cover
Contact Name
Rudito
Contact Email
admin.tepian@politanisamarinda.ac.id
Phone
+6285388729017
Journal Mail Official
admin.tepian@politanisamarinda.ac.id
Editorial Address
Jl. Samratulangi Samarinda 75131 Telepon. 0541 260421, 260680 Faximile. 0541 260680 email : info@politanisamarinda.ac.id dan politanismd@gmail.com
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Buletin Poltanesa
ISSN : 14120097     EISSN : 26148374     DOI : 10.51967/tanesa.v21i2.326
Buletin Poltanesa is a collection of research articles, scientific works, and dedication from all academic community in order to integrate information. Buletin Poltanesa provides open publication services for all members of the public, both in all tertiary educational and teacher environments and other research institutions, with the freedom to exchange information that is dedicated to facilitating collaboration between researchers, writers and readers through information exchange. Buletin Poltanesa was introduced and developed in Research Department of Politeknik Pertanian Negeri Samarinda Buletin Poltanesa is published periodically twice a year, in June and December, this bulletin contains the results of research activities, discoveries and ideas in the field all multidisciplinary sciences. Hopefully with the articles in cultivation researchers can share knowledge in order to advance Indonesia, especially East and North Borneo.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 21 No 1 (2020): Juni 2020" : 5 Documents clear
Sistem Informasi Geografis Pemetaan Tempat Wisata Di Kota Samarinda Berbasis Web Liza Chairunnisa; Wahyuni Eka Sari; Dawamul Arifin
Poltanesa Vol 21 No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : P2M Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (651.563 KB) | DOI: 10.51967/tanesa.v21i1.319

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum terpublikasikan dengan baik tempat – tempat wisata yang ada di Kota Samarinda, sehingga wisatawan mampu mencari tempat – tempat wisata rekreasi dan kuliner yang terdapat di seputaran kota. Oleh karna itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat sistem informasi pemetaan wisata di Kota Samarinda, sehingga dapat mudah di akses oleh wisatawan dan masyarakat. Selain itu menyajikan informasi pemetaan dan lokasi wisata di Kota Samarinda, sistem yang di bangun bertujuan memperkenalkan kepada wisatawan tentang wisata rekreasi dan kuliner di Kota Samarinda dan memudahkan wisatawan untuk mencari tempat wisata rekreasi dan kuliner yang ada di Kota Samarinda sendiri. Hasil Penelitian ini diharapkan menunjukan bahwa sistem ini dapat digunakan sedemikian rupa untuk mengetahui letak tempat kuliner yang ada.
Sistem Informasi Geografis Pemetaan Tempat Kos Di Samarinda Berbasis Web Natalia Bunga Kambuno; Wahyuni Eka Sari; Dawamul Arifin
Poltanesa Vol 21 No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : P2M Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (716.86 KB) | DOI: 10.51967/tanesa.v21i1.320

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketersediaan informasi yang sangat terbatas mengenai lokasi tempat kos yang menyebabkan mahasiswa baru cenderung tidak memiliki informasi yang akurat dan relevan sehingga tidak mengetahui lokasi mana yang memiliki tempat kos dengan biaya terjangkau, dekat tempat kuliah, tempat kerja, atau lembaga pendidikan. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah membangun sebuah aplikasi sistem informasi geografis pemetaan tempat kos berbasis web yang informatif dan menarik sehingga dapat memudahkan para pengguna khususnya mahasiswa baru yang ingin melakukan pencarian kos disekitar area Perguruan Tinggi seperti Politeknik Pertanian Negeri Samarinda (POLITANI), Politeknik Negeri Samarinda (POLNES), dan Universitas Mulawarman 1 (UNMUL) di Jl. Kuaro, Gn. Kelua, Kec. Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Hasil penelitian Sistem Informasi Geografis Pemetaan Tempat Kos berbasis Web ini dapat memberikan informasi untuk mempermudah pengguna menemukan lokasi kos dan informasi lainnya seperti fasilitas, harga, nomor HP, alamat, dan ukuran kamar kos.
Sistem Pakar Penyakit Tanaman Kopi (Coffea Sp)Metode Forward Chaining Berbasis Web Mohammad Denny Gunawan; Annafi’ Franz; Riama Rita Manullang
Poltanesa Vol 21 No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : P2M Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (864.361 KB) | DOI: 10.51967/tanesa.v21i1.321

Abstract

Kopi merupakan komoditas ekspor penting bagi Indonesia yang mampu menyumbang devisa yang cukup besar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh Kurangnya informasi yang diketahui oleh pihak perkebunan kopi tentang jenis penyakit yang tanaman kopi yang tidak tertangani dengan benar. Oleh Karena itu tujuan dari penelitian ini adalah Tujuan dalam tugas akhir ini adalah merancang dan membuat aplikasi sistem yang dapat digunakan untuk mendeteksi penyakit pada tanaman kopi. Merancang suatu sistem pakar berbasis web yang dapat dimengerti dengan mudah oleh petani. Hasil Penelitian Aplikasi ini dapat memudahkan petani untuk mengetahui gejala dan penyakit pada tanaman kopi. Forward Chaining dapat dijadikan alternatif dalam melakukan hasil terhadap penentuan gejala dan penyakit tanaman kopi.
Pemanfaatan Rumput Sebagai Kompos Untuk Kesuburan Tanah Bekas Tambang Batu Dengan Uji Bibit Tanaman Kakao (Theobroma Cacao L.) Rossy Mirasari
Poltanesa Vol 21 No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : P2M Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.91 KB) | DOI: 10.51967/tanesa.v21i1.327

Abstract

Artikel ini membahas tentang penelitian pemanfaatan rumput sebagai kompos untuk kesuburan tanah bekas galian batu dengan uji tanaman kakao (Theobroma Cacao L.). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan unsur hara pada kompos yang dibuat, melakukan pengomposan yang berkualitas dan dapat memperbaiki kesuburan tanah bekas galian dengan uji tanaman kakao. Kompos yang terbuat dari bahan rumput cincang kemudian ditambahkan dengan aktivator EM4. Bahan kompos dimasukkan ke dalam karung goni kemudian diikat dan bagian bawahnya diberi lubang untuk mengalirkan air. Selama proses pembuatan kompos, karung goni diletakkan di atas alas kering dan diberi naungan untuk menghindari sinar matahari dan air hujan. Proses pembuatan kompos selama 14 hari. Kompos dikatakan matang jika warna kompos hitam, aroma seperti aroma tanah, tekstur remah, suhu normal (sama dengan suhu kamar), dan nilai C/N ratio sekitar 20 - 30. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompos yang dihasilkan berkualitas baik, dilihat dari hasil analisis kimia menunjukkan kandungan C/N kompos 7,6, pH (H2O) 6,86, pH (KCl) 6,78 dan kandungan unsur hara lengkap mikro. dan makro. Sedangkan tanah bekas galian batu yang diberi perlakuan kompos juga menunjukkan hasil analisis kimiawi yang baik. Terbukti, kompos dapat memperbaiki kesuburan tanah bekas galian. Parameter tanaman menunjukkan hasil nyata yang berbeda pada semua parameter tinggi baik tanaman, jumlah daun, diameter batang (umur 2, 4, 6, 8 minggu setelah pindah ke tanaman) dan luas daun pada akhir pengamatan menunjukkan perlakuan batu. Tanah gali dengan penambahan kompos lebih baik dibandingkan tanah gali batu murni tanpa perlakuan.
Keterawetan Kayu Anggerung Taman Alex; Budi Winarni
Poltanesa Vol 21 No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : P2M Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.413 KB) | DOI: 10.51967/tanesa.v21i1.328

Abstract

Kayu anggerung (Trema orientalis) saat ini belum banyak dimanfaatkan sebagai bahan konstruksi, karena mempunyai sifat keawetan atau daya tahan rendah terhadap perusak kayu secara alami. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai keterawetan kayu anggerung. Penelitian ini didasarkan pada nilai retensi aktual dan nilai porositas kayu dengan cara mencari nilai tinggi resapan air terkoreksi (Corrected Water Absorption Height). Untuk uji berat jenis dan kadar air kayu anggerung dibuat contoh uji berukuran 2x2x2 cm. Untuk mencari nilai retensi pada konsentrasi tembaga sulfat 2%, 3% dan 4% menggunakan contoh uji berukuran 2x2x20 cm. Pengukuran porositas pada air dengan cara membuat serbuk kayu anggerung dikeringkan dengan oven. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai retensi aktual tertinggi berdasarkan rendaman selama 2 minggu terdapat pada konsentrasi tembaga sulfat 4%, dan nilai porositas menunjukkan bahwa kayu anggerung termasuk jenis kayu yang mudah diresapi bahan pengawet.

Page 1 of 1 | Total Record : 5