cover
Contact Name
Agus Fahmi
Contact Email
fahmieal2@gmail.com
Phone
+6285214422886
Journal Mail Official
visionary@undikma.ac.id
Editorial Address
Prodi AP Undikma, GD. lantai 3 Jl. Pemuda No. 59/A Mataram Phohe : 085214422886 Email : jurnalvisionary@gmail.com
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Visionary : Penelitian Dan Pengembangan Di Bidang Administrasi Pendidikan
Focus and Scope Jurnal Visionary merupakan jurnal penelitian dan pengembangan di bidang administrasi pendidikan, artikel yang dimuat dalam jurnal ini adalah hasil penelitian, hasil kajian pustaka, hasil pengembangan, dan hasil penelusuran IPTEK menggunakan metode ilmiah. Scope bidang keilmuan yaitu Pendidikan, tenaga kependidikan, manajemen, administrasi, dan keilmuan lainnya.
Articles 33 Documents
Search results for , issue "Vol. 13 No. 2 (2025): October" : 33 Documents clear
Consultative Leadership: Strategies for Improving Cognitive-Emotional Wellbeing to Reduce Short Attention Spans in Students Evi Susiyanti
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol. 13 No. 2 (2025): October
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v13i2.17605

Abstract

This study aims to analyze the role of consultative leadership in creating effective schools and its contribution to reducing students' short attention span through improving cognitive-emotional wellbeing. This study uses a quantitative approach with a Structural Equation Modeling (SEM) design assisted by SmartPLS 3. The research sample consisted of 11th grade students from four public high schools in Pasuruan City, selected through simple random sampling. The results show that consultative leadership has a significant effect on cognitive-emotional wellbeing in reducing short attention span. Simultaneously, the variables of consultative leadership and cognitive-emotional wellbeing contribute 23.6% to the reduction in short attention span. These findings emphasize the importance of effective schools and strengthening cognitive-emotional wellbeing as key strategies for improving students' learning focus, while consultative leadership plays a stronger role in building a collaborative culture in schools. Keywords: consultative leadership, cognitive-emotional wellbeing, short attention span Abstrak (Indonesia): Penelitian ini bertujuan menganalisis peran kepemimpinan konsultatif dalam menciptakan sekolah yang efektif serta kontribusinya dalam mengurangi short attention span peserta didik melalui peningkatan cognitive-emotional wellbeing. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Structural Equation Modeling (SEM) berbantuan SmartPLS 3. Sampel penelitian adalah siswa kelas XI dari empat SMA Negeri di Kota Pasuruan yang ditentukan melalui simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan konsultatif berpengaruh  terhadap cognitive-emotional wellbeing signifikan dalam menurunkan short attention span. Secara simultan, variabel kepemimpinan konsultatif, cognitive-emotional wellbeing memberikan kontribusi sebesar 23,6% terhadap penurunan short attention span. Temuan ini menegaskan pentingnya peran sekolah efektif dan penguatan wellbeing kognitif-emosional sebagai strategi utama untuk meningkatkan fokus belajar peserta didik, sementara kepemimpinan konsultatif berperan lebih kuat dalam membangun budaya kolaboratif di sekolah. Kata Kunci: kepemimpinan konsultatif, cognitive-emotional wellbeing, short attention span
Strategi Pemasaran Berbasis Ekowisata Untuk Meningkatkan Nilai Jual Produk Lokal UMKM Hasil Laut: Studi Kasus Pada UMKM Amertha Bahari Aryani, Menik; Lu`luin Najwa; Wayan Rika Ayu Lestari
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol. 13 No. 2 (2025): October
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v13i2.19282

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to increase the sales value of local UMKM marine products in Padak Guar Village, East Lombok Regency (Case Study of Amertha Bahari UMKM). This study explores various marketing methods used by local managers and village governments and the application of strategies to managers, consumer awareness, and industry and ecotourism growth in the region. The research method used a qualitative approach through observation, interviews, and direct documentation with managers, village governments, and consumers or tourists visiting the area. The findings of this study show that ecotourism-based marketing strategies are carried out by distributing products to small traders in the Padak Guar village tourist area, participating in local exhibitions, and using social media such as Facebook, Instagram, and WhatsApp, which have been proven to increase the visibility of local seafood products among consumers and tourists more widely. Keywords: Ecotourism-Based Marketing, Product Value, UMKM Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Meningkatkan Nilai Jual Produk Lokal UMKM Hasil Laut di Desa Padak Guar Kabupaten Lombok Timur (Studi Kasus Pada UMKM Amertha Bahari). Penelitian ini mengeksplorasi berbagai metode pemasaran yang digunakan oleh pengelola dan pemerintah desa setempat dan penerapan strategi terhadap pengelola, kesadaran konsumen, dan pertumbuhan industry dan ekowisata diwilayah tersebut. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi langsung dengan para pengelola, pemerintah desa, dan konsumen atau wisatawan yang sedang berkunjung. Temuan penelitian ini menunjukan bahwa strategi pemasaran berbasis ekowisata dilakukan dari menyebarkan produk ke pedagang-pedagang kecil yang ada di Kawasan wisata desa padak guar, partisipasi dalam pameran local dan menggunakan social media seperti Facebook, Instagram dan WhatsApp terbukti dapat meninggkatkan visibilitas produk lokal olahan hasil laut dikalangan konsumen dan wisatawan yang lebih luas. Kata Kunci: Pemasaran Berbasis Ekowisata, Nila Jual Produk, UMKM.
Peningkatan Kompetensi Manajemen Kelas Berbasis PAKEM Melalui Experiential Learning Workshop Bagi Guru Haromain; Lukmanul Hakim; Rudi Hariawan
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol. 13 No. 2 (2025): October
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v13i2.19325

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of experiential learning workshops in improving teachers' pedagogical competencies, particularly in terms of conceptual understanding, design skills, and PAKEM-based classroom management skills. This study uses an action research design with a mixed-method approach. There were 20 participants, all of whom were teachers at SDIT Banyumulek Lombok Barat. Data were collected through validated pre-tests and post-tests, semi-structured interviews, and documentation. Quantitative data were analyzed using descriptive and inferential statistical tests (Paired Sample t-test), while qualitative data were analyzed thematically. The results showed a significant increase in all three competency indicators: (1) Conceptual understanding of classroom management increased from 45% to 90% (p < 0.001); (2) The ability to design interactive learning increased from 60% to 80% (p < 0.01); (3) Simulation skills in classroom management increased from 65% to 85% (p < 0.01). Thus, the learning workshop proved to be effective in holistically improving teachers' classroom management competencies. This study recommends a continuous teacher professional development program based on concrete experiences and supported by post-training mentoring to ensure the sustainability of the impact. Keywords: Classroom Management, PAKEM, Teachers Professional Development, Experiential Learning. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas experiential learning workshop dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru, khususnya pada aspek pemahaman konseptual, kemampuan merancang, dan keterampilan praktik manajemen kelas berbasis PAKEM. Penelitian ini menggunakan desain action research dengan pendekatan mixed-method. Partisipan berjumlah 20 orang guru SDIT Banyumulek Lombok Barat. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test yang divalidasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data kuantitatif menggunakan uji statistik deskriptif dan inferensial (Paired Sample t-test), sedangkan data kualitatif dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada ketiga indikator kompetensi: (1) Pemahaman konseptual manajemen kelas meningkat dari 45% menjadi 90% (p < 0.001); (2) Kemampuan merancang pembelajaran interaktif meningkat dari 60% menjadi 80% (p < 0.01); (3) Keterampilan simulasi pengelolaan kelas meningkat dari 65% menjadi 85% (p < 0.01). Dengan demikian learning workshop terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi manajemen kelas guru secara holistik. Studi ini merekomendasikan program pengembangan profesi guru yang berkelanjutan, berbasis pengalaman konkret, dan didukung pendampingan pasca-pelatihan untuk memastikan keberlanjutan dampak Kata kunci: Manajemen Kelas, PAKEM, Pengembangan Profesi Guru, Experiential Learning.

Page 4 of 4 | Total Record : 33