autonomy and the implementation of regional government, it is regulated in Law no. 32 of 2004 concerning Regional Government as a replacement for Law no. 22 of 1999. Civil Service Police (Satpol-PP). This unit is a regional government apparatus whose task is to assist regional heads in the implementation of government operations and as a guard or front line in the field of peace and public order. One form of the informal urban economic sector is trading, but not everyone has sufficient capital to start trading on a medium or large scale. Those with limited capital prefer to trade using a cart or a small stall because they do not have the funds to rent a kiosk or shop due to limited capital. And traders who have minimal capital will usually sell along the sidewalks that are designated for pedestrians (Sidewalks), these traders are called Street Vendors. In Cikampek, especially in the Cikampek Market Area, under the Fly Over and along Jl. Ir. Haji Juanda is still occupying a place that is not designated or not in accordance with the Regional Regulation of Karawang Regency No. 6 of 2011. The formulation of the problem, namely: (1) How is the Productivity of the Civil Service Police Unit in controlling street vendors in Cikampek? (2) How is the Service Quality of the Civil Service Police Unit in controlling street vendors in Cikampek? (3) How is the Responsiveness of the Civil Service Police Unit in controlling Cikampek Street Vendors? (4) What is the Responsibilities of the Civil Service Police Unit in controlling street vendors in Cikampek? (5) How is the Accountability of the Civil Service Police Unit in controlling street vendors in Cikampek? The research objectives (1) To determine the Productivity of the Civil Service Police Unit (2) To determine the Quality of Service of the Civil Service Police Unit (3) To determine the Responsiveness of the Civil Service Police Unit (4) To determine the Responsibilities of the Civil Service Police Unit (5) To determine the Accountability of the Unit Civil service police. The method used in this research is qualitative method. Researchers in collecting data make direct contact and relate continuously, the informants are those who are determined according to credible information about the Effectiveness of the Performance of the Civil Service Police Unit in controlling Street Vendors in Cikampek, Karawang Regency. Conclusion of Productivity, Quality of Service, Responsivity, Responsibility, Accountability.Keywords: Effectiveness, Civil Service Police Units, Street Vendors
Analisis Kinerja Petugas Aviation Security dalam Pemeriksaan Barang Berbahaya di Security Check Piont 1 Bandar Udara Sultan Muhammad Salahuddin Bima Istiqamah, Nurul; Sutarwati, Sri
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 3 (2022): October 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.402 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i3.3771

Abstract

AbstrakKinerja merupakan hasil kerja yang telah dicapai seorang sekelompok pegawai yang sesuai dengan tugas dan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Kinerja dari petugas Aviation Security (Avsec) sangat mempengaruhi kelancaran dan kemanan suatu penerbangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja dari petugas Avsec dan faktor apa saja penyebab lolosnya bahan/barang berbahaya pada Security Check Point 1 di Bandar Udara Sultan Muhammad Salahuddin Bima. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Sumber data yang digunakan yaitu data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data dengan melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Untuk menguji keabsahan data digunakan teknik triangulasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa kinerja petugas Avsec pada Security Check Point 1 sudah sesuai SOP (Standar Operasional Prosedur) dan faktor penyebab lolosnya barang berbahaya sebagian besar berasal dari faktor alat yang kurang maksimal dalam menampilkan barang penumpang ketika melewati mesin X-Ray sehingga menghambat proses pemeriksaan, faktor lainnya berasal dari penumpang yang tidak jujur mengenai barang bawaanya.Kata Kunci: Aviation Security, Kinerja, Barang Bebahaya AbstractPerformance is the result of work achieved by an employee in carrying out his duties in accordance with the responsibilities given to him. The performance of Avsec officers greatly affects the smoothness and safety of a flight. This study aims to determine the performance of Avsec officers and what factors cause the escape of hazardous materials/goods at Security Check Point 1 at Sultan Muhammad Salahuddin Bima Airport. This research is a qualitative type of research. Sources of data used are primary and secondary data. Data collection techniques by conducting observations, interviews and documentation. The data analysis technique used descriptive qualitative analysis. To test the validity of the data used triangulation technique. Based on the results of the study, it showed that the performance of the Avsec officer at Security Check Point 1 was in accordance with the SOP (Standard Operational Procedure) and the factors causing the escape of dangerous goods mostly came from the equipment factor that was less than optimal in displaying passenger goods when passing through the X-Ray machine, thus hampering the inspection process, another factor comes from passengers who are not honest about their luggage.Keywords: Aviation Security, Performance, Dangerous Goods
Analisis Kinerja Operator Ground Support Equipment (GSE) dalam Menjaga Keamanan dan Keselamatan Penerbangan di Bandar Udara Internasional Lombok Nusa Tenggara Barat Jumriati, Jumriati; Dewantari, Aditya
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 3 (2022): October 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.399 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i3.3772

Abstract

Abstrak Kurang optimalnya para operator GSE terkait proses pelayanan yang diberikan seperti sering terjadi keterlambatan baik pada saat penanganan bongkar muat bagasi maupun peralatan yang rusak. Ada pula salah peletakan barang yang disebabkan oleh para operator GSE yang kurang teliti. Oleh karena itu peneliti bertujuan untuk meniliti 1) kinerja operator GSE dalam menjaga kemanan dan keselamatan penerbangan di Bandar Udara Internasional NTB 2) Cara mengatasi faktor penghambat kinerja operator GSE dalam menjaga kemanan dan keselamatan penerbangan di Bandar Udara Internasional NTB. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tehnik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Tehnik keabasahan data yang gunakan oleh peneliti yaitu triangulasi dan tehnik analisis data yang peneliti gunakan yaitu pengupulan data, reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 1) Ground Support Equipment (GSE) dapat dilihat dari kualitas, kuantitas dan ketepan waktu, hal ini menunjukan bahwa kinierja GSE di bandar udara internasional lombok dalam menjaga keamanan dan keselamatan di bandara lombok sudah berjalan dengan lancar dan benar susai dengan Standar Operational Prosedur (SOP) dan Sistem Manajment Keselamatan (Safety Management Seselamatan) 2) Operator Ground Support Equipment (GSE) melalukan daily check sheet di pagi hari agar memastikan peralatan yang akan digunakan tidak memiliki kendala dan siap digunakan. Melakukan pengecekan atau prepare pada alat terlebih dahulu agar tidak ada kendala atau hambatan disaat melakukan pengoprasian alat di apron.Kata Kunci: Kinerja operator GSE, Keamanan dan keselamatan Bandar Udara Internasiona Lombok               Abstract The GSE operators are less than optimal regarding the service process provided, such as frequent delays in handling baggage loading and unloading or damaged equipment. There is also a misplacement of goods caused by the GSE operators who are not careful. Therefore, the researcher aims to examine 1) the performance of GSE operators in maintaining flight safety and security at NTB International Airport 2) How to overcome the factors that hinder the performance of GSE operators in maintaining flight security and safety at NTB International Airport. This study uses qualitative methods with data collection techniques of observation, interviews and documentation. The data validity technique used by the researcher is triangulation and the data analysis technique that the researcher uses is data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of this study indicate that 1) Ground Support Equipment (GSE) can be seen from the quality, quantity and punctuality, this shows that the performance of GSE at the Lombok international airport in maintaining security and safety at the Lombok airport has been running smoothly and correctly after Standard Operational Procedure (SOP) and Safety Management System 2) Ground Support Equipment (GSE) operators perform daily check sheets in the morning to ensure that the equipment to be used has no problems and is ready for use. Check or prepare the tools beforehand so that there are no obstacles or obstacles when operating the tools on the apron. Keywords: GSE operator performance, Security and safety of Lombok International Airport

Page 1 of 46 | Total Record : 459