cover
Contact Name
Muhammad Yunus
Contact Email
m.yunus@polije.ac.id
Phone
+628123413933
Journal Mail Official
j-remi@polije.ac.id
Editorial Address
Program Studi Rekam Medik Politeknik Negeri Jember Jl. Mastrip PO Box 164, Jember, Jawa Timur
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
J-REMI : Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan
ISSN : -     EISSN : 2721866X     DOI : https://doi.org/10.25047/jremi
Core Subject : Health,
J-REMI : Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan is a scientific journal that is managed and published by the Program Studi Rekam Medik, Jurusan Kesehatan, Politeknik Negeri Jember. J-REMI contains the publication of research results from students, lecturers and or other practitioners in the field of medical records and health information with coverage and focus on the fields of Health Information Management, Health Information Systems, Health Information Technology, Health Quality Information Management and Classification, Coding of Diseases and Problems. Health and Action.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 3 (2021): June" : 10 Documents clear
TINJAUAN PELAKSANAAN PENGAMBILAN DOKUMEN REKAM MEDIS BERDASARKAN UNSUR MANAJEMEN 5M DI BAGIAN FILLING RSAL DR.RAMELAN SURABAYA Septin Diah Triwardhani; Niyalatul Muna; Gamasiano Alfiansyah
J-REMI : Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan Vol 2 No 3 (2021): June
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-remi.v2i3.2003

Abstract

AbstrakTersedianya berkas rekam medis secara tepat pada saat pelayanan kesehatan yang diberikan kepada pasien akan menjadikan mutu dalam pelayanan rumah sakit menjadi lebih baik. Sebaliknya jika pelayanan kepada pasien yang terlalu lama akan berdampak buruk pada mutu pelayanan pasien. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan petugas pada bagian filling Rumkital Dr.Ramelan Surabaya tidak menggunakan tracer sesuai dengan prosedur yang ada pada SPO, hal ini berdampak pada kesalahan letak, misfile, dan mempersulit pengembalian berkas rekam medis sesuai dengan urutan nomornya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pengambilan dokumen rekam medis berdasarkan SPO di bagian filling RUMKITAL Dr.Ramelan Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode unsur manajemen 5M  antara lain (Man, Money, Material, Method, Machine). Pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi. Berdasarkan unsur man yaitu kurangnya pengetahuan petugas terkait penggunaan tracer. Unsur money yaitu penyusunan dana yang dilakukan tidak secara insidental. Variabel material yaitu terdapat dua jenis tracer yang digunakan di bagian filling RUMKITAL Dr. Ramelan Surabaya, yang pertama berwarna merah dengan bahan plastik tebal terdapat saku untuk menyisipkan kertas tracer  sedangkan yang kedua terbuat dari bahan kertas buffalo yang mudah robek. Variabel method yaitu SPO pengambilan berkas rekam medis tidak bejalan dengan baik. Variabel machine penggunaan tracer dan buku ekspedisi yang belum optimal. Kata Kunci : Filling, pengambilan berkas rekam medis, 5M
DESAIN ERGONOMI RUANG FILING REKAM MEDIS RAWAT INAP DI RSUD DR. SAIFUL ANWAR MALANG Haris Hammaminata; Maya Weka Santi; Rossalina Adi Wijayanti
J-REMI : Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan Vol 2 No 3 (2021): June
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-remi.v2i3.2078

Abstract

Jarak antar rak di RSUD Dr. Saiful Anwar adalah 70 cm. Ruang filing tidak terdapat AC dan kondisi blower mati. Tinggi rak penyimpanan melebihi petugas menjadi suatu kendala dalam mengambil dan menyimpan berkas rekam medis rawat inap. Tujuan penyusunan laporan ini adalah mendesain secara ergonomi ruang filing berkas rekam medis rawat inap di RSUD Dr. Saiful Anwar Malang. Jenis penelitian menggunakan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah petugas filing rawat inap di RSUD Dr. Saiful Anwar berjumlah 2 orang. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi. Hasil laporan didapatkan bahwa desain rak penyimpanan, meja, dan kursi di ruang filing rawat inap di RSUD dr. Saiful Anwar belum ergonomis. Luas ruang filing rawat inap di RSUD dr. Saiful Anwar saat ini masih belum ergonomis. Kebutuhan luas ruang filing rawat inap kedepannya berdasarkan kebutuhan rak baru adalah sebesar 922,58 m2. Kebutuhan sarana dan prasarana diruang filing sudah cukup memadai, hanya saja perlu penambahan rak baru dan AC. Kondisi linkungan fisik di ruang filing rawat inap belum sesuai standar rumah sakit. Upaya yang perlu dilakukan yaitu perlu modifikasi rak dan penambahan pengaman sesuai antropometri petugas, meja dan kursi sesuai antropometri petugas, tata ruang sesuai antropometri petugas, perubahan daya watt lampu dan jenis lampu, penambahan alat hygrometer untuk memberikan informasi temperatur, penambahan ventilasi mekanik berupa kipas angin dan teralis besi, serta penambahan APAR. Kata Kunci : rumah sakit, filing, ergonomi
Evaluasi Pelepasan Informasi Medis Berdasarkan Aspek Hukum Keamanan dan Kerahasiaan Rekam Medis di Rumah Sakit Umum Daerah Sleman 'Athiyyah yumna; Feby Erawantini; Wiwin Ida Nurjayanti
J-REMI : Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan Vol 2 No 3 (2021): June
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-remi.v2i3.2181

Abstract

The release of medical information is a notification/provision of information about the health condition/illnes suffered by the patient and the risks that occur to the patient. There are several problems that exist in the process of releasing medical information to Jasa Raharja insurance in Sleman District Hospital including the absence of a power of attorney written by the patient or the patient’s guardian (if the patient is unable to make a power of attorney) and incomplete information contained in the Standard Operating Procedures (SOP). The purpose of this research is to evaluate the release of medical information for Jasa Raharja insurance based on legal aspects of the security and confidentiality of medical records in PERMENKES No. 269 of 2008. This research is descriptive qualitative, with data collection techniques carried out by observing the implementation of the release of medical information for jasa raharja’s insurance claims, interviews with officers responsible for releasing medical information in RSUD Sleman, and documentation of SOP information release. The result of this research are new Standard Operating Procedures (SOP) recommendations related to the process of releasing medical information for Jasa Raharja insurance and new Standard Operating Procedures (SOP) socialization related to releasing medical information for Jasa Raharja insurance. SOP update is very important because it can maintain the security and confidentiality  of medical record files so that it cannot be misused by irresponsible parties.
Analisis Faktor Penyebab Rendahnya Kinerja Petugas Pada Unit Filing di RSU Bhakti Husada Krikilan Nabilah Khoirun Nissa'; Rossalina Adi Wijayanti; Atma Deharja; Efri Tri Ardianto
J-REMI : Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan Vol 2 No 3 (2021): June
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-remi.v2i3.2187

Abstract

Berdasarkan survey pendahuluan di Rumah Sakit Umum Bhakti Husada Krikilan terdapat permasalahan terkait kinerja pada unit filing yaitu beberapa job description belum terlaksana dan belum dikerjakan maksimal, waktu penyediaan dokumen rekam medis lebih dari 10 menit, petugas filing berlatar belakang pendidikan sekolah menengah kejuruan dan sekolah menengah ekonomi atas. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis faktor penyebab rendahnya kinerja petugas rekam medis pada unit filing kemudian dilakukan analisis faktor penyebab kinerja rendah dari faktor individu, organisasi dan psikologi dengan metode Problem Tree Analysis. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dan pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada penyebab utama faktor individu dan demografi, adanya latar belakang pendidikan petugas yang tidak sesuai sementara perekrutan tenaga baru belum dilaksanakan karena masih dalam proses perencanaan manajemen; pada faktor organisasi penyebab utama desain pekerjaan terdapat kurangnya koordinasi terkait job description dan SOP antar petugas dan atasan, terbatasnya jumlah tenaga, dan petugas kurang memahami pentingnya job description; pada faktor psikologi penyebab utama sikap yaitu adanya jam kerja yang cukup padat namun tenaga kerjanya terbatas sehingga penyediaan berkas terlambat dan pada faktor penyebab utama motivasi yaitu adanya motivasi dalam diri petugas (bukan pengakuan dari orang lain yang mendorong kerja petugas) serta  motivasi dari luar diri petugas (pihak luar kurang memahami pentingnya job description dan masih  dalam proses perencanaan manajemen).
Telaah Kesehatan Dan Keselamatan Ki Instalasi Rekam Medis RSUD Sleman erja Unit Filing d Deva Setia Pratama; Feby Erawantini; Dony Setiawan Hendyca Putra
J-REMI : Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan Vol 2 No 3 (2021): June
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-remi.v2i3.2203

Abstract

Management of medical records consists of the process of identification patients, patient identity record, assembling, coding, indexing and storage the medical records.Storage of medical records is an activity to protect the medical records from physical damage and the content of the medical records. The process of storing the medical records has risks that can threatening the occupational safety and health of medical records staff. At filing RSUD Sleman found some risk that at risk of respiratory diseases because not used masks, scraped paper or sharp medical record mapbecause not used handscoon, and and strangulated the roll o’pack. The purposed of the risearch was to examine occupational health and safety in the filing unit at Sleman District Hospital. This typed of research is a qualitative study with data collection used interview and observation techniques. The results of this research there are 14,3% low risk, 71,4 % moderat risk, and 14,3% in high risk. So manage or control the risk is 1) substitutions, this control aims to replace materials, processes, operations or equipment from dangerous to more harmless. 2) Administrative, danger control by making modifications to the workers' interactions with the work environment, such as the preparation of Standart Procedure Operasional. 3) self-protection, danger control, using self-protective devices designed to protect staff from dangers in the workplace.
DESAIN ULANG FORMULIR SERTIFIKAT KEMATIAN DI RUMAH SAKIT BALADHIKA HUSADA JEMBER TAHUN 2019 Bhre Diansyah D.K; Dony Setiawan Hendyca Putra
J-REMI : Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan Vol 2 No 3 (2021): June
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-remi.v2i3.2226

Abstract

Formulir penyebab kematian dan surat keterangan kematian adalah pencatatan beberapa penyakit atau kondisi yang merupakan satu rangkaian perjalanan penyakit menuju kematian atau keadaan kecelakaan, kekerasan yang menyebabkan cedera dan berakhir dengan kematian. Berdasarkan survey pendahuluan di Rumah Sakit Baladhika Husada Jember, petugas tidak melakukan penulisan informasi terhadap formulir tersebut tidak sesuai dengan pedoman pengisan formulir penyebab kematian dan surat kematian BLKRI. Desain formulir penyebab kematian belum menggunakan kertas yang sesuai standart dan belum adanya pengelompokan data mengenai jenis penyebab kematian pasien. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan redesain terhadap formulir penyebab kematian dan pembuatan formulir surat keterangan kematian di Rumah Sakit Baladhika Husada Jember. Metode yang digunakan kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dokumentasi dan Brainstoming. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa desain formulir penyebab kematian belum sesuai dengan standard dan kebutuhan pengguna yang dapat menyebabkan ketidaklengkapan pengisian serta terhambatnya pelaksanaan pemberian tindakan, oleh karena itu formulir penyebab kematian dan surat keterangan kematian yang baru, didesain dengan mempertimbangkan 3 aspek penting yaitu aspek  fisik, aspek anatomi, dan aspek isi yang sesuai dengan standart dan kebutuhan pengguna. Sebaiknya dilakukan evaluasi formulir penyebab kematian dan surat keterangan kematian yang baru guna menyesuaikan dengan kebutuhan pengguna yang bisa berubah dari waktu ke waktu.Kata kunci : desain formulir, penyebab kematian, surat keterangan kematian
Perancangan dan Pembuatan Website Puskesmas Kaliwates Jember sebagai Media Informasi Pelayanan Kesehatan dan Promosi Kesehatan Resti Aprilia Tri Hendaryanti; Feby Erawantini; Sustin Farlinda; Niyalatul Muna
J-REMI : Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan Vol 2 No 3 (2021): June
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-remi.v2i3.2232

Abstract

Kaliwates Jember Health Center is one of the health centers that does not have a website as a medium of information and promotion to the public, so that the public lacks information related to the health center. The purpose of this research was to design and to create a website of Kaliwates Jember Health Center. Researchers used qualitative research and used the waterfall model system design method. The stages in this method included Requirement Analysis and Definition,System and Software Design, Implementation and testing, Integration and system testing and Operation and maintenance. In the process of designing this system the researchers used a Flowchart system, Contex Diagram, Data Flow Diagram, Entity Relationship Diagram and in implementing programs they used notepad ++ and xampp. The strengths of the website that have been made are the doctor's questioning service for patients to be able to communicate with doctors in the Kaliwates Puskesmas without having to come to the puskesmas, patients can register online for treatment, there are statistical data about the number of patient visits through the website.It is expected that the development of existing websites such as distinguishing questions asked by doctors coming from new patients and old patients and hopefully, the future researchers will get more complete data related to puskesmas.
ANALISIS PENYEBAB KETERLAMBATAN PENGEMBALIAN BERKAS REKAM MEDIS RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT TINGKAT III BALADHIKA HUSADA JEMBER Mila Imamatul Lutfiah; Efri tri ardianto; Atma Deharja; Selvia Juwita Swari
J-REMI : Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan Vol 2 No 3 (2021): June
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-remi.v2i3.2244

Abstract

Pengembalian berkas rekam medis rawat jalan di Rumah Sakit Tingkat III Baladhika Husada Jember masih mengalami keterlambatan. Pada triwulan pertama tahun 2019 total berkas rekam medis rawat jalan yang terlambat sebanyak  25,32% berkas dari  25,32% berkas. Keterlambatan pengembalian berkas rekam medis dapat mempengaruhi pelayanan rekam medis dan akan menghambat kegiatan selanjutnya, seperti kegiatan assembling, koding, analisis, indeks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab keterlambatan pengembalian berkas rekam medis rawat jalan di Rumah Sakit Tingkat III Baladhika Husada Jember. Jenis penelitian ini menggunakan kualitatif dan pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dokumentasi dan brainstorming. Hasil penelitian yang didapatkan oleh peneliti pengetahuan dan sikap yang masih kurang baik, prasarana atau fasilitas yang kurang memadai. Tidak ada motivasi yang diberikan oleh kepala rekam medis, serta belum pernah dilakukannya sosialisasi SOP tentang pengembalian berkas rekam medis rawat jalan. Upaya yang dilakukan adalah, Menginformasikan tentang buku ekspedisi dan kegunaannya dan petugas juga harus mengikuti pelatihan atau seminar agar pengetahuan dan keterampilan petugas mengenai pengelolaan rekam medis, kepala rekam medis memberi teguran kepada pertugas yang terlambat mengembalikan berkas rekam medis, Melakukan perancangan buku ekspedisi, memberikan motivasi kerja dan melakukan sosialisasi SOP terkait pengembalian berkas rekam medis rawat jalan.
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA MISSFILE DI BAGIAN FILING PUSKESMAS DRINGU KABUPATEN PROBOLINGGO Nofitalia Sawondari; Efri Tri Ardianto; Atma Deharja; Gamasiano Alfiansyah
J-REMI : Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan Vol 2 No 3 (2021): June
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-remi.v2i3.2247

Abstract

Kegiatan penyelenggaraan rekam medis di Puskesmas Dringu masih belum optimal. Hal ini dapat dilihat dari belum adanya ruang filing, kurangnya rak rekam medis, serta proses penyimpanan yang belum sesuai dengan SOP sehingga dapat menyebakan terjadinya missfile. Tingkat kejadian missfile di Puskesmas Dringu sebesar 11% pada bulan Juni 2019. Missfile dokumen rekam medis dapat menyebabkan data rekam medis tidak berkesinambungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab terjadinya missfile di Puskesmas Dringu Kabupaten Probolinggo. Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi dan kuesioner. Subyek penelitian berjumlah 4 orang yang terdiri dari 2 petugas rekam medis, kepala rekam medis serta kepala Puskesmas Dringu. Penentuan prioritas penyebab masalah terjadinya missfile menggunakan USG (Urgency, Seriousness, Growth) dan penentuan solusi menggunakan brainstorming. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor penyebab missfile yaitu ketidakpatuhan petugas dalam menjalankan SOP, kurangnya pengetahuan, tidak adanya tracer dan buku ekspedisi, pendidikan petugas belum sesuai kualifikasi, petugas tidak melakukan penyortiran DRM yang akan disimpan dan petugas tidak melakukan audit penyimpanan secara periodik. Hasil prioritas utama penyebab missfile menggunakan USG yaitu petugas yang tidak patuh terhadap SOP (Standart Operasional Procedure). Upaya penyelesaian masalah tersebut yaitu adanya sosialisasi SOP, pengawasan kinerja petugas, mengadakan evaluasi kinerja dan  adanya punishment dan reward.
Analisis Kualitatif Sistem Pengendalian Berkas Rekam Medis di Puskesmas Mojoagung Kabupaten Jombang Anggun Citta Isvara Maharesi Putri; Rossalina Adi Wijayanti; Feby Erawantini; Indah Muflihatin
J-REMI : Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan Vol 2 No 3 (2021): June
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-remi.v2i3.2271

Abstract

Based on the results of a preliminary study at the Mojoagung’s Public Health Center (Puskesmas), there was matter such as the use of expedition books for the unrecorded files caused the control system for the incompatible medical record. This research aims to analyze the control system for medical record file in Puskesmas of Mojoagung, while it delivers a qualitative study by using the approach of POAC (Planning, Organizing, Actuating and Controlling). The result consists of: (a) Planning, an inappropriate control system caused by the use of unsuitable expedition books; (b) Organizing, any double jobs and unclear job description; (c) actuating, no reward and punishment for officers and no guidance on the use of expedition books; (d) controlling, no evaluation from the leadership. Therefore, there are some suggestions that researcher recommends for Puskesmas of Mojoagung as follows: applying the expedition book and evaluating routinely once three months, providing guidance to the officer to use the expedition book correctly, giving insight on the importance of using expedition books and always reminding for briefing in the morning and socialization routinely, any clear job descriptions, reward to the officer if finishing the job well and reprimand if unfinished it, briefing in each of meeting on managing medical records in particular of the control system for the medical record file, and regular meetings once a month to evaluate or assess the performance of the medical records’ officer to achieve the stated goals.

Page 1 of 1 | Total Record : 10