cover
Contact Name
Wahyu Pramono
Contact Email
wahyupramono81@gmail.com
Phone
+6281298281995
Journal Mail Official
jei@isei.or.id
Editorial Address
ISEI Pusat Office, Jalan Daksa IV No. 9, Kebayoran Baru, Jakarta
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Ekonomi Indonesia
ISSN : 08541507     EISSN : 2721222X     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal Ekonomi Indonesia is a journal published by Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) consists of academic articles on various subject areas including monetary and macroprudential regulation, finance and banking system, international economics, development economics, environmental and natural resource economics. All contents and research studies in the articles of this journal are entirely become the responsibility of the authors and do not represent ISEI’s views.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 9 No 2 (2020): August" : 6 Documents clear
Analisis Dampak dan Strategi untuk Meningkatkan Akses Pasar Indonesia dalam Menghadapi Indonesia EFTA Comprehensive Economic Partnership Agreement (IE CEPA) Paryadi, Deky
Jurnal Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia Vol 9 No 2 (2020): August
Publisher : Jurnal Ekonomi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52813/jei.v9i2.25

Abstract

Analisis ini dilakukan untuk mengetahui dampak dan strategi Indonesia dalam menghadapi ratifikasi kerja sama perdagangan Indonesia EFTA CEPA (IE CEPA). Metode ini menggunakan GTAP Model untuk melihat dampak yang akan diperoleh dan juga menggunakan metode SWOT untuk memperoleh strategi terbaik bagi Indonesia. Hasil simulasi Cost Benefit IE CEPA menunjukkan hasil yang berkorelasi antara kenaikan output di beberapa sektor (meat product, apparel, dan textiles) yang diikuti dengan adanya peningkatan neraca perdagangan di sektor yang sejenis. Strategi yang harus ditetapkan pada posisi ini adalah kebijakan pertumbuhan yang agresif (Growth Oriented Strategy). Posisi offensive ini dapat dipertimbangkan dengan melihat hasil cost benefit terhadap peningkatan output Indonesia bagi produksi sektoral yang juga akan berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja di Indonesia.
Mampukah Industri Kreatif Mengatasi Kejenuhan Pertumbuhan Ekonomi Nasional? Ichsan, Andiga Kusuma Nur; Verena, Vidita Vergia
Jurnal Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia Vol 9 No 2 (2020): August
Publisher : Jurnal Ekonomi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52813/jei.v9i2.31

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan arti penting serta faktor-faktor yang dapat memengaruhi peningkatan kinerja sektor industri kreatif. Dengan menggunakan data IBS BPS 2011–2015 dan analisis panel, didapatkan bahwa upah, tenaga kerja, aset atau modal tetap, bahan bakar, dan insentif pajak berpengaruh terhadap pertumbuhan nilai output maupun nilai tambah industri kreatif di Indonesia, sedangkan upah dan nilai tukar berpengaruh terhadap ekspor industri kreatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa industrikreatif dapat menjadi solusi atas kejenuhan pertumbuhan ekonomi pada umumnya dan industri pengolahan pada khususnya. Akan tetapi pemerintah perlu merumuskan kebijakan yang efektif terkait upah dan tenaga kerja, meningkatkan akses permodalan, menjaga stabilitas harga bahan bakar, mengembangkan energi yang ramah lingkungan, serta merumuskan insentif fiskal yang tepat untuk mendorong pertumbuhan industrikreatif.
Value Creation and Value Capture: Lessons Learnt from Indonesian Suppliers Inserted into GVC Kadarusman, Yohanes Berenika
Jurnal Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia Vol 9 No 2 (2020): August
Publisher : Jurnal Ekonomi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52813/jei.v9i2.35

Abstract

The development of global value chain (GVC) has confirmed a paradigm shift in international studies. GVC suggests that the globalization of economic activity brings about gains for developing countries through capability improvement of their firms supplying for lead firm. Nevertheless, there is only a small number of developing countries insert into GVC and successfully enhance their economy. This paper aims to understand how developing countries decide to participate in and to upgrade along GVC by taking cases from Indonesian suppliers across industries. The narratives reveal that the distribution of value creation between Indonesian suppliers and lead firm within GVC is critical for the decision making to engage and to upgrade. It indicates that the suppliers scrutinize the relationship to ensure that the value creation is not only technically feasible to fit intheir existing resources and capabilities, but more importantly economically justifiable to capture more of value being created. The problem of power asymmetry tends to result in inequitable distribution of cost and benefit in value capture by Indonesian suppliers and lead firm. This makes the value creation and value upgrading within GVC less economically attractive course of action. The implication for further research on GVC shouldhighlight the value capture particularly within governance in which power asymmetry exists, while public policy should facilitate to strengthen distinctive resources and capabilities of suppliers.
Dampak Insentif Fiskal terhadap Pendanaan Riset dan Pengembangan di ASEAN-5 dan Empat Negara Utama Asia Huda, Nailul
Jurnal Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia Vol 9 No 2 (2020): August
Publisher : Jurnal Ekonomi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52813/jei.v9i2.36

Abstract

Peran inovasi dan teknologi makin besar dalam perekonomian sebuah negara. Saat ini hampir seluruh negara bersaing dalam meningkatkan inovasi dan teknologi. Namun demikian, biaya yang mahal menjadi penghambat peningkatan kapasitas inovasi dan teknologi. Maka dari itu, dibutuhkan intervensi pemerintah, salah satunya melalu insentif perpajakan di bidang riset dan pengembangan. Penelitian ini ingin menjawab pertanyaan apakah kebijakan insentif perpajakan mampu meningkatkan dana riset dan pengembangan di ASEAN dan empat negara besar Asia. Dengan menggunakan metode panel data estimation dan difference-in-difference, penelitian ini menemukan fakta bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan dari kebijakan insentif perpajakan terhadap dana riset dan pengembangan. Terdapat variabel lain di luar model yang lebih berpengaruh dan intervensi politik dalam penentuan kebijakan insentif perpajakan.
Analisis Spasial Tingkat Pengangguran Terbuka di Provinsi Jawa Barat Septiyanto, Wika Gessan; Tusianti, Ema
Jurnal Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia Vol 9 No 2 (2020): August
Publisher : Jurnal Ekonomi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52813/jei.v9i2.40

Abstract

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Provinsi Jawa Barat masih berada di atas angka nasional dan hingga saat ini belum dapat mencapai target Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). Selain itu, TPT di Provinsi Jawa Barat cenderung mengelompok dengan TPT lebih tinggi di bagian barat. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi TPT di Provinsi Jawa Barat dengan mempertimbangkan efek ketetanggaan. Metode yang digunakan adalah metode regresi spasial dengan data panel. Model yang terpilih adalah fixed effect spatial autoregressive model. Faktor yang memengaruhi TPT di Provinsi Jawa Barat dengan mempertimbangkan efek ketetanggaan adalah Tingkat Partisipasi Angkatan kerja (TPAK), Upah Minimum Kabupaten (UMK), dan persentase tenaga kerja sektor industri.
Determinan Efisiensi Teknik Industri Minyak Kelapa Sawit di Indonesia Sari, Dyah Wulan; Medina, Elissyah Nur
Jurnal Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia Vol 9 No 2 (2020): August
Publisher : Jurnal Ekonomi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52813/jei.v9i2.54

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengukur efisiensi teknik perusahaan dalam industri minyak kelapa sawit di Indonesia serta mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi skor efisiensi teknik perusahaan-perusahaan tersebut. Data yang digunakan berbentuk cross-section untuk tahun 2014 dengan observasi 654 perusahaan. Metode data envelopment analysis bootstrap dengan asumsi variable return to scale dan orientasi input digunakan untuk tahap pengukuran skor efisiensi teknik perusahaan yang hasilnya akan dianalisis lebih lanjut sebagai variabel dependen dengan regresi Tobit untuk tahap analisis determinan efisiensi teknik. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan rata-rata skor efisiensi teknik industri kelapa sawit adalah sebesar 0,8099. Berdasarkan estimasi Tobit didapati bahwa faktor lokasi, ukuran perusahaan, dan kepemilikan oleh asing signifikan terhadap skor efisiensi teknik, sedangkan faktor ekspor dan konsentrasi pasar ditemukan tidak signifikan.

Page 1 of 1 | Total Record : 6