cover
Contact Name
Evelyne Hanaseta N
Contact Email
seoi_ft@usahid.ac.id
Phone
+6282112452858
Journal Mail Official
seoi_ft@usahid.ac.id
Editorial Address
Jl Prof. Dr. Soepomo, SH Tebet Jakarta 12870
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Sustainable Environmental and Optimizing Industry Journal
ISSN : 26215586     EISSN : 26215586     DOI : https://doi.org/10.36441/seoi
Core Subject : Engineering,
Jurnal Sustainable Environment Optimizing Industri (SEOI) adalah merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Teknik Universitas Sahid Jakarta. Jurnal ini berfokus kepada pengembangan ilmu-ilmu berdasarkan hasil penelitian dibidang lingkungan dan industri. Topik hasil penelitian yang terdapat dalam jurnal ini diataranya adalah tentang Manajemen Lingkungan, Ekologi Lingkungan, Analisa Mengenai Dampak Lingkungan, Pengolahan Air Limbah, Limbah Padat dan B3, Inovasi dalam Pengelolaan Lingkungan, Pencemaran Lingkungan, Teknik Industri, Manajemen Industri, Ergonomi Dan Sistem Kerja, Operational Research, Desain Produk, Manajemen Proyek, Business Design and Development, Sistem Informasi Manajemen, Industri Kreatif, Industri Jasa Dan Industri Manufactur
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2019)" : 14 Documents clear
FILTRASI BANTARAN SUNGAI, FBS DAN FILTRASI BANTARAN DANAU, FBS/D UNTUK SUMBER DAYA AIR BERKELANJUTAN Syafalni S.; Marsiano W.; Wawan Kuswaya
Sustainable Environmental and Optimizing Industry Journal Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/seoi.v1i1.607

Abstract

Beberapa pengolahan dengan teknologi canggih telah dikembangkan dan diaplikasikan untuk mengolah air yang berkualitas. Tujuan dari teknologi filtrasi bantaran sungai dan danau/situ dalam pengaliran air tersebut meliputi proses adsorpsi, pertukaran ion, filtrasi dan pengolahan melewati lapisan akuifer tanah sehingga menghasilkan air bersih/ minum. Filtrasi bantaran sungai, FBS dan fitrasi bantaran danau/situ, FBD merupakan teknologi yang efisien dan alternatif alami murah untuk memproses air sungai /air permukaan. Selama infiltrasi dan bagian tanah, air permukaan terkena kombinasi fisik, kimia, dan proses biologis seperti filtrasi, pengenceran, penyerapan, dan biodegradasi yang di dapat secara signifikan untuk meningkatkan kualitas air baku untuk kebutuhan air. Pelaksanaan metode ini akan dapat menghindari dampak pencemaran dan penurunan muka air tanah yang pada akhirnya dapat memenuhi permintaan dengan mengintegrasikan pemanfaatan air sungai dan air tanah dangkal. Berdasarkan hasil penelitian untuk area FBS dan FBD didapatkan dengan perencanaan sumur bor pada bantaran sungai dan Situ menunjukkan kualitas air yang didapatkan termasuk air kelas A untuk bantaran Sungai dan Danau/Situ dengan jarak pengambilan adalah 10 meter atau lebih secara vertical dan horizontal, kecuali untuk pH air saat pengambilan.
MODEL KELEMBAGAAN TATA KELOLA SUMBERDAYA AIR TANAH YANG BERKELANJUTAN (Studi di Desa Sumberjati Kecamatan Silo Kabupaten Jember) Agus Luthfi
Sustainable Environmental and Optimizing Industry Journal Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/seoi.v1i1.608

Abstract

Peningkatan kebutuhan air telah menimbulkan eksploitasi sumberdaya air secara berlebihan, sehingga mengakibatkan penurunan daya dukung lingkungan. Peningkatan kegiatan ekonomi di Kabupaten Jember juga mendorong terjadinya peningkatan kebutuhan sumberdaya air. Hal ini menjadi penyebab adanya proses trade of terhadap komoditas air. Fenomena kelangkaan terhadap sumberdaya air di Kabupaten Jember mendorong perilaku atau kebijakan yang dapat mendukung keseimbangan antara kondisi ekonomi dan ekologi dalam pengelolaan sumberdaya alam air. Tujuan dari penelitian ini adalah menerapkan Model Kelembagaan Tata Kelola Sumberdaya Air Tanah Berkelanjutan. Hasil dari penelitian ini adalah Model tata kelola sumberdaya air tanah di Desa Sumberjati yang berkelanjutan berbentuk pemanfaatan barang publik menjadi barang privat untuk meningkatkan nilai tambah berkelanjutan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa). common property resources harus dikelola secara bersama-sama oleh masyarakat melalui BUM Desa  untuk menghindari  inefisiensi dan konflik  dalam  menjadikan pengelolaan  sumberdaya tersebut secara berkelanjutan.
KAJIAN DAYA TAMPUNG BEBAN PENCEMARAN SENYAWA AOX DI SUNGAI CIUJUNG DENGAN MODEL WASP (WATER QUALITY ANALYSIS sIMULATION PROGRAM) Heny Hindriani
Sustainable Environmental and Optimizing Industry Journal Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/seoi.v1i1.609

Abstract

Senyawa organik terklorinasi (AOX, Adsorbable Organic Halides) merupakan kumpulan senyawa organik yang mengandung halida dan memiliki karakteristik beracun, hidrofobik, bioakumulatif, karsinogen, dan persisten. Penelitian ini bertujuan untuk menetapkan daya tampung beban pencemaran Senyawa AOX  dengan pemodelan WASP (water Quality analysis simulation program). Hasil penelitian menunjukkan bahwa telah terjadi peningkatan  kualitas air sungai Ciujung  untuk kelas II sebesar 81,82% dari 13.75 km menjadi 25 km  dan peningkatan  daya tampung beban pencemaran rata-rata  menjadi 57,42  kg/hari ketika debit   dinaikan dari  1.9 m3/detik  menjadi 29.9 m3/detik dan beban pencemaran dari point source direduksi sebesar 90 %,
KETERCUKUPAN AIR TEMPORAL SEBAGAI INDIKATOR KETERSEDIAAN AIR KAWASAN (STUDI KASUS DAS CILIWUNG HULU) Agus Susanto; M. Yanuar J Purwanto; Bambang Pramudya; Etty Riani
Sustainable Environmental and Optimizing Industry Journal Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/seoi.v1i1.604

Abstract

DAS Ciliwung Hulu wilayahnya meliputi kawasan wisata puncak, menpunyai curah hujan rata-rata tahunan lebih besar dari 3.000 mm, namun beberapa kawasan mengalami kekurangan air baku diwaktu musim kemarau. Kondisi tersebut akibat pembangunan lahan untuk pariwisata atau pemukiman dengan laju 12.34% per tahun, sehingga air hujan yang masuk ke dalam tanah (infiltrasi) hanya 20%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ketersediaan air sepanjang tahun dari masing-masing sub DAS di DAS Ciliwung Hulu dengan indikator ketercukupan air temporal. Metode yang digunakan adalah: F.J.  Mock untuk analisis debit andalan, Indeks Pollutan untuk analisis kualitas air, neraca air untuk surplus dan defisit air, dan indeks ketercukupan air temporal (IKaT). Hasil analisis menunjukkan: Sub DAS Ciseuseupan untuk katagori ketersediaan air termasuk ke dalam katagori tidak cukup, sedangkan dalam katagori ketercukupan air temporal masuk kurang cukup; Sub DAS Cibogo dalam katagori ketersediaan air masuk dalam status kurang cukup, namun dalam katagori ketercukupan air temporal termasuk ke dalam status sedang: sub DAS Cisarua baik untuk katagori ketersediaan maupun ketercukupan air temporal masuk dalam status sedang; dan sub DAS Ciesek, Ciliwung Hulu, dan Cisakabirus mempunyai skor 1 baik untuk ketercukupan air temporal maupun keterseiaan air.

Page 2 of 2 | Total Record : 14