cover
Contact Name
Betna Dewi
Contact Email
jurnalilmiahpharmacy@gmail.com
Phone
+6281385092734
Journal Mail Official
jurnalilmiahpharmacy@gmail.com
Editorial Address
LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT SEKOLAH TINGGI KESEHATAN AL-FATAH BENGKULU Alamat : Jl.Indra Giri Gang 3 Serangkai Padang Harapan Bengkulu Telp : 0736-27508 Email : jurnalilmiahpharmacy@gmail.com Website : http://jurnal.stikesalfatah.ac.id/index.php/jiphar
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pharmacy
ISSN : 24068071     EISSN : 26158566     DOI : https://doi.org/10.52161/jiphar
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmiah Pharmacy menerima tulisan ilmiah berupa jurnal hasil penelitian di bidang ilmu Farmasi
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2015)" : 4 Documents clear
FORMULASISABUN PADATNATURALPATI JAGUNG(Zea mays L) Noviyanty, Yuska
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 2, No 2 (2015)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kosmetik tradisional adalah kosmetik yang terdiri atas bahan-bahan yang berasal dari alam dan diolah secara tradisional. Contoh bentuk sediaan kosmetik adalah sabun. Dalampenelitian ini dibuat pati jagung dalam bentuk sabun padat natural dengan metode dingin, dengan tujuan agar tanaman jagungdapat digunakan sebagai sediaan kosmetik tradisionalselain sebagai bahan pangan.Formulasi sabun padat natural dengan pati jagung sebagai zat aktifnya, NaOH, minyak sawit, minyak kelapa murni, minyak zaitun , parfum,danaquadestsebagai bahan dasar pembuatan sabun padat natural. Pertama pembuatan pati jagung, kemudian dibuat sabun padat natural dengan Formula I, II, III dengan kadar pati jagungmasing-masing2,0g, 4,0g, 8,0g. Evaluasi sabun yang dilakukan adalah uji organoleptis (bentuk, bau, warna),uji sifat fisik meliputi uji homogenitas, uji pH, uji ketegaran, uji busa, dan uji iritasi kulit. Dari semua evaluasi sabun yang dilakukan maka hasil yang diperoleh ketiga formula dengan pati jagungpada kadar 2,0g, 4,0g, 8,0g dapat dibuat sabun padat natural dengan metode dingin, dan F III (kadar pati jagung 8,0g) lebih bagus dibanding F I dan F II karena mempunyai bentuk dan sifat fisik yang baik, tidak iritasi dan memenuhi syarat uji sifat fisik.
UJI KUALITATIF KEBERADAAN NITRIT PADA DAGING BURGER SECARA SPEKTROFOTOMETRI DI SUPERMARKET KOTA BENGKULU hepiyansori hepiyansori
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 2, No 2 (2015)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52161/jiphar.v2i2.304

Abstract

Abstrak Nitrit merupakan zat kimia yang digunakan sebagai bahan pengawet makanan dengan tujuan untuk membentuk dan mempertahankan warna makanan seperti daging burger, Kornet, sosis dan lain sebagainya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan Kadar Nitrit Pada Daging Burger Secara Spektrofotometri di beberapaSupermarket Kota Bengkulu. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Akademi Analis Kesehatan Harapan Bangsa, sampel daging burger yang di periksa sebanyak 6 sampel dengan merek yang berbeda yaitu: Vigo, Willy, Andy, Kimbo, Vida, dan Vitalia. Hasil perhitungan kadar nitrit diperoleh dalam bentuk ppm atau mg/kg kemudian hasilnya dibandingkan dengan SNI 01- 3775-2006, yang membatasi penggunaan maksimum pengawet nitrit di dalam produk daging olahan yaitu sebesar 50 mg/kg. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukan bahwa semua sampel daging burger sapi yang diuji terbukti tidak melebihi batas maksimum penggunaan nitrit dan aman dikonsumsi. Kata Kunci : Daging Burger, Pengawet Nitrit, Spektrofotometri
FORMULASISABUN PADATNATURALPATI JAGUNG(Zea mays L) Yuska Noviyanty
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 2, No 2 (2015)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52161/jiphar.v2i2.312

Abstract

Kosmetik tradisional adalah kosmetik yang terdiri atas bahan-bahan yang berasal dari alam dan diolah secara tradisional. Contoh bentuk sediaan kosmetik adalah sabun. Dalampenelitian ini dibuat pati jagung dalam bentuk sabun padat natural dengan metode dingin, dengan tujuan agar tanaman jagungdapat digunakan sebagai sediaan kosmetik tradisionalselain sebagai bahan pangan.Formulasi sabun padat natural dengan pati jagung sebagai zat aktifnya, NaOH, minyak sawit, minyak kelapa murni, minyak zaitun , parfum,danaquadestsebagai bahan dasar pembuatan sabun padat natural. Pertama pembuatan pati jagung, kemudian dibuat sabun padat natural dengan Formula I, II, III dengan kadar pati jagungmasing-masing2,0g, 4,0g, 8,0g. Evaluasi sabun yang dilakukan adalah uji organoleptis (bentuk, bau, warna),uji sifat fisik meliputi uji homogenitas, uji pH, uji ketegaran, uji busa, dan uji iritasi kulit. Dari semua evaluasi sabun yang dilakukan maka hasil yang diperoleh ketiga formula dengan pati jagungpada kadar 2,0g, 4,0g, 8,0g dapat dibuat sabun padat natural dengan metode dingin, dan F III (kadar pati jagung 8,0g) lebih bagus dibanding F I dan F II karena mempunyai bentuk dan sifat fisik yang baik, tidak iritasi dan memenuhi syarat uji sifat fisik.
FORMULASISABUN PADATNATURALPATI JAGUNG(Zea mays L) Yuska Noviyanty
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 2, No 2 (2015)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52161/jiphar.v2i2.216

Abstract

Kosmetik tradisional adalah kosmetik yang terdiri atas bahan-bahan yang berasal dari alam dan diolah secara tradisional. Contoh bentuk sediaan kosmetik adalah sabun. Dalampenelitian ini dibuat pati jagung dalam bentuk sabun padat natural dengan metode dingin, dengan tujuan agar tanaman jagungdapat digunakan sebagai sediaan kosmetik tradisionalselain sebagai bahan pangan.Formulasi sabun padat natural dengan pati jagung sebagai zat aktifnya, NaOH, minyak sawit, minyak kelapa murni, minyak zaitun , parfum,danaquadestsebagai bahan dasar pembuatan sabun padat natural. Pertama pembuatan pati jagung, kemudian dibuat sabun padat natural dengan Formula I, II, III dengan kadar pati jagungmasing-masing2,0g, 4,0g, 8,0g. Evaluasi sabun yang dilakukan adalah uji organoleptis (bentuk, bau, warna),uji sifat fisik meliputi uji homogenitas, uji pH, uji ketegaran, uji busa, dan uji iritasi kulit. Dari semua evaluasi sabun yang dilakukan maka hasil yang diperoleh ketiga formula dengan pati jagungpada kadar 2,0g, 4,0g, 8,0g dapat dibuat sabun padat natural dengan metode dingin, dan F III (kadar pati jagung 8,0g) lebih bagus dibanding F I dan F II karena mempunyai bentuk dan sifat fisik yang baik, tidak iritasi dan memenuhi syarat uji sifat fisik.

Page 1 of 1 | Total Record : 4